Mengenal Murtad dan Dua Hal Penentunya
Kemurtadan, menurut Ensiklopedia Islam, berarti batalnya nilai religius perbuatan orang yang bersangkutan. Kembali kepada kekafiran setelah beriman berarti terputusnya hubungan dengan Allah SWT.
Hal itu antara lain dijelaskan dalam surah Al-Baqarah [2] ayat 217:
وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَاُولٰۤىِٕكَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۚ وَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
wa may yartadid mingkum ‘an dînihî fa yamut wa huwa kâfirun fa ulâ’ika ḫabithat a‘mâluhum fid-dun-yâ wal-âkhirah, wa ulâ’ika ash-ḫâbun-nâr, hum fîhâ khâlidûn
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

