Menelusuri Sejarah Hari Ibu dan Dilaksanakan nya Kongres Perempuan Pertama di Indonesia
Perkara sekarang Hari Ibu lebih difokuskan pada seluruh pengorbanan hidup sosok ibu untuk anak dan keluarga dengan cinta seluas samudera. Tentu tidak bisa kita abaikan.
Itu kongres perempoean, bahkan gadis-gadis pun yang belum jadi ibu ikut aktif terlibat. Pada waktu itupun usia misalnya Siti Mugaromah, Siti Soendari, Tien Sastrodiwirjo usianya masih 20-an tahun dan belum menjadi ibu. Masih relatif muda.
Pada saat itu sudah jelas menunjukkan betapa perempuan Indonesia masa itu sudah berpikir dan bertindak melampaui jaman nya. Sadar atau tidak bahwa kehormatan manusia itu, tidak peduli laki laki atau perempuan, adalah dimilikinya kesadaran dan kebebasan dalam menentukan pilihan hidupnya.
Memperingati hari ibu adalah memperingati hari perempuan. Memperingati hari MANUSIA dalam pengertian sadar menentukan pilihan pilihan hidupnya. (yus)
Baca juga :
- PPDB 2027/2028 MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi Resmi Dibuka, Gratis SPP Bagi Yatim Segera Daftar!
- Sejarah TNI: Dari Perjuangan Kemerdekaan 1945 hingga HUT ke-81 Tahun 2026
- Doa dan Ikhtiar Membangun Pemahaman Agama Anak Sejak Dini, Bekal Generasi Saleh
- Resmi! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru Gantikan Jenderal Listyo Sigit
- 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila Menggugah Kesadaran Bangsa Akan Bahaya Laten Komunis
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


