Prasasti Kuno di temukan di Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan
Prasasti Keben saat ini yang baru digali sebagian itu memang menampakkan bentuk sebagai prasasti dengan guratan aksara yang sebagian masih terlihat dan terbaca. Penggalian yang dilakukan warga pada saat sedekah bumi pun, hanya menampakkan sebagian dan belum secara keseluruhan. Sebelum digali, aku Kholik, batu prasasti yang terpendam itu hanya terlihat sebagian saja, yaitu bagian atasnya saja.
“Jadi waktu sedekah bumi itu, kita gali dan menampakkan lempengan batu tersebut. Penggalian itupun karena ada saran untuk merawat telogo watu ini,” lanjutnya.
Pada saat penggalian yang dilakukan warga sebelum sedekah bumi, tutur Kholik, kondisi batu tersebut tidak terlihat apapun karena mungkin masih kotor. Namun, kini kondisi prasasti sudah bersih dan bisa terlihat aksara yang muncul dari prasasti tersebut. Kalau kondisi pecah, Kholik menyebut jika hal itu memang sudah lama terjadi dan ada yang bilang jika sebagian pecahan batu tersebut dibawa entah kemana.
“Saya juga kaget kok ternyata sekarang kondisinya sudah bagus seperti itu, bisa terlihat aksaranya. Padahal dulu saat digali tidak terlihat apa-apa,” ucapnya.
Kholik bersama warga desa lainnya berharap agar batu prasasti yang berada di areal persawahan itu bisa diteliti dan menjadi aset budaya yang bisa dilestarikan. Untuk itu, Kholik pun sudah berkomunikasi dengan dinas instansi terkait untuk kelanjutan terhadap batu prasasti yang saat ini masih diberi nama sesuai desanya tersebut.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


