Goa Sentono Blora Menjadi Saksi Perang Sunan Bonang dengan Pasukan Majapahit

Dengarkan Artikel Ini

Blacak Ngilo merupakan salah satu prajurit Majapahit yang melarikan diri dari kerajaan saat terjadi Perang Paregreg.

Saat menetap di Dusun Sentono, Ki Blacak Ngilo dikenal sebagai seseorang yang berbudi pekerti luhur, mau mengajarkan cara bercocok tanam, ilmu spiritual, hingga memberikan pelajaran ilmu kanuragan pada masyarakat setempat.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, perilaku Ki Blacak Ngilo mulai berubah. Ia diketahui sering bertindak semena-mena.

Misalnya, Ki Blacak Ngilo menarik pajak tinggi hingga mewajibkan warga untuk memberikan anak gadisnya agar bisa dijadikan istri olehnya.

Hal ini rupanya terdengar sampai ke telinga Sunan Bonang. Ia lantas mengirim utusan kepada Ki Blacak Ngilo.

Namun, Ki Blacak Ngilo malah memenggal kepala utusan tersebut dan menantang Sunan Bonang untuk bertarung.

Dalam peperangan yang terjadi selama sepekan itu, Ki Blacak Ngilo kalah dan melarikan diri ke dalam tanah. Namun, Sunan Bonang selalu mengikutinya.

Dari peristiwa kejar-kejaran itulah konon tercipta lubang-lubang yang berada di Goa Sentono Blora. (huz)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca