Kisah Ummi Salamah Sukses Jualan Jamu Akar Jawi hingga Merambah ke Mancanegara

Semarang — 1miliarsantri.net : Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam memajukan UMKM terbukti melahirkan pengusaha sukses. Salah satunya Ummi Salamah, produsen jamu Akar Jawi. Dia mendapat pembinaan dan pendampingan Rumah BUMN (RB) yang dikelola PT Semen Gresik sebagai anak usaha SIG di Rembang, Jawa Tengah. Ummi Salamah, warga Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, merintis usaha Akar Jawi pada 2011 dengan membuat masker wajah untuk mengatasi jerawat pada mukanya. Berbekal ilmu dan pengalaman meracik bahan alami saat masih kuliah Jurusan Farmasi Jamu di salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta, Ummi Salamah mencoba meracik masker untuk perawatan wajahnya. “Pertama-tama saya buat untuk keperluan sendiri. Tapi ternyata teman dan tetangga banyak yang minat. Dari situ saya mulai buat lebih banyak untuk dijual. Bahkan sampai masuk supermarket di Yogyakarta. Pada 2013 karena terkendala izin, masker wajah produksi kami tidak boleh dipasarkan di toko besar. Akhirnya, saya berinovasi membuat minuman berbahan rempah tradisional dengan modal Rp200 ribu saat itu,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Ahad (14/1/2024). Ummi Salamah mengungkapkan, resep minuman rempah diperoleh dari ibu mertua yang berprofesi sebagai penjual jamu, kemudian disesuaikan dengan selera “lidah” masyarakat Rembang. Pada awalnya, Ummi Salamah menjalankan usaha Akar Jawi untuk mengisi waktu luang. Sampai pada 2020, dia mendapat informasi tentang RB Rembang dan memutuskan untuk bergabung. “Awalnya saya titip produk untuk dijual di RB Rembang, syukurlah hasil penjualannya memuaskan. Saya juga dapat pendampingan pemasaran, pembukuan, membuat database pelanggan, sampai diajak ke pameran-pameran yang menambah pengalaman dan membuat produk saya dikenal luas. Bahkan produk minuman rempah Akar Jawi yang diikutsertakan dalam pameran Tong Tong Fair di Belanda pada 2022 lalu habis terjual,” tambahnya. Keseriusan dalam mengembangkan usaha membuahkan hasil. Saat ini, Akar Jawi telah jauh berkembang. Dibantu oleh 3 karyawan dalam proses produksi dan pemasaran di rumah produksi “Omah Jamu Iqtaja”, Akar Jawi telah memproduksi beragam varian minuman rempah, meliputi kunyit asem, jahe merah, kunyit, kunyit putih, temu lawak, jahe sereh, dan wejeh (jamu pelancar ASI). Kegiatan pemasaran dan penjualan yang dilakukan secara masif, baik offline maupun online dengan memanfaatkan platform media sosial dan marketplace, membuat Akar Jawi sukses memperluas pasar dan menjaring pelanggan dari luar Rembang, seperti Boyolali, Yogyakarta, Magelang, Purwakarta dan Kalimantan. Bahkan, ada pembeli untuk dijual kembali (reseller) ke Malaysia. Menurut Ummi Salamah, minuman rempah Akar Jawi banyak digemari karena dibuat dengan bahan alami terbaik yang didapat langsung dari petani di Pamotan, Banyuurip, Sulang dan Pancur serta diolah dengan proses kristalisasi yang menghasilkan minuman rempah tanpa endapan, tanpa bahan pengawet atau tambahan lainya, sehingga enak, segar dan menyehatkan. Usaha yang semakin berkembang telah mengerek omzet Akar Jawi 4 kali lipat lebih besar dari awal berdiri, atau tumbuh 300%. Kini Ummi Salamah bisa meraup omzet hingga Rp20 juta setiap bulannya. “RB Rembang sangat bagus untuk pengembangan UMKM di Rembang karena membantu pemasaran dan penjualan. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari galeri untuk display produk UMKM, ruang pertemuan, studio mini untuk pemotretan produk, dan komputer untuk edit gambar. Semoga RB Rembang terus eksis sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak UMKM,” urainya. Sementara itu Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, RB Rembang adalah wadah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang menjadi rumah bagi para pelaku UMKM untuk berkumpul, berdiskusi dan berkreasi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing usaha. Sejak didirikan pada 2020, kini RB Rembang memiliki mitra binaan sebanyak 371 UMKM yang seluruhnya telah mendapat kualifikasi “Naik Kelas”, dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1,527 orang. (hud) Baca juga :

Read More

Beberapa Cara Supaya Bisa Bangun Untuk Shalat Subuh

Surabaya — 1miliarsantri.net : Setiap muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan rukun Islam kedua, yaitu shalat lima waktu dalam sehari. Selain sebagai tiang agama, shalat juga dapat meningkatkan ketakwaan pada Allah SWT, memberi ketenangan lahir dan batin, mendapatkan kecintaan pada Allah Ta’ala dan mencegah perbuatan keji dan mungkar. Subuh adalah salah satu waktu untuk mendirikan shalat setiap harinya. Shalat subuh mengandung banyak keistimewaan, seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78). Meski shalat subuh memiliki keistimewaan, namun banyak muslim yang masih lalai dalam mengerjakannya dengan melanjutkan tidur. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651). Agar kita dapat meraih keistimewaannya, berikut 10 tips yang dapat membantu untuk bangun shalat subuh tepat waktu seperti dilansir dari laman Muslimi: Mohon kepada Allah (SWT) untuk memberikan kekuatan dan kemauan bangun di waktu Subuh. Bacalah Ayatul Kursi dan doa lainnya sebelum tidur. Letakkan alarm jauh dari tempat tidur agar Anda memaksakan diri untuk bangun. Jangan tergoda untuk menekan tombol snooze dan kembali memejamkan mata, ‘hanya beberapa menit lagi’! Jika mengalami masalah, atur beberapa jam alarm. Anda juga dapat menginstal berbagai aplikasi di ponsel, yang secara otomatis akan berbunyi di waktu-waktu shalat sesuai dengan lokasi. Meski terdengar klise, namun cara ini ampuh membantu untuk bangun lebih awal. Rasulullah memiliki kebiasaan tidur di awal waktu atau setelah Isya. Dari Abu Barzah radhiallahu ‘anhu “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyukai tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.” [HR. Bukhari & Muslim]. Sikap ini dapat memotivasi Anda untuk terus menyenangkan Allah SWT dan memperkuat keingin diri dalam melakukan perbuatan baik. Tanamkan pada diri keistimewaan shalat subuh dan takut untuk melewatkannya. Perbanyak literasi akan keutamaan dan pahala dari shalat subuh yang bisa didapat dari buku, hadist atau ilmiah. Jika alarm sulit membangunkan Anda, mungkin kandung kemih yang akan membangunkan. Di samping itu, ada banyak manfaat kesehatan dari minum sebelum tidur. Makan sebelum tidur akan membuat Anda malas dan ingin tidur lebih lama. Akibatnya Anda akan sulit bangun di awal waktu. Minta tolong pada anggota keluarga atau teman Anda unntuk menelepon atau berkirim pesan di waktu shalat subuh. Saling membantu dalam kebaikan sangat dianjurkan dalam Islam, seperti tertulis dalam surat Adz Dzariyat ayat 55 yang berbunyi, “Dan ingatkanlah, karena sesungguhnya pengingat itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” Saat bangun tidur, disunnahkan menggosok kedua telapak tangan pada wajah dan mata agar rasa kantuk hilang. Setelah itu, bacalah doa bangun tidur. Segeralah berwudhu setelah bangun tidur dan buang air. Begitu air itu mengenai wajah, otomatis rasa kantuk pun akan hilang. (yat) Baca juga :

Read More

Tata Ruang Hunian Sekarang Banyak Mengadopsi Konsep Bangunan Jaman Majapahit

Mojokerto — 1miliarsantri.net : Sejak jaman dahulu, masyarakat Majapahit dalam mendirikan rumah dikenal dengan menggabungkan nilai filosofis dan fungsi efisiensi. Dimana bangunan yang baik-baik seperti tempat ibadah ada di bagian depan, yang buruk semacam kamar mandi dan tempat sampah letaknya di belakang. Mirip konsep interior rumah sekarang. Menurut Budayawan Putut Nugroho, konsep penataan secara terperinci itu bahkan sudah berkembang sejak sekitar 200 tahun sebelumnya. Tata ruang bangunan rumah di era abad ke 13 sampai 16 itu mengadopsi tata ruang kota Kerajaan Majapahit. ’’Konsep arsitektur dalam penataan posisi bangunan berikut isinya mengacu pada tataran filosofis tiga penyebab kebahagiaan,’’ ungkapnya. Tiga nilai penting dalam ajaran Hindu-Budha itu meliputi hubungan harmonis antara manuasia dengan tuhan, antarmanusia, dan manusia dengan alam. Nilai ini diterapkan dalam konsep pembagian area tiga zona yang oleh masyarakat Bali disebut dengan Tri Mandala. Pedoman pembagian ruang itu menyangkup bagian utama, madya, dan nista. Utama adalah bagian bangunan yang berhubungan dengan spiritualitas, yakni tempat ibadah. Bangunan ini biasanya menjadi satu area dengan rumah dan posisinya berada di depan. ’’Masyarakat saat itu punya keyakinan bahwa posisi tempat ibadah harus pakem,’’ ujarnya. Putut mengatakan, konsepsi yang berpadu dengan kultur Jawa kuno melahirkan gaya baru arsitektur. Dalam tradisi rumah adat Joglo misalnya, bisa ditemui bagian senthong yang memiliki fungsi sakral sebagai tempat sembahyang atau bermeditasi Selanjutnya, area madya yang berupa pelatan utama rumah atau sekarang mirip dengan ruang tamu, kamar, sampai dapur. ’’Yang terakhir adalah area nista, seperti tempat untuk kamar mandi dan tempat sampah,’’ tandas perupa asal Kota Mojokerto itu. Dalam penerapannya, konsepsi tata ruang hunian ini juga mempertimbangkan peran efisiensi yang berhubungan dengan perilaku. Tingginya tingkat spiritualitas masyarakat di zaman 700 tahun lalu itu membuat fungsi ibadah menjadi yang utama. Dan, menutupi urusan-urusan yang berkonotasi buruk seperti membuang sampah dan membuang kotoran sehingga posisinya di belakang. Situs cagar budaya yang diyakini sebagai kompleks tempat tinggal ditemukan di sejumlah tempat. Salah satunya Situs Watesumpak, Kecamatan Trowulan, yang menunjukkan sebagai area hunian bangsawan Majapahit. Terdapat pula kompleks bangunan suci yang dikelilingi permukiman di Situs Klinterejo dan Bhre Kahuripan di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko. (tin) Baca juga :

Read More

Israel Kini Hadapi Kehancuran Ekonomi, Krisis Kepercayaan, Diterpa Pemberontakan Internal

Gaza — 1miliarsantri.net : Presiden Israel Benjamin Netanyahu digiling banyak masalah imbas perang di Jalur Gaza. Israel kini dihadapkan pada situasi krisis anggaran 2024, dalam internal diterpa pemberontakan koalisi, dan krisis kepercayaan makin menguat. Aljazeera melaporkan, Benjamin Netanyahu menghadapi tantangan besar yang mengancam pembubaran pemerintahan darurat yang dibentuk selama perang di Gaza, dengan bergabungnya aliansi ‘Majelis Nasional’, yang dipimpin oleh Benny Gantz yang menuntut pengalihan anggaran kesepakatan koalisi pemerintah untuk menutupi sebagian dari biaya perang. Tantangan ini muncul pada saat pemerintah sedang membahas anggaran 2024, pada hari Kamis dan Jumat, di tengah perselisihan substansial antara partai-partai koalisi yang menentang pengurangan anggaran kesepakatan koalisi, di tengah perkiraan bahwa defisit anggaran akan semakin memburuk karena biaya perang dan kerugian ekonomi Israel dalam keadaan darurat dan kelanjutan pertempuran. Dengan terus berlanjutnya perang di Gaza dan perbedaan pendapat tentang hari berikutnya, serta perluasan kerangka umum anggaran untuk meredakan konflik koalisi, protes di jalanan Israel semakin meningkat, menuntut pengunduran diri Netanyahu dan penyelenggaraan pemilihan umum Knesset yang lebih awal, karena kegagalan dalam mencapai tujuan perang dan pembebasan tahanan oleh Hamas. Dihadapkan dengan kenyataan ini, Netanyahu – yang berusaha mencabut 10 portofolio kementerian di bawah tekanan anggaran dan tuntutan mitra koalisi – berjongkok di antara ranjau politik dan pemangkasan ekonomi dari berbagai kementerian, menciptakan retakan dalam Anggaran 2024, sementara ia takut akan pemberontakan di dalam partai pemerintah Likud. Netanyahu ingin mengembalikan menteri Likud yang mengundurkan diri dari Knesset berdasarkan “hukum Norwegia,” tetapi anggota Knesset – yang seharusnya mengosongkan kursi mereka – telah menjelaskan kepadanya dan para menterinya bahwa “jika Anda mencoba mengirim kami pulang, Anda tidak akan mendapatkan mayoritas dalam pemungutan suara untuk kembali ke kursi Anda di Knesset atau dalam pemerintahan.” Analisis sepakat bahwa mempertahankan pemerintahan darurat tergantung pada keputusan pemimpin aliansi ‘Majelis Nasional’ Gantz, yang tanpa ragu selama bulan-bulan perang mengkritik Netanyahu dan menuduhnya memanfaatkan perang untuk tujuan politik dan pribadi. Juga, diperkirakan oleh analis bahwa keluarnya Gantz dari pemerintahan darurat hanya masalah waktu, terkait dengan isu tahanan dan perkembangan invasi darat di wilayah tersebut. Sementara itu Jurnalis urusan politik di surat kabar “Haaretz”, Mikhail Hovzar Toef, percaya bahwa dengan keberatan dan penolakan yang ditunjukkan oleh “Majelis Nasional” terhadap ketentuan anggaran 2024, keluarnya Gantz dari pemerintahan darurat semakin mendekat daripada sebelumnya, tetapi waktu yang tepat akan tergantung pada penyelesaian manuver darat utama di Gaza. Toef juga menyoroti bahwa Gantz, di tengah ketidaksepakatan dengan Netanyahu yang bahkan mencapai tingkat pertikaian selama periode perang, selalu membenarkan partisipasinya dalam pemerintahan darurat atas dasar tanggung jawab nasional dan kebangsaan, sering kali menyatakan bahwa tetap berada di Dewan Perang dilakukan atas dasar tanggung jawab militer dan hingga penyelesaian tahap terakhir dari pertempuran dan invasi darat.” Dihadapkan dengan krisis anggaran 2024 dan pertikaian di antara berbagai partai koalisi, yang menjadi keprihatinan dan kegelisahan Netanyahu, wartawan urusan politik percaya bahwa Gantz masih terus bermanuver di dalam pemerintahan darurat. Wartawan yang sama menunjukkan bahwa masyarakat Israel melihat Gantz sebagai pemimpin politik dan militer, sehingga ia mengangkat diri dalam hal pertikaian anggaran dan mengangkat isu tahanan sebagai inti dari agenda Israel, di mana pembebasan mereka dari tahanan dianggap sebagai masalah yang paling mendesak dan memiliki prioritas di atas setiap tahap pertempuran. Sepertinya Gantz bukanlah satu-satunya yang memiliki kata putus tentang masa depan pemerintahan Netanyahu, karena analis politik di surat kabar “Yedioth Ahronoth,” Moran Azulay, percaya bahwa Netanyahu menghadapi banyak masalah di dalam partai Likud dan ada tanda-tanda pemberontakan dari anggotanya. Mereka yang mengelilinginya khawatir tentang meningkatnya kekecewaan di antara anggota partai dan kemungkinan gerakan bersama dengan oposisi untuk menjatuhkannya. Dalam kerangka pertarungan ini, baik karena pertikaian anggaran, pemangkasan di berbagai kementerian, atau bahkan pembubaran beberapa kementerian, Azulay menyatakan bahwa “Netanyahu mencoba mengembalikan menteri yang mengundurkan diri berdasarkan hukum (Norwegia), dengan alasan menutup kantor yang tidak penting.” Namun, langkah ini mungkin menghadapi perlawanan di dalam Likud, karena anggaran umum tidak sebegitu menarik bagi Netanyahu seperti kekhawatiran tentang anggota parlemen yang memberontak. Terpisah dari perselisihan ini, analis urusan politik menambahkan bahwa “akhir-akhir ini, kritik terhadap pendekatan dan kebijakan partai Likud yang berkuasa, khususnya, dan koalisi secara umum, telah meningkat oleh anggota Likud, dan upaya untuk melawan Netanyahu karena perang dan tahanan Israel juga semakin meningkat.” Azulay merujuk pada pernyataan pemimpin oposisi, Yair Lapid, selama pertemuan kelompok partai “There is a Future,” ketika ia memanggil Gantz dan menteri “Majelis Nasional” untuk bergerak dan keluar dari pemerintahan darurat, dengan mengatakan bahwa “Israel membutuhkan pemerintahan baru, dan perdana menteri baru.” Azulay menyoroti bahwa insinuasi dari Lapid mencerminkan rasa tidak puas yang tersembunyi dan upaya pemberontakan untuk menjatuhkan Netanyahu, dengan mengatakan bahwa “partai (There is a Future) – yang dipimpinnya – akan secara bulat mendukung setiap langkah untuk mengubah pemerintahan, baik melalui pemilihan umum, atau membentuk pemerintahan alternatif yang dapat dipimpin oleh Gantz atau pemimpin Likud lainnya, Yuli Edelstein.” Dalam artikel berjudul “Pemilu Sekarang, Ini Mungkin,” jurnalis Israel, Nahama Dwark, menulis di surat kabar “Israel Today,” merinci dinamika di panggung politik Israel dalam konteks perang, serta krisis kepercayaan masyarakat Israel terhadap pemerintahan Netanyahu akibat jalannya pertempuran dan kekecewaan terhadap kinerja kementerian selama keadaan darurat. Dwark meyakini bahwa masyarakat Israel telah bosan dengan apa yang dia sebut sebagai “retorika kotor” dari beberapa pejabat terpilih dan menteri dalam pemerintahan, sambil menambahkan bahwa jajak pendapat menunjukkan perilaku koalisi pemerintahan tidak mendukung dan tidak mendukung pemimpin mereka, Netanyahu. Namun, satu-satunya jalan yang tampaknya efektif dan cepat untuk menghentikan arogansi dalam retorika ini, kata jurnalis Israel tersebut, “adalah mengadakan pemilu umum untuk Knesset. Para oposisi akan mengatakan bahwa Israel berada dalam keadaan perang, sehingga ini bukan waktu yang tepat untuk kampanye yang pada dasarnya polarisasi.” Kepada mereka yang mengatakan demikian, Dwark menambahkan, “mereka harus bertanya pada diri mereka sendiri, apakah mereka telah melakukan segala yang mereka bisa untuk mencegah pembelahan dan polarisasi dalam masyarakat Israel, terutama dalam konteks perang dan keadaan darurat?” Jurnalis menyoroti bahwa pemilihan umum telah menjadi suatu keharusan pada tahap ini karena kenyataan bahwa perdana menteri dan koalisinya (yang terdiri dari 64 anggota) tidak memiliki rencana politik apa pun, dan mereka enggan membahas prinsip hari berikutnya setelah perang. Ini adalah diskusi yang “dianggap krusial dan mendasar untuk kelangsungan hidup Israel,”…

Read More

Al Qur’an Melarang Orang Beriman Menganggap Rendah Sesama Manusia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pemilihan Presiden 2024 tinggal beberapa hari lagi. Para kandidat sudah melewati tahapan debat Capres-Cawapres. Untuk konteks Indonesia, umat muslim sebagai warga mayoritas memiliki andil besar agar pemilu terlaksana dengan damai dan tidak memecah belah bangsa. Sebab itu, sebagai pengingat bagi kita semua, al-Quran telah jauh-jauh hari memerintahkan kepada umat beriman untuk tidak meremehkan, menjelekkan, dan merendahkan sesama. Terlebih bila motif tersebut berasal dari hanya beda pilihan calon presiden saja. Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik699) setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim (Al-?ujur?t [49]:11) Sepenggal ayat di atas telah dijelaskan oleh para mufasir terkemuka. Ibnu Asyur, mufasir kelas dunia asal Tunisia misalnya, menerangkan dalam karya tafsirnya at-Tahrir wa at-Tanwir bahwa ayat tersebut memiliki sababun nuzul atau sebab ayat tersebut diturunkan. Ada beberapa riwayat mengenai penyebab ayat di atas turun, salah satunya adalah riwayat yang menyatakan ayat di atas turun karena ada sebagian istri Nabi yang mengejek Shafiyyah binti Huyay, hanya karena istri Nabi yang satu ini berasal dari keturunan Yahudi. Lalu turunlah ayat di atas untuk menegur ejekan tersebut. Menurut Ibnu Asyur dapat dipahami tatanan kata larangan dalam ayat di atas bermakna sebuah keharaman. Artinya, haram bagi orang-orang beriman merendahkan yang lainnya. (Lihat selengkapnya at-Tahrir wa at-Tanwir Juz 26, hal 246) Di ajang pemilu seperti ini, kemungkinan mencibir antar sesama semakin terbuka. Lebih-lebih dengan bantuan media sosial di zaman sekarang, orang-orang semakin mudah untuk merendahkan orang lain yang berbeda pilihan dengannya. Merespons kemungkinan ini, Majelis Ulama Indonesia menerbitkan 8 Taujihat (Arahan) demi melahirkan Pemilu yang ideal. Dua di antaranya adalah: Pertama, MUl menyerukan semua pihak agar senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan dalam Pemilu 2024 dengan mengutamakan kepentingan bersama sebagai bangsa, menghindari politik golongan dengan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah yang didasari pelaksanaan nilai-nilai agama. Kedua, MUI menyerukan kepada media massa, media elektronik, dan media online untuk bersikap netral dan pro aktif mendidik masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian (hate speech), sehingga mampu menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi informasi selama proses pelaksanaan Pemilu 2024. Semoga kita yang berislam dan beriman menjunjung tinggi perintah Al-Quran di atas. Dalam konteks Pemilu, tidak pantas bagi kita melanggar perintah Al-Quran dengan menjelekkan sesama hanya karena berbeda pilihan di surat suara. (yan) Baca juga :

Read More

Kemenag Membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru 37 Madrasah Unggulan 2024

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran peserta didik baru bagi 37 madrasah unggulan di Indonesia. Lembaga pendidikan unggulan itu terdiri atas 24 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, 11 MAN Program Keagamaan (MAN PK), dan 2 MA Kejuruan Negeri (MAKN) di seluruh Indonesia. Dirjen Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani mengatakan, MAN IC merupakan madrasah unggulan nasional bidang sain-humaniora binaan Kemenag sebagai tempat belajar calon peserta didik berbakat dan berprestasi yang disiapkan bisa mengakses perguruan tinggi ternama, baik nasional maupun internasional. “Kelak lulusan MAN IC ini diproyeksiakan untuk menjadi teknokrat, saintis, dan pemimpin masa depan di bidangnya masing-masing. Lulusan madrasah dengan kekhasannya harus turut berpartisipasi penuh dalam pembangaunan bangsa sesuai bidangnya masing-masing. Ini mimpi besarnya,” terang pria yang juga akrab disapa Kang Dhani, di Jakarta, Sabtu (13/1/2024). MAN PK, kata Kang Dhani, merupakan madrasah unggulan nasional bidang agama dan keagamaan binaan Kemenag sebagai tempat belajar calon peserta didik berbakat dan berprestasi yang disiapkan bisa mengakses perguruan tinggi top nasional dan internasional. Kelak lulusan MAN PK ini disiapakan bisa mengawal kehidupan keagamaan bangsa Indonesia menjadi ulama-cendikia dan cendikia yang ulama. “Sejauh ini untuk menjadi ulama disiapkan pesantren, sedangkan menjadi cendekia oleh dunia perguruan tinggi keagamaan Islam. Nah, MAN PK model pendidikannya ingin membekali lulusannya yang diproyeksikan bisa menggabungkan kedua ciri khas tersebut, yaitu keulamaan dan kecendekiawanan. Untuk itu, MAN PK ini diselenggarakan dalam suasana pendidikan yang menggabungkan antara persekolahan dan pesantren untuk memungkinkan bisa belajar 24 jam sehari secara bervariasi,” jelasnya. Sedangkan MAKN ini diorientasikan untuk menampung pengembangan bakat-minat peserta didik di bidang vokasi sebagaimana pada Pendidikan SMK. Namun, belajar di MAKN diwarnai dengan ciri khas agama Islam sebagaimana misi madrasah. Nilai akhlak dan keislaman akan mewarnai dalam proses belajarnya, sehingga lulusannya dapat menjadi pekerja profesional yang taat beragama, berakhlak tinggi dan memiliki orientasi profetik dalam bekerja. “Ini kelebihannya. Karena itu pola pendidikannya juga diselenggarkan dalam sistem asrama yang dikelola seperti pondok pesantren. Ada pendidikan agama, penanaman akhlak, dan pembiasaan-pembiasaan yang dijalankan dalam 24 jam sehari,” sebut Kang Dhani. Secara terpisah, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M. Sidik Sisdianto menambahkan, pendaftaran Seleksi Nasional Peseta Didik Baru ( SNPDB) pada madrasah unggulan nasional tahun ini, dibuka mulai 8 Januari hingga 17 Februari 2024. Pendaftarannya dilakukan secara online melalui website https://snpdb-madrasah.kemenag.go.id/ “SNPDB madrasah unggulan tahun ini juga membuka akses bagi lulusan pondok pesantren dan Pendidikan Diniyah Formal. Jadi lulusan Pondok Pesantren Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) mulai tahun ini bisa mendaftar sebagai calon peserta didik, baik di MAN IC, MAN PK maupun MAKN seluruh Indonesia,” jelas M. Sidik Sisdiyanto. Syaratnya, mereka merupakan santri yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sebagai santri Pendidikan Muadalah atau santri PDF yang memiliki SK Kemenag RI dan terdaftar di EMIS. “Jadi tidak sembarang lulusan pesantren atau lulusan pendidikan diniyah. Hal ini sebagaimana amanat PMA no 31 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren, pasal 44 dan 45. Mereka juga harus lolos tes potensi akademik dan prestasi akademik yang disediakan panitia pusat,” imbuhnya. SNPDB 2024 juga menyediakan jalur prestasi keagamaan. Untuk prestasi kejuaraan nasional dan regional di bidang sain, humaniora, dan keagamaan, selama ini sudah dibuka. Tahun ini, Kemenag menambahkan jalur prestasi bakat-minat luar biasa yang dimiliki calon peserta didik baru di sejumlah bidang lainnya, yaitu: kemampuan membaca kitab turats (kitab kuning), dan memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 15 juz. Kemampuan ini dibuktikan deangan ijazah atau sertifikat dan divalidasi dengan tes. Jalur prestasi tambahan ini diperuntukkan untuk bisa diterima di MAN PK saja. Sebab, kemampuan ini linier dengan pengembangan di MAN PK ke depan. Informasi lengkapnya bisa dilihat dan diunduh di: https://snpdb-madrasah.kemenag.go.id/web/unduhan. Daftar MAN IC se-Indonesia: Daftar MAN Program Keagamaan (MAN-PK) se Indonesia: Daftar Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri se- Indonesia: Direktur KSKK Madrasah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan layanan pendidikan madrasah yang berkualitas bagi calon pemimipin dan generasi penerus bangsa yang berkarakter madrasah. (rid) Baca juga :

Read More

WHO Menyebut Situasi Kemanusiaan di Gaza Tak Bisa Dibayangkan

Gaxa — 1miliarsantri.net : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (10/1/2024) lalu menyeru rezim pendudukan Israel agar memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza kepada WHO dan lembaga PBB lainnya. WHO menyebut situasi kemanusiaan di sana “tak bisa terbayangkan”. Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui bahwa tim organisasinya harus membatalkan enam misi ke Gaza utara sejak 26 Desember “karena permintaan mereka ditolak dan tidak ada jaminan keamanan perjalanan”. Sementara itu, rencana misi pada Rabu juga dibatalkan. “Pendistribusian bantuan kemanusiaan di Gaza terus menghadapi tantangan yang hampir tidak dapat teratasi,” terang Tedros saat konferensi pers di Jenewa, Sabtu (13/1/2024). Menurut Tedros, pemboman intens, pembatasan mobilitas, krisis bahan bakar dan komunikasi yang terputus membuat WHO dan mitra tidak mungkin menjangkau orang-orang yang membutuhkan bantuan. “Kami memiliki pasokan, tim dan rencana. Yang tidak kami miliki yakni akses. Kami menyeru Israel agar menyetujui permintaan WHO dan mitra lainnya untuk mengirim bantuan kemanusiaan. Hanya 15 rumah sakit di wilayah Palestina yang beroperasi meski hanya sebagian,” lanjutnya. Sementara itu, kurangnya sanitasi dan air bersih, serta kondisi hidup yang terlalu sumpek di jalur pantai mendukung penyebaran penyakit. “Warga mengantre berjam-jam untuk mendapatkan sedikit air, yang mungkin tidak bersih, atau roti, yang kurang bergizi,” pungkasnya. (zul) Baca juga :

Read More

Ini Pengetahuan Paling Utama dalam Islam dan Harus Dimiliki Setiap Muslim Yang Diajarkan Syekh Izzuddin

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam ajaran Islam, pengetahuan menjadi landasan utama bagi setiap Muslim. Seorang ulama klasik, Syekh Izzuddin bin Abdussalam (w. 660 H), menegaskan, pengetahuan paling mendasar adalah mengenal Allah SWT. Dalam pandangan beliau, pemahaman akan Allah menjadi kunci kebaikan dan benteng melawan segala bentuk penyimpangan. Pengetahuan ini membentuk karakter manusia untuk mengutamakan tujuan utama dan menjauhi yang sekunder, serta menilai dunia dengan bijak melalui lensa nilai dan keabadian akhirat. Dalam karyanya yang berjudul “Syajaratul Ma’arif” terbitan Qaf Media, Syekh Izzuddin menjelaskan, “Dan pengetahuan yang paling utama adalah mengenal Tuhan, karena pengetahuan ini memerintahkan segala kebaikan dan mencegah dari segala penyimpangan.” Setelah itu, kata Syekh Izzuddin, baru mengetahui hukum-hukum Al-Qur’an, lalu mengetahui janji bagi orang taat dan beriman, serta mengetahui ancaman bagi orang kafir dan gemar bermaksiat. Menurut dia, buah mengenal Allah Yang Maha Kasih adalah ahwal (kondisi rohani) yang luhur, perkataan yang bernilai, perbuatan yang diridhai, dan derajat di akhirat. Sedangkan, buah mengetahui hukum-hukum Alquran adalah menjauhi kedurhakaan dan mengikuti yang diridai Tuhan. Buah mengetahui janji dan ancaman adalah mengambil pelajaran dari apa yang menimpa pelaku maksiat dan tergerak untuk berbuat taat dan baik. Buah mengetahui rendah dan sementaranya dunia adalah menghinakan dunia dan tidak condong kepadanya. Buah mengetahui nilai dan keabadian akhirat adalah berorientasi dan bersemangat meraih kebaikan di akhirat. “Buah dipenuhinya hati dengan mengenal Tuhan adalah menampik segala sesuatu selain-Nya, mengasingkan diri dari sesama, dan mengutamakan ridho Khalik dibanding ridha makhluk,” jelas Syekh Izzuddin. Dia mengatakan, sesungguhnya Allah telah memberi watak hambanya untuk mengedepankan suatu tujuan paling utama dibanding yang utama, untuk meraih yang terpenting daripada yang penting, dan juga untuk menolak mudharat yang paling besar dan mudgarat yang lebih kecil. “Maka ia tidak akan mendahulukan yang biasa daripada yang utama kecuali orang gagap dan tak mengerti tingkatan keutamaan atau orang celaka dan lalai terhadap level tertinggi,” kata Syekh Izzuddin. Maka itu, tidak ada yang menyibukkan diri dengan dunia ini kecuali orang yang bodoh terhadap kemuliaan akhirat, dan tidak akan menyibukkan diri dengan akhirat kecuali orang yang bodoh terhadap keagungan Tuhan Maharaja, Mahperkasa. “Jadi, tidak mengetahui yang utama dan yang hina menjadi penyebab seseorang mendahulukan dunia dan akhirat, mendahulukan yang biasa dari yang utama, mendekati