Sejarah Pemegang Juru Kunci Ka’bah
Pada bagian ketiga: “Amara bihadzal qafli asy-syarifi Maulana al-Mu’adzham”, yang bermakna “Gembok kehormatan ini (dibuat) atas perintah yang mulia Sultan yang agung”.
Pada bagian keempat: “al-Khaqan al-Afkham, as-Sulthan al-Ghazi ‘Abdul Hamid Khan” yang bermakna “Khaqan (julukan penguasa atau raja Turk dan Tartar) paling mulia, Sultan al-Ghazi (ksatria) Abdul Hamid Khan”.
Pada bagian kelima: “Khalada Allahu mulkahu ila muntaha ad-dauran” yang bermakna “Semoga Allah menjadikan kerajaannya kekal sampai urutan terakhir”.
Kunci
Kunci gembok Ka’bah bentuknya panjang, menyerupai gagang lesung di kedua ujungnya dengan panjang kurang dari 40 cm. Kepalanya berbentuk lingkaran berdiameter 3,5 cm, dengan tebal 1 cm.
Juru Kunci Ka’bah
Para juru kunci Ka’bah diwariskan dalam satu keluarga turun temurun sejak 16 abad lebih, bahkan sejak masa sebelum Islam, yaitu keluarga Bani Syaibah, yang merupakan keturunan Qushay bin Kilab.
Keluarga ini memiliki tugas untuk menyimpan kunci Ka’bah, dan membukanya dalam sebuah upacara pencucian Ka’bah yang dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu pada setiap tanggal 1 Sya’ban dan 15 Muharram setiap tahunnya.
Upacara pencucian Ka’bah dimulai dengan shalat Subuh berjama’ah di Masjidil Haram, lalu dilanjutkan dengan membuka pintu Ka’bah dan memasukinya kemudian berlanjut dengan membersihkan bagian dalam Ka’bah dengan air Zamzam dan air perasan bunga Mawar.
Lalu dilanjutkan dengan dengan pembersihan bagian luarnya dengan air bercampur wewangian, dan ditutup dengan shalat seusai pencucian Ka’bah telah selesai. (dul)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


