Alhamdulillah, Kerajaan Arab Saudi Umumkan Keberhasilan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H

Makkah – 1miliarsantri.net: Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Makkah, Pangeran Saud bin Mish’al, mengumumkan Keberhasilan Penyelenggaraan Haji 1446 H baik dari segi keamanan, kesehatan, maupun pelayanan, yang disampaikan di Kantor Emirat, di Kawasan Mina. Dalam keterangannya yang dikutip dari alarabiya.net, Pangeran Saud mengatakan, perencanaan dan persiapan untuk musim haji tahun depan telah dimulai sejak sekarang. “Kami kembali menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudi baik pemimpin, pemerintah, maupun rakyatnya, bangga dalam melayani dua tanah suci dan para tamunya. Kami akan segera memulai persiapan untuk musim haji tahun depan,” ujarnya. Untuk penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H / 2025 M, jumlah jamaah haji 1446 H sekitar 1,67 juta orang, terdiri atas 877.841 jemaah laki-laki, dan 795.389 jamaah perempuan. Dari jumlah itu, sebanyak 166.700 di antaranya berasal dari dalam negeri, berdasarkan rilis Otoritas Statistik Arab Saudi. Dalam rilis tersebut ada 1,4 juta jamaah yang datang melalui jalur penerbangan, 66.400 jamaah datang melalui jalur darat, dan 5.100 jamaah datang melalui jalur laut. Penyusunan data dan indikator statistik musim haji 1446 H/2025 M ini didasarkan pada catatan administratif dari Kementerian Dalam Negeri yang menjadi sumber utama. Menurut rilis Otoritas Statistik Arab Saudi, pendekatan ini digunakan untuk menyediakan data yang akurat dan terpercaya, melalui model statistik terpadu yang mencakup berbagai elemen, dan merupakan kelanjutan dari metodologi statistik yang telah diterapkan dalam lima tahun terakhir. Penjelasan Menteri Haji Saudi Arabia Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar mengatakan, Arab Saudi telah menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya. Mengutip PHU Kemenag, Nasaruddin mengatakan bahwa hal tersebut disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam pertemuan Pangeran Muhammad bin Salman bersama seluruh perwakilan lebih dari 100 negara, pada 7 Juni 2025. Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Indonesia Nasaruddin Umar, hadir dalam pertemuan itu bersama Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Khafifah Indarparawangsa, dan Gubernur Sulsel.

Read More

Catatan Armuzna Haji 1446 H, Antara Harapan Dan Realitas Dalam Meraih Kemabruran Haji

Makkah – 1miliarsantri.net: Gus Mujab, sapaan akrab dari Ahmad Mujab Muthohhar (Pembimbing Ibadah Kloter 97 SUB), menyajikan sebuah catatan pelaksanaan ibadah haji dari Hotel 327, Syisah Makkah, 13 Dzulhijjah 1446 H/ 9 Juni 2025 M, dengan judul Catatan Armuzna Haji 1446H, “Antara Harapan Dan Realitas Dalam Meraih Kemabruran Haji.” Realitas Bagi Tamu Dan Pelayan Tamu-Tamu Allah Minimal ada tiga kacamata dalam mensikapi antara realitas dan harapan Pelaksanaan Haji 1446 H ini, selain kacamata Pemerintah Arab Saudi sendiri karena sebagai tuan rumah jutaan Tamu-Tamu Allah Subahanahu Wata’ala. Tiga Kacamata Yang Harus Dipakai Secara Utuh Pertama: Kacamata Pemerintah yang dalam hal ini diwakili Kementrian Agama Republik Indonesia selaku Operator Haji 1446 H. Kedua: adalah kacamata penerima layanan yaitu Jama’ah Haji itu sendiri, yang di dalamnya ada ratusan ribu jama’ah yang harus dilayani, didampingi dan diayomi kebutuhannya. Ketiga: adalah Kacamata Pelaksana di lapangan yang dalam hal ini ada PPIH Arab Saudi, yang didalamnya unsurnya banyak sekali, berikutnya adalah PPIH Embarkasi dan PPIH Kloter yang di dalamnya ada Ketua Kloter, Bimbad Kloter serta Dokter dan Perawat Kloter. Realitas Yang Tidak Selalu Indah Saat ini berseliweran kritik di sosmed, tentang pelaksanaan dan layanan Haji 1446 H. Bahkan kritik itu muncul dari orang-orang yang tidak merasakan langsung situasi di tanah suci, hanya berdasar video yang tersebar di sosmed. Bagi jama’ah sendiri, dalam merespon layanan Haji 1446 H, macam-macam modelnya. Ada yang mengeluh, ada yang mengkritik, ada juga yang tetap sabar tanpa sedikitpun berbicara di sosmed dengan tetap berprinsip ini adalah cara Allah menjamu Saya. Itulah realitas yang ada. Dan bahkan ada orang-orang yang dia berangkat gratis, dibiaya oleh Negara, diundang oleh Pemerintah Arab Saudi yang oleh sebagian orang dianggap tidak punya empati terhadap realitas kesulitan yang dialami oleh sebagian dari saudara-saudaranya yang saat ini menunaikan ibadah Haji melalui jalur haji reguler, dengan membagikan foto depan hotel mewah di depan haram, dan bahkan bergelimang makanan-makanan nikmat. Wal’iyadu billah. Do’akan Penerima Cobaan Supaya Kuat, Bukan Cari Kambing Hitam Bagi sebagian orang dan bahkan bagi mereka yang tidak merasakan langsung apa yang terjadi di tanah suci, mereka mengkritik habis-habisan pihak Kemenag karena dianggap tidak becus mengurus pelayanan Haji 1446 H. Sahabatku, saudaraku, jika kita bertanya pada mereka pemangku kebijakan yaitu Kementrian Agama, apakah mereka menginginkan problem-problem yang muncul saat ini?, “saya yakin kalau kita orang beriman pasti mereka ingin melayani dengan sebaik-baiknya kepada Tamu-Tamu Allah SWT.” “Saya tidak berusaha mencari apa akar masalah problem-problem ini, biarkan para pemangku kebijakan yang didalamnya, ada Kementrian Agama dan Para Pemangku Kepentingan termasuk di dalamnya timwas dari DPR dan DPD untuk melakukan evaluasi menyeluruh. “Evaluasi menyeluruh dengan mengajak pihak-pihak terkait seperti KBIHU yang memiliki peran luar biasa yang selalu bahu membahu dengan Para Petugas Kloter untuk melayani para jama’ah secara maksimal dengan situasi dan kondisi saat ini. Dan, “saya yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa semua pasti akan berusaha mengurai problem yang muncul dari layanan haji 1446 H ini.” Semua Mendapatkan Cobaan Dengan Porsi Yang Berbeda I. Ujian Daker Makkah dan Madinah. Ketika kita bertanya kepada teman-teman yang berkhidmah di Daker Makkah atau Madinah pasti mereka juga tidak menginginkan adanya problem- problem ini. Sebagian dari mereka sendiri bertutur, bagaimana mereka bekerja kadang hampir 22 jam, karena masalah yang muncul tidak berhenti-berhenti, ini seperti roda yang tidak berhenti sejak 1 Mei hingga 30 Mei. Embarkasi Surabaya saja tiap hari minimal ada dua penerbangan. Bisa dibayangkan kalau digabung dengan Embarkasi lain. Kalau muncul masalah semua. Bisa-bisa 24 jam permasalahan gak berhenti selama satu bulan penuh sampai puncak Armuzna. Teman-teman Daker bercerita ada yang kadang 2 sampai 3 hari belum tidur maksimal. II. Ujian bagi Petugas Kloter. Bagi saya sendiri, bersama petugas Kloter SUB 97, yang di kenal dengan Kloter Sapu Jagat, karena paling buncit, baru landing sudah dihadapkan problem hotel yang terpecah 38 hotel sesuai aplikasi. Namun realitasnya, hotel-hotel yang semesestinya menjadi tempat tinggal kami di Makkah, rata-rata sudah penuh. Sehingga Daker mencarikan kami hotel cadangan, itupun susah payah didapatkan. MasyaAllah.

Read More

Kisah Haru Distribusi Kurban BMH: 75.144 Jiwa di Pelosok Jatim Rasakan ‘Kemewahan’ Daging Kurban di Moment Idul Adha

Surabaya – 1miliarsantri.net: Di balik senyuman tulus para penerima daging kurban, tersimpan kisah haru yang sering tak terlihat. Setiap potong daging yang sampai di tangan mereka bukan sekadar santapan — melainkan simbol kasih sayang, kepedulian, dan ikatan persaudaraan yang dikuatkan oleh semangat Idul Adha. Bagi sebagian keluarga, aroma masakan dari daging kurban adalah kemewahan yang hanya hadir setahun sekali. Dalam kesederhanaan itu, kebahagiaan pun tumbuh. Distribusi hewan kurban bukan hanya soal membagi daging, tapi juga membagi harapan dan kebahagiaan kepada mereka yang kerap terpinggirkan. Inilah makna sejati berkurban: menghidupkan nilai kemanusiaan dan menyentuh hati sesama. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali melaksanakan program Qurban 2025, menegaskan komitmen untuk menyentuh wilayah pelosok Kabupaten di Jawa Timur. Sebagaimana tahun lalu, tahun ini, relawan BMH siap menembus Dusun Batu Ampar, Jenggawah, Kabupaten Jember, yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki menempuh jalur curam dan berbatu. Di desa terpencil ini, qurban adalah harapan besar. “Kalau tidak ada BMH, kami tidak akan bisa makan daging qurban. Terima kasih, semoga Allah balas semua kebaikan para donatur,” ujar Mbah Nisa, salah satu penerima manfaat, dengan mata berkaca-kaca. Bagi warga Batu Ampar Idul Adha menjadi kesempatan langka. Dalam semangat berbagi kebahagiaan Idul Adha, Laznas BMH berhasil menyalurkan daging kurban kepada 75.144 jiwa di 24 wilayah Kabupaten di Jawa Timur. Distribusi langsung kepada para mustahik ini memastikan daging kurban dapat segera dinikmati oleh penerima manfaat dalam kondisi segar, tanpa diawetkan, dan dimasak sesuai dengan kearifan lokal masing-masing.  Salah satu titik distribusi lainnya berlokasi di Bukit Ngemplak, Dusun Watu Agung, Desa Dayak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo — sebuah wilayah terpencil yang jarang tersentuh distribusi daging kurban. Bagi warga di sana, momen Idul Adha seringkali hanya menjadi tontonan. Ruyanto, salah satu penerima manfaat, tak kuasa menahan haru. “Biasanya saat Idul Adha, kami hanya bisa menyaksikan orang lain memotong hewan. Alhamdulillah, tahun ini kami juga bisa merasakan nikmatnya makan daging. Terima kasih BMH dan para donatur,” ucapnya tulus. Distribusi daging kurban oleh BMH dilakukan dengan sistem jemput bola ke daerah-daerah pelosok. Upaya ini wujud mengedepankan kecepatan dan ketepatan sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka. Masyarakat pelosok yang membutuhkan.

Read More

170 Jamaah Haji Reguler Wafat, Tercatat Mayoritas Sakit Jantung, Ini Penjelasan PPIH Arab Saudi

Makkah – 1miliarsantri.net: Tercatat hingga memasuki hari ke-39 penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi, terdapat 175 Jamaah Haji Indonesia dikabarkan meninggal dunia. Terdiri dari 170 jamaah haji reguler dan 5 jamaah haji khusus. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melaporkan, berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan hingga memasuki hari ke-39 penyelenggaraan haji musim haji 1446H / 2025M. Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi dr. Imran mengungkapkan “Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, sampai hari ini, ada 175 jemaah haji Indonesia yang wafat,” hal tersebut disampaikannya di Makkah, Ahad (Minggu-red) 8 Juni 2025. 175 Jamaah Haji Wafat Di Arab SaudiImran melanjutkan, “Sebanyak 170 orang jemaah haji reguler, lima orang jemaah haji khusus,” dikabarkan wafat dengan tiga penyakit yang umum diderita jamaah haji Indonesia. Mengutip kemenag.go.id, ketiga penyakit itu adalah jantung, pernafasan akut, dehidrasi, dan kegagalan organ akibat infeksi yang berat. “Data kami mencatat, 77 jemaah yang wafat menderita penyakit jantung. Sebanyak 15 jemaah wafat karena mengalami kegagalan organ akibat infeksi yang berat,” jelas dr. Imran.

Read More

Semangat Pengorbanan Tulus Asatidz Dan Santri, Warnai Moment Idul Adha 1446 H Di Ma’had Darul Hijrah Salam

Pasuruan – 1miliarsantri.net ; Keteladanan Nabi Ibrahim AS mengajarkan bahwa pengorbanan yang tulus adalah bentuk tertinggi dari keimanan. Semangat inilah yang menginspirasi keluarga besar Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Salam dalam melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban tahun ini. Bertepatan dengan hari Jumat, 6 Juni 2025 M atau 10 Dzulhijjah 1446 H. Seluruh keluarga besar Ma’had Tahfidzul Qur’an Darul Hijrah Salam, Pasuruan, melaksanakan Shalat Idul Adha dengan penuh khidmat di halaman depan masjid ma’had. Suara takbir menggema di langit pagi, menyambut datangnya hari yang penuh makna. Momen Idul Adha menjadi sarana membumikan nilai-nilai keikhlasan melalui pelaksanaan ibadah qurban secara gotong-royong dan penuh cinta kasih. Shalat Idul Adha dimulai pukul 06.00 wib, diimami oleh Ustadz Haris Ghifari dan khutbah disampaikan oleh Ustadz Aris Rahman Rifa’i. Setelah pelaksanaan shalat, seluruh jama’ah pondok mengikuti sesi ramah tamah dan perfotoan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan harmonis. Pukul 07.30 wib, seluruh warga pondok berkumpul dalam apel Idul Adha. Apel ini diisi dengan tausyiah dan pengarahan terkait penyembelihan hewan qurban yang disampaikan oleh Ustadz Abdillah selaku mudir ma’had dan Ustadz Wafi Ibrahim selaku ketua panitia qurban tahun ini. Ustadz Wafi menekankan untuk selalu menjaga niat ikhlas lillahi ta’ala, dan senantiasa bersabar atas ujian yang Allah berikan. “Semangat dan terus bersabar, kalau semisal antum mendapatkan job yang berat atau yang tidak antum suka.”Antum harus tetap bersabar dan ikhlas lillahi ta’ala, bisa jadi karena job antum yang berat itu, antum diganjar pahala yang berlipat lipat ganda oleh Allah,” ujar beliau saat memberikan arahan di depan ratusan santri. Semua warga pondok dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Mulai dari ustadz senior, musyrif, santri MA hingga santri MTs yang masih belia, semuanya telah diberi pembagian tugas sejak hari-hari sebelumnya. Ada 11 job kerja: jagal & kulit, potong daging kambing, potong daging sapi, humas & pendistribusian, cecek, jeroan, perlengkapan, keamanan, kebersihan, dokumentasi, dan konsumsi. Kerjasama dengan BMH Jatim Hari raya Idul Adha bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian. Di tengah suasana penuh berkah ini, santri dan para asatidz di Pondok Pesantren bersatu dalam semangat qurban yang mendalam. Tahun ini, panitia qurban bekerja sama dengan BMH Jatim dan beberapa donatur dari wali santri ma’had berhasil mengumpulkan 12 ekor kambing dan 6 ekor sapi. Penyembelihan tidak dilakukan dalam satu hari penuh. Hari pertama difokuskan pada penyembelihan 3 ekor sapi dan seluruh kambing, sementara sisanya akan dilanjutkan pada hari-hari tasyrik. Persiapan menyambut bulan Dzulhijjah dimulai sejak tanggal 3 Juni 2025 dengan diadakannya daurah tematik seputar keutamaan bulan haram, Idul Adha, fiqh haji, dan qurban. Daurah hari pertama disampaikan oleh Ustadz Aris dengan tema keutamaan bulan-bulan haram. Hari kedua oleh Ustadz Usamah tentang fiqh haji, dan hari ketiga oleh Ustadz Hafidz tentang Idul Adha dan fiqh qurban. Idul Adha kali ini mendapat banyak respons positif dari santri terutama bagi santri yang pertama kali ikut serta dalam kegiatan Idul Adha di ma’had. “Menurut saya Idul Adha ini sangat berarti, karena menjadi pengalaman pertama saya ikut terjun langsung di lapangan, yang jelas sangat berbeda seperti Idul Adha di luar ma’had. Ditambah lagi adanya daurah ta’aruf seputar idul Adha yang menambah persiapan santri dari segi rohani, terutama bagi santri yang baru pertama kali Idul Adha di ma’ had seperti saya” Ujar Shalahuddin Al-Adamy, santri kelas 7 MTs. Hewan-hewan qurban mulai berdatangan sejak tanggal 3 Juni. Para warga ma’had langsung berkontribusi dengan menyediakan fasilitas dan perawatan hewan. Mulai dari membuat kandang, mencari pakan ternak, menyiapkan lokasi penyembelihan, hingga panitia qurban membuat jadwal jaga khusus untuk mencegah hewan qurban stres, sakit, atau hilang diambil tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Daging qurban yang disembelih tidak hanya diperuntukkan bagi warga pondok, tetapi juga didistribusikan kepada masyarakat sekitar. Sekitar 150 bungkus daging dibagikan kepada warga pandaan sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi dari keluarga besar Darul Hijrah Salam. Bukan hanya menjadi momen ibadah dan pengorbanan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah islamiyah di antara santri, asatidz, dan masyarakat sekitar. Semangat berbagi yang terpancar dari setiap tahapan kegiatan ini menunjukkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh Ma’had. Semoga Allah menerima amal ibadah seluruh pihak yang terlibat dan menjadikan setiap tetes keringat serta hewan kurban yang disembelih sebagai ladang pahala yang berlimpah. Aamiin.*** Penulis : Istiqfaril Akbar Hidayatullah | Tim Media OSDHA Editor : Toto Budiman dan Thamrin Humris

Read More

In Memoriam ‘KH. Syafi’ Misbah’ Pengasuh PP Alhidayah Ketegan Sidoarjo

Surabaya – 1miliarsantri.net: Gus Mujab sapaan akrab KH. Ahmad Mujab Muthohhar, dalam tulisannya mengisahkan tentang “SOSOK KIAI YANG SEDERHANA”, In Memoriam ‘KH. Syafi’ Misbah’ Pengasuh PP Alhidayah Ketegan Sidoarjo. Mas Syafi’ kami biasa memanggil, beliau masih keluarga istri yang di Ampel Surabaya, sosok yang sangat sederhana, sebagai pengasuh yang membersamai ribuan santri, yang menyebar di beberapa cabang di wilayah Sidoarjo dan Pacet Mojokerto. orang yang pernah sowan beliau pasti tahu bagaimana cara berpakaian, bertutur dan selalu bicara apa adanya tanpa basa basi. KIAI YANG RAJIN SILATURRAHMI Beliau adalah benar-benar diantara kiai yang sangat ringan kakinya melangkah untuk silaturrahmi kepada saudara-saudaranya, para santrinya dan undangan dimanapun, kecuali ada udzur syar’i, yang mengenal beliau pasti tahu bagaimana beliau dalam satu hari bisa di beberapa kota dan bahkan di pondok mau ada acara, beliau masih menyempatkan hadir di undangan-undangan saudara dan santri-santrinya. KIAI TELADAN DALAM MENCETAK KADER DI MASYARAKAT Sudah dua tahun ini, di pondok yang kami rintis bersama istri yaitu Darut Ta’lim Annawawi beliau beri Guru Khidmah. Masih terngiang kalimat yang terucap dari beliau: ” Ayo dek semangat didik santri tak ewangi guru, mbak-mbak santri teko ketegan iso bantu ngajar Kitab di Program Diniyah”. Urusan mencetak kader, beliau ahlinya, semangatnya tak pernah padam dalam memotivasi kami dalam urusan Khidmatul Ummah melalui Thoriqoh Atta’lim Watta’alum, bagi beliau kedua konsep itu untuk santri harus beriringan. TOTALITAS KHIDMAH JAMA’AH HAJI Haji 1446 H ini beliau masih istiqomah berkhidmah kepada Jama’ah haji KBIHU yang beliau pimpin yaitu Assyumaisy, hari ini, Jum’at 10 Dzulhijjah 1446/6 Juni 2025 beliau wafat setelah tuntas Wukuf, Mudzalifah dan Lempar Jumroh Aqobah. Dua hari yang lalu sebelum prosesi Wukuf, kami sempat bersapa, dan akan bertemu setelah prosesi Haji, kebetulan hotel kami tidak berjauhan, tapi hari ini, saat kami juga membersamai tamu-tamu Allah, di group PPIH kloter Jatim ada Info beliau ditimbali kaleh Pengeran.

Read More

Ustadz Dr. Yahya Waloni ‘Ulama Sekaligus Kristolog’ Berpulang Ke Rahmatullah Saat Kutbah Jumat

Makassar – 1miliarsantri.net: Innalillahi Wainna Ilaihi Roji’un, Ustadz Dr. Muhammad Yahya Waloni seorang Ulama sekaligus Kristolog berdarah Minahasa telah berpulang ke Rahmatullah saat menyampaikan Kutbah Jumat, bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha 1446H/2025M. Ulama dan pendakwah Islam yang mendalami ilmu perbandingan agama, lahir dengan nama Yahya Yopie Waloni, dilahirkan sebagai penganut Kristiani di Manado, Sulawesi Utara pada 30 November 1970. Dan beliau meninggal dunia pada Jumat 10 Dzulhijjah 1446H, atau tanggal 6 Juni 2025M. Ustadz Yahya Waloni yang saat ini berusia 55 tahun, menghembuskan nafas terakhir saat menyampaikan Kutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan siang tadi. Sebelum menjadi khatib pada sholat Jum’at, pagi harinya Ustadz Yahya Waloni sempat menjadi khatib saat pelaksanaan sholat Iedul Adha di Jalan Rajawali Makassar.***

Read More

Asrama Bukan Hanya Tempat Tidur: Membangun Lingkungan yang Membentuk Karakter

Surabaya – 1miliarsantri.net: Jika Anda pernah tinggal di asrama, Anda pasti tahu, asrama bukan sekadar tempat tidur dan mandi. Ia adalah tempat hidup. Tempat bertumbuh. Di dalamnya, anak-anak belajar hidup bersama, belajar tanggung jawab, disiplin, hingga empati. Karena itu, manajemen asrama tidak boleh dianggap enteng. Ia bukan pelengkap sekolah, tapi jantung pendidikan karakter. Fungsi Asrama dalam Pendidikan Asrama memiliki peran strategis dalam membentuk siswa secara utuh, bukan hanya akademik: Unsur Penting dalam Manajemen Asrama Agar asrama berfungsi maksimal, pengelolaan harus menyentuh aspek-aspek berikut: Tantangan Pengelolaan AsramaMengelola asrama bukan tanpa tantangan: • Perbedaan latar belakang siswa. • Konflik antar kamar atau kelompok. • Kedisiplinan yang naik turun. • Keterbatasan SDM dan fasilitas. Namun dengan pendekatan yang tepat dan komunikasi yang terbuka, tantangan ini bisa menjadi peluang pembelajaran. Kisah Nyata: Ketika Asrama Menjadi Rumah Kedua

Read More

Menteri Agama Ingatkan Jamaah Sebelum Pelaksanaan Wukuf Di Arafah, Ini Pesannya…

Makkah – 1miliarsantri.net: Menteri Agama Nasaruddin Umar, bersama Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, dan sejumlah Amirul Hajj, telah meninjau kesiapan Wukuf di Arafah, dan mengingatkan beberapa hal penting kepada jamaah haji Indonesia. Nasaruddin Umar mengingatkan jamaah saat wukuf untuk mematuhi larangan ihram dan memperbanyak amalan-amalan. Hal tersebut disampaikan saat meninjau pemberangkatan jamaah haji menuju Arafah, mengutip kemenag.go.id. Kepada para jamaah haji, Nasruddin mengatakan, “Kepada para jemaah haji, saya ingatkan kembali, ingat ya hal-hal yang perlu dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan pada saat kita melakukan wukuf di Arafah.” “Pertama saya ingatkan kembali, ini yang sangat penting, jangan melakukan pelanggaran karena itu berakibat dengan dam atau denda⁸. Misalnya, jangan sampai pakai peci karena kepanasan. Itu harus bayar dam, karena nggak boleh menutupi kepala,” terang Menteri Agama di Makkah-Arab Saudi, Rabu (04/06/2025). Menag, melanjutkan, “Kemudian untuk perempuan, jangan asyik menyisir, kalau rambutnya jatuh, akan membatalkan ihram dan bayar denda.” Menag-pun mengingatkan larangan lainnya yang harus diindahkan jamaah, seperti “jangan iseng mencabut rumput, mematahkan ranting pohon, membunuh nyamuk, dan lainnya”, hal tersebut tidak dibolehkan selama berihram.

Read More

10 Duta Santri Tingkat SMP Di Pondok Tahfidz Modern Al Imam, Bersiap Memenangkan Kompetisi Olimpiade Sains Nasional 2025

Kediri – 1miliarsantri.net: Penguasaan ilmu pengetahuan seperti Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu modal utama bagi kemajuan suatu bangsa, tingkat penguasaannya menjadi salah satu indikator seberapa jauh suatu bangsa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologinya. Untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan Matematika, IPA, dan IPS yang kuat sejak dini. Upaya tersebut harus ditempuh dengan merealisasikan pendidikan yang berorientasi pada kemampuan berkreasi memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, paradigma pendidikan yang mengedepankan peningkatan daya nalar, kreativitas, serta berpikir kritis harus diaplikasikan dalam setiap langkah pengembangan kebijakan pendidikan ke depan. Pondok Tahfidz Modern Al Imam (PTMA) yang berada di Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, selain menyelenggaran pendidikan khas kepesantrenan dengan target hafalan mutqin 30 juz, juga memperhatikan pelajaran umum dan potensi para santri/santiwati di bidang akademis umum. Momentum ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang dilaksanakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, menjadi ajang pembuktian bahwa kualitas santri PTMA tidaklah kalah dengan siswa dari sekolah umum. Melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional di jenjang SMP/MTs/Sederajat, 10 duta santri/santriwati siap berkompetisi di ajang tahunan ini. ‘’Dalam mengikuti event OSN 2025 , sekolah kami telah melakukan berbagai langkah strategis melalui pembinaan dan seleksi. Persiapan dimulai jauh hari sebelum pelaksanaan lomba. Pembinaan dilakukan secara berkala kurang lebih selama 2 bulan, seperti pemantapan materi sesuai bidang lomba (Matematika, IPA, IPS) dan latihan soal-soal OSN tahun-tahun sebelumnya’’, ujar ustadzah Halimatus Sa’diyah, pembina peserta OSN 2025. Daftar nama santri dan santriwati PTMA yang mengikuti OSN-K tingkat Kab. Kediri di jenjang SMP/MTs/Sederajat sebagai berikut ;

Read More