Beberapa Kebiasaan Yang Dilakukan Rasulullah Sebelum Tidur

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW mencontohkan pola hidup sunnah bagi umatnya. Selain pahala ibadah sunnah, mengikuti cara Rasulullah juga bisa mendatangkan manfaat lain, misalnya manfaat kesehatan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Ahzab ayat 21, “Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” Segala sesuatu yang dilakukan Rasulullah adalah sunnah, di antaranya adalah kebiasaan-kebiasaan Rasulullah sebelum tidur, yaitu: Tidur sering dikiaskan layaknya persimpangan jalan menuju kematian. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Az-Zumar ayat 42, di mana Allah Ta’ala berfirman: “Allah menggenggam nyawa (manusia) pada saat kematiannya dan yang belum mati ketika dia tidur. Dia menahan nyawa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.” Karena itu, untuk menyiapkan diri menghadapi kematian, seseorang harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam kondisi bebas dari kotoran dan najis yaitu dengan berwudhu. Seperti yang disampaikan dalam hadits, “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka berwudhulah sebagaimana wudhumu untuk sholat.” (HR. Al Bukhari no. 6311 dan Muslim no. 2710). Sayidah Aisyah RA, pernah meriwayatkan sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah engkau tidur sebelum mengerjakan empat hal. Pertama menghatamkan Al-Qur’an. Kedua menjadikan para Nabi sebagai pemberi syafaat bagimu. Ketiga meminta ridha dari semua kaum muslimin. Keempat melaksanakan haji dan Umrah”. Kemudian Aisyah menjawab “bagaimana aku bisa melakukan keempat hal tersebut?” Seraya tersenyum Rasulullah SAW berkata “Apabila engkau membaca surat al-Ikhlas tiga kali, maka seakan-akan engkau telah mengkhatamkan al-Quran. Dan apabila engkau bershalawat kepadaku dan kepada semua Nabi-Nabi maka engkau sama dengan menjadikan kami sebagai pemberi syafaatmu.” “Dan apabila engkau beristighfar untuk kaum muslimin, maka engkau telah menjadikan mereka ridha kepadamu. Dan terakhir apabila engkau membaca tasbih seolah engkau telah melaksanakan haji dan umrah”. Bila disarikan, disunnahkan bagi tiap umat muslim untuk membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 3x, shalawat 3x, istighfar untuk diri sendiri dan seluruh umat muslim, dan membaca tasbih. Dalam hadits disebutkan, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, ‘bismillah,” karena ia tidak tahu apa yang terjadi di atasnya tadi.” (HR. Al-Bukhari no. 6320, Muslim no. 2714, at-Tirmidzi no. 3401 dan Abu Dawud no. 5050. Lafazh yang seperti ini berdasarkan riwayat Muslim). Kebiasaan Rasulullah membersihkan tempat tidur mempunyai manfaat kesehatan, yaitu menyapu kuman-kuman dan bakteri yang ada di sprei, kasur, dan sarung bantal. Teladan umat Islam juga mencontohkan agar tidur di awal waktu dan bangun di sepertiga malam untuk tahajud. Rasulullah SAW tidak menyukai orang yang tidur sebelum shalat isya. Dalam hadist dijelaskan, “Bahwasanya Rasulullah SAW membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (HR. Bukhari). Itulah beberapa amalan Rasulullah SAW saat hendak tidur di malam hari. Kebiasaan terakhir Rasulullah yang disunnahkan adalah berbaring dengan menghadap ke kanan. Saat Rasulullah SAW hendak tidur, beliau akan berbaring ke sisi kanannya dan berkata: “Ya Allah! Aku telah menyerahkan diriku kepadaMu dan mempercayakan urusanku kepadaMu. Dan aku memalingkan wajahku kepadamu, mengharapkan (pahalamu) dan takut (hukumanmu) dan mengandalkanmu. Tidak mungkin lari dariMu dan berlindung pada orang lain, kami berlindung hanya padaMu. Aku percaya pada Kitab yang Engkau turunkan dan Nabi yang Engkau kirim”. (HR. Bukhari) (yat) Baca juga :

Read More

Pejuang Hamas Meminta Gencatan Senjata Selama 30 Hari

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok perlawanan Palestina Hamas dilaporkan bersedia kembali ke meja perundingan dengan permintaan gencatan senjata selama 20-30 hari. Informasi tersebut ditulis media Israel Axios yang mengutip Direktur Mossad David Barnae jika Hamas mengajukan penawaran tersebut sebagai imbalan atas pembebasan sebanyak 50 tawanan termasuk anak-anak, wanita dan orang tua. Pada gilirannya, Axios mengutip para pejabat Israel yang mengatakan bahwa mediator Qatar menyampaikan kepada “Israel” bahwa Hamas telah “sementara setuju” untuk melanjutkan diskusi mengenai perjanjian baru untuk pembebasan lebih dari 40 orang tawanan di Gaza. Hal ini akan menjadi imbalan atas gencatan senjata selama satu bulan, menurut tiga pejabat Israel. Laman tersebut yang dikutip kantor berita asal Lebanon Al-Mayadeen, melaporkan bahwa para pejabat Israel memperlakukan pesan tersebut “dengan sangat hati-hati.” Mereka berharap adanya klarifikasi lebih lanjut pada akhir pekan untuk menentukan “keseriusan” niat Hamas. Dalam catatan tersebut, seorang pejabat Israel mengatakan bahwa pesan Qatar masih dalam tahap awal. “Tetapi pesan ini positif karena, untuk pertama kalinya sejak perjanjian sebelumnya berakhir, Hamas memberi sinyal bahwa mereka siap untuk kembali ke meja perundingan. Kami bergerak dari situasi membeku hingga menjadi sangat dingin.” Selain itu, situs berita Israel lainnya “Walah” melaporkan bahwa “Israel” menyampaikan kesiapannya untuk melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza selama sepekan. Usulan ini bergantung pada kesediaan untuk membebaskan tahanan Palestina, dengan syarat lebih dari 40 tawanan Israel yang ditahan oleh perlawanan Palestina di Jalur Gaza juga dibebaskan. Laman tersebut menyoroti bahwa proposal ini adalah yang pertama dari “Israel” sejak penghentian perjanjian sebelumnya beberapa pekan lalu, menyusul gagalnya gencatan senjata selama sepekan. Para pejabat Israel menyatakan bahwa usulan tersebut menandakan “komitmen Israel untuk memulai kembali perundingan.” Keluarga para tawanan Israel, yang ditahan oleh perlawanan Palestina di Jalur Gaza, telah meningkatkan seruan mereka untuk segera mencapai kesepakatan pertukaran. Tuntutan ini meningkat setelah insiden al-Shujaiya, bersamaan dengan pembunuhan tawanan oleh IDF, dan perlawanan yang membenarkan kematian beberapa tawanan Israel akibat pemboman yang terus berlanjut di Jalur Gaza. Penting untuk dicatat bahwa pemimpin gerakan Hamas, Osama Hamdan, menekankan bahwa para pemimpin pendudukan menyatakan, “Tidak akan melihat tahanan mereka hidup kecuali ada penghentian agresi terhadap Gaza secara komprehensif, dan negosiasi dilakukan sesuai dengan kepentingan dari rakyat kita.” Delegasi tingkat tinggi Hamas dilaporkan telah tiba di Kairo, Mesir, pada Jumat (29/12/2023). Mereka hendak mengikuti perundingan gencatan senjata dengan Israel yang dimediasi Mesir. Dilaporkan laman Al Arabiya, seorang pejabat Hamas yang enggan dipublikasikan identitasnya mengungkapkan, dalam pertemuan di Kairo, delegasi Hamas akan memberikan tanggapan dari faksi-faksi Palestina, termasuk beberapa pengamatan mengenai proposal Mesir. Proposal tersebut mengatur pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina, setelah melalui pembicaraan dengan semua faksi Palestina, yang akan bertanggung jawab mengatur dan membangun kembali Gaza pasca perang. “(Hamas juga) mencari penarikan militer Israel sepenuhnya (dari Gaza),” ujar pejabat Hamas tersebut. Terkait proposal yang diajukan kepada Hamas dan kelompok Jihad Islam, Kepala Layanan Informasi Negara Mesir Dia Rashwan mengungkapkan, rencana dalam proposal itu dimaksudkan untuk menyatukan pandangan semua pihak terkait. “Dengan tujuan mengakhiri pertumpahan darah warga Palestina,” ucapnya. Sebelumnya Rashwan menyampaikan bahwa Mesir sedang menunggu tanggapan atas usulan tersebut dari pihak-pihak yang terlibat. Dia mengatakan, Kairo akan memberikan rincian tentang rencana tersebut setelah tanggapan tersebut diterima. Terkait perundingan di Kairo, pada Kamis (28/12/2023) lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, saat ini pemerintahannya sedang menjalin kontak untuk membebaskan warga Israel yang masih disandera Hamas. “Kami masih dalam kontak sampai momen ini. Situasinya tidak dapat dijelaskan secara rinci, dan kami berupaya memulihkan semuanya,” kata Netanyahu dalam pertemuan dengan keluarga para sandera, dikutip laman Middle East Monitor. Netanyahu tak menjelaskan lebih detail tentang sifat kontak tersebut. Namun negosiasi antara Israel dan Hamas biasanya dijembatani oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS). Pada Kamis lalu, keluarga dari orang-orang yang masih disandera Hamas menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menyerukan dan mendesak pemerintahan Netanyahu untuk segera membebaskan mereka. Menurut statistik Israel, Hamas menculik sekitar 239 orang ketika mereka melakukan operasi infiltrasi ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu. Pada 24 November hingga 1 Desember 2023 lalu, Israel dan Hamas sempat memberlakukan gencatan senjata kemanusiaan. Selama periode tersebut, kedua belah pihak melakukan pertukaran pembebasan tahanan dan sandera. Hamas membebaskan 105 sandera. Mereka terdiri dari 80 warga Israel dan sisanya adalah warga asing. Sebagai imbalan atas pembebasan para sandera, Israel membebaskan 210 tahanan Palestina. Pada 9 Desember 2023 lalu, Israel mengatakan Hamas masih menahan 137 sandera di Gaza. Sementara itu Hamas menolak terlibat dalam negosiasi pembebasan sandera dengan Israel sebelum agresi di Jalur Gaza dihentikan total. Hamas pun menuntut Israel mengikuti persyaratan yang diajukannya. (zul) Baca juga :

Read More

P3M dan DJP Resmikan Tax Center Pesantren Untuk Memperkuat Literasi Pajak

Jakarta — 1miliarsantri.net : Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Musyawarah (P3M) bekerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Timur meresmikan Tax Center Pesantren untuk memperkuat literasi pajak di lingkungan pesantren. Peresmian dilakukan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Muhammad Ismiransyah; Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti; serta Direktur P3M KH Sarmidi Husna di Kantor P3M, Jalan Cililitan Kecil III, Jakarta Timur, pada Kamis (28/12/2023) lalu. Direktur P3M KH Sarmidi Husna menjelaskan, Program Tax Center Pesantren ini bermula dari persoalan pajak yang dihadapi beberapa pesantren yang mulai memiliki usaha. “Banyak pesantren yang memiliki usaha, dan jika usahanya menghasilkan lebih dari 500 juta rupiah, akan kena pajak PPN dan PPH. Masalah timbul ketika usaha itu berada di atas tanah pesantren yang belum wakaf,” terang Kiai Sarmidi kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (30/22/2023). Menanggapi persoalan tersebut, P3M bersama Kanwil DJP Jakarta Timur berupaya menjembatani solusi agar pesantren mendapatkan literasi pajak dengan baik. “Ini akan menjadi pusat konsultasi pajak untuk membina pesantren terkait perpajakan,” jelasnya. Dengan adanya Tax Center Pesantren, Kiai Sarmidi mengatakan bahwa pihaknya juga siap untuk melakukan sosialisasi ke pesantren-pesantren untuk memberikan literasi dan pemahaman perpajakan. “Kami siap keliling pesantren bangaimana santri itu yang nanti calon wajib pajak bisa kita sadarkan dari awal, millennial, sini pemahaman mengenai pajak baik untuk dirinya sendiri, maupun ketika berorganisasi paham dengan pajak,” ucapnya. Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Muhammad Ismiransyah mengatakan bahwa pendirian tax center di lingkungan pesantren merupakan hal baru. “Ini baru pertama kali kita melakukan PKS tax center dengan teman-teman pesantren dan ini pintu masuk yang sangat baik,” urainya. Ia mengatakan, di Kanwil DJP Jakarta Timur saat ini baru tersedia 18 tax center. Padahal sudah ada ratusan tax center di seluruh Indonesia. “Kita baru memiliki 18 tax center, padahal jumlah perguruan tingginya mencapai 30. Di seluruh Indonesia kini memiliki 434 tax center,” tuturnya. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP (DJP) Dwi Astuti menyatakan, tax center pesantren ini merupakan yang perdana dan diharapkan dapat diratifikasi oleh pesantren lain. Dalam upaya sosialisasi, ia juga menyatakan kesiapannya untuk mengunjungi pesantren-pesantren. Dia merasa senang sekali, terlebih ini adalah pertama kali. Dwi berharap semoga nantinya dapat diratifikasi oleh pesantren lain. “Saya sependapat, santri kita akan berdiri sendiri. Semakin banyak pajak yang dikumpulkan, manfaatnya akan kembali ke kita, seperti sekolah, BLT, subsidi bensin, listrik, dan bantuan pesantren. Oleh karena itu, saya berterima kasih dan insyaallah ke depannya kita bisa bekerja sama lebih baik lagi,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

KH Marzuki Mustamar Diberhentikan Sebagai Ketua PWNU Jatim Sejak 16 Desember 2023

Surabaya — 1miliarsantri.net : Fakta baru mengungkap diberhentikan nya Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar berlaku sejak 16 Desember 2023. Ini berdasarkan surat keputusan PBNU yang dibuat di Jakarta pada 02 Jumadil Akhiroh 1445 H bertepatan dengan 16 Desember 2023. Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 274/PB.01/A.II.01.44/99/12/2023 tersebut ditandatangani Rais Aam, KH Miftachul Akhyar; Katib Aam KH Akhmad Said Asrori; Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal H Saifullah Yusuf. PBNU mengambil Pasal 14, 18, dan 19 Anggaran Dasar NU; Pasal 57, 58, 61, 64, 67, dan 71 Anggaran Rumah Tangga NU; Pasal 6 dan 8 Perkum NU No. 11 Tahun 2023; serta SK PBNU 3 September 2023 tentang Perpanjangan Masa Khidmat dan Perubahan Susunan PWNU Jawa Timur Antar Waktu sebagai landasan mengeluarkan SK tersebut. Salah satu pertimbangan pemberhentian yang tercantum dalam SK tersebut menyatakan: “[…] berdasarkan evaluasi atas beberapa tindakan dan pernyataan Saudara KH. Marzuqi Mustamar selaku Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur [KH. Anwar Manshur] telah menyampaikan usulan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk memberhentikan Saudara KH. Marzuqi Mustamar dari jabatan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur.” Diketahui, KH Marzuki Mustamar diberhentikan dari jabatannya. PBNU menilai, pemberhentian Marzuki Mustamar adalah masalah internal. Setelah dia diberhentikan, siapa pengganti Marzuki Mustamar? Sekjen PBNU Saifullah Yusuf mengatakan, untuk menentukan pengganti Marzuki harus melalui rapat pleno wilayah. “Pleno akan dipimpin langsung Rais Syuriah PWNU Jatim,” terang Gus Ipul kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (30/12/2023). Menurut Gus Ipul, rapat pleno ini harus digelar dua minggu setelah pemberhentian KH Marzuki Mustamar. “Jika rapat pleno tidak segera dilaksanakan, maka PBNU akan mengambil alih. Bisa ditunjuk, bisa careteker, nanti tergantung situasi dan kondisinya,” lanjutnya. Gus Ipul juga meminta persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan dan jangan sampai di framming karena kondisi politik. “Enggak usah dibesar-besarkan. Ini adalah masalah internal, dan proses-prosesnya dicoba secara internal dan sudah melalui proses yang sangat panjang sekali. Orang lain juga jangan ikut mengomentari kalau memang nggak ada urusannya,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Para Wartawan Perang di Gaza Lebih Memilih eSIM Untuk Mempermudah Akses Komunikasi dan Mengirim Berita

Gaza — 1miliarsantri.net : Di tengah terputusnya jaringan internet dan komunikasi selama serangan dan pembantaian yang dilancarkan teroris Israel di Jalur Gaza, warga Palestina, khususnya wartawan, beralih menggunakan kartu SIM elektronik (eSIM) untuk berkomunikasi dan menyampaikan berita mereka serta situasi di Gaza ke dunia luar. Elektronik SIM atau eSIM adalah kartu SIM yang tertanam di dalam motherboard ponsel atau perangkat pintar. Hal itu memungkinkan pengguna menggunakan satu atau lebih nomor telepon secara bersamaan tanpa perlu menggunakan kartu SIM tradisional. Kartu ini bekerja dengan prinsip sederhana: pengguna harus memindai “kode QR” yang dikirim dari luar menggunakan kamera ponsel untuk menghubungkan mereka ke jaringan telekomunikasi eksternal, yang umumnya berasal dari Israel atau kadang-kadang Mesir. Menurut salah satu pedagang, wartawan dan koresponden di Gaza menggunakan kartu SIM elektronik lebih banyak untuk menyampaikan gambaran yang akurat ke dunia luar, juga digunakan oleh petugas ambulans sipil yang perlu berkomunikasi untuk mengetahui lokasi serangan Israel guna membantu korban dan menyelamatkan korban luka. Kartu SIM elektronik juga diminta oleh anggota Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), yang menggunakannya dalam pekerjaan mereka. Seorang wartawan menegaskan bahwa jika bukan karena kartu SIM elektronik, warga Palestina akan terputus dari dunia dan tidak ada yang mengetahui apa yang terjadi di Gaza. Selama menjalankan tugas jurnalistik mereka, mereka kadang-kadang melakukan liputan langsung melalui jaringan 4G dan 5G. Dia menyatakan bahwa cara-cara ini membantu wartawan berkomunikasi dengan dunia luar dan menyampaikan suara dan gambar. Banyak orang Palestina di luar negeri berkomunikasi melalui eSIM untuk mengetahui berita Gaza dan berita tentang keluarga dan kerabat mereka. Menurut wartawan ini, setelah jaringan telekomunikasi Palestina terputus, eSIM menjadi satu-satunya yang terhubung ke jaringan seluler internasional. Seorang wartawan lain mengkonfirmasi bahwa terputusnya komunikasi di Gaza membuat mereka beralih ke kartu SIM elektronik, tetapi dia berbicara tentang masalah besar yang dihadapi mereka terkait dengan penerimaan sinyal. Dia mengatakan bahwa mereka terpaksa pergi ke tempat tinggi atau daerah perbatasan terbuka untuk mengirimkan materi jurnalistik mereka, sebuah proses yang memerlukan koneksi internet yang kuat. Wartawan mendapatkan kartu SIM elektronik dari teman-teman mereka di luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Eropa, yang dikirim kepada mereka dalam bentuk “kode” dan dimasukkan ke dalam perangkat mereka. Wartawan menyatakan bahwa proses penginputan memerlukan waktu 2 hingga 3 jam karena lambatnya koneksi internet. (zul) Baca juga :

Read More

Syekh Ibnu Athaillah Berbagi Nasehat Ketika Menghadapi Permasalahan Berat

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam menghadapi musibah di alam dunia yang terasa berat, Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam Al-Hikam menawarkan perspektif yang menenangkan dan menginspirasi, membimbing individu untuk menemukan kedamaian dalam menghadapi cobaan hidup yang sulit. Saat datang ujian dan cobaan berupa musibah, seringkali manusia merasa kecewa, terluka dan terasa pedih. Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari menyampaikan bahwa ada cara untuk membuat musibah itu terasa lebih ringan. Yakni dengan menyadari bahwa ujian berupa musibah itu dari Allah SWT. Syekh Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam menjelaskan, jika ujian berupa musibah dari Allah SWT, maka hal yang perlu diingat adalah Dia Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Bijaksana. Apapun yang diberikan kepada manusia merupakan bentuk kasih sayang serta kebijaksanan-Nya. “Yakinlah Allah SWT tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya di dunia dan akhirat. Agar kamu bisa meringankan derita musibah yang sedang menimpa maka hendaklah kamu mengetahui bahwa Allah SWT adalah Dzat yang menguji kamu. Dzat yang mengarahkan kamu menghadapi berbagai takdir adalah Dzat yang membiasakan kamu untuk selalu mengambil pilihan yang terbaik.” Jika sering tertimpa musibah atau sedang menghadapi bencana, maka ada satu resep yang bisa dimanfaatkan untuk meringankan kepedihan tersebut. Resep itu yaitu mengetahui bahwa Allah SWT yang telah menguji. Allah adalah Tuhan Yang Maha Bijaksana. Setiap ketetapan-Nya pasti mengandung hikmah dan maslahat bagi para hamba-Nya. Tidak ada satupun ketetapan-Nya yang bertujuan menyiksa dan merugikan hamba-hamba-Nya. “Bahwa sebagai hamba Allah SWT, hak kamu hanyalah menerima ketentuan Sang Penguasa. Yakinlah bahwa semua yang ditakdirkan­ Allah SWT adalah kebaikan. Sebenarnya, itulah yang membedakan antara seseorang yang menghambakan dirinya kepada Dzat Yang Maha Kuasa dengan seseorang yang menghambakan dirinya kepada makhluk yang lemah,” ujar Ibnu Athaillah. Manusia jenis yang pertama selalu berbuat untuk kebaikan sebagai hamba-Nya. Sedangkan manusia yang kedua bertindak berdasarkan hawa nafsu belaka, sehingga tidak ada hikmah di balik tindakannya. “Ketahuilah bahwa Dzat yang menetapkan kamu untuk menghadapi berbagai ketentuan­-Nya adalah Dzat yang menuntunmu untuk selalu mengambil pilihan yang terbaik. Bukankah Allah sudah mengajarkan kamu untuk menghadapi segala keburukan dengan kesabaran. Maka bersabarlah, kamu akan mendapatkan keuntungan dan balasan yang lebih baik. Siapa tahu, di balik musibah itu, ada nikmat yang tidak terkira banyaknya dan tidak terbayangkan indahnya,” kata Ibnu Athaillah. (yat) Baca juga :

