Gus Mus : Saya Pernah Dakwah di Pusat Bramacorah hingga Lokalisasi
Dalam konteks ini, Gus Mus mengutip cerita lucu dari almarhum Rais Syuriah Pengurus Wilayah Jawa Timur KH Imran Hamzah yang mengalami kekeliruan dengan sopirnya.
“Kiai Imran Hamzah merasa itu jadi bisyarahnya tertukar dengan sopirnya. Jadi, sopirnya itu Alhamdulillah ‘kapan ke tempat itu lagi, kiai? Masyaallah amplopnya tebal banget.’ Wah iki keliru ini.” kelakar Gus Mus.
Meski demikian, Gus Mus menegaskan saat diundang untuk berdakwah tidak selalu berkaitan dengan urusan materi.
“Kalau yang ngundang itu saya tahu, saya kenal, saya familiar misalnya pondok yang saya tahu persis ya, saya kembalikan (amplopnya). Ini untuk pondok aja,” pungkasnya. (hud)
Baca juga :
- RUU Pengaturan Reforma Agraria Resmi Jadi UU, Pemerintah Dorong Keadilan Penguasaan Tanah
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


