Santri Diajak Menguasai Digital dengan Tradisi Jalur Pesantren
Tangerang — 1miliarsantri.net : Pondok pesantren saat ini menghadapi tantangan bagaimana mengisi media sosial dan perangkat digital sebagai ruang untuk memanusiakan manusia. Santri juga diajak mengisi ruang digital dengan beragam tradisi pesantren.
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani menilai, keterlibatan para santri di media sosial sangat penting untuk menjaga tradisi pesantrem sebagai lokomotif peradaban yang bersendikan nilai dan norma keagamaan yang kokoh.
Pesan ini disampaikan M Ali Ramdhani saat memberi sambutan pada “Transformasi dan Penguatan Layanan Data Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam” yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kamis (21/12/2023), di Tangerang, Banten.
Ramdhani mengatakan, kegiatan ini pada dasarnya merupakan bagian dari Program Transformasi Digital sebagai program prioritas Kementerian Agama yang telah dicanangkan oleh Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas.
“Berdasarkan perjalanan historis yang panjang, pesantren senantiasa mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika perubahan. Maka, dunia pesantren jangan sampai menjadi lembaga yang dilindas oleh dinamika zaman,” terang Guru Besar UIN Bandung itu kepada 1miliarsantri.net, Kamis (28/12/2023).
Dirjen Pendis menjelaskan, makna sebuah teknologi dianalogikan sebilah pisau, ketika digunakan oleh penjahat maka akan bernilai jahat. Sebaliknya, jika pisau digunakan oleh orang yang mengabdi di masyarakat, maka pisau tersebut akan bernilai baik.
“Hadirnya internet, maka kita akan menyebut sebagai perangkat (washilah), sedangkan tujuan (ghayah) dari pendidikan kita adalah memanusiakan manusia. Maka washilah hari ini ada perangkat baru yang bisa digunakan oleh pesantren,” ungkapnya.
Dhani, panggilan akrabnya, menyebutkan bahwa kehidupan harus selaras dengan dinamika zaman. Ia menyoroti, Youtube dahulu menjadi perangkat yang digunakan untuk mempromosikan lagu dan teater. Karena banyak penggunanya, kemudian ulama-ulama menilai tidak ada salahnya menggunakan Youtube sebagai media dakwah.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


