Membaca Istighfar Ternyata Mampu Mengempaskan Kegundahan

Dengarkan Artikel Ini

Dengan beristighfar, maka akan dibuka pintu-pintu rezeki itu, baik rezeki berupa harta, jodoh, anak, maupun rezeki kesehatan. Karena istighfar pada hakikatnya adalah memohon ampunan kepada Allah, sehingga dengan memperbanyak beristighfar, menjadi sarana kita untuk meraih ampunan-Nya.

Ibnu Taimiyah pernah bercerita, ketika dirinya tengah mengalami kebuntuan maka dia akan melakukan istighfar kepada Allah sebanyak 1.000 kali. Menurut dia, dengan beristighfar, Allah akan membukakan jalan keluar. Salah satu sebab ketenangan hati dan pikiran adalah dengan beristighfar kepada Allah. Karena, banyak hal yang dianggap berbahaya padahal sesungguhnya mendatangkan manfaat.

Imam Ahmad dalam kitab Al-Musnad menjelaskan bahwa Allah tidak akan memberlakukan sebuah qadha kepada hambaNya, kecuali itu menjadi kebaikan kepadanya. Ibnu Taimiyah bahkan sempat ditanya tentang qadha keburukan:

“Sampai pun dengan kemaksiatan? Apakah qadha juga berlaku?” Kemudian Ibnu Taimiyah menjawab, “Ya, jika maksiat itu dibarengi dengan taubat dan penyesalan. Beristighfar dan dilanjutkan dengan kesadaran.”

Allah SWT dalam Alquran Surat An-Nisa penggalan ayat 64 berfirman: “… wa lau annahum idz zhalamu anfusahum jaa-uka fastaghfarullaha wastaghfara lahumurrasulu la wajadullaha tawwaban rahima.”

Yang artinya, “Sekiranya mereka menzalimi dirinya, maka mereka datang kepadamu (wahai Muhammad), lalu memohon ampun kepada Allah SWT. Dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Mahapenerima taubat lagi Maha Penyayang.” (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca