Rahasia UMKM Go Digital: Dari Bertahan Hidup Jadi Mesin Cuan Tak Terbendung
Bondowoso – 1miliarsantri.net : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sejak lama menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Namun memasuki era digital, peran UMKM ditantang untuk tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga mengambil bagian dalam arus perdagangan global. Transformasi digital kini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis. Pemerintah menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh berhenti pada promosi lewat media sosial, melainkan harus menembus rantai pasok, sistem produksi, hingga traceability system untuk memenuhi standar ekspor internasional. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, baru sekitar 40% UMKM yang mengadopsi teknologi digital secara menyeluruh. Targetnya, angka itu naik menjadi 60% pada 2025, sehingga kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 8%. Kebijakan Pemerintah dan Inovasi Lapangan Pemerintah menggabungkan regulasi dengan kemitraan swasta melalui platform digital berbasis public-private partnership. Platform ini tidak hanya menyediakan akses teknologi, tetapi juga bimbingan teknis dan saluran pemasaran daring.


