Makna Qurrota A’yun dalam Sebuah Doa
Surabaya — 1miliarsantri.net : Setiap shalat fardhu, aqiqah, pernikahan atau pun hadir ke acara keamagaan, pasti jamaah mendengar Qurrota A’yun yang dibacakan oleh kiai saat berdoa.
Doa yang dimunajatkan tak lain berhadap dianugerahkan pasangan dan anak yang menyejukkan hati. Lewat ketaatannya, ia membahagiakan orang di sekitarnya.
Berikut firman-Nya.
وَالذِيْنَ يَقوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أزْوَاجِنَا وَدُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إمَامًا (الفرقان: ٧٤)
Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami dari pasangan-pasangan dan anak-anak keturunan kami Qurrota A’yun, dan jadikanlah kami pemimpin (Imam) bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74)
Secara bahasa, Qurrota A’yun artinya menyejukkan mata dan menyenangkan hati dalam sebuah keluarga. Dalam tanda kutip, tidak hanya dari satu sudut pandang saja, tetapi mencakup seluruh sudut pandang.
Atas nikmat, anugerah dan kebahagiaan yang diberikan Allah melalui pasangan dan generasi penerus, maksud menyenangkan hati dapat diartikan dalam berbagai sudut pandang yang luas, di antaranya:
- Menyenangkan dari sudut pandang lahiriyah, seperti ucapan, tindakan, wajah, fisik, penampilan yang menarik hati dan tidak membosankan.
- Menyenangkan dari sudut pandang pikiran yang sehat, seperti pendapat, ucapan, tindakan dan tidak bertentangan dengan akal.
- Menyenangkan dari sudut pandang perasaan yang halus, seperti pendapat, ucapan, tindakan, penampilannya yang indah atau cocok dengan perasaan halus. Tidak kaku dan kasar.
- Menyenangkan dari sudut pandang nilai dan syariat agama, seperti ucapan, tindakan, penampilan yang tidak bertentangan dengan syariat agama.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


