Mengenal Tradisi Rebo Wekasan Secara Keseluruhan
- Selamatan
Tradisi selamatan atau perayaan syukuran saat Hari Rebo Wekasan cenderung beragam sesuai dengan budaya daerahnya. Namun, tujuan utamanya adalah berdoa meminta dijauhkan dari malapetaka.
Biasanya dilakukan perjamuan bersama dengan makanan tradisional. Akan tetapi, ada yang melemparkan hasil panen ke laut atau ada orang lain yang membagikan hasil pertanian melimpah kepada masyarakat sekitar.
- Puasa Tolak Bala
Puasa Rebo Wekasan sering disebut dengan puasa tolak bala. Meskipun sebenarnya ibadah dengan niat Rebo Wekasan tidak diperbolehkan dalam syariat Islam, tetapi masyarakat cenderung melakukan puasa ini dengan tujuan mengharap perlindungan.
Setelah menjalankan ibadah puasa atau sholat tolak bala, dianjurkan untuk memanjatkan doa sapu jagat untuk tolak bala.
Pelaksanaan ibadah tanpa dasar syariat Islam dianggap tidak sah, tetapi masyarakat merasa perlu menjaga warisan budaya ini.
Menurut kepercayaan dan tradisi lokal, terdapat beberapa pantangan saat Rebo Wekasan, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Larangan Menikah
Bulan Safar dianggap bulan dengan mitos buruk dan keapesan termasuk juga pada Rebo Wekasan. Berbagai macam larangan di bulan Safar dan Rebo Wekasan termasuk juga larangan mengadakan pernikahan.
Menikah pada hari Rebo Wekasan dianggap membawa sial dan dapat membuat rumah tangga tidak harmonis.
- Larangan Berhubungan Intim
Rebo Wekasan dipercaya membawa energi mistik atau spiritual yang kuat dapat mempengaruhi perhubungan intim dan membawa dampak buruk pada pasangan yang melakukannya. - Larangan Bepergian
Larangan bepergian yang dimaksud adalah bepergian jauh. Keluar rumah untuk bekerja dan sekolah tentu masih diperbolehkan.
Diyakini hari Rebo Wekasan terdapat energi atau kekuatan gaib yang membawa bencana atau masalah pada yang melakukan perjalanan jauh. (fq)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