Read More

Begini Gambaran Batavia pada 1670 Yang Dituangkan Dalam Kanvas

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sejarah ketika Batavia dikepung 10 ribu prajurit Mataram pada 1629, dituangkan dalam kanvas oleh seorang pelukis Belanda, Peter van den Boeche, yang kemudian melukis Batavia in Vogelvlucht (Batavia dalam Pandangan Mata Burung). Pada abad ke-17 itu ada beberapa pelukis Belanda yang datang. Ada Andrian Minden yang melukis Batavia in Vogelvlucht pada 1627 pada masa gubernur jenderal Kompeni JP Coen. Bagaimana gambaran kota Batavia yang dua kali diserbu pasukan Raja Mataram Sultan Agung itu? Dalam dua kali penyerbuan itu, Sultan Agung mengalami kekalahan. JP Coen berhasil mempertahankan Batavia, kendati kemudian ia jatuh sakit dan meninggal dunia. JP Coen, yang menjadi gubernur jenderal pada 1619-1623 dan 1627-1629, merupakan salah satu gubernur jenderal Kompeni yang wajahnya digambar oleh pelukis Van Meer. Pelukis lainnya, ada Andries Beekman yang datang di Batavia sebagai serdadu biasa. “Ia memberi gambaran yang bagus sekali mengenai kasil, benteng, dan loji di Banten, serta Batavia dan Jepara,” tulis sejarawan Universitas Gadjah Mada Djoko Soekiman. Ada pula pelukis J Rach yang melukis rumah dinas gubernur jenderal Kompeni Reinier de Klerck di Moleenvlet. Reinier menjabat pada 1777-1780, rumahnya sekarang menjadi Gedung Arsip Nasional di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. Pelukis lainnya, ada Jacob Jansen Coeman, yang menikahi putri pelukis Rembrant, tiba di Batavia pada 1663. Ada pula pelukis Johan Nienhofs yang melukis tokoh-tokoh penting Kompeni di Batavia pada 1670-an. “Dari hasil lukisan para pelukis, ditambah keterangan tertulis para musafir atau karya sastra pada waktu itu, kita dapat merekonstruksi kembali peninggalan-peninggalaan bangunan dan gaya hidup masyarakat Indis,” tulis sejarawan Universitas Gadjah Mada Djoko Soekiman. Gambaran mengenai Batavia dikutip oleh Djoko Soekiman dari karya pelukis Johan Nienhofs pada 1670, Ini adalah tahun ketika Amangkurat II sewaktu masih menjadi putra mahkota Mataram, untuk kedua kalinya mengirim utusan persahabatan ke Batavia. Begini keterangan Nienhofs yang dikutip Djoko Soekiman: Kastil Batavia dikelilingi oleh dinding tembok dengan parit berkeliling, pada sisi luarnya terdapat empat bastion (benteng) di keempat sudutnya. Masing-masing benteng itu bernama (dari arah barat daya ke tenggara): Diamant, Robijn, Saphier, dan Parel. Di tengah-tengah kastil ini terdapat jalan yang membujur arah selaran-utara. Di sebelah selatan terletak landpoort yang mengarah ke utara, di mana terletak waterpoort ke arah laut. Di tepi jalan besar dekat landpoort terdapat lapangan kecil untuk baris-berbaris (parade pleintje) dengan ukuran 140×35 meter. Dari arah barat dari lapangan ini terdapat patung (lapangan ini disebut parade pleintje atau alarm pleintje, yang digunakan untuk berkumpul apabila kota dalam kreadaan bahaya). Di seberang jalan dari lapangan tersebut terletak Generaal Gouvernement, yaitu rumah untuk tempat tinggal gubernur jenderal, ruang sidang (raad zaal), dan sebagainya. Di sebelah kiri gedung ini terdapat rumah jaga, juga didirikan rumah tempat tinggal para penjaga (dekat landpoort). Di dekat gedung ini ada bangunan yang denahnya berisi delapan bangunan, yaitu bangunan gereja (hofkerkje), dan di arah belakang bangunan terletak rumah tempat tinggal komandan setempat yang disebut kapitein van het kasteel. Di paradeplein, setiap sore hari diadakan baris-berbaris oleh pasukan setempat. Pada peristiwa-peristiwa khusus gubernur jenderal berdiri pada bordes, misalnya untuk melihat pasukan yang akan berangkat ekspedisi. Kemudian diadakan pesta-pesta untuk menghormati mereka yang akan berangkat menjalani ekspedisi itu. Pada 1669 dengan kedatangan para utusan dari Makassar, dibuatlah rumah-rumah jaga, antara lain dibangun rumah-rumah jaga di atas hofkerkje, dan juga di atas bangunan-bangunan yang terletak di seberang jalan dari bangunan Generaal Gouvernement. (yan) Baca juga :

Read More

Menag Kukuhkan 2.302 Relawan Moderasi Beragama

Mataram — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghadiri pengukuhan 2.302 Relawan Moderasi Beragama selanjutnya disebut Relawan Moderasi, di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menag mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB tersebut. “Saya tidak panjang lebar, karena saya hanya ingin menyampaikan dua hal. Pertama, menjadi Relawan Moderasi itu tidak mudah. Ini ada dua kata, relawan dan moderasi. Relawan itu kadang rela kadang melawan,” pesan Yaqut dalam siaran Pers yang diterima Jumat (29/12/2023). Dia mengingatkan, untuk melakukan moderasi itu juga tidak mudah. Moderasi itu harus berada di tengah. tidak boleh ikut yang kiri, tidak boleh ikut yang kanan. Harus ada di tengah-tengah, mengikuti arahan pimpinan. Menag juga menambahkan bahwa hari ini masyarakat dihadapkan pada satu situasi di mana ada sekelompok orang yang mengklaim sebagai pemegang otoritas keagamaan, pemegang otoritas kebenaran. “Bahwa yang berhak menentukan kebenaran adalah kelompok mereka. Oleh karena itu saya berharap, Relawan Moderasi ini mampu berada di tengah-tengah untuk menjembatani semua situasi yang ekstrim dan memoderasi semua hal yang mereka merasa memiliki otoritas atas kebenaran,” imbuhnya. Menag juga mengingatkan Indonesia ini negara majemuk. Takdir Indonesia ini takdir keragaman, takdir keberagaman, takdir keberbedaan. Namun, keperbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia ini selalu menjadi kekuatan dan berhasil memerdekaan negara yang kita cintai. Sementara itu Pj. Gubernur NTB yang diwakili Sekda Provinsi NTB Fathurrahman, juga hadir dalam pengukuhan Relawan Moderasi. Beliau mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan Kemenag yang berkomitmen mewujudkan moderasi beragama. “Adanya Relawan Moderasi ini kami harap dapat menjadi solusi konkret untuk melawan intoleransi. Khususnya dalam momen politik ini, mari kita meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga ketenangan dalam pemilu,” ujarnya. Ditambahkan nya, Politik tidak boleh merusak kerukunan yang telah kita bangun bersama. Mari kita jadikan pemilu sebagai panggung untuk penugat persatuan, bukan pemecah belah,” ajaknya. Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, menyampaikan bahwa Relawan Moderasi ini diambil dari 1.000 lebih desa di Provinsi NTB. Mereka diambil dari berbagai unsur, mulai dari ASN Provinsi NTB, perwakilan tokoh agama, perwakilan aparat keamanan, hingga penyuluh agama serta petugas KUA di wilayah NTB. “Relawan akan bekerja sama dengan seluruh staker holder untuk menjaga kerukunan umat beragama, agar terjamin kehidupan yang nyaman di NTB,” kata H. Zamroni. (ron) Baca juga :

Read More

Beberapa Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan, Berdampak Positif Juga untuk Mental dan Fisik

Surabaya — 1miliarsantri.net : Islam menekankan pentingnya kebersihan diri untuk memperkuat jiwa. Salah satunya tercermin dari perilaku selalu bersuci sebelum menjalankan ibadah untuk Allah Ta’ala. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 6: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ6 Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. Wudhu merupakan amalan sederhana dengan mencuci bagian tubuh tertentu, termasuk tangan, kaki, lengan, mulut, lubang hidung, telinga, dan wajah. Selain berfungsi untuk membersihkan tubuh, wudhu juga membawa manfaat kesehatan yang besar yang berdampak positif pada kesejahteraan mental dan fisik. Melansir laman Islamic Finder, berikut beberapa manfaat kesehatan dari wudhu: Wudhu menawarkan pengalaman terapeutik, terutama bagi mereka yang menderita depresi. Beberapa ahli yoga bahkan menganjurkan untuk melakukan wudhu sebelum tidur. Berwudhu sebelum tidur disebut dapat menenangkan pikiran dan tubuh, alhasil tidur malam pun menjadi lebih nyenyak. Wudhu disebut juga menawarkan kelebihan bagi kecantikan kulit. Rutin berwudhu dapat menyegarkan kulit dan membuatnya terlihat lebih muda. Saat berwudhu dapat membuka pori-pori kulit, menghilangkan rasa lelah, dan membersihkan segala debu yang menumpuk sekaligus menyebarkan keringat dan lemak. Wudhu mencakup berkumur yang dapat menghilangkan sisa-sisa makanan dari gigi, lidah, dan gusi, sehingga mencegah masalah kesehatan mulut. Selain itu, aktivitas berkumur saat wudhu juga dapat memperkuat otot-otot wajah Sekaligus menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Selain itu, membilas lubang hidung saat berwudhu dapat mencegah kuman yang masuk di folikel hidung. Membilas bagian dalam dan luar telinga saat berwudhu akan menghilangkan lapisan kotoran berlebih, mencegah timbulnya mastoiditis sekaligus menghentikan penumpukan kotoran. Mencuci sela-sela jari kaki dan jari tangan akan menghilangkan kuman dan bakteri yang tersembunyi. Telah terbukti bahwa memberikan tekanan pada titik-titik tertentu di lengan akan meningkatkan aliran darah secara keseluruhan. Aktivitas wudhu merupakan hal yang tepat untuk aspek ini. Ada tiga pembuluh darah utama di siku yang terhubung ke otak, jantung, dan hati, dan memberikan tekanan pada pembuluh darah sehingga tubuh menjadi lebih baik secara fisik maupun mental. (yat) Baca juga :

Read More

Ahmad Murtaja Pemuda Gaza Gunakan Tulisan Satir Guna Hadapi Kematian

Gaza — 1miliarsantri.net : Ahmad Murtaja, seorang pemuda berusia 28 tahun, menggunakan tulisan satir sebagai senjata untuk menghadapi kematian di Jalur Gaza. “Saya menulis dengan satir karena kita tidak boleh menganggap serius dunia ini. Apakah yang terjadi pada kami nyata?” ungkap Ahmad Murtaja, Jumat (29/12/2023). Dalam pembantaian yang dilakukan teroris Israel di Jalur Gaza selama tiga bulan berturut-turut, Ahmad melihatnya sebagai “situasi konyol” yang dihadapi oleh semua orang di seluruh dunia. Ahmad mengatakan, situasi sekitar membuatnya terprovokasi untuk melakukan sesuatu. Rasa ketidakberdayaan di hadapan semua yang terjadi sangat sulit dan menyakitkan, bahkan, jika tidak mengalami penderitaan fisik seperti korban oleh hujan peluru yang terus menerus menimpa wilayah kecil ini, baik di darat, udara, maupun laut. “Saya bukan seorang penulis, saya hanya orang yang terprovokasi oleh kenyataan, jadi saya menulis dengan satir karena kita tidak boleh menganggap serius dunia ini,” sambungnya. Ahmad dan keluarganya selamat dari serangan udara teroris Israel yang menghancurkan rumah mereka di distrik Shejaiya di timur Kota Gaza, Jalur Gaza utara. Mereka mencari tempat berlindung di dalam kota, dan setiap kali, menit-menit krusial menentukan kelangsungan hidup mereka dari kematian yang pasti. Ahmad adalah lulusan psikologi dari Universitas Islam di Gaza. Belum menikah, ia tinggal bersama keluarganya di distrik Shejaiya, yang namanya mencuat dalam berita perang sebagai salah satu distrik yang paling banyak diserang dan dihancurkan di Gaza. Distrik ini, menurut pengakuan para pemimpin Israel, menghadapi perlawanan sengit dari pejuang Palestina. Akibat satu serangan hebat di distrik ini, Ahmad menemukan dirinya terkubur di bawah reruntuhan, selamat secara ajaib. “Kami selamat lagi, mungkin ini yang ketiga atau keempat, saya tidak tahu, tetapi kami masih bernafas, dan setiap kali kami selalu berada satu langkah di depan kematian,” imbuhnya. Akibat serangan yang keras di distrik Shejaiya, Ahmad dan keluarganya mengungsi beberapa kali, dan setiap kali mereka dikejar oleh sabuk api. Mereka selalu meninggalkan tempat tinggalnya sebelum bangunan yang ditempati runtuh akibat serangan. Hingga mereka menetap di sebuah tempat yang dikelola oleh Perserikatan PBB di bagian barat Kota Gaza. Lebih dari 100 ribu pengungsi berada di tempat ini dan sekitarnya, menurut perkiraan Ahmad. Meskipun ada bendera biru PBB berkibar di atas tempat tersebut, tempat itu telah ditinggalkan oleh staf dan petugasnya sejak Ahmad dan yang lainnya mengungsi dari kota Gaza dan sekitarnya pada 13 Oktober 2023. Tentang alasan perasaan ketidakamanan ini, Ahmad merujuk pada lima menit yang memisahkan antara dirinya dan kematian ketika roket dan peluru mortir menghantam sekolah yang dioperasikan oleh UNRWA, tempat yang menampung ribuan pengungsi. “Kami meninggalkan sekolah dengan cepat, dan lima menit kemudian, bangunan tempat kami berlindung hancur karena serangan langsung Israel,” lanjutnya. Semua peristiwa ini mendorong Ahmad untuk menulis dan mendokumentasikan catatan harian perang, namun dengan gaya satirnya yang khas. “Beginilah kehidupan saya sebelum perang. Saya melihat segala sesuatu di sekitar saya dengan sindiran. Kehidupan tidak layak lebih dari itu,” ungkapnya Ahmad mengutip novel “Pesta Kegilaan” karya penulis terkenal Milan Kundera, yang mengatakan, “Kita tidak boleh mengambil dunia ini terlalu serius.” Ahmad bertanya, “Apakah yang terjadi pada kami nyata?” (zul) Baca juga :

Read More