Kebiasaan Rasulullah Dalam Bersedekah Membuat Para Pembencinya Menjadi Mualaf

Dengarkan Artikel Ini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW telah memberi teladan tentang bagaimana agar harta yang kita dimiliki menjadi berkah. Yaitu dengan cara mengeluarkan sebagian dari harta yang kita miliki di jalan Allah Subahanahu wa Ta’ala baik itu dengan cara bersedekah, berinfaq, berzakat, atau pun berwakaf.

Rasulullah SAW mengisi hari-harinya dengan bersedekah, bahkan sedekahnya semakin banyak ketika bulan suci Ramadhan. Bahkan Rasulullah bersedekah bukan saja terhadap orang-orang yang telah memeluk Islam, dalam sejumlah riwayat dan juga kitab-kitab siroh disebutkan bahwa Rasulullah mempunyai kebiasaan bersedekah pada seorang buta yang begitu membenci rasul. Orang buta itu setiap hari selalu mencaci maki rasul tanpa mengetahui seperti apa sosok rasul itu.

Sedang setiap harinya Rasulullah mendatangi orang buta itu, lalu rasul menyuapi orang buta itu dengan tangannya sendiri. Sementara orang buta itu tidak mengetahui bahwa sosok yang selalu bersedekah menyuapinya makan tiap hari adalah Rasulullah. Orang buta itu baru mengetahui semuanya ketika Rasulullah telah wafat. Hingga ia pun bertobat dan memeluk Islam.

Maka sebagai Muslim harus meneladani Rasulullah dengan menjadi dermawan, mengeluarkan harta untuk kemaslahatan di jalan Allah. Apalagi bagi yang memiliki kelebihan harta. Jangan sampai bakhil terhadap harta. Karena sifat bakhil itu akan membawa kebinasaan.

Sejatinya setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas hartanya. Maka celaka bagi orang-orang yang menghambur-hamburkan hartanya dalam kemaksiatan dan tidak mau bersedekah, berinfak, berzakat dan berwakaf.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat At Taubah ayat 180:

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca