Memaknai Keutamaan bulan Dzulhijah

Dengarkan Artikel Ini
  1. Bertaubat.
    Ketaatan mesti disambut dengan kebersihan dan kebersihan bisa membuka pintu taufik dari Allah Swt.
    “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (al-lail (92): 5-7)
  2. Tekad kuat untuk memanfaatkan waktu guna taat kepada Allah Swt.
    “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Ankabut (29): 69)
  3. Meninggalkan kemaksiatan
    “Dan diantara akibat buruk maksiat adalah, Allah Swt mempersulit segala urusannya, tidaklah dia menghadapi sesuatu kecuali mendapatinya dalam keadaan terkunci dan sulit untuk dibuka, hal itu sebagaimana orang yang bertakwa senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah dalam urusan-urusannya.”
    Ad-Da wad Dawa oleh Ibnul Qayyim Muhammad bi Abi Bakar (Darul Ma’rifah, cetakan pertama 1997), hal. 54

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (Ath-Thalaq (65): 4)

Lantas kapan jatuh 1 Dzulhijah dalam kalender Masehi? Berdasarkan SKB 3 Menteri, Idul Adha 2024 atau 10 Dzulhijah 1445H jatuh pada 17 Juni 2024. Dengan demikian 1 Dzulhijjah adalah 8 Juni 2024.

Meski begitu untuk memastikan kembali, pemerintah akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Dzulhijah dan Hari Raya Idul Adha pada 7 Juni 2024. (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca