Kelompok Hamas-Fatah Sepakat Kelola Gaza 

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok Hamas dan partai Fatah pimpinan presiden Palestina Mahmud Abbas telah sepakat untuk membentuk sebuah komite untuk bersama-sama mengelola Gaza pascaperang. Berdasarkan rencana tersebut, yang memerlukan persetujuan Abbas, komite tersebut akan terdiri dari 10 hingga 15 tokoh non-partisan yang memiliki wewenang dalam hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi, pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan, dan rekonstruksi. Demikian menurut rancangan proposal yang dilihat oleh AFP. Menyusul perundingan di Kairo, Mesir, kedua faksi yang bertikai tersebut sepakat bahwa komite tersebut akan mengelola sisi Palestina dari pos pemeriksaan Rafah di perbatasan dengan Mesir — satu-satunya perlintasan wilayah yang tidak dibagi dengan Israel. Delegasi Fatah, yang dipimpin oleh anggota komite partai Azzam al-Ahmad, akan kembali pada hari Selasa ke Ramallah untuk meminta persetujuan akhir Abbas, kata negosiator dari kedua belah pihak kepada AFP. Delegasi Hamas dipimpin oleh anggota politbiro Khalil al-Hayya. Prakarsa ini muncul di tengah upaya diplomatik baru untuk mengakhiri perang Gaza. Upaya ini, yang dipimpin oleh Amerika Serikat bersama dengan Mesir, Qatar, dan Turki, terjadi hampir seminggu setelah gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hizbullah mulai berlaku di Lebanon.

Read More

Tahun 2025 Guru ASN Bisa Bertugas di Sekolah Swasta

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan kebijakan baru bahwa para guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dibolehkan bertugas di sekolah swasta. Hal tersebut disampaikan Menteri Abdul Mu’ti dalam acara puncak Hari Guru Nasional yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Kamis lalu. Ia mengatakan pihaknya sedang menunggu diterbitkannya surat keputusan menteri terkait hal tersebut. “Kami sedang menunggu terbitnya Surat Keputusan Menteri yang memungkinkan guru ASN tidak hanya bertugas di sekolah negeri tapi juga bisa bertugas di sekolah swasta,” ucap Abdul Mu’ti. Kebijakan tersebut, lanjutnya, akan berlaku mulai 2025 sebagai respons terhadap aspirasi para guru dan masyarakat, khususnya penyelenggara pendidikan swasta. Surat itu diharapkan dapat menjawab keresahan penyelenggara sekolah swasta terkait ketersediaan guru yang semakin sedikit ketika guru di sekolah tersebut menjadi ASN. “Ini merupakan respons kami terhadap aspirasi para guru dan aspirasi masyarakat, khususnya penyelenggara pendidikan swasta,” tutur Abdul Mu’ti. Sebelumnya, Abdul Mu’ti juga menanggapi isu tentang penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia mengatakan persoalan yang muncul adalah mengenai penempatan guru PPPK yang tidak merata.

Read More

Mayor Teddy Tegur Gus Miftah Untuk Minta Maaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah meminta maaf atas ucapannya yang kasar kepada penjual es. Dia mengucapkan kata tak pantas ketika ada penjual es di tengah pengajian yang dipimpinnya, hingga video itu viral di berbagai kanal media sosial (medsos). “Dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapa pun, maka untuk itu atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung, semoga dibukakan pintu maaf untuk saya,” ucap Gus Miftah dalam video dikutip Jumat (6/12/2024). Gus Miftah merasa ucapannya memang berlebihan ketika menegur penjual es yang keliling di tengah jamaah saat ia berceramah. “Kemudian yang kedua, saya minta maaf atas kegaduhan ini yang merasa terganggu dengan candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat mungkin berlebihan,” katanya. Selaku Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah mengungkapkan, ia juga sudah mendapat teguran dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf Teddy Indra Wijaya. Karena alasan itulah, ia meminta maaf setulus-tulusnya kepada masyarakat. “Saya berjanji ke depan, bakal lebih hati-hati dalam berbicara di depan masyarakat. Ini juga merupakan instropeksi bagi saya untuk berhati-hati berbicara di depan publik dan masyarakat saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab yang hari ini berada di Kupang,” ungkal Gus Miftah Video ceramah Gus Miftah yang viral saat menyebut penjual es teh manis di pengajian ternyata menyita perhatian banyak pihak. Termasuk, dari partai Gerindra melalui akun resmi Instagramnya @Gerindra.

Read More

Kiai Cholil Nafis: Penjual Teh Itu Cari Rezeki Halal

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Cholil Nafis menyebut orang yang mencemooh penjual tanda tidak memiliki etika. Rais Syuriyah PBNU ini pun mengimbau untuk tidak meniru perilaku tersebut. Melalui akun X, Kiai Cholil mengatakan, pedagang yang berjualan teh adalah orang yang sedang mencari rezeki yang halal. Menurutnya, orang jualan teh itu sedangmencari rezeki dengan kasab yang halal. Tentu sesuai dengan kapasitas masing-masing orang mencari rezeki. “Yang (ngustadz) kaya’ begitu jangan ditiru ya Dekk… goblok-goblokin orang jualan itu tanda tak belajar etika. Apalagi di depan umum saat pengajian. Astaghfirullah,” ucap Kiai Kholil. Meski tak menyebut nama langsung, namun warganet langsung mengaitkan cuitan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Indonesia ini dengan video viral Gus Miftah. Dalam video yang beredar, memperlihatkan Gus Miftah yang secara gamblang menyebut goblok ke salah satu pedagang teh di tengah orang ramai. “Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? ya sana jual gob*lok! Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” ujar Gus Miftah seraya terbahak-bahak.

Read More

Sejarah Alquran Braille di Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Alquran standar braille adalah Alquran yang ditulis menggunakan simbol braille, sejenis tulisan yang digunakan oleh para tunanetra atau orang-orang yang menderita gangguan penglihatan (visually impaired people). Sejarah lahirnya Alquran Braille di Indonesia dimulai sejak tahun 1970-an. Sejak tahun 70-an, Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI sudah berencana untuk membuat Alquran Braille. Tepatnya pada tahun 1974 digelar Musyawarah Kerja Ulama Alquran Nasional Ke-1, di antara yang dibahas adalah membuat Alquran standar braille untuk teman-teman tunanetra. Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi mengatakan, pada tahun 1974 sampai 1983, LPMQ menyusun mushaf Alquran standar Indonesia.”Mushaf Alquran standar Indonesia itu untuk orang awas yakni orang yang bisa melihat dan untuk teman-teman tunanetra yakni Alquran Braille,” terang Aziz saat ditemui 1miliarsantri.net, Jumat (6/12/2024). Ia menyampaikan, LPMQ menyusun mushaf Alquran Braille sejak tahun 1974 sampai 1983. LPMQ juga menstandarkan huruf-huruf Alquran braille dan lain sebagainya dari huruf ‘alif’ sampai ‘ya’. Tanda baca huruf-huruf tersebut juga disusun seperti harakat, fathah, kasroh, dhammah, sukun dan lain sebagainya distandarkan. “Semua kami standarkan agar teman-teman tunanetra itu bisa membaca Alquran dengan baik dan tenang,” lanjut Aziz. Master mushaf Alquran braille hasil Musyawarah Kerja Ulama Alquran Nasional dari tahun 1974 – 1983 selanjutnya dicetak dan disahkan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 25 Tahun 1984. Merujuk pada KMA Nomor 25 Tahun 1984, mushaf Alquran standar memiliki tiga jenis berdasarkan segmennya. Di antaranya, mushaf standar Usmani untuk orang awas, Bahriah untuk para penghafal Alquran dan Braille untuk tunanetra. KMA tersebut dikuatkan dengan Instruksi Menteri Agama (IMA) Nomor 7 Tahun 1984 tentang penggunaan mushaf Alquran standar sebagai pedoman dalam mentashih Alquran di Indonesia. “Nah setelah master (mushaf Alquran braille dibuat) ini dicetak oleh masyarakat, oleh komunitas-komunitas, oleh lembaga, oleh yayasan yang ada di masyarakat kemudian disebarkan, jadi siapapun boleh meminta masternya ke LPMQ,” jelas Kepala LPMQ ini. Pada 2010, dia mengungkapkan, LPMQ melakukan pengembangan. Lembaga yang berada di bawah Kementerian Agama tersebut bekerjasama dengan para ahli braille, komunitas, yayasan dan lembaga yang bergerak di bidang braille untuk menyusun perdoman membaca Alquran Braille yang selesai pada tahun 2011. Program tersebut dilanjutkan dengan penyusunan Alquran Braille 30 Juz dan terjemahannya yang selesai pada 2013. “Inilah proses kami (LPMQ) melayani teman-teman tunanetra ini, kemudian sampai tahun 2021 karena ada perkembangan baru lagi terkait dengan perdoman membaca Alquran Braille, ada beberapa yang harus disempurnakan terkait tanda baca Alquran Braille,” sambung Aziz.

Read More

Presiden Iran Menolak Aturan Hijab Diperketat

Baghdad — 1miliarsantri.net : Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan keraguan tentang undang-undang baru yang memberikan hukuman lebih berat bagi perempuan yang melanggar aturan wajib hijab. Sejak Revolusi Islam 1979, perempuan di Iran diwajibkan menutup rambut mereka di tempat umum. Namun, jumlah perempuan yang tidak mengenakan hijab semakin meningkat, terutama sejak protes meluas setelah kematian Mahsa Amini dalam tahanan pada September 2022. Dia ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian. Parlemen telah menyetujui UU “hijab dan kesucian” baru, tetapi masih memerlukan tanda tangan presiden pada 13 Desember untuk diberlakukan. “Sebagai orang yang bertanggung jawab atas pemberlakuan undang-undang ini, saya memiliki banyak keraguan,” ungkap Pezeshkian, Jumat (6/12/2024). Teks undang-undang belum dipublikasikan secara resmi, tetapi media Iran melaporkan bahwa peraturan tersebut menjatuhkan denda setara dengan 20 bulan gaji rata-rata bagi perempuan yang tidak mengenakan hijab dengan benar atau sama sekali tidak mengenakannya di tempat umum atau media sosial. Pelanggar harus membayar dalam waktu 10 hari atau menghadapi larangan bepergian dan pembatasan layanan publik, seperti mendapatkan SIM.

Read More

Tanwir Muhammadiyah Bahas Kemakmuran Bersama, Dan Meminta Presiden Revisi UU Yang Tidak Pro Rakyat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi Islam yang amal usahanya terbanyak akan menggelar sidang Tanwir pada 3-6 Desember 2024 di Kupang, NTT. Menurut Ketua PP Muhammadiyah Dr.KH.Anwar Abbas, sidang Tanwir yang merupakan sebuah permusyawaratan berskala nasional di lingkungan Muhammadiyah yang tingkatannya di bawah Muktamar ini akan dihadiri oleh seluruh anggota PP Muhammadiyah. Selain itu juga hadir perwakilan dari majelis dan lembaga serta organisasi otonom tingkat pusat dan perwakilan dari pimpinan wilayah Muhammadiyah seluruh Indonesia. Tanwir kali ini, menurutnya, mengambil tema,” Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua.”. Tema kemakmuran untuk semua diangkat, katanya, karena menjadi cita-cita mulia dan sangat luhur yang telah digariskan oleh agama Islam dan juga telah dicanangkan oleh para pendiri bangsa. “Tetapi setelah 79 tahun merdeka kemakmuran belum juga kunjung terwujud. Diakui, upaya mewujudkan kemakmuran telah dilakukan sejak Orde Lama, Orde Baru dan sampai Orde Reformasi, namun sesuai data BPS, per Maret 2024, jumlah penduduk miskin masih diangka 8,9 persen atau 25 juta lebih dari total populasi yang sudah mencapai 281,6 juta,” terang KH Anwar Abbas kepada 1miliarsantri.net, Kamis (5/12/2024). Dijelaskan, jumlah populasi miskin ini kalau bandingkan dengan negara tetangga maka jumlah orang miskin di Indonesia lebih 4 kali lipat dari jumlah penduduk Singapura (6 juta jiwa) atau 74 persen dari jumlah penduduk malaysia (34,1juta jiwa). “Lalu timbul pertanyaan, tugas siapakah mengentaskan kemiskinan yang sebesar itu? Menurut konstitusi, itu adalah tugas negara seperti terdapat dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara wajib memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar,” uraimya. Tetapi menurut Muhammadiyah, katanya, hal itu tidak hanya menjadi tugas negara tapi juga menjadi tugas dan kewajiban dari setiap orang yang mengaku dirinya beragama Islam. Sebab, imbuhnya, Allah swt sudah mengingatkan dalam surat al-Ma’un bahwa orang yang tidak peduli dan tidak memperhatikan nasib orang miskin maka mereka oleh Allah swt akan dicap sebagai pendusta agama. “Maka Muhammadiyah lewat Tanwir kali ini mengingatkan kembali warganya dan juga seluruh umat Islam dan elemen bangsa serta pemerintah tentunya agar berusaha secara bersungguh-sungguh menghadirkan kemakmuran bagi semua. Hal demikian tentu akan bisa diwujudkan apalagi mengingat Prabowo sebagai Presiden dalam berbagai kesempatan telah menyatakan dengan tegas bahwa pemerintahan yang dia pimpin adalah pemerintahan yang Pro Rakyat dan Pro orang miskin,” tandasnya.

Read More

Beberapa Makanan Penambah Darah Yang Bisa Cegah Anemia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Anemia merupakan kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang seringkali membuat kita merasa lelah dan lesu. Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi anemia adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Hal itu karena zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dilansir berbagai sumber, berikut adalah beberapa jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh: Selain kaya zat besi, daging merah juga mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsi daging merah secukupnya karena konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, konsumsi ikan secara teratur juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Vitamin C membantu mengubah zat besi non-heme menjadi bentuk yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Read More

Masjid Hassan II Ikon Keagungan Arsitektur Islam di Casablanca, Maroko

Maroko — 1miliarsantri.net : Masjid Hassan II adalah salah satu masjid terbesar dan paling megah di dunia yang terletak di Casablanca, Maroko. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah yang penting bagi umat Islam, tetapi juga simbol kebanggaan nasional dan karya seni arsitektur yang mengagumkan. Dengan perpaduan gaya tradisional Maroko dan teknologi modern, Masjid Hassan II menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang berkunjung ke negara ini. Masjid Hassan II dibangun atas perintah Raja Hassan II sebagai bagian dari peringatan ulang tahunnya yang ke-60. Proyek ini dimulai pada tahun 1986 dan selesai pada tahun 1993. Dirancang oleh arsitek Prancis, Michel Pinseau, dan dibangun oleh ribuan pekerja Maroko, masjid ini mencerminkan dedikasi bangsa untuk menciptakan mahakarya yang abadi. Lokasi masjid ini sangat ikonik karena sebagian strukturnya berdiri di atas perairan Samudra Atlantik, terinspirasi oleh ayat Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa “Arsy Allah berada di atas air.” Keunikan lokasi ini juga menjadikannya simbol hubungan antara agama dan alam. Masjid Hassan II terkenal karena menaranya yang menjulang setinggi 210 meter, menjadikannya menara masjid tertinggi di dunia. Menara ini dilengkapi dengan laser yang mengarah ke Mekkah, sebagai panduan simbolis bagi umat Islam. Interior masjid dihiasi dengan ornamen khas Maroko, termasuk ukiran kayu, marmer, dan mosaik zellige yang rumit. Langit-langit yang dapat dibuka, lampu gantung kristal, serta lantai yang sebagian terbuat dari kaca memberikan pemandangan langsung ke laut, menambah kesan megah dan spiritualitas masjid ini.

Read More

Arab Saudi Tetap Galakkan Potensi Wisata Termegah

Riyadh — 1miliarsantri.net : Untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, Arab Saudi berinvestasi besar dalam infrastruktur pariwisata. Proyek seperti NEOM, Proyek Laut Merah, dan AlUla menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan potensi pariwisata Kerajaan. Al-Khateeb menyebutkan bahwa Arab Saudi akan perlu mempekerjakan ribuan pemuda dan wanita untuk mengisi posisi di hotel, resort, bandara, dan pusat perbelanjaan yang baru dibangun. Pada 2030, Kerajaan menargetkan penambahan 600.000 lapangan kerja baru di sektor pariwisata, dengan sebagian besar posisi akan diisi oleh wanita. Faktanya, wanita sudah memainkan peran penting dalam membentuk masa depan industri pariwisata Arab Saudi, dengan banyak hotel dan resort dipimpin oleh eksekutif wanita. Strategi pariwisata Arab Saudi berakar pada keberlanjutan, dengan proyek besar seperti Proyek Laut Merah dan NEOM yang fokus pada pembangunan ramah lingkungan. Proyek Laut Merah, yang membentang 28.000 kilometer persegi dan mencakup lebih dari 90 pulau, dirancang sebagai model keberlanjutan, dengan fokus pada pelestarian kehidupan laut dan pengurangan dampak lingkungan. NEOM, proyek ambisius lainnya, dibangun dari nol dengan keberlanjutan sebagai intinya. Kota futuristik ini akan menampilkan infrastruktur canggih yang ditenagai energi terbarukan, memberikan wisatawan kesempatan untuk merasakan kemewahan berkelanjutan di lingkungan yang masih alami. Sebagai bagian dari tujuan Visi 2030, Arab Saudi juga aktif berkolaborasi dengan organisasi global untuk membuat sektor pariwisata lebih inklusif. Melalui kemitraan dengan Organisasi Pariwisata Dunia PBB, Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia, dan Forum Ekonomi Dunia, Arab Saudi bekerja untuk mempromosikan penciptaan lapangan kerja bagi wanita di bidang pariwisata dan mendorong kolaborasi global. Al-Khateeb menekankan bahwa dengan memberdayakan wanita dan pemuda di sektor pariwisata, Arab Saudi tidak hanya menguntungkan ekonominya sendiri tetapi juga berkontribusi pada upaya global untuk menjadikan pariwisata industri yang lebih inklusif.

Read More