Program TJSL PT Telkom ‘Sediakan Sarana Air Bersih’ Untuk Warga 2 Desa di Kabupaten Tuban

Tuban – 1miliarsantri.net: Dalam rangka mendukung pemerataan akses sarana air bersih dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pesisir dan pedesaan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meresmikan program Sarana Air Bersih (SAB) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Selasa (27/05). Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Adapun peresmian ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan dalam memberikan akses air bersih bagi warga di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang dan Desa Janten, Kecamatan Semanding, Tuban. Sarana Air Bersih ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 400 lebih kepala keluarga yang selama bertahun-tahun menggunakan air tidak layak konsumsi. Melalui program ini, PT Telkom memberikan sarana berupa sumur, tampungan air, alat teknologi filtrasi, dan purifikasi air yang dapat membantu kebutuhan air minum layak secara efisien dan ramah lingkungan bagi warga. Turut hadir dalam peresmian ini, Nugroho Adi Pracoyo (Manajer General Support Telkom Indonesia), Dono Samuri (Kepala Desa Kepohagung), Kasun Ngino Nurhadi (Perwakilan Perangkat Desa), dan tokoh masyarakat setempat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BMM sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Program Bantuan Sarana Air Bersih (SAB) serta kepada seluruh jajaran desa di Kepohagung dan Ngino. Atas dukungan dan fasilitasi yang luar biasa, program ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial dan lingkungan Telkom sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun masyarakat Indonesia”, Ujar Nugroho. Nugroho melanjutkan, pemilihan Sarana Air Bersih sebagai bantuan program karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Terlebih, air bersih merupakan kebutuhan wajib bagi masyarakat dan dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan, kesejahteraan, dan masa depan komunitas lokal. Sebelumnya, sejak tahun 2023, PT Telkom telah membangun sumur di Ngino dan Kepohagung untuk pemenuhan kebetuhan air bersih masyarakat setempat. “Tahun ini kami lanjutkan dengan bantuan purifikasi serta pembangunan perluasan bendungan untuk meningkatkan kapasitas tampungan. Dari 2022 hingga 2025, Telkom telah menyalurkan 232 bantuan SAB di seluruh Indonesia yang memberi manfaat bagi hampir 80.000 jiwa,” imbuh Nugroho. “Program ini adalah bagian dari komitmen ESG Telkom dan kami berharap bantuan ini membawa berkah serta mendorong kehidupan yang lebih sehat. Mohon doa agar Telkom terus berkembang dan dapat memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat”, lanjut Nugroho. Atas pelaksanaan program ini, Kepala Desa Kepohagung, Dono Samuri, memberikan apresiasi atas komitmen Telkom dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Tuban. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran SAB Telkom ini menjadi solusi nyata terhadap persoalan kekurangan air bersih yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama di beberapa wilayah Tuban, terutama saat musim kemarau. “Semoga kegiatan ini menjadi ibadah bagi kita semua dan mendapatkan Ridho dari Allah dan diberikan kelancaran untuk PT Telkom Indonesia, BMM, dan semua pihak yang terlibat kegiatan pemberian Bantuan SAB (Sarana Air Bersih). Semoga bantuan ini dapat memberikan banyak manfaat kepada warga secara Desa secara keseluruhan.” Pungkasnya.

Read More

Bukan Sekadar Online: Menggali Makna Digitalisasi Pendidikan Di Sekolah Kita

Surabaya – 1miliarsantri.net: Ditengah gegap gempita perkembangan teknologi, dunia pendidikan pun tak ketinggalan berubah. Perubahan ini tak hanya soal mengganti papan tulis dengan layar LCD atau mengganti buku dengan tablet. Lebih dari itu, kita sedang berbicara tentang transformasi cara berpikir, cara mengajar, dan cara belajar. Inilah yang disebut sebagai digitalisasi pendidikan. Tapi, apakah kita benar-benar memahami makna terdalam dari digitalisasi ini? Apa Itu Digitalisasi Pendidikan? Digitalisasi pendidikan adalah proses integrasi teknologi digital ke dalam semua aspek pendidikan: mulai dari perencanaan kurikulum, metode pembelajaran, evaluasi, hingga administrasi sekolah. Ini bukan hanya tentang mengganti proses manual menjadi digital, tetapi tentang menciptakan ekosistem belajar yang lebih inklusif, adaptif, dan efisien. Sebagai contoh, saat guru tidak lagi hanya menyampaikan materi lewat ceramah, tetapi juga melalui video interaktif, forum diskusi daring, dan game edukatif yang bisa diakses di ponsel siswa. Atau ketika orang tua bisa memantau perkembangan nilai anaknya langsung dari dashboard digital sekolah. Mengapa Sekolah Harus Digital? Ada beberapa alasan kuat mengapa sekolah saat ini perlu segera merangkul digitalisasi: Bukan Sekadar Pindah ke Online Sayangnya, masih banyak sekolah yang mengira bahwa digitalisasi berarti hanya memindahkan kelas ke Zoom atau Google Meet. Padahal, esensi digitalisasi jauh lebih dalam dari itu. Ini bukan tentang media, tapi mindset. Bukan sekadar “meng-online-kan” sekolah, tapi menciptakan budaya belajar yang kolaboratif, mandiri, dan berbasis data. Seorang guru yang paham digitalisasi akan tahu kapan harus menggunakan video, kapan harus berdiskusi langsung, dan kapan harus memberikan waktu untuk eksplorasi mandiri. Ia juga akan memanfaatkan data dari sistem pembelajaran untuk menyesuaikan strategi mengajarnya. Tantangan Digitalisasi di Sekolah Transformasi ini tentu tidak mudah. Beberapa tantangan yang umum ditemui antara lain: • Akses teknologi yang tidak merata. Masih banyak siswa di daerah yang kesulitan akses internet atau perangkat. • Kesiapan guru. Tidak semua guru familiar dengan teknologi dan kadang merasa takut untuk mencoba hal baru. • Kurikulum yang belum fleksibel. Banyak kurikulum masih berbasis hafalan, belum adaptif terhadap pendekatan digital. • Biaya awal. Investasi untuk infrastruktur digital seperti server, platform LMS, dan pelatihan SDM masih dianggap mahal. Namun tantangan ini bukan alasan untuk berhenti. Sebaliknya, ini adalah panggilan bagi para pemangku kepentingan pendidikan untuk berkolaborasi mencari solusi. Solusi dan Langkah Nyata Untuk menjawab tantangan tersebut, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan sekolah: Inspirasi dari Sekolah yang Sudah Digital Beberapa sekolah di Indonesia sudah berhasil menerapkan digitalisasi dengan pendekatan yang menginspirasi: • Sekolah Literasi Digital di Bandung: Memiliki kurikulum digital yang mengintegrasikan coding, blogging, dan literasi media.

Read More

SMA Al Hikmah Boarding School Batu ‘Mempersiapkan Anak Didik Hidup Beragama, Berbudi Sekaligus Berprestasi’

Batu, Malang – 1miliarsantri.net: Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, IIBS Al Hikmah Batu hadir sebagai mercusuar pendidikan yang mempersiapkan generasi muda tak hanya untuk menjadi pembelajar hari ini, tetapi juga pemimpin masa depan. Dengan semangat “Today’s Learners, Tomorrow’s Leaders”, sekolah ini menanamkan nilai-nilai keilmuan, kepemimpinan, dan akhlak mulia dalam setiap langkah pembelajaran.  Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Hikmah berdiri sejak tahun 1989 dan menginisiasi sistem fullday school yang pada saat itu adalah sebuah system baru dalam persekolahan di Surabaya, Jawa Timur. Setelah seperempat abad YLPI Al Hikmah mempersembahkan sebuah sistem sekolah fullday school kepada NKRI. Sekolah-sekolah di lingkungan YLPI Al Hikmah mulai tingkat KB, TK, SD, SMP, SMA, dan STKIP kini telah menjadi pilihan masyarakat dalam menyekolahkan anak dan menjadi rujukan sekolah lainnya, baik sekolah swasta maupun negeri. Pada tahun 2014, sejak melewati masa 25 tahun, pengurus yayasan gencar menghembuskan ide tentang konsep pendidikan baru yang akan menjadi perhatian Al Hikmah berikutnya. Dengan pertimbangan yang panjang sebagaimana sudah dipaparkan sebelumnya, Yayasan LPI Al Hikmah memilih untuk mengembangkan jenis sekolah berasrama yang memungkinkan peserta didik belajar lebih banyak dan lebih dalam berbagai macam soft skill yang dibutuhkan di masa depan. Metode self directed learning SMA Al Hikmah Boarding School Batu secara khusus ditetapkan untuk menerapkan self directed learning sebagai pendekatan belajar yang digunakan. Pendidikan di SMA Al Hikmah Boarding School Batu bertujuan “mempersiapkan anak hidup beragama” bukan menjadi ahli agama. SMA Al Hikmah Boarding School Batu memberikan pendidikan agama sebanyak waktu yang ada dalam setiap harinya, artinya sehari 24 jam. Penerapan pendidikan agama dilakukan dalam setiap aktivitasnya. Pendidikan agama diberikan di asrama maupun di sekolah. Beberapa konsep dasar hidup beragama ditanamkan di asrama, kemudian dikuatkan dan dibiasakan dalam konteks pembelajaran di sekolah. Setelah menjadi pelopor dalam menerapkan program sekolah sehari penuh di Indonesia, YLPI Al Hikmah terus mengembangkan diri untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Republik Indonesia dengan membuka program pendidikan berbasis asrama. Selama sekitar 4 tahun, program pendidikan berbasis asrama telah dibuka untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA Al Hikmah IIBS Batu) di desa Giripurno, Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Untuk melengkapi program pendidikan asrama selama 6 tahun, pada tahun ajaran 2020/2021, tingkat junior dibuka dengan nama SMP Al Hikmah IIBS Batu, yang berlokasi di tempat yang sama, di lereng Gunung Arjuno, Kota Batu, Jawa Timur. Sebagai bagian integral dari program pendidikan berbasis asrama selama 6 tahun, SMP Al Hikmah IIBS Batu akan membantu mempersiapkan generasi aqil baligh (dewasa secara fisik dan mental) yang mampu mempelajari nilai-nilai kehidupan dan siap mengemban tanggung jawab kehidupan sesuai dengan usia perkembangan mereka. Seiring dengan rencana tersebut, pihak Al Hikmah IIBS Batu terus bertransformasi melampaui definisi sekolah konvensional, “kami percaya bahwa penerapan kurikulum yang lebih dipersonalisasi untuk setiap siswa, serta kurikulum berbasis kompetensi yang terintegrasi secara digital untuk semua tingkatan, akan menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.” Visi dan Misi Besar Sekolah Meluluskan peserta didik yang sholih, siap mengemban tanggung jawab kehidupan, muslih dan berprestasi optimal. Visi ini mencerminkan tekad IIBS Al Hikmah Batu untuk mencetak generasi yang utuh—baik dari sisi spiritual, sosial, maupun intelektual. Sholih berarti sekolah menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh agar peserta didik menjadi pribadi yang taat kepada Allah SWT, berakhlak mulia, dan menjadikan agama sebagai landasan hidup dalam setiap aspek. Peserta didik dipersiapkan mengemban tanggung jawab kehidupan. Pendidikan tidak hanya menyiapkan siswa secara akademis, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan hidup, ketangguhan mental, dan kedewasaan berpikir agar mampu menjalani peran sebagai individu, anggota masyarakat, dan pemimpin yang bertanggung jawab.

Read More

Secercah Harapan Dari Sumur Bor Ke-201, BMH: Santri Ponpes Al-Fatah Malang Kini Punya Akses Air Bersih!

Malang – 1miliarsantri.net: Air adalah kebutuhan mendasar bagi kehidupan, namun masih banyak pesantren tahfidz di pelosok yang kesulitan mengaksesnya. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sedekah terbaik adalah memberi air” (HR. Ahmad). Melalui program Wakaf Sumur Bor ini, BMH mengajak para dermawan untuk menjadi bagian dari solusi yang nyata—menyediakan air bersih bagi para santri penghafal Al-Qur’an, sekaligus meraih pahala jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat. Bayangkan setiap tetes air yang mengalir dari sumur wakaf Anda menjadi saksi amal shaleh yang tak terputus. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya di antara amalan yang tidak terputus pahalanya meskipun setelah wafat adalah sedekah jariyah” (HR. Muslim). Melalui program Wakaf Sumur Bor untuk Pondok Tahfidz Al-Qur’an, Anda bisa berkontribusi membuka sumber kehidupan sekaligus menyalakan semangat para penjaga Kalamullah. Siapa Sangka, Sebuah Sumur Bor Bisa Membawa Perubahan Besar Di tengah hiruk pikuk kehidupan, kabar baik datang dari Pondok Pesantren Al-Fatah di Turen, Malang. Berkat kedermawanan donatur pada hari Selasa, 26 Mei 2025, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH), meresmikan sumur bor untuk 235 santri yang mukim mondok di sana. Kini tak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur Bor Ke-201 Ini bukan sumur biasa, ini adalah sumur bor ke-201 yang berhasil diwujudkan BMH, membuktikan bahwa gerakan kebaikan tak pernah surut! Bayangkan saja, dulu para santri harus berjuang dengan sumur gali manual yang sering keruh dan bahkan kering saat kemarau. Mandi, mencuci, memasak, hingga beribadah, semua jadi tantangan. Tapi kini, semua berubah. Akses air bersih yang lancar bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan fondasi bagi semangat belajar dan beribadah. Tak Ada Lagi Air Keruh “Dulu airnya sering keruh dan kadang nggak keluar kalau siang. Sekarang alhamdulillah lancar. Jadi makin semangat menghafal karena nggak harus antre lama untuk mandi atau wudhu,” cerita Irwan, santri kelas tahfidz yang sudah menghafal 8 juz, dengan wajah sumringah. Di balik lantunan ayat-ayat suci yang dijaga oleh para santri tahfidz, ada perjuangan panjang menghadapi keterbatasan air bersih. Namun Anda bisa menjadi bagian dari keajaiban itu. Bersama BMH Jatim, mari wakafkan sumur bor untuk pondok tahfidz—biarkan setiap tetesnya menjadi doa yang terus mengalir untuk Anda dan keluarga tercinta. Kisah Irwan adalah secuil gambaran optimisme yang terus dipupuk oleh BMH. Inilah wujud nyata dari ikhtiar BMH yang tak kenal lelah.

