Agar Indonesia Mau Membuka Hubungan Diplomatik, Israel Pernah Merayu Gus Dur

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Selama merdeka, Indonesia konsisten menentang penjajahan Israel terhadap rakyat Palestina. Namun, Indonesia berkali-kali dirayu untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, seperti permintaan kepada Presiden Gus Dur. Sejumlah negara di dunia memberikan dukungan kepada Israel, terutama yang memiliki hubungan mesra dengan negeri penjajag tersebut. Dukungan kepada Israel datang menyusul situasi di Jalur Gaza dan perbatasan wilayah pendudukan Zionis Israel sedang memanas, di mana Pejuang Hamas melancarkan serangan ke Tel Aviv yang dibalas oleh tentara Israel. Israel juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Karena itu, banyak rakyat Indonesia menentang penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina. Bicara penolakan Israel, ada kisah lucu dari Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang disebut pernah berhasil “menggocek” Negeri Zionis tersebut. Diceritakan Ustadz Tengku Zulkarnain tentang kekagumannya kepada Gus Dur yang dinilainya sebagai sosok cerdas dan murah hati. Kecerdasan Gus Dur menurut Ustadz Tengku Zul bisa dilihat dari cara menjalin hubungan dengan negara-negara lain, termasuk Israel. “Saya tidak melihat Gus Dur pro Zionis,” tegas Ustadz Tengku Zul dalam sebuah video. Pernyataan Ustadz Tengku Zul berlandaskan kabar jika Gus Dur dekat dengan Israel, sampai-sampai cucu KH Hasyim Asyari itu disebut mendapatkan dana hibah dari Israel. Menurut Ustadz Tengku Zul, Gus Dur memang mendapatkan dana untuk membuat hubungan diplomatik dengan Israel. “Tapi, sampai beliau wafat dia enggak buat. Itu cerdasnya Gus Dur. Dia menolak halus dengan tidak membuat hubungan diplomatik antara RI-Israel,” kata Ustadz Tengku Zul. Israel pernah mendesak Gus Dur membuka hubungan diplomatik antara Israel-Indonesia. Namun Gus Dur berkilah dengan mengatakan bisa tapi sudah dan lama. Karena Israel terus mendesak Gus Dur lalu menyampaikan ide untuk membuka hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel kepada rakyat. Hasilnya tentu saja berbagai penolakan datang dari rakyat Indonesia. Saat itu juga, kata Ustadz Tengku Zul, Gus Dur menyampaikan kepada Israel penolakan tersebut. “Saat itu juga orang Israel diam sampai sekarang. Gus Dur bisa saja buat hubungan diplomatik, tapi sulit dan butuh waktu yang lama,” ujar Ustadz Tengku Zul. Ustadz Tengku Zul pun menegaskan tidak membela Gus Dur dalam kasus usaha membuka hubungan diplomatik Indonesia-Israel. “Saya enggak membela Gus Dur. Saya juga tidak mencari jabatan dengan memuji Gus Dur. Beliau juga sudah wafat,” ucap Ustadz Tengku Zul. Namun dia menyatakan tidak perlu menanyakan kecintaan Gus Dur kepada NKRI. Hubungan diplomatik antara RI-Israel belum terwujud berkat dorongan masyarakat Indonesia yang menolak rencana Gus Dur tersebut. (mif) Baca juga :

