Rahasia Besar Ibadah Kurban: Dalil Al-Qur’an dan Hadits Tentang Menyembelih Hewan Kurban dalam Islam

“Dalil menyembelih hewan kurban dalam Islam sesuai dengan Al-Qur’an, hadits Nabi, hukum kurban, hikmah Iduladha, serta makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS.” Jakarta – 1miliarsantri.net | Hari Raya Idul Adha bukan sekadar tradisi tahunan umat Islam. Di balik penyembelihan hewan kurban terdapat nilai tauhid, keikhlasan, kepedulian sosial, dan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Ibadah kurban menjadi salah satu syiar Islam yang memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an maupun hadits Rasulullah SAW. Kurban atau qurban berasal dari kata qaruba yang berarti dekat. Dalam syariat Islam, kurban adalah menyembelih hewan tertentu pada hari Iduladha dan hari-hari tasyrik sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Dasar Disyariatkannya Kurban dalam Al-Qur’an Allah SWT secara jelas memerintahkan ibadah kurban dalam Al-Qur’an. Salah satu ayat yang paling populer adalah Surah Al-Kautsar ayat 1-2: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ ۝ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”(QS. Al-Kautsar: 1-2) Ayat ini menjadi dalil utama bahwa menyembelih hewan kurban merupakan ibadah yang diperintahkan Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat-Nya. Selain itu, Allah SWT juga berfirman: وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.”(QS. Al-Hajj: 34) Ayat ini menjelaskan bahwa ibadah kurban telah disyariatkan sejak umat-umat terdahulu sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Kemudian dalam Surah Al-Hajj ayat 36 Allah SWT berfirman: “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai bagian dari syiar Allah…”(QS. Al-Hajj: 36) Ayat tersebut menegaskan bahwa hewan kurban termasuk syiar Islam yang memiliki nilai ibadah besar di sisi Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى . Hadits Rasulullah SAW Tentang Kurban Selain Al-Qur’an, banyak hadits Nabi Muhammad SAW yang menjadi dasar ibadah kurban. Rasulullah SAW sendiri melaksanakan kurban dan menganjurkannya kepada umat Islam. Dari Anas bin Malik RA: “Nabi SAW berkurban dengan dua ekor kambing kibas yang berwarna putih dan bertanduk. Beliau menyembelihnya sendiri sambil membaca basmalah dan takbir.”(HR. Bukhari dan Muslim) Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan langsung dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa memiliki kelapangan rezeki tetapi tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.”(HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Hadits tersebut menunjukkan besarnya keutamaan ibadah kurban bagi umat Islam yang mampu. Kisah Nabi Ibrahim AS dan Makna Pengorbanan

Read More

LDKS MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Diikuti 333 Siswa, Sukses Digelar di Bogor

Sebanyak 333 siswa MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi mengikuti kegiatan LDKS di Villa Ardilla Bogor pada 22-23 April 2026. Kegiatan berlangsung sukses dengan materi kepemimpinan, multimedia, keorganisasian, hingga outbound. Bogor – 1miliarsantri.net | MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi, Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang berlangsung sukses di Villa Ardilla, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu-Kamis, 22–23 April 2026. Sebanyak 333 siswa-siswi dari kelas 7 dan 8 MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan LDKS dengan penuh antusias. Kegiatan ini juga didampingi oleh 25 tenaga pendidik serta didukung penuh oleh Yayasan Al-Huda Rawasapi, dengan tema: Mengajarkan Siswa Untuk Bekerja Sama, Mengambil Keputusan Dengan Bijak, Dan Memimpin Dengan Penuh Rasa Hormat. Sebagai salah satu institusi pendidikan menengah pertama yang dikenal aktif dan konsisten mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi, MTs dan SMP Islam Al-Huda terus berupaya menghadirkan program pembinaan karakter yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan kepemimpinan siswa. Proses Keberangkatan dan Pembukaan LDKS Berlangsung Tertib Sebelum menuju lokasi kegiatan, seluruh peserta mengikuti proses pendataan, pembagian kursi bus, serta penentuan guru pendamping untuk masing-masing kendaraan. Seluruh siswa bersama guru pendamping mengenakan seragam Pramuka lengkap, menambah suasana disiplin dan semangat kebersamaan. Setibanya di Villa Ardilla Bogor, acara pembukaan LDKS dimulai dengan khidmat. Kegiatan dipandu oleh Abdullah Al Muttaqin sebagai moderator, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah oleh siswa dan siswi. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan oleh Ketua Yayasan Al-Huda Rawasapi, Ustadz Cecep Supriyadharma Syam, S.Pd.I, yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan LDKS MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Pengurus OSIS yang berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta, tenaga pendidik, eksponen yayasan, tamu undangan, serta para pemateri. Materi Multimedia hingga Kepemimpinan Disambut Antusias Peserta Pada sesi materi pertama, peserta mendapatkan pembekalan tentang multimedia yang dimoderatori oleh Cesna Kaylatussyifa. Materi ini menghadirkan narasumber dari Tim Redaksi 1miliarsantri.net, yakni Thamrin Humris selaku Pemimpin Redaksi dan Fatahillah Solahuddin sebagai Manager IT dan Pengembangan. Materi ini memberikan wawasan baru kepada siswa mengenai pentingnya literasi digital, pemanfaatan media dan pemanfaatan AI dengan bijak, serta peran teknologi informasi dalam dunia pendidikan dan organisasi. Pemateri mengingatkan peserta LDKS dan pendamping untuk menggunakan Multimedia khususnya media sosial dan AI dengan bijak sebagai calon pemimpin masa depan harus ingat pada tema acara tersebut: Teaching Students To Work Together, Make Wise Decisions, And Lead With Respect. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi baris-berbaris sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan kekompakan peserta. Menjelang malam, seluruh peserta mempersiapkan diri untuk melaksanakan Sholat Magrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Haris, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipimpin oleh Ustadz Andi Irmansyah.

Read More

Peringati Hari Bumi: Relawan Rumah Zakat Bekasi Gelar VOGREEN dan Santunan di Muaragembong-Bekasi

Bekasi – 1miliarsantri.net | Langit Bekasi nampak cerah mengiringi langkah 40 Relawan Rumah Zakat Bekasi menuju Pantai Mekar Muaragembong, Kabupaten Bekasi, yang akan berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam rangka memperingati Hari Bumi. Rumah Zakat Bekasi mengerahkan Relawan Rumah Zakat Bekasi untuk menggelar VOGREEN di Pantai Mekar Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Volunteer Go Green merupakan aksi nyata memperingati Hari Bumi, berkolaborasi dengan warga sekitar Pantai Mekar sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.. Relawan Rumah Zakat dan masyarakat sekitar Pantai Mekar sangat antusias terjun langsung dalam aksi nyata yang diprakarsai oleh Rumah Zakat Bekasi dalam rangka memperingati Hari Bumi. Rangkaian Aksi Nyata Relawan Rumah Zakat Bekasi Penanaman 100 Pohon Mangrove Aksi nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan khususnya di wilayah Pantai Mekar Muaragembong dilakukan dengan proses penanaman pohon Mangrove. sebanyak 100 pohon mangrove berhasil ditanam. Penanaman mangrove yang berkolaborasi dengan masyarakat pesisir di Muaragembong merupakan aksi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir. Proses penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir untuk memulihkan, memperluas, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Pembagian Paket Sembako, Super Kornet, Kado Anak Yatim dan Al-Qur’an

Read More

Animal Awarness Day: Hari Penguin Sedunia dan Pentingnya Peran Penguin bagi Ekosistem Global

Hari Penguin Sedunia diperingati setiap 25 April untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya penguin dalam ekosistem laut serta ancaman perubahan iklim dan polusi. Jakarta – 1miliarsantri.net | Setiap tanggal 25 April, dunia memperingati Hari Penguin Sedunia (World Penguin Day), sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya penguin dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Peringatan ini awalnya berkaitan dengan migrasi tahunan penguin Adélie di kawasan Antartika yang telah lama diamati oleh para peneliti. Kini, Hari Penguin Sedunia berkembang menjadi kampanye internasional yang menyoroti seluruh spesies penguin serta tantangan yang mereka hadapi. Penguin dikenal sebagai burung laut yang tidak dapat terbang, tetapi memiliki kemampuan berenang yang sangat baik. Mereka hidup di belahan bumi selatan, terutama di wilayah dingin seperti Antartika, meskipun beberapa spesies juga ditemukan di daerah yang lebih hangat. Peran Penting Penguin Dalam Ekositem Laut Dalam ekosistem laut, penguin memegang peran penting sebagai bagian dari rantai makanan. Mereka mengonsumsi krill, ikan kecil, dan cumi-cumi, sekaligus menjadi mangsa bagi predator seperti anjing laut dan paus. Kondisi populasi penguin sering dijadikan indikator kesehatan lingkungan laut. Namun, keberadaan penguin saat ini menghadapi berbagai ancaman serius. Perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi habitat mereka, terutama akibat mencairnya es di kutub. Selain itu, penangkapan ikan berlebihan turut mengurangi ketersediaan makanan alami penguin. Polusi laut, termasuk sampah plastik dan tumpahan minyak, juga menjadi ancaman yang tidak kalah berbahaya. Aktivitas manusia seperti pariwisata yang tidak terkendali turut memberikan tekanan terhadap habitat alami penguin. Sejumlah organisasi konservasi global menekankan pentingnya langkah kolektif untuk melindungi penguin. Upaya tersebut meliputi pengurangan emisi karbon, pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. 18 Spesies Penguin yang Masih Hidup Di Bumi Terdapat sekitar 18 spesies penguin yang masih hidup di dunia. Penguin Kaisar merupakan spesies terbesar, sementara Little Penguin atau Fairy Penguin menjadi yang terkecil. Setiap penguin juga memiliki suara panggilan unik yang membantu mereka menemukan pasangan dan anak-anaknya di tengah koloni besar yang bisa mencapai ribuan individu. Penguin dikenal sebagai orang tua yang sangat baik. Pada banyak spesies, induk jantan dan betina bergantian mengerami telur dan memberi makan anaknya. Sifat sosial yang kuat ini menunjukkan bahwa penguin merupakan hewan yang sangat cerdas dan memiliki ikatan emosional yang kuat.

Read More

Peran SPEK Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Masa Depan Ekonomi Indonesia

Peran Sarjana Penggerak Ekonomi Kerakyatan (SPEK) dalam menjembatani Kebijakan dan Implementasi di Tingkat Akar Rumput Jakarta – 1miliarsantri.net | Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah terus memperkuat sektor ini melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan produksi pertanian, pembangunan infrastruktur irigasi, hingga penguatan distribusi dan intervensi gizi masyarakat. Komitmen tersebut juga tercermin dari alokasi anggaran yang signifikan. Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan dalam kisaran Rp155 triliun hingga Rp159 triliun yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Anggaran ini mencakup program subsidi pupuk, pengembangan kawasan pangan, modernisasi pertanian, hingga program berbasis masyarakat seperti penguatan desa dan UMKM. Pada tahun 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan dalam kisaran Rp155 triliun hingga Rp159 triliun yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Anggaran ini mencakup program subsidi pupuk, pengembangan kawasan pangan, modernisasi pertanian, hingga program berbasis masyarakat seperti penguatan desa dan UMKM. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan. Namun demikian, tantangan utama dalam pembangunan ketahanan pangan tidak hanya terletak pada kebijakan dan anggaran, melainkan pada efektivitas implementasi di tingkat akar rumput. Koperasi Soko Guru Perekonomian Nasional Pelaku utama sektor pangan—petani, nelayan, serta pelaku UMKM—masih menghadapi berbagai kendala klasik, seperti keterbatasan akses pembiayaan, lemahnya manajemen usaha, keterbatasan akses pasar, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi. Kondisi ini menunjukkan bahwa intervensi program yang bersifat makro perlu dilengkapi dengan penguatan kelembagaan dan pendampingan di tingkat mikro. Pemikiran ini sejalan dengan pandangan Mohammad Hatta yang sejak awal telah menegaskan bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian nasional. Koperasi dan Ketahanan Pangan Dalam berbagai pidatonya pada era 1950-an, Hatta menekankan bahwa kekuatan ekonomi bangsa harus dibangun dari bawah, melalui organisasi ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan. Gagasan tersebut tetap relevan hingga hari ini, khususnya dalam konteks ketahanan pangan. Tanpa kelembagaan ekonomi yang kuat di tingkat rakyat, ketahanan pangan akan sulit terwujud secara berkelanjutan. Dalam perspektif yang lebih kontemporer, ekonom pembangunan Amartya Sen dalam karyanya Poverty and Famines (1981) juga menegaskan bahwa krisis pangan sering kali bukan disebabkan oleh kelangkaan produksi, melainkan karena lemahnya akses dan distribusi. Artinya, persoalan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut struktur ekonomi dan keadilan akses. Peran SPEK Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Masa Depan Ekonomi Kerakyatan Di sinilah peran organisasi masyarakat sipil menjadi penting. Sarjana Penggerak Ekonomi Koperasi (SPEK), sebagai organisasi nasional yang memiliki legalitas hukum, dan Kredibilitas SPEK juga diperkuat dengan kehadiran Dewan Pengarah yang diisi oleh tokoh-tokoh nasional yang mumpuni dalam bidangnya. Diantaranya, Dr. Ir. Burhanuddin Abdullah merupakan ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (2003–2008) dan memiliki pengalaman dalam kebijakan ekonomi nasional maupun internasional. Kehadiran beliau dalam jajaran Dewan Pengarah SPEK memperkuat arah strategis organisasi dalam mendukung pengembangan koperasi, UMKM, serta ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Read More

Selat Malaka Urutan Pertama Cokepoints Global Jalur Strategis Minyak Dunia

Jakarta – 1miliarsantri.net | Distribusi minyak dunia ke berbagai negara dan kawasan sangat bergantung pada beberapa jalur laut yang cukup padat. Jalur distribusi melalui beberapa selat dan terusan yang sempit dan padat, merupakan titik rawan (chokepoints), seperti Selat Malaka. Titik-titik rawan (chokepoints) adalah saluran sempit di sepanjang jalur laut global yang banyak digunakan dan sangat penting bagi perdagangan dan keamanan energi global karena volume besar minyak bumi dan cairan lainnya serta gas alam cair yang melewatinya, diantaranya Selat Malak, Selat Hormuz dan lainnya. Berdasarkan data yang dilansir dari EIA (Administrasi Informasi Energi AS) Selat Malaka, salah satu chokepoints yang melintasi tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura merupakan titik terpadat dengan volume 23.2 juta barel. Titik-titik tersibuk (chokepoint) transit minyak dunia (Berdasarkan rata-rata aliran harian), data ini merupakan data dari tahun 2020 hingga semester pertama tahun 2025. Mengutip sumber data Administrasi Informasi Energi AS (EIA), Prospek Energi Jangka Pendek , Februari 2026, dan analisis EIA berdasarkan pelacakan kapal tanker Vortexa dan data Otoritas Terusan Panama, menggunakan faktor konversi dan perhitungan EIA, berikut urutannya :

Read More

Selat Malaka Jalur Minyak Dunia Terpadat: Fakta Cekpoint Global Terungkap, AS Lirik Sumatra?

Selat Malaka jalur minyak dunia terpadat dengan 23 juta barel per hari. Simak daftar chokepoint global dan isu AS lirik Sumatra. Jakarta – 1miliarsantri.net | Perdagangan minyak global ternyata sangat bergantung pada sejumlah jalur minyak dunia sempit yang dikenal sebagai chokepoint. Dari data berbagai lembaga energi internasional seperti International Energy Agency (IEA) dan U.S. Energy Information Administration (EIA), ada delapan titik paling sibuk yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia. Yang paling mengejutkan, posisi teratas ditempati oleh Selat Malaka dengan aliran mencapai sekitar 23 juta barel per hari, mengungguli Selat Hormuz yang mencatat 21 juta barel per hari. Selain itu, jalur penting lainnya mencakup Tanjung Harapan (9,1 juta barel), Selat Denmark (4,9 juta barel), serta Terusan Suez dan Selat Bab el-Mandeb yang masing-masing menyumbang sekitar 4–5 juta barel per hari. Kedua jalur terakhir ini saling berkaitan erat karena menjadi penghubung antara Laut Merah dan Laut Mediterania. Sementara itu, Selat Bosphorus dan Selat Dardanella menangani sekitar 3,7 juta barel, serta Terusan Panama dengan 2,3 juta barel per hari. Total aliran minyak global diperkirakan mencapai 80 juta barel per hari. Dominasi Selat Malaka sebagai Jalur Utama dan Tercepat Dominasi Selat Malaka sebagai jalur utama bukan tanpa alasan. Letaknya yang berada di antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura menjadikannya jalur tercepat pengiriman energi dari Timur Tengah menuju Asia Timur, termasuk ke China, Jepang, dan Korea Selatan. Media internasional seperti Reuters dan Bloomberg menyoroti bahwa gangguan kecil saja di jalur ini bisa memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan. Di sinilah posisi Indonesia menjadi sangat strategis. Wilayah Sumatra yang mengapit Selat Malaka praktis berada di “jantung” distribusi energi dunia. Tak heran jika Amerika Serikat memberikan perhatian besar terhadap kawasan ini, terutama dalam konteks stabilitas keamanan maritim dan persaingan geopolitik dengan China.

Read More

110 Siswa “Dikunci Sistem”! Ujian Digital SMA Islam Muthmainnah Ende Bikin Publik Kaget — Tak Bisa Screenshot, Tak Bisa Curang!

110 Siswa “Dikunci Sistem”! Ujian Digital SMA Islam Muthmainnah Ende Bikin Publik Kaget — Tak Bisa Screenshot, Tak Bisa Curang! Tak bisa screenshot hingga akses dikunci total. Simak faktanya! Ende — 1miliarsantri.net | Suasana di SMA Islam Muthmainnah Ende tampak berbeda dari biasanya pada Rabu pagi (15/04/2026). Kesibukan rutin yang biasanya mewarnai lorong-lorong sekolah kini berganti dengan kesunyian yang khidmat. Sebanyak 110 siswa kelas XII sedang menempuh babak akhir perjalanan akademik mereka melalui Ujian Sekolah (US) Tahun 2026. Ujian yang dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai dari 15 hingga 23 April 2026, ini menjadi momen krusial. Bukan sekadar rutinitas tahunan, ujian ini merupakan jembatan terakhir bagi para siswa sebelum mereka secara resmi dilepas oleh almamater tercinta. Pelepasan Generasi: Dari Kampus Hingga TNI-Polri! Kepala SMA Islam Muthmainnah Ende, Lukman Pua Rangga, S.Pd., melalui pesan whats app, menyampaikan pesan mendalam terkait pelaksanaan ujian tahun ini. Ia menekankan bahwa ke-110 siswa tersebut berada di ambang pintu gerbang baru dalam kehidupan mereka. “Kegiatan ini adalah evaluasi pamungkas bagi anak-anak kami di SMA Islam Muthmainnah. Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun, tiba saatnya mereka akan meninggalkan sekolah ini untuk mengejar cita-cita yang lebih tinggi,” ungkap Lukman. Lebih lanjut, Lukman memaparkan optimisme terhadap lulusan tahun ini yang dinilai memiliki minat karir yang beragam. “Kami melihat potensi yang luar biasa. Sudah pasti setelah ini mereka akan berpencar; ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi favorit, ada yang siap berkarya di dunia kerja, dan tidak sedikit pula yang memiliki tekad kuat untuk mengabdi kepada negara dengan masuk ke institusi TNI maupun Polri,” tambahnya. Ujian Tanpa Kertas: Android Jadi Senjata Utama!

Read More

Seru dan Edukatif! 61 Siswa TK Assyifa Ikuti Kunjungan Edukasi BPBD Kota Bekasi, Simulasi Gempa hingga Banjir

Sebanyak 61 siswa TK Assyifa Tambun Selatan mengikuti kunjungan edukasi BPBD Kota Bekasi di Kompleks Walikota Bekasi, dengan simulasi gempa dan edukasi banjir. Bekasi – 1miliarsantri.net | Kunjungan edukasi BPBD Kota Bekasi menjadi pengalaman berharga bagi 60 siswa TK Assyifa Tambun Selatan yang mengikuti kegiatan pembelajaran mitigasi bencana di Kompleks Walikota Bekasi, Selasa (14/4/2026). Kunjungan edukasi BPBD Kota Bekasi ini dirancang untuk mengenalkan pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai simulasi interaktif yang menarik dan mudah dipahami. Melalui kunjungan edukasi BPBD Kota Bekasi ini, diharapkan anak-anak mampu memahami langkah dasar penyelamatan diri saat menghadapi bencana seperti gempa bumi dan banjir. Didampingi Kepala Sekolah, Guru dan POMG Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Naedah, S.Pd, bersama guru pembimbing Umi Darul, Umi Sri Ningsih, Umi Via, dan Umi Sarah, dan 6 orang POMG. Kehadiran para pendamping memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kenyamanan bagi seluruh siswa. Belajar Profesi BPBD, Simulasi Gempa hingga Penggunaan APD Saat Banjir Dalam kunjungan edukasi BPBD Kota Bekasi ini, siswa mengikuti beberapa rangkaian kegiatan utama, antara lain: Simulasi gempa menjadi salah satu sesi favorit karena memberikan pengalaman nyata dalam kondisi yang aman dan terkendali.

Read More

Transisi Kepemimpinan OSIS MTs dan SMP Islam Al Huda: Serah Terima Jabatan Ketua OSIS Berlangsung Khidmat

Serah Terima Jabatan OSIS di MTs dan SMP Islam Al Huda berlangsung khidmat. Momen ini menjadi pembelajaran kepemimpinan, disiplin, dan pengalaman berorganisasi bagi siswa. Bekasi – 1miliarsantri.net | Pergantian kepemimpinan OSIS MTs dan SMP Islam Al Huda berlangsung dengan penuh khidmat melalui prosesi Serah Terima Jabatan Ketua OSIS periode 2025/2026, Senin 13/04/2026. Kegiatan ini digelar di lingkungan sekolah dengan dihadiri oleh Fajar Priantoro, S.Pd.I (Kepala Sekolah MTS Al Huda Rawasapi), Akhmad Ubaidillah, S.Pd.I (Kepala Sekolah SMP Islam Al Huda), Abdullah Al Mutaqin, S.Si sebagai Pembina OSIS, Dewan Guru, serta para Siswa-Siswi yang merupakan bagian integral dari tradisi transisi kepemimpinan di lingkungan sekolah. Prosesi Serah Terima Jabatan Ketua OSISI Dalam prosesi Serah Terima Jabatan OSIS MTs dan SMP Islam Al Huda, ketua OSIS sebelumnya, Ashanty Kurnia Noer Khoeriyah secara resmi menyerahkan amanah kepada Reny Melisa selaku Ketua OSIS baru, ditandai dengan penyerahan dokumen serta simbol organisasi. Berdasarkan surat pernyataan, ketua OSIS lama menyatakan telah menyelesaikan seluruh tugas, tanggung jawab, serta kewajiban selama masa jabatannya. Sementara itu Ketua OSIS baru menandatangani Surat Pernyataan “bersedia menerima jabatan dan sanggup melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Read More