Fenomena Akhir Zaman: Kuburan Rame Pengunjung, Masjid Sepi Jamaah. Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Bondowoso – 1miliarsantri.net : Di sekitar kita, ada satu fenomena yang mulai ramai dibicarakan. Yang mana makam kuburan rame pengunjung, tetapi kondisi di masjid sepi jamaah. Pemandangan seperti ini terlihat begitu kontras di lingkungan sosial. Saat ini banyak kita temui makam kuburan penuh sesak dengan orang-orang berziarah. Khususnya di makam kuburan Wali Allah atau orang-orang saleh. Namun, di hari-hari biasa, kondisi masjid justru sunyi, hanya beberapa orang saja yang mengisi shaf shalat berjamaah. Fenomena ini tentunya sangat menggelitik akal pikiran kita. Pertanyaannya, apa makna dari semua ini, dan bagaimana Islam memandang keadaan seperti itu? Kalau kita jujur, banyak dari kita yang datang ke masjid ketika ada acara besar, seperti peringatan hari besar Islam, tarawih Ramadan, atau sekadar menghadiri undangan. Di luar itu, masjid sering kali sepi. Sementara itu, saat ada kabar makam yang mulai terkenal, ribuan orang bisa berbondong-bondong menuju kuburan. Fenomena kuburan rame pengunjung masjid sepi jamaah seakan menjadi cermin bahwa manusia itu lebih semangat hadir menghargai kematian orang lain dibandingkan mempersiapkan bekal kematiannya sendiri. Padahal, Rasulullah SAW sudah mengingatkan kita tentang tanda-tanda akhir zaman. Salah satunya adalah ketika masjid megah berdiri, tetapi jamaahnya sedikit. Begitu pula dengan kuburan yang ramai karena banyaknya pengunjung. Jika kita renungkan, kondisi ini tidak hanya soal angka jamaah, melainkan juga tentang prioritas dan perhatian umat dalam beragama. Baca juga : Berbagai Macam Tradisi Unik Umat Islam di Dunia Saat Ramadhan Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Dalam Islam, hadir di masjid untuk shalat berjamaah memiliki kedudukan yang sangat mulia. Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibandingkan shalat sendirian. Jadi, kalau kita lebih sering datang ke kuburan daripada ke masjid, artinya kita sedang meninggalkan salah satu amalan yang sangat ditekankan.

Read More