Beberapa Manfaat Menjaga Silaturahim

Dengarkan Artikel Ini

Hadis-hadis itu dapat dimaknai secara lafzi ataupun majazi. Dalam pengertian lafzi, betul-betul umur orang yang melakukan silaturahim itu dipanjangkan Allah SWT. Yakni, umur yang merupakan takdir muqayyad (yang diikat), yang terdapat pada lembaran malaikat yang masih bisa dihapus dan ditetapkan.

Dalam pengertian maknawi, itu berarti bahwa Allah SWT memberkati orang-orang yang menjaga silaturahim dengan ketenangan jiwa, kedamaian hati, dan ketenteraman pikiran. Kebiasaan menyambung tali persaudaraan akan membuka banyak peluang untuk maju, memperbaiki diri, dan bahkan melapangkan rezeki.

Insya Allah, orang-orang Muslim yang gemar merawat silaturahim akan semakin berpeluang untuk menjadi penghuni surga. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali kekeluargaan” (HR Muslim).

Dengan terus menjaga hubungan kekerabatan dan persaudaraan, rasa cinta dan saling mengasihi pun akan tumbuh. Perasaan demikian didasari hanya pada mengharap ridha-Nya. Mereka itulah yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya, Allah ‘Azza wa Jalla pada hari kiamat akan berfirman, ‘Di manakah orang-orang yang saling mencintai karena Aku? Pada hari inilah Aku memberikan mereka naungan, pada hari yang tidak ada naungan lagi kecuali naungan-Ku’” (HR Muslim). (yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca