Gus Baha : Belajar agama itu tidak perlu kaku
“Jangan begitu Allah, aku kan butuh saksi yang menyaksikan bahwa aku benar-benar menerima wahyu dari-Mu. Kalau mati semua, maka tidak ada saksi? Sekalian saja aku Kau matikan. Hidupkanlah mereka lagi ya Allah,” ujar Nabi Musa memohon.
Lalu, santri Nabi Musa AS dihidupkan kembali oleh Allah SWT. Mereka menjadi saksi turunnya wahyu Nabi Musa AS.
Gus Baha mencontohkan belajar agama dengan cara bahagia. Dia menafsirkan Al-Qur’an lalu disampaikan menggunakan bahasa yang ringan, bisa dipahami masyarakat awam. Meski disambut gelagak tawa, namun terdapat hikmah di balik kisah tersebut, salah satunya belajar Islam tidak perlu kaku. (lif)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


