Perjuangan Kartini Dalam Memperjuangkan Hak dan Kesetaraan Perempuan

Dengarkan Artikel Ini

Akhirnya setelah menikah pun, Kartini tetap melanjutkan perjuangannya untuk kesetaraan perempuan dan beliau juga menjadi seorang guru. Kegigihan Kartini akan pendidikan wanita ini dilihat tokoh Politik Etis, Van Deventer yang kemudian membantu mendirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini didukung oleh suami Kartini juga.

Sekolah tersebut dinamakan “Sekolah Kartini” yang didirikan pada tahun 1912 yang berlokasi di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor Kabupaten Rembang (sekarang Gedung Pramuka). Sekolah ini pun berkembang hingga ke Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon, dan banyak daerah lainnya.

Setahun setelah menikah yakni 13 September 1904, Kartini melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Soesalit Djojoadhiningrat Namun sayang, perjuangan Kartini berakhir 4 hari setelah beliau melahirkan. Kartini meninggal di usianya yang 25 tahun kemudian beliau dimakamkan di Desa Bulu, Kabupaten Rembang.

Perjuangan Kartini memang tidak secara langsung, hanya bermodalkan surat-surat yang beliau kirimkan kepada teman-temannya. Namun hal itulah yang membuat Kartini istimewa, karena beliau membuat kita, para perempuan jadi bisa bersekolah dan bebas dan nyaman, setara dengan laki-laki.

Perjuangan Kartini harus kita hargai karena berkat beliau, para perempuan masa kini tidak perlu dipingit, dapat belajar dan mengejar pendidikan dengan bebas dan mengeksplorasi bakat serta minat kita tanpa dibatasi gender. Kita para perempuan pun jadi bisa jatuh cinta dan menikah dengan orang yang benar-benar kita sayang, tanpa perlu dipingit dan dijodohkan.

Perjuangan Kartini tidaklah sia-sia karena hingga saat ini para wanita dapat mengenyam pendidikan dan memiliki kesetaraan yang sama dengan laki-laki. Kita dapat melihat bahwa perjuangan tidak harus selalu besar atau maju ke medan perang. Kartini melakukan perjuangannya hanya bermodalan surat yang beliau tulis selama beliau dipingit. (yuk)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca