Cukuplah kita berharap kepada Allah SWT
Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam kehidupan manusia, kesulitan dan tantangan kerap kali muncul dan merupakan dua hal yang secara konstan akan selalu ada. Setiap fase kehidupan yang dijalani memiliki tantangan dan ujiannya masing-masing.
Imam Shamsi Ali menyebut, pada akhirnya kehidupan ini harus dipahami sebagai “tantangan” (challenge). Hidup itu adalah tantangan.
“Dan kita hidup juga untuk tertantang. Mungkin itulah salah satu makna dari tangisan setiap bayi di saat terlahir ke atas dunia ini. Selama sembilan bulan merasakan kenyamanan dalam rahim sang ibu., kini harus keluar untuk menghadapi tantangan sepanjang hayatnya,” terangnya.
Dalam dua tiga bulan terakhir ini misalnya, secara pribadi ia merasakan betapa hidup itu penuh dengan tantangan. Apa yang ia coba perjuangkan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bagian dari perjuangan di jalan dakwah.
Selama berusaha mewujudkan pondok pesantren yang masih dirintis di Amerika Serikat, ia merasakan betapa dunia itu sering sumpek dan terasa tidak bersahabat. Ada sahabat yang menyambut dengan senyuman, ada pula yang menjaga jarak dengan kecurigaan seolah ia mengejar sesuatu untuk kepentingan pribadi.
“Baru kali ini saya merasakan betapa mengharap, apalagi “mengemis” itu pahit dan menyakitkan (painful). Tiba-tiba saja perasaan minder bahkan ada semacam kehinaan yang terasa mencengkram,” lanjutnya.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

