Agar Indonesia Mau Membuka Hubungan Diplomatik, Israel Pernah Merayu Gus Dur
Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Selama merdeka, Indonesia konsisten menentang penjajahan Israel terhadap rakyat Palestina. Namun, Indonesia berkali-kali dirayu untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, seperti permintaan kepada Presiden Gus Dur.
Sejumlah negara di dunia memberikan dukungan kepada Israel, terutama yang memiliki hubungan mesra dengan negeri penjajag tersebut. Dukungan kepada Israel datang menyusul situasi di Jalur Gaza dan perbatasan wilayah pendudukan Zionis Israel sedang memanas, di mana Pejuang Hamas melancarkan serangan ke Tel Aviv yang dibalas oleh tentara Israel.
Israel juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Karena itu, banyak rakyat Indonesia menentang penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina.
Bicara penolakan Israel, ada kisah lucu dari Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang disebut pernah berhasil “menggocek” Negeri Zionis tersebut.
Diceritakan Ustadz Tengku Zulkarnain tentang kekagumannya kepada Gus Dur yang dinilainya sebagai sosok cerdas dan murah hati. Kecerdasan Gus Dur menurut Ustadz Tengku Zul bisa dilihat dari cara menjalin hubungan dengan negara-negara lain, termasuk Israel.
“Saya tidak melihat Gus Dur pro Zionis,” tegas Ustadz Tengku Zul dalam sebuah video. Pernyataan Ustadz Tengku Zul berlandaskan kabar jika Gus Dur dekat dengan Israel, sampai-sampai cucu KH Hasyim Asyari itu disebut mendapatkan dana hibah dari Israel.
Menurut Ustadz Tengku Zul, Gus Dur memang mendapatkan dana untuk membuat hubungan diplomatik dengan Israel. “Tapi, sampai beliau wafat dia enggak buat. Itu cerdasnya Gus Dur. Dia menolak halus dengan tidak membuat hubungan diplomatik antara RI-Israel,” kata Ustadz Tengku Zul.
Israel pernah mendesak Gus Dur membuka hubungan diplomatik antara Israel-Indonesia. Namun Gus Dur berkilah dengan mengatakan bisa tapi sudah dan lama.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


