Pengertian dan Adab-adab Safar Menurut Rasulullah SAW

Dengarkan Artikel Ini
  1. Memperbanyak do’a ketika safar

Dari Anas Bin Malik Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Tiga do’a yang tidak akan ditolak: do’a orangtua untuk anaknya, do’a orang yang sedang berpuasa, do’a orang yang sedang safar” (HR Al Baihaqi).

  1. Menqashar shalat

Saat melakukan mudik Lebaran dianjurkan untuk menqashar shalat, meninggalkan semua shalat rawatib selain qobliyyah subuh.

  1. Membaca doa naik kendaraan

“Maha suci engkau, sesungghnya aku telah mendzolimi diriku sendiri, maka ampunilah aku karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain engkau. (HR Ahmad, Abu Daud, Turmudzi)

  1. Membaca do’a ketika mulai perjalanan

“Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepadamu kebaikan, ketakwaan, dan amal yang engkau ridhoi dalam safar ini. Ya Allah ringankanlah atas kami safar ini, pendekan perjalanan jauh kami. Ya Allah engkaulah teman safar kami dan pengganti kami dalam mengurus keluarga yag kami tinggal. Ya Allah, seseungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan safar, perubahan hati ketika melihat sesuatu dan dari kejelekan di saat kami kembali mengurus harta, keluarga dan anak kami.” (HR Muslim)

  1. Takbir dan tasbih saat melintasi tanjakan dan jalan menurun

Jabir Bin Abdillah mengatakan “Dulu apabila kami berjalan naik, kami bertakbir dan apabila turun kami bertasbih.” (HR Bukhari)

  1. Do’a ketika memasuki suatu kampung

“Ya Allah, Tuhan langit yang tujuh dan apa yang dinaunginya, Tuhan bumi yang tujuh dan apa yag berada di atasnya, Tuhan setan-setan dan makhluk yang disesatkannya, Tuhan angin dan apa yang dibawanya. Aku meminta kepada Mu kebaikan penghuninya serta kebaikan yang ada di dalamnya aku pun berlindung kepada Mu dari keburukannya, keburukan penghuninya dan keburukan yang ada di dalamnya.” (HR Nasa’i dan Hakim)

  1. Do’a di tempat peristirahatan

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa-apa yang telah dia ciptakan” “Barangsiapa singgah di suatu tempat kemudian mengucapkan do’a di atas, maka tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya sampai dia beranjak dari tempat itu.” (HR Muslim)

  1. Bersegeralah pulang setelah safar

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Safar itu bagian dari azab (melelahkan) menghalangi salah seorang di anatara kalian dari makan, minum, dan tidurnya. Maka apabila salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan urusannya, bersegeralah pulang menemui keluarganya.” (HR.Bukhari dan Muslim)

  1. Do’a ketika pulang dari safar

Anas Bin Malik Radhiallah ‘anhu menceritakan pada waktu kami pulang safar, ketika kami telah melihat Kota Madinah, Rasulullah membaca “Orang-orang yang kembali, bertaubat, beribadah, dan hanya kepada Rabb kami semua memuji.” Beliau terus membacanya hingga kami memasuki Kota Madinah. (HR Bukhari dan Muslim).

(yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca