Berlibur Sekaligus Belajar Mengenai Topeng Tari Panji di Dusun Bobung
Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Musim liburan akhir tahun sebentar lagi akan tiba dan sudah pasti banyak lokasi wisata yang bakal menjadi pilihan tujuan berlibur nantinya. Nah, tidak ada salahnya jika kami tawarkan salah satu tempat spesial sekaligus edukatif untuk lokasi liburan anda yakni Dusun Bobung, sebuah dusun di wilayah Desa Putat, masih di Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Dari Desa Nglanggeran, dusun ini hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer ke arah Sambipitu. Dusun dengan potensi kerajinan topeng serta berbagai kerajinan dari kayu lainnya ini telah dikelola menjadi sebuah desa wisata.
Dari kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, butuh waktu 10 menit untuk mencapai gapura Dusun Bobung. Gapura ini mudah ditemui, dari jalur utama Nglanggeran- Sambipitu posisinya ada di sisi kiri jalan.
Pada gapura bercat biru ini tertulis jelas “Selamat Datang di Desa Wisata Kerajinan Kayu Dusun Bobung”. Sedangkan, di sisi kanan dan kiri gapura ini terdapat papan petunjuk arah bertuliskan “Bubung 0,5 km”.
Berdasarkan papan petunjuk arah ini, kita bisa memasuki jalan utama dusun yang asri oleh rimbun pepohonan tanaman keras, seperti jati, mahoni, dan tanaman perkebunan rakyat lainnya.
Sebelum sampai di pemukiman warga, anda akan disambut oleh suara gemericik air yang ditimbulkan oleh bendungan irigasi Desa Bobung. Jalan utama menuju pemukiman warga melintas di atas bendungan ini.
Tiba di kawasan permukiman, suasananya sangat tenang dan tak jauh berbeda dengan pedukuhan atau pedesaan lainnya. Hanya saja saat melintas di jalan utama dusun ini, ada pemandangan khas yang jamak ditemui.
Warga, baik tua, muda, laki- laki, maupun perempuan, tengah melakukan aktivitas membuat kerajinan kayu, seperti menatah, menyerut, hingga menyungging kayu untuk dijadikan kerajinan.

Mereka melakukannya baik di teras-teras rumah maupun bengkel kerja sederhana di samping bangunan utama rumah mereka. Tangan- tangan mereka begitu terampil menyungkil, menyerut, dan memahat kayu untuk dijadikan barang bernilai seni dan ekonomis baginya.
Yang tak kalah mengagumkan, mereka begitu ramah memberikan salam sebagai bentuk penyambutan terhadap tamu yang datang. Di antara mereka bahkan memersilakan untuk mampir, sekadar melihat produk kerajinan mereka..
Sebagai dusun yang telah dikelola menjadi sebuah desa wisata, warga Dusun Bubung, sepertinya, telah membudayakan untuk menyambut hangat tamu yang berkunjung.
Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Bobung Suroso (35 tahun) menyampaikan, industri kerajinan kayu telah berkembang di dusunnya sejak 1960-an. Khususnya, kerajinan topeng klasik untuk tari topeng Panji (cerita Panji Asmarabangun) atau cerita Klasik Jawa periode Kerajaan Kediri.
Memasuki medio 1990-an, mereka tak hanya membuat topeng klasik, tetapi juga topeng untuk hiasan yang memadukannya dengan sentuhan kesenian membatik.
“Ternyata, topeng hiasan produksi asal Bobung ini juga banyak diminati hingga produksi topeng jenis ini terus berkembang,” terang Suroso.
Tak hanya topeng hiasan (topeng batik), sentra industri kerajinan kayu ini juga merambah pada pembuatan kerajinan kayu yang lain.
Alhasil, berbagai jenis kerajinan kayu diproduksi di desa wisata Bobung ini. Seperti, topeng hiasan, patung loro blonyo, nampan, cermin, hingga berbagai kerajinan kayu.
Hasil produksi dari dusun itu pun tak sebatas untuk memenuhi permintaan daerah Yogyakarta, tetapi juga berbagai daerah di Tanah Air, bahkan luar negeri.
“Dari topeng, produk kerajinan tersebut berkembang mulai dari kayu gelondongan (mentahan) sampai siap jual. Namun, untuk produk unggulan kerajinan kayu Dusun Bobung, tetap topeng,” sambungnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini kapasitas produksi kerajinan kayu desa wisata Bobung ini mencapai 8.000 buah per bulan dengan total omzet mencapai Rp 3 hingga Rp 4 miliar per tahun.
Tak hanya itu, jumlah perajin juga terus bertambah. Jika di Dusun Bobung sedikitnya ada 150 perajin, sekarang telah berkembang ke dusun lain di sekitarnya dengan jumlah total perajin mencapai 600 orang.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


