Masjid Ghamamah Madinah, Tempat Bersejarah yang Memberi Banyak Hikmah!
“ Ya Allah, turunkanlah hujan kepada hamba-hamba-Mu dan binatang-binatang (ciptaan)-Mu, sebarkanlah rahmat-Mu, dan hidupkanlah negeri-Mu yang sebelumnya mati (gersang).”
Tak lama setelah beliau menengadahkan tangan, awan mendung berkumpul dan hujan turun dengan derasnya. Masyarakat pun bersujud syukur. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa doa seorang hamba yang ikhlas mampu mendatangkan pertolongan Allah. Nabi bersabda:
الدُّعَاءُ سِلاَحُ المُؤْمِنِ وَعِمَادُ الدِّيْنِ وَنُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ
“Sesungguhnya doa adalah senjata orang beriman, tiang agama, dan cahaya langit dan bumi.” (HR. Hakim).
Kisah Nabi Muhammad Kecil di Tengah Kekeringan
Menariknya, bahkan sebelum beliau diangkat menjadi Nabi, Muhammad kecil sudah pernah merasakan pahitnya musim paceklik. Sejarah mencatat, ketika itu kakeknya, Abdul Muthalib membawanya bersama kaum Quraisy untuk berdoa meminta hujan. Doa Abdul Muthalib bersama cucunya terkabul, hujan pun turun setelah sekian lama musim kemarau di Makkah.
Kisah ini menunjukkan bahwa sejak kecil, Nabi Muhammad sudah menjadi sosok yang dihubungkan dengan rahmat Allah. Kehadirannya membawa harapan di tengah kesulitan, sebagaimana hujan yang menghidupkan kembali tanah yang mati.
Baca juga: Sejarah Jilbab Dalam Peradaban Pra-Islam
Hikmah Peristiwa di Masjid Ghamamah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