Read More

5 Tren Pendidikan Masa Depan yang Harus Diketahui Untuk Menghadapi Perubahan Global Dalam Dunia Pendidikan

Surabaya – 1miliarsantri.net: Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan perkembangan teknologi dan globalisasi yang terus berkembang pesat, dunia pendidikan pun harus ikut beradaptasi dengan perubahan tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa tren pendidikan masa depan akan sangat berbeda dengan apa yang kita alami saat ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami tren-tren tersebut agar dapat menghadapi perubahan global dalam dunia pendidikan dengan lebih siap. 5 Tren Pendidikan Masa Depan Yang Harus Diketahui : 1. Teknologi dalam Pendidikan Penggunaan teknologi dalam pendidikan akan semakin mendominasi di masa depan. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi pembelajaran online, siswa tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu untuk belajar. Guru pun harus mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran mereka agar dapat memfasilitasi proses belajar mengajar yang lebih efektif. Selain itu, teknologi juga dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. 2. Pembelajaran Berbasis Keterampilan Di era digital seperti sekarang ini, keterampilan seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi menjadi sangat penting. Oleh karena itu, pendidikan masa depan harus fokus pada pengembangan keterampilan-keterampilan ini agar siswa dapat siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks. Pembelajaran pun harus lebih berorientasi pada penerapan keterampilan dalam situasi nyata daripada sekadar menghafal teori. 3. Kurikulum Fleksibel Kurikulum pendidikan juga harus menjadi lebih fleksibel agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sistem pendidikan yang kaku dan terlalu terpaku pada standar-standar tertentu tidak akan mampu mengikuti perubahan yang begitu cepat. Guru dan sekolah harus lebih terbuka untuk melakukan inovasi dalam kurikulum mereka agar dapat memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan siswa dan dunia kerja. 4. Pembelajaran Kolaboratif Kolaborasi antara siswa, guru, orang tua, dan komunitas menjadi semakin penting dalam pendidikan masa depan. Siswa harus diajarkan untuk bekerja sama, berbagi ide, dan belajar dari satu sama lain.

Read More

Qurban Menggunakan Ayam, Bolehkah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Qurban adalah suatu ibadah yang hukumnya sunnah mu’akkad “sunnah yang dikuatkan” bagi orang yang mampu (umat Islam), maka makruh hukumnya meninggalkan ibadah qurban bagi orang yang mampu. Siapakah yang dikatakan “orang yang mampu”? Syaikh Abu Bakar Syattho mengatakan dalam kitabnya ; وَالْمُرَادُ بِهِ مَنْ يَقْدِرُ عَلَيْهَا فَاضِلَةً عَنْ حَاجَتِهِ وَحَاجَة مُمَوَّنِهِ يَوْمَ الْعِيدِ وَأَيَّامَ التَّشْرِيقِ لِأَنَّ ذَلِكَ وَقْتُهَ “Dan yang dimaksud ‘orang yang mampu’ adalah orang yang mampu berqurban sebagai kelebihan dari kebutuhannya dan kebutuhan keluarganya pada hari Idul Adha dan hari-hari Tasyrik karena itu merupakan waktu berqurban.” Orang yang mampu adalah orang yang mempunyai kelebihan harta untuk kebutuhannya dan kebutuhan keluarganya pada hari raya ‘iedhul adha dan hari-hari tasyriq ( 10-13 Dzulhijjah ), maka hukum sunnah mu’akkad berlaku bagi orang tersebut. Hewan Qurban Dan untuk afdholiyyahnya hewan qurban itu ulama’ berbeda pendapat, Imam Malik berpendapat bahwa yang paling utama adalah kambing atau domba, kemudian sapi, lalu unta. Sedangkan Imam al-Syafi’i berpendapat sebaliknya, yaitu yang paling utama adalah unta, disusul kemudian sapi, lalu kambing. Lalu bagaimana dengan orang yang mempunyai kelebihan harta untuk kebutuhannya dan kebutuhan keluarganya pada hari raya ‘iedhul adha dan hari-hari tasyriq, akan tetapi kelebihan tersebut hanya dapat dibelikan seekor ayam. Apakah masih bisa dikatakan qurban? Dalam menanggapi hal ini, Imam an-Nawawi dalam al-Majmu Syarh Muhadzzab-nya menjelaskan bahwa hewan yang diperbolehkan adalah hanya hewan ternak, yakni unta, sapi dan kambing serta hewan-hewan yang sejenis. Dalam hal ini, Imam an-Nawawi berpedoman pada Al-Qur’an surat al-Hajj ayat 34: وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ Artinya: Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap bahimatul an’am (binatang ternak) yang telah direzekikan Allah kepada mereka. (QS. Al Hajj: 34). Untuk menjelaskan ayat tersebut, Imam an-Nawawi kemudian menyebutkan: فشرط المجزئ في الاضحية أن يكون من الانعام وهي الابل والبقر والغنم سواء في ذلك جميع أنواع الابل من البخاتي والعراب وجميع أنواع البقر من الجواميس والعراب والدربانية وجميع أنواع الغنم من الضأن والمعز وانواعهما ولا يجزئ غير الانعام من بقر الوحش وحميره والضبا وغيرها بلا خلاف Artinya: Syarat diperbolehkannya hewan kurban adalah hewan tersebut merupakan hewan ternak, yaitu unta, sapi dan kambing. Termasuk segala jenis unta, seperti al-bakhati (unta yang memiliki dua punuk) atau al-‘irab (berpunuk satu), juga segala jenis sapi, seperti kerbau, al-‘irab, al-darbaniyah (sapi yang tipis kuku dan kulitnya serta memiliki punuk), begitu juga dengan segala jenis kambing, seperti domba/biri-biri, atau kambing lain. Dan tidak diperbolehkan berkurban selain dengan hewan-hewan ternak yang telah disebutkan, baik berupa hasil kawin silang antara sapi dan keledai ataupun hewan lain. Hal ini tidak diperdebatkan oleh para ulama. (lihat: An-Nawawi, al-Majmū’ Syarḥ Muhazzab, Beirut, Dâr al-Fikr, tt., j. 8, halaman: 392). Dari pernyataan Imam An-Nawawi tersebut sudah dijelaskan bahwa menyembelih kurban selain tiga hewan tersebut dan jenis-jenisnya tidak diperbolehkan. Lalu bagaimana dengan ayam, bukankah ayam termasuk hewan ternak? Bolehkah berkurban dengan ayam?

Read More

Ahli Waris ‘Sahabat Bung Karno’ Minta Pemda Ende Buka Pintu Sejarah Dengan Jujur

Ende – 1miliarsantri.net: Bung Karno, Islam, Orang Ende sahabat si Bung (termasuk 47 pemain Tonil) dan Pancasila adalah satu kesatuan rangkaian sejarah yang tidak terpisahkan dan tak akan lekang dimakan waktu, saat Bangsa Indonesia memperingati “Hari Lahir Pancasila, 1 Juni tiap tahun. Sejarah Dicatat Dengan Jujur Pada 14 Januari 1934, seorang tokoh pergerakan nasional bernama Ir. Soekarno tiba di Ende sebagai tahanan politik, yang diasingkan oleh Pemerintah kolonial Belanda. Bung Karno dibuang ke Ende karena ketakutan Belanda terhadap gagasan kebangsaan dan kemerdekaan yang dibawanya. Selama empat tahun lebih, hingga 18 Oktober 1938, Bung Karno tinggal di lingkungan yang jauh dari pusat pergerakan politik, di sebuah kota kecil di Pulau Flores, yang tenang namun menyimpan denyut kebangkitan bangsa. Berkaitan dengan sejarah tersebut, tidaklah berlebihan harapan yang diungkapkan oleh Lukman Pua Rangga yang biasa disapa Pak Guru Luken. Dia mengatakan, “Kami tidak menuntut penghargaan berlebihan. Kami hanya ingin sejarah dicatat dengan jujur, bahwa Bung Karno tidak sendiri di Ende. Perjuangan ini adalah perjuangan bersama antara pemimpin dan rakyat.” Harapan tersebut disampaikan Lukman dalam sambutannya pada Malam Renungan Hari Lahir Pancasila di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Ende, Muspika Kabupaten Ende serta disaksikan oleh segenap masyarakat Ende yang turut serta menghadiri acara tersebut, Ahad/Minggu (1/6/2025). Ide-Ide Kebangsaan Melalui Seni Pertunjukan Lukman menjelaskan, “Bahwa perjuangan ini adalah perjuangan bersama, antara pemimpin dan rakyat. Bahwa sejarah lahir bukan hanya dari pena dan pidato, tetapi juga dari tangan-tangan penuh lumpur yang menyiapkan panggung untuk sandiwara, yang menghafal naskah dengan terbata-bata, yang berjuang dengan cinta, bukan kata-kata.” Bung Karno hidup di antara masyarakat pesisir yang sebagian besar tidak mengenyam pendidikan formal. Dari sanalah, Iahir sebuah bentuk perjuangan yang luar biasa, tidak melalui senjata atau pidato politik, tapi melalui seni dan budaya. Tonil Kelimutu, dan Naskah Perlawanan Soekarno Melalui Panggung Teater Bung Karno membentuk sebuah kelompok Sandiwara bernama “Sandiwara Kelimutu.” Melalui kelompok inilah beliau menyisipkan pesan-pesan kebangsaan, semangat perlawanan, dan cinta tanah air.

Read More

Amirul Hajj Indonesia Bawa Pesan Presiden Prabowo Subianto, Ini Arahannya

Jeddah – 1miliarsantri.net: Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1446H / 2025M tidak luput dari pantauan dan perhatian Presiden Republik Indonesia. Presiden Prabowo Subianto memberi arahan langsung kepada Amirul Hajj Indonesia. Presiden Prabowo memberikan arahan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini harus memberikan pelayanan yang lebih baik dan manusiawi bagi seluruh jamaah asal Indonesia. Arahan tersebut disampaikan kepada Amirul Hajj yang juga Menteri Agama Nasaruddin Umar saat Rapat Koordinasi bersama anggota Amirul Hajj dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi jelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Perhatian Presiden Terhadap Kualitas Layanan Mengutip kemenag.go.id, Menag menilai, Presiden menaruh perhatian besar terhadap kualitas layanan kepada jamaah Indonesia, yang tahun ini kembali menjadi kelompok jemaah terbesar dari satu negara.“ Pak Presiden menegaskan kepada kami supaya pelayanan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Menteri Agama di Jeddah, Jumat (30/5/2025). Apresiasi dan Kerja Sama Intensif dengan Arab Saudi Sejalan dengan arahan tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan jajaran terkait, menjalin komunikasi yang erat dan konstruktif dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, khususnya Kementerian Haji dan Kementerian Kesehatan Saudi. Berbagai persoalan krusial berhasil diselesaikan secara diplomatis dan kekeluargaan. “Alhamdulillah, berkat kerja sama erat dengan Pemerintah Saudi Arabia, terutama Menteri Haji dan Kesehatan, banyak masalah yang sebelumnya krusial bisa diselesaikan. Kita juga berterima kasih karena Indonesia mendapat apresiasi khusus dari Saudi,” ujarnya. Isu Penting “Titik Kritis, Mobilitas Jamaah di Puncak Haji”

