Gus Mus : Saya Pernah Dakwah di Pusat Bramacorah hingga Lokalisasi
Dalam konteks ini, Gus Mus mengutip cerita lucu dari almarhum Rais Syuriah Pengurus Wilayah Jawa Timur KH Imran Hamzah yang mengalami kekeliruan dengan sopirnya.
“Kiai Imran Hamzah merasa itu jadi bisyarahnya tertukar dengan sopirnya. Jadi, sopirnya itu Alhamdulillah ‘kapan ke tempat itu lagi, kiai? Masyaallah amplopnya tebal banget.’ Wah iki keliru ini.” kelakar Gus Mus.
Meski demikian, Gus Mus menegaskan saat diundang untuk berdakwah tidak selalu berkaitan dengan urusan materi.
“Kalau yang ngundang itu saya tahu, saya kenal, saya familiar misalnya pondok yang saya tahu persis ya, saya kembalikan (amplopnya). Ini untuk pondok aja,” pungkasnya. (hud)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