Read More

Beberapa Tokoh Lintas Agama 30 Negara Lakukan Pertemuan Bahas Pemanasan Global

Abu Dhabi — 1miliarsantri.net : Isu pemanasan global dan perubahan iklim dibahas dalam pertemuan tokoh lintas agama dari 30 negara di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Indonesia diwakili oleh Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis. Menurut Kiai Cholil, konferensi ini berlangsung selama dua hari sejak Senin 6 November 2023. Semua pemuka agama diberi kesempatan membahas tentang pemanasan global dan perubahan iklim. “Saya mewakili MUI menyampaikan tentang kepedulian umat Islam Indonesia untuk menjaga lingkungan dan perubahan iklim. Karena menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan umat. Kalau sampai Tahun 250 pemanasan global tidak dapat diturunkan maka akan banyak bencana alam seperti banjir, longsor dan kerusakan pulau,” terangnya saat dihubungi 1miliarsantri.net, Senin (06/11/2023) Dia menyampaikan, MUI telah memiliki lembaga khusus untuk menjaga lingkungan hidup dan mengeluarkan fatwa untuk menjaga lingkungan hidup dan pemanasan global. Seperti fatwa tentang penambangan yang ramah lingkungan, air daur ulang dan penggunaan dana infaq dan zakat untuk program pemulihan lingkungan hidup, air bersih dan sanitasi. “Tokoh agama punya tanggung jawab untuk mengubah perilaku manusia. Apalagi tokoh agama memiliki banyak pengikut, maka sangat tepat menjadikan manusia sebaga subjek bukan objek teknologi demi menjaga stabilitas alam,” ungkapnya. Dalam konferensi itu, Cholil juga mengetuk hati nurani para pelaku eksploitasi alam dengan teknologi yang merusak alam. Begitu juga dengan pelaku perang yang menyebabkan kerusakan bumi dan menimbulkan pemanasan global. “Artinya, untuk mengatasi kerusakan dan perubahan iklim perlu ada kerja sama dari semua pihak. Sebab, alam ini adalah rumah yang kita tempati secara bersama-sama,” pungkasnya. (dul) Baca juga :

Read More

Ini dia Hakim Pertama di Palestina yang Juga Sahabat Rasulullah SAW

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ada satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi qadi atau hakim pertama di Palestina waktu itu yakni Ubadah bin Shamit, namanya. Sebelumnya, dia adalah sahabat Nabi yang ikut dalam pembebasan wilayah Mesir. Ubadah punya peran yang strategis dalam proses pembebasan itu. Ia juga termasuk penentang keras terhadap pemerintahan Muawiyah, ketika Muawiyah memimpin Syam sebagai gubernur. Muawiyah pernah berkata kepada Ubadah, “Demi Allah, aku tidak akan membiarkanmu berkuasa atas satu wilayah pun untuk selama-lamanya.” Kemudian Umar bin Khattab membela Ubadah. Kemudian Umar mengirim surat kepada Muawiyah, yang berisi, “Tidak ada kekuasaanmu atas Ubadah bin Shamit.” Ubadah adalah salah satu di antara lima sahabat dari kalangan Anshar yang hafal Alquran pada masa Nabi Muhammad SAW. Dia juga pernah mendapat tugas dari Umar bin Khattab untuk menjadi guru yang mengajarkan agama kepada penduduk Syam bersama Abu Darda dan Muadz bin Jabal. Ubadah bin Shamit memiliki nama lengkap Ubadah bin Shamit bin Qais al-Anshari al-Khazraj. Dia biasa dipanggil dengan Abu Walid. Berwajah tampan dan berpostur tubuh tinggi serta besar. Wafat di Ramallah, Palestina pada 24 Hijriah. Ubadah meriwayatkan 181 hadits. Salah satunya adalah hadits bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidak sah sholat kecuali bagi siapa yang membaca Al-Fatihah.” (HR Bukhari) Hadits lain yang diriwayatkan Ubadah, yaitu tentang keutamaan Tauhid. Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُه،ُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْه،ُ وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَق،ٌّ وَأَنَّ النَّارَ حَق،ٌّ maka Allah akan memasukkan ia ke dalam Surga melalui salah satu dari delapan pintu Surga yang dia kehendaki.” (HR Bukhari dan Muslim) (yat) Baca juga :

Read More

Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim li an-Nisa’, Penjelasan Terlengkap tentang Wanita dalam Alquran

Surabaya — 1miliarsantri.net : Buku karya Syekh Imad Zaki al-Barudi, Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim li an-Nisa’, telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Edisi Indonesia terbit dengan judul, Tafsir Wanita: Penjelasan Terlengkap tentang Wanita dalam Alquran. Melalui buku ini, Syekh Imad Zaki menerangkan bagaimana Islam menelaah persoalan perempuan secara moderat. Tidak mengekang, tetapi tidak pula membiarkan terlalu bebas. Dalam salah satu pembahasan, penulisnya mengemukakan beberapa perkara tentang kesamaan antara kaum perempuan dan pria. Di antaranya, asal muasal penciptaan. Selain itu, antara perempuan dan lelaki juga menerima kewajiban dan ganjaran yang sama. Begitu pula dengan kemerdekaan dalam melakukan usaha. Apa yang dimaknai sebagai kesetaraan gender, menurut Islam, dapat dikaji melalui buku tersebut. Pada bab pendahuluan, Syekh Imad Zaki mengutip suatu sabda yang sahih dari Rasulullah SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud. Artinya, “Sesungguhnya, perempuan itu adalah saudara sekandung laki-laki.” Menurut sang penulis, Nabi SAW menerangkan, antara kaum Adam dan kaum Hawa diikat persaudaraan. Oleh karena itu, pada dasarnya, apa-apa yang ditetapkan sebagai hukum bagi kaum pria juga berlaku sepenuhnya bagi kaum perempuan. Hal itu dengan perkecualian, yakni bila ada keterangan dari nas-nas syariat yang menerangkan kekhususan. Maka dari itu, teks-teks nas itulah yang menjadi pengecualian dalam hadis tersebut. Alquran telah memberikan porsi yang tepat dan seimbang mengenai hak-hak kaum perempuan. Selain itu, pedoman umat Islam ini juga membicarakan kesamaan antara perempuan dan pria di hadapan Allah. Misalnya, terkait perolehan pahala dari amal-amal saleh selama hidup di dunia. Allah SWT berfirman dalam surah an-Nahl ayat 97, yang artinya, “Barangsiapa yang mengerja kan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” Sebagai contoh, sang penulis menafsirkan ayat ke-195 dari surah Ali Imran. Ayat itu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai berikut. “Maka, Tuhan me reka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): Sesungguhnya, Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik.” Menurut Syekh Imad Zaki, ayat di atas menjelaskan ihwal ada persamaan antara laki-laki dan perempuan dalam konsep tentang ganjaran dan siksa. Di dalam buku ini, masih banyak ayat-ayat lain yang menunjukkan hal serupa. Penerjemah buku ini, Samson Rahman, menjelaskan, Alquran membawa revolusi paling besar dalam pemberian martabat paling terhormat kepada wanita. Menurut dia, perempuan dalam pandangan agama Islam merupakan sosok terhormat dengan hak-hak istimewa. Sebelum datangnya Islam, hadirnya anak-anak berjenis kelamin perempuan di tengah keluarga bangsa Arab sempat dianggap sebagai hadirnya bencana atau kesialan. Anak-anak tersebut bahkan dikubur hidup-hidup di tengah pasir sahara. Namun, setelah Alquran datang, semua kejahatan kemanusiaan itu mendapat perlawanan sengit dan mendapat kecam an keras. Kehadiran Islam telah menjungkalkan berbagai stigma negatif yang dilekatkan kepada perempuan. Pandangan-pandangan yang melecehkan juga berubah menjadi terhormat. Islam menganggap, pria dan perempuan dapat saling bekerja sama sebagai rekan yang setara dalam mengarungi hidup. “Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebagian yang lain.” Demikian arti dari surah at-Taubah ayat 71. Problematika seputar wanita adalah hal yang sangat menarik untuk dibicarakan. Pasalnya, di era modern seperti saat ini banyak sekali kita jumpai wanita yang masih belum bisa menempatkan di rinya sesuai dengan syariat Islam. Karena itu, kajian-kajian tentang wanita dalam Islam banyak menarik perhatian kalangan intelektual. Kajian tentang posisi mereka dalam Islam menjadi semakin serius di kalangan para pemikir Islam. Di satu sisi, ada pemikiran yang mengampanyekan wanita supaya dibebaskan secara total. Kalangan ini, menurut Syekh Imad Zaki, dalam uraiannya, seperti terhipnotis nilai-nilai sekuler Barat yang menjadikan perempuan bukan lagi partner, tetapi pesaing bagi laki-laki. Sementara, di sisi lain ada kalangan yang menjadikan wanita sekadar ‘penyedap’ hidup. Bagi mereka, kaum wanita mesti dikekang untuk melakukan apa saja. Alhasil, kaum Hawa tidak bisa mengekpresikan identitas dirinya sebagai manusia seutuhnya Dua pemikiran radikal tersebut sama-sama tidak mendapat ruang dalam pandangan Islam. Spirit ajaran Islam tidak merekomendasikan dua kutub ekstrem tersebut. Islam memberikan kebe basan, tapi tetap dalam batasan norma dan aturan yang dipandu oleh Alquran dan hadis, sehingga kaum wanita tetap berada di jalur yang benar. (yat) Baca juga :

Read More

Ilmuwan Kembali Menemukan 8 Bumi Super

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pesawat ruang angkasa Kepler milik NASA telah menemukan sebagian besar exoplanet yang diketahui saat ini. Kini, penerus Kepler, Transiting Exoplanet Survey Satellite(TESS), mengejar ketertinggalan dengan teknologi yang lebih mumpuni. Dilansir Universe Today, Senin, 6 November 2023, penelitian baru mengumumkan TESS telah menemukan validasi delapan planet. Semuanya adalah Bumi Super. Selanjutnya, peneliti akan mengonfirmasinya, termasuk tanda kehidupan yang ditemukan, menggunakan Teleskop James Webb NASA. Untuk diketahui, Bumi Super lebih masif dari Bumi namun lebih ringan dari raksasa es seperti Neptunus dan Uranus. Ia juga bisa terbentuk dari gas, batu, atau kombinasi keduanya. Misi perburuan planet TESS memiliki tujuan yang lebih baik dibandingkan Kepler. TESS secara khusus dibangun untuk mendeteksi eksoplanet yang transit di depan bintang terang di lokasi layak huni seperti Bumi (jarak matahari dan bintang). Ditemukan sekitar 400 eksoplanet yang telah dikonfirmasi, namun masih ada daftar sekitar 6.000 eksoplanet yang menunggu konfirmasi. Hanya ada dua cara untuk memastikan semua exoplanet tersebut: observasi lebih lanjut dan metode statistik. Ribuan kandidat eksoplanet itu bersembunyi di dalam data TESS, menunggu ilmuwan pintar memvalidasinya. Pengamatan lebih lanjut bisa membantu mengungkapnya. Proyek The Validation of Transiting Exoplanets using Statistical Tools (VaTEST) menggunakan alat statistik dan pembelajaran mesin untuk menyisir semua data TESS, mencari exoplanet yang sulit dipahami. Dalam proyek VaTEST, para ilmuwan tidak hanya mampu memastikan planet, tetapi juga menghindari positif palsu. Mereka juga mampu mengkarakterisasi atmosfer planet ekstrasurya yang cocok untuk dipelajari lebih lanjut. Sebuah tim ilmuwan mempresentasikan hasil kerja proyek tersebut dalam makalah berjudul ‘VaTEST III: Validasi 8 Potensi Bumi Super dari Data TESS’. Makalah mereka sedang ditinjau di Publications of the Astronomical Society of Australia dan saat ini dalam tahap pra-cetak. Penulis utamanya adalah Priyashkumar Mistry, seorang mahasiswa PhD di Universitas New South Wales, Australia. Positif palsu adalah masalah yang terus terjadi dalam ilmu pengetahuan tentang planet ekstrasurya. TESS mencari penurunan kecil cahaya di sekitar bintang jauh yang diduga disebabkan oleh planet yang melintas. Satu titik saja tidak cukup. Ilmuwan memerlukan beberapa kali, dan harus ada ritmenya. Namun ada hal lain yang bisa memberikan kesan salah tentang planet yang sedang transit, misalnya gerhana bintang biner. Bahkan variabilitas alami suatu bintang pun dapat mengaburkan tandanya. Jadi, TESS telah mengumpulkan sejumlah besar data yang harus diselesaikan, memilah sinyal positif palsu dari sinyal nyata, dan itulah yang dilakukan VaTEST. Dalam makalah ini, tim telah memvalidasi delapan bumi super. “Kami telah memvalidasi delapan potensi Bumi super menggunakan kombinasi data teleskop berbasis darat, pencitraan resolusi tinggi, dan alat validasi statistik yang dikenal sebagai TRICERATOPS,” tulis para penulis. Berikut adalah tabel nama planet Bumi Super beserta perbandingannya dengan massa dan jari-jari bumi: Mereka tidak hanya menemukan tambahan delapan Bumi super, namun juga mengidentifikasi enam di antaranya yang merupakan kandidat untuk studi lanjutan. “Di antara semua planet yang tervalidasi ini, enam di antaranya termasuk dalam wilayah yang dikenal sebagai ‘planet kunci’, yang menjadikannya sangat menarik dipelajari,” mereka menjelaskan. Planet kunci adalah gagasan yang berakar pada biologi. Dalam biologi, spesies kunci adalah spesies yang menentukan keseluruhan ekosistem. Contoh yang bagus adalah karang di terumbu karang. Terumbu karang adalah ekosistem berbeda yang ditopang oleh karang. Dalam ilmu eksoplanet, planet kunci adalah planet yang membantu menjelaskan populasi eksoplanet secara keseluruhan. Secara khusus, hal itu bisa menjelaskan kesenjangan radius yang dilihat pada populasi planet ekstrasurya. Dari delapan planet itu, jarang yang berukuran antara 1,5 dan 2 jari-jari Bumi. Ini mungkin disebabkan oleh hilangnya massa fotoevaporasi. Radiasi bintang yang kuat, khususnya sinar-X dan emisi UV (XUV), bisa mengikis atmosfer planet seiring berjalannya waktu. “Patut dicatat bahwa kisaran ukuran planet-planet yang diselidiki di sini tidak ada di tata surya kita, sehingga penelitian ini penting untuk mendapatkan wawasan tentang tahap evolusi planet ukuran antara Bumi dan Neptunus,” jelas para penulis. Tim tersebut berencana menggunakan James Webb Space Telescope (JWST) untuk penelitian selanjutnya. Mereka telah melakukan simulasi atmosfer pada delapan Bumi super itu dan apa yang kemungkinan akan dilihat JWST saat memeriksa atmosfernya. Hasilnya menarik, menunjukkan tanda-tanda adanya karbon dioksida, air, dan yang paling menarik adalah metana. Metana bisa menjadi tanda biologis, meski ada banyak ketidakpastian. Menemukannya di atmosfer planet ekstrasurya mana pun akan membantu para ilmuwan memahami keberadaannya secara lebih lengkap, baik itu tanda biologis yang sebenarnya atau bukan. “Namun, pengamatan nyata terhadap planet-planet yang divalidasi menggunakan JWST diperlukan untuk mengonfirmasi analisis spektrum transmisi kami,” makalah tersebut menyimpulkan. (Iin/UT) Baca juga :

Read More

Sebagian Besar Wilayah Gaza Tak Ubahnya Berubah Menjadi Kuburan Anak-anak

Gaza — 1miliarsantri.net : The Washington Post melaporkan kisah Youssef Sharaf (38 tahun) yang tetap memilih bertahan di Jalur Gaza. Dia sedang membagikan makanan kepada para pengungsi dari Gaza pada 25 Oktober ketika menerima panggilan telepon tentang serangan Israel terhadap menara tempat tinggal keluarganya. Sejak saat itu hingga saat ini, dia telah berusaha untuk menemukan jenazah keempat anaknya yang terkubur di bawah rumahnya yang hancur di Kota Gaza, tempat orang tua dan istrinya terbunuh, begitu pula ketiga saudara laki-laki, dua saudara perempuan, dan paman. Sharaf kehilangan ketiga putrinya di bawah reruntuhan, Malak (11 tahun), Yasmine (6 tahun), dan Nour (3 tahun), serta putra satu-satunya Malik (10 tahun). Dia mengatakan kepada Washintong Post, sekitar 30 kerabatnya tinggal bersama dengan harapan mendapatkan keselamatan. “Semua keluarga adalah warga sipil dan mencari kehidupan sederhana. Kami pikir kami tinggal di tempat yang aman. Dapatkah Anda membayangkan rasa sakit saya?” Kakak laki-laki Sharaf yang baru saja melahirkan seorang anak setelah 16 tahun menunggu, dibunuh bersama istri dan anaknya, begitu pula 13 keponakan, termasuk Lana (16 tahun), Hala (11 tahun), Jana (9 tahun), Juri (6 tahun), dan Tulin (4 tahun), Karim (2 tahun), dan Obaida yang usianya tidak lebih dari satu tahun. Komite Hak Anak PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menyerukan gencatan senjata bahwa “tidak ada pemenang dalam perang yang menewaskan ribuan anak.” James Elder, juru bicara UNICEF, mengatakan dalam sebuah konferensi pers, “Gaza telah menjadi kuburan bagi anak-anak. Semua orang di sana hidup di neraka.” Ahmed Al-Farra, kepala departemen pediatrik di Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis di Gaza selatan, menegaskan, apa yang dapat dilakukan dokter untuk menyelamatkan nyawa anak-anak ketika mereka mengangkut orang yang terluka ke rumah sakit semakin berkurang setiap hari. Anak-anak tiba dari lokasi penyerangan dengan luka yang mengerikan, luka di bagian tubuh yang terpotong, luka pecahan peluru, luka bakar parah, dan pendarahan dalam akibat kekuatan ledakan. Di tiga rumah sakit di berbagai wilayah Gaza, para dokter mengaku belum pernah melihat anak-anak menderita luka yang begitu mengerikan sebelumnya. Hossam Abu Safiya, seorang dokter di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, mengatakan, “Saya telah bekerja di sini lebih lama lagi. dari 25 tahun dan saya telah melihat semua perang tersebut. Namun perang ini berbeda,” jelasnya. “Kita berbicara tentang ratusan anak-anak yang membutuhkan perawatan medis atau mereka akan mati di jalanan,” lanjutnya. Dalam kasus lain, Shahd (18 tahun), yang bermimpi memiliki anak perempuan, kembali ke rumahnya setelah melahirkan putri kembar, Misk dan Masa. Namun perang dimulai beberapa minggu kemudian, sehingga Shahd mengungsi bersama keluarga besarnya dari kota ke Nuseirat di selatan Gaza, dan di sana dia terbunuh. Setelah lebih dari dua bulan diserbu Israel, Shahad mengatakan, “Tidak ada keamanan di tempat ini. Semua impian saya hanya menjadi fatamorgana yang tidak berarti.” Keluarga tersebut pindah ke tempat lain di Nuseirat, dan 10 hari kemudian, selama pemadaman komunikasi selama lebih dari 30 jam di Gaza, 3 anak lain dalam keluarga tersebut terbunuh dalam serangan Israel: Lana (9 tahun), Hassan (8 tahun) tua), dan Rana (6 tahun). Saadia, bibi dari keluarga tersebut, menceritakan tentang keponakannya, Nouran, yang cacat akibat ledakan: “Kami bercita-cita agar Nouran menjadi seorang dokter. Saat ini, kami tidak lagi tahu bagaimana Nouran akan menghadapi dirinya sendiri di cermin.” Dengan berlinang air mata. matanya, dia bertanya, “Apakah ini tujuan perang?” “Anak-anak kita bukanlah angka,” tambahnya, “Mereka mempunyai cerita yang layak untuk diceritakan.” (zul/WP) Baca juga :

Read More

Dompet Dhuafa bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Mengembangkan Instrumen Sukuk Wakaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Generasi milenial saat ini sudah melek dengan pasar modal karena dinilai menawarkan beragam keuntungan dan kemudahan. Tentunya hal ini menjadi daya minat bagi milenial untuk masuk ke pasar modal. Melihat potensi ini, Dompet Dhuafa bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengembangkan instrumen sukuk wakaf dengan menerbitkan CWLS (Cash Waqf Linked Sukuk) sebagai sarana para milenial untuk berwakaf. Konsep CWLS dinilai cukup berhasil dalam menggerakkan aset wakaf lebih produktif. “Dompet Dhuafa terus belajar berupaya mengembangkan wakaf sebagai pilar ekonomi syariah yang potensinya diperkirakan mencapai Rp200 triliun di Indonesia,” kata Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Republika Rahmat Riyadi dalam diskusi “Milenial Berwakaf dalam Pasar Modal: Cerdas Spiritual, Cerdas Finansial” di Jakarta, Jumat (3/11/2023). Menurutnya, jika angka tersebut dapat direalisasikan, maka akan menjadi pilar yang luar biasa bagi ekonomi Islam. Sebagai informasi, Dompet Dhuafa setiap tahunnya hanya mampu mengumpulkan wakaf sebanyak Rp20 miliar. Dibandingkan dengan potensi yang besar, angka tersebut masih terlalu kecil. Namun, Rahmat optimistis program ini mampu memaksimalkan potensi wakaf sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat. Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Irwan Abdalloh mengatakan pasar modal syariah dapat menyandingkan sisi ekonomi, mencari keuntungan dan sosial secara beriringan. Ia menjelaskan, kegiatan wakaf di pasar modal tidak keluar dari aturan yang berlaku di mana pelaku utamanya adalah nazir. “Ketika seseorang ingin berwakaf di pasar modal, dapat dilakukan melalui sekuritas yang kemudian disampaikan dan dikelola oleh nazir,” jelas Irwan. Irwan pun menekankan bisnis sekuritas tidak akan berubah. Bila perusahaan ingin memasukkan instrumen wakaf, maka wajib menggandeng pengelola wakaf atau nazir. (rid) Baca juga :

