Mbah Hasyim Asy’ari Sosok Bintang yang Mekar Bersama Umat
“Sosok KHM Hasyim Asy’ari ditulis sangat manusiawi,” bebernya.
Bagi Muhammadiyah sendiri, KHM Hasyim Asy’ari, NU, dan Tebuireng memiliki banyak “perjumpaan” (titik temu) dengan Muhammadiyah, karena “guru” KHM Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) di Mekkah juga sama (Syaikh Khatib Al-Minangkabawi).
“Bahkan, H Hasan Gipo (ketua umum pertama PBNU) dan KH Mas Mansur (pendiri Muhammadiyah Jatim) juga masih saudara/sepupu. Pimpinan Muhammadiyah Jatim juga banyak yang alumni Pesantren Tebuireng, seperti mantan Ketua PWM Jatim Ustadz Abdurrahim Noer dan beberapa pimpinan daerah,” katanya.
Sementara itu, Wagub Jatim 2019-2024 Emil Dardak menegaskan bahwa KHM Hasyim Asy’ari tidak perlu dibesarkan, karena sosoknya sudah “besar” di masyarakat, justru Ikapete yang perlu membesarkan pemikiran yang diwariskan.
“Hadratussyaikh mementingkan keilmuan organik, bukan intelek menara gading. Warisan lain Hadratussyaikh yang penting adalah persatuan, khususnya sesama Islam, jangan sampai kita berkelahi sesama Islam hanya karena perbedaan yang tidak utama,” pungkas Emil. (har)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