Read More

Peran Baru Kepala Sekolah di Era Merdeka Belajar yang Harus Dipahami

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan di Indonesia mengalami transformasi besar-besaran. Salah satu inisiatif terbesarnya adalah kebijakan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Nah, dalam konteks ini, peran kepala sekolah juga ikut bergeser. Mereka bukan lagi sekadar administrator yang sibuk dengan urusan birokrasi, tapi kini dituntut menjadi pemimpin pembelajaran. Jadi, apa saja peran baru kepala sekolah yang perlu dipahami dan dijalankan? Apa Itu Merdeka Belajar? Sebelum membahas peran kepala sekolah, penting untuk paham dulu konsep dasar Merdeka Belajar. Intinya, Merdeka Belajar adalah upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih fleksibel, menyenangkan, dan berpihak pada siswa. Guru diberikan keleluasaan untuk merancang pembelajaran, dan siswa didorong untuk belajar sesuai minat dan kecepatannya. Dalam ekosistem seperti ini, kepala sekolah punya posisi kunci sebagai penggerak utama. Peran Baru Kepala Sekolah di Era Merdeka Belajar. 1. Pemimpin Pembelajaran (Instructional Leader). Di era sebelumnya, kepala sekolah lebih banyak berkutat pada urusan administratif: mengurus jadwal, mengelola keuangan, dan memastikan semua dokumen lengkap. Tapi sekarang, kepala sekolah harus lebih aktif mendorong kualitas pembelajaran di kelas. Tugas utama sebagai pemimpin pembelajaran: • Mendorong inovasi dalam proses belajar mengajar. • Menyediakan ruang eksperimen bagi guru. • Menjadi fasilitator pelatihan dan pengembangan guru. • Melakukan supervisi berbasis coaching, bukan sekadar kontrol. 2. Agen Perubahan di Sekolah. Kepala sekolah adalah aktor utama dalam membawa perubahan budaya di sekolah. Mereka harus mampu menciptakan lingkungan yang mendukung semangat kolaboratif, inklusif, dan terbuka terhadap hal baru. Contoh peran agen perubahan: • Membangun budaya reflektif dalam rapat guru. • Menginisiasi program mentoring antar-guru. • Menjembatani komunikasi antara sekolah dan orang tua. 3. Pengelola Sumber Daya yang Adaptif. Di tengah segala tantangan, kepala sekolah juga harus jago dalam mengelola sumber daya. Bukan hanya soal Dana BOS, tapi juga bagaimana memanfaatkan teknologi, ruang, dan waktu secara maksimal. Strategi yang bisa diterapkan: • Membangun kemitraan dengan pihak luar (komunitas, dunia usaha). • Memanfaatkan platform digital untuk efisiensi operasional sekolah. • Mengalokasikan sumber daya berbasis kebutuhan siswa.

Read More

Senyum Haru di Tlogosari, Saat ‘Mukena Dan Al Quran Baru Dari BMH’ Jadi Rezeki Tak Terduga

Banyuwangi – 1miliarsantri.net: Program bantuan sembako, Al Quran dan mukenah baru yang digagas BMH Jatim hadir sebagai wujud kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui program ini, BMH berupaya meringankan beban mereka dengan menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari serta perlengkapan ibadah, agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak dan beribadah dengan tenang. Bantuan ini bukan hanya sekadar pemberian materi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari rasa empati, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial kita sebagai umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Al Quran: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS. Al-Baqarah: 261). Bantuan Paket Mukenah, Al Quran dan Sembako Ditengah kesahajaan Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, secercah kebahagiaan menyapa (28/5). Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) giat menebar kebaikan, kali ini melalui penyaluran paket mukenah, Al Quran, dan sembako yang disambut dengan senyum haru dan mata berkaca-kaca oleh warganya. Program ini bukan sekadar bantuan biasa. Di momen pasca-Ramadan yang syahdu ini, BMH ingin memastikan kehangatan kebaikan tetap terasa, tidak hanya menyentuh kebutuhan fisik, tapi juga merangkul aspek spiritual masyarakat di pelosok. Harapan yang Terjawab Di tangan sesosok wajah yang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya adalah Ibu Siti Mujayana. Dengan suara bergetar menahan haru, ia mengungkapkan perasaannya saat menerima uluran tangan kebaikan ini. “Saya tidak menyangka akan menerima mukenah baru dan Al Quran,” ujarnya sambil menatap mukenah yang baru saja dipegangnya. “Sudah lama saya ingin punya mukenah yang layak untuk shalat, tapi belum mampu beli. Terima kasih banyak kepada para donatur dan BMH,” ungkapnya penuh rasa syukur. Kisah Ibu Siti hanyalah satu dari sekian banyak cerita di Tlogosari. Keterbatasan ekonomi memang menjadi tantangan sehari-hari bagi sebagian besar warga di sana.

Read More