Read More

Wapres Berharap MUI Bisa Bersikap Netral Dalam Menyikapi Pemilu Mendatang

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kunjungan sekaligus bersilaturahmi ke Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin di Istana Wapres Jakarta. Dalam pertemuan ini dibahas suasana politik menjelang Pemilu 2024 yang akan digelar tiga bulan lagi, tepatnya 14 Februari 2024. Adapun jajaran Pimpinan MUI yang diterima Wapres dalam pertemuan tersebut adalah Wakil Ketua Umum MUI K.H. Marsudi Syuhud, Wakil Ketua Umum Buya Basri Bermanda, Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Ulama KH Abdullah Jaidi, Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan. Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi menyampaikan pada pertemuan tersebut Kiai Ma’ruf ingin ulama di MUI mengambil peran menyejukkan situasi politik yang kian menghangat menjelang hari pemungutan suara. “Wapres berharap ulama dan semua pihak berperan aktif mendinginkan suasana politik di lapisan bawah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kiai Masduki kepada 1miliarsantri.net usai pertemuan tersebut. Kiai Masduki menuturkan, salah satu contoh hal yang perlu diantisipasi menjelang pemilu adalah maraknya perdebatan di media sosial yang kian meresahkan. “Misalnya di medsos banyak sekali perdebatan-perdebatan yang seakan-akan silaturahmi tidak lebih penting ketimbang sebuah pilihan politik praktis yang jangka pendek,” imbuhnya. Lebih lanjut, Kiai Masduki mengungkapkan, menjelang pemilu 2024 Wapres juga berharap para pimpinan MUI harus tetap membawa lembaga yang menaungi para ulama ini untuk tetap mengambil sikap netral, di samping pilihan politik pribadi individu. “Wapres berharap para pimpinan MUI diseluruh Indonesia sebagai institusi supaya bersikap netral. Kalau ada yang berhubungan terkait dengan hak politiknya silahkan sebagai individu, monggo untuk bersikap politik,” ucapnya. Kiai Masduki menambahkan, saat ini potensi terjadinya perpecahan di tengah masyarakat akan semakin meruncing, terutama menjelang bergulirnya Pemilu Pilpres dan Wapres. “Memasuki tahun politik ini kemungkinan cenderung panas dan ada pembelahan-pembelahan di masyarakat. Untuk itu diharapkan agar MUI bisa menjadi penengah dan bersikap netral dalam mengantisipasi hal tersebut,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Buya Yahya : Pemahaman Boikot Produk Menurut Islam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Konflik Palestina-Israel masuk ke sektor perekonomian. Banyak negara menyerukan boikot terhadap produk-produk yang mendukung serangan udara zionis Israel ke Jalur Gaza. Lalu, bagaimana Islam memandang jual-beli produk-produk nonmuslim? Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’aif (Buya Yahya), menjelaskan, Islam merupakan agama yang indah dan mengizinkan interaksi dengan orang nonmuslim, termasuk dalam transaksi jual beli, selama syarat tertentu dipenuhi. “Salah satu syarat utama adalah bahwa orang tersebut bukanlah musuh (Harbi) yang sedang memerangi umat Islam. Jadi, kita bisa berbisnis dengan tetangga kita yang Nasrani, asalkan mereka tidak aktif memerangi kita,” terang Buya Yanya melalui tausiah yang disiarkan secara daring, dikutip Minggu (05/11/2023). Buya Yahya menjelaskan, dalam kasus produk-produk yang halal, maka boleh dibeli, bahkan jika produk tersebut dimiliki oleh orang nonmuslim. Namun, seorang muslim harus memilih produk yang memang halal dan tidak ada unsur haram di dalamnya. “Misalnya, jika ada produk makanan atau minuman yang halal, kita dapat membelinya, tetapi harus memastikan bahwa produk tersebut memenuhi standar halal,” sambung Buya Yahya. Akan tetapi, jika sebuah produk memberikan dukungan kepada musuh-musuh Islam, maka seorang muslim tidak boleh membelinya. Sebab, hal itu sama saja memerangi umat Islam secara tidak langsung. “Namun, ketika produk-produk tersebut diproduksi dengan jelas untuk tujuan yang merugikan umat Islam, seperti mendukung musuh-musuh umat Islam, kita tidak boleh membeli atau mendukung produk tersebut. Ini termasuk produk-produk yang berasal dari Israel dan digunakan untuk merugikan umat Islam di Palestina,” lanjut Buya Yahya. Buya Yahya juga mengingatkan pentingnya menjaga dan mendukung produk-produk umat Islam. Dalam situasi di mana produk-produk umat Islam memiliki kualitas yang sama atau lebih baik, maka dianjurkan untuk memilih produk dari umat Islam sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi umat Islam. “Ketika kita memutuskan untuk membeli produk-produk tertentu, kita harus melakukan pemilihan yang bijak dan mempertimbangkan kepentingan umat Islam dan nilai-nilai agama dalam setiap transaksi jual beli yang kita lakukan,” pungkas Buya Yahya. (wink) Baca juga :

