Kisah Syahidnya Abu Ubaidah
Adapun Abu Ubaidah tetap dalam ijtihadnya, yakni meneruskan perjalanan ke Sam. Sebab, ia ingin mendampingi seluruh pasukannya yang masih bertahan di sana.
Sesampainya di Madinah, berhari-hari lamanya Umar memikirkan keadaan rakyat–termasuk Abu Ubaidah–di Syam. Dalam benaknya, Abu Ubaidah-lah yang pantas menggantikannya kelaksebagai amirul mukminin.
Al-Faruq kemudian bersurat kepada Abu Ubaidah. Isinya mengajak yang bersangkutan agar segera menemuinya di Madinah.
Membaca surat itu, Abu Ubaidah sudah dapat menangkap maksud implisit Khalifah Umar. Sang khalifah hendak membebaskannya dari wabah.
Ia pun menulis surat balasan, “Saya sudah tahu tujuan Anda kepada saya. Saya berada di tengah-tengah pasukan Muslimin. Saya tidak ingin menjauhi mereka dan berpisah dengan mereka sampai nanti Allah menentukan keputusan-Nya untuk saya dan untuk mereka. Lepaskanlah saya dari kehendak Anda, wahai Amirul mukminin, dan biarkanlah saya bersama dengan prajurit saya.”
Ketika surat itu sampai di Madinah, Umar membacanya sambil menitikkan air mata.
Ia pun menulis lagi surat kepada Abu Ubaidah. Isinya menyarankannya agar memimpin rakyat Syam untuk pindah ke tanah yang lebih tinggi. Belum sempat instruksi itu sampai dan dilakukan, Abu Ubaidah lebih dahulu meninggal dunia.
Muadz bin Jabal tampil sebagai penggantinya. Namun, ia pun ikut terserang wabah yang sama hingga wafat beberapa hari kemudian.
Posisinya digantikan oleh Amr bin Ash. Gubernur Mesir itu lantas berpidato di hadapan rakyat Suriah, “Penyakit ini bila sudah menyerang, menyala bagaikan api. Maka hendaknya kita berlindung dari penyakit ini ke bukit-bukit!”
Seluruh warga mengikuti anjuran ini. Amr dan para pengungsi terus bertahan di dataran-dataran tinggi hingga sebaran wabah Amawas hilang sama sekali.
Amr kemudian bersurat ke Madinah. Khalifah Umar tak menyalahkan Amr yang berinisiatif melaksanakan instruksinya kepada Abu Ubaidah.
Sesudah mengetahui ihwal meredanya wabah Amawas, Umar pun berangkat menuju Syam. Sang khalifah berusaha memulihkan kembali kondisi seluruh warga, termasuk yang sampai mengungsi ke bukit-bukit. (jeha)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


