Rasulullah Mendatangi Bilal Melalui Mimpi

Dengarkan Artikel Ini

Seluruh orang Madinah keluar dari rumah masing-masing. Tangis pun pecah mengiringi usainya azan dari lisan Bilal bin Rabah.

Bagaimanapun, perasaan Bilal masih belum kuasa untuk tetap tinggal di Kota Nabi. Hanya beberapa hari di sana, ia pun pergi ke Damaskus.

Suatu saat, Umar bin Khattab melintasi wilayah Syam. Di Damaskus, sang khalifah bertemu dengan Bilal bin Rabah.

Ia bersyukur karena ditakdirkan Allah menjumpai sosok yang lama meninggalkan Madinah itu. Satu permintaan dari sang amirul mukminin, yakni agar Bilal mengumandangkan azan.

Ia sungguh-sungguh merindukan suara azan, yang seperti pada zaman Rasulullah SAW. Tidak kuasa, Umar bin Khattab menangis lantaran mengingat kenangan-kenangan bersama Nabi SAW begitu mendengarkan lantunan azan dari lisan Bilal.

Sampai ajal menjemputnya, Bilal bin Rabah menetap di Damaskus. Ia wafat pada tahun 20 Hijriyah. (jeha)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca