Membaca Istighfar Ternyata Mampu Mengempaskan Kegundahan
Istighfar juga akan membuat seseorang keluar dari kesedihannya hingga mendatangkan rezeki dari arah yang tidak terduga.“Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai shahih oleh al-hakim serta Ahmad Syakir).
Dengan beristighfar, maka akan dibuka pintu-pintu rezeki itu, baik rezeki berupa harta, jodoh, anak, maupun rezeki kesehatan. Karena istighfar pada hakikatnya adalah memohon ampunan kepada Allah, sehingga dengan memperbanyak beristighfar, menjadi sarana kita untuk meraih ampunan-Nya.
Ibnu Taimiyah pernah bercerita, ketika dirinya tengah mengalami kebuntuan maka dia akan melakukan istighfar kepada Allah sebanyak 1.000 kali. Menurut dia, dengan beristighfar, Allah akan membukakan jalan keluar. Salah satu sebab ketenangan hati dan pikiran adalah dengan beristighfar kepada Allah. Karena, banyak hal yang dianggap berbahaya padahal sesungguhnya mendatangkan manfaat.
Imam Ahmad dalam kitab Al-Musnad menjelaskan bahwa Allah tidak akan memberlakukan sebuah qadha kepada hambaNya, kecuali itu menjadi kebaikan kepadanya. Ibnu Taimiyah bahkan sempat ditanya tentang qadha keburukan:
“Sampai pun dengan kemaksiatan? Apakah qadha juga berlaku?” Kemudian Ibnu Taimiyah menjawab, “Ya, jika maksiat itu dibarengi dengan taubat dan penyesalan. Beristighfar dan dilanjutkan dengan kesadaran.”
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


