Gus Baha : Belajar agama itu tidak perlu kaku
“Jangan begitu Allah, aku kan butuh saksi yang menyaksikan bahwa aku benar-benar menerima wahyu dari-Mu. Kalau mati semua, maka tidak ada saksi? Sekalian saja aku Kau matikan. Hidupkanlah mereka lagi ya Allah,” ujar Nabi Musa memohon.
Lalu, santri Nabi Musa AS dihidupkan kembali oleh Allah SWT. Mereka menjadi saksi turunnya wahyu Nabi Musa AS.
Gus Baha mencontohkan belajar agama dengan cara bahagia. Dia menafsirkan Al-Qur’an lalu disampaikan menggunakan bahasa yang ringan, bisa dipahami masyarakat awam. Meski disambut gelagak tawa, namun terdapat hikmah di balik kisah tersebut, salah satunya belajar Islam tidak perlu kaku. (lif)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


