Santri Diajak Menguasai Digital dengan Tradisi Jalur Pesantren
“Hal yang sama perah dilakukan oleh Wali Songo yang menggunakan lakon-lakon wayang untuk mengenalkan agama Islam,” terang Dhani.
Pihaknya berharap, kemampuan pesantren dalam beradaptasi dengan teknologi tetap terjaga. Salah satu indikatornya adalah penyelenggaraan pesantren terintegrasi dengan berbagai perkembangan teknologi.
“Sejatinya kehadiran teknologi menjadi perangkat yang tidak terpisahkan bagi pesantren dalam menjalankan seluruh fungsinya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pendis juga mengungkapkan betapa negeri ini berutang banyak kepada pesantren sebagai soko guru terbentuknya Republik Indonesia. Jauh sebelum kemerdekaan, bangsa Indonesia tidak memperoleh akses pendidikan, karena pendidikan formal saat itu menjadi kemewahan dan hanya kelompok tertentu yang bisa mengakses pendidikan. Sedangkan pesantren saat itu sudah hadir dengan pendidikan yang khas. (yan)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


