Kisah KH Miftachul Akhyar Jadi Ulama Besar
“Kira-kira tahun 1977-1978 itu kan Sayyid Muhammad ke Indonesia, beliau tinggal di Malang, saya dipanggil. Ada 15 pemuda dipanggil untuk ikut daurah, tiap Sabtu-Rabu, saya di Malang, nanti pulang, itu berjalan sampai 6-8 bulan. Itu daurah ula, tapi setelah itu tidak ada daurah lagi,” jelas Kiai Mitach.
“Jadi pada saat itu ada Kiai Masbuchin, Kiai Muchith, Kiai Midkhal, dari Langitan ada, ada 15 dari luar Jawa. Dari Sarang ada Gus Najih tapi masih kecil dan datangnya menyusul,” pungkasnya. (jeha)
Baca juga :
- Jamaah Haji Lansia Asal Jakarta Hilang di Makkah, Tanpa Identitas dan Alat Komunikasi
- Arsenal Akhiri Puasa Gelar dalam 22 Tahun yang Menegangkan
- Barcelona Juara! Hancurkan Real Madrid di El Clásico, Blaugrana Kunci Gelar La Liga ke-29
- Rahasia Besar Ibadah Kurban: Dalil Al-Qur’an dan Hadits Tentang Menyembelih Hewan Kurban dalam Islam
- LDKS MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Diikuti 333 Siswa, Sukses Digelar di Bogor
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