Read More

Dampak Akibat Suka Mengghibah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ghibah dan namimah termasuk di antara sifat tercela yang harus dihindari agar selamat di dunia dan akhirat. Ghibah adalah membicarakan aib atau keburukan atau rahasia orang lain. Sedang Namimah adalah mengadu domba sehingga memicu konflik. Allah SWT telah berfirman dalam Alquran surat Al Hujurat ayat 12 tentang orang yang ghibah itu sama saja memakan bangkai. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (Alquran surat Al Hujurat ayat 12) Sementara itu Rasulullah SAW bersabda: Setiap Muslim dengan Muslim lainnya adalah haram darahnya, haram hartanya, dan haram kehormatannya” (HR Muslim). Dalam kitab Mukasyafatul Qulub karya Imam Ghazali dijelaskan bahwa ghibah itu lebih dahsyat dari dosa zina. Orang yang berzina akan diampuni Allah SWT bila bersungguh-sungguh bertaubat. Sedangkan orang yang ghibah tidak akan mendapatkan ampunan Allah sebelum dia mendapatkan maaf dari orang lain yang dibicarakan aibnya. Selain orang yang ghibah itu menghanguskan seluruh kebaikan yang ada dalam dirinya. Artinya sifat ghibah dapat menghapuskan amal-amal kebaikan yang telah dilakukan. Oleh karenanya ghibah harus dihindari agar tidak menjadi orang yang bangkrut pahalanya karena habis di akhirat. Orang yang ghibah akan ditempatkan di neraka hingga habis semua dosa ghibah nya. Ghibah itu menceritakan tentang orang lain prihal sesuatu yang tidak disukai orang lain tersebut. Semisal membicarakan tubuh orang lain, membicarakan perbuatan atau perkataan orang lain hingga tentang harta bendanya. Bahkan para ulama mutaqadimin menjelaskan bahwa menceritakan tentang baju orang lain yang kependekan atau kebesaran termasuk pada ghibah. Maka lebih-lebih lagi bila menceritakan aib orang lain. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW pernah mengingatkan Aisyah untuk menjauhi ghibah. Rasulullah menjelaskan bahwa ghibah memiliki tiga bahaya yakni tidak akan dijawab doa orang yang berlaku ghibah, tidak akan diterima kebaikannya, dan kejahatan kejahatan akan semakin datang pada dirinya. Sementara orang yang namimah, adalah seburuk-buruk orang di hari kiamat. Orang yang mengadu domba akan di hari kiamat akan memiliki dua lidah dari api neraka. Dan orang yang mengadu domba tidak akan masuk neraka. Diriwayatkan dari Amr bin Dinar tentang balasan bagi orang yang suka mengadu domba. Seorang perempuan yang tinggal di pinggiran kota Madinah kerap dikunjungi oleh saudaranya. Tak lama kemudian perempuan itu meninggal. Saudaranya kemudian memakamkan. Saat kembali ke rumah, dompet saudaranya itu tertinggal dikuburkan. Ketika kembali, ia melihat dari kuburan saudara perempuannya itu lebih dengan api. Ia pun segera memberitahu ibunya dan bertanya tentang perbuatan apa yang dilakukan saudara perempuannya semasa hidup. Ibunya menjelaskan bahwa saudara perempuannya itu kerap datang dari satu rumah ke rumah lain untuk mengadu domba. (yat) Baca juga :

Read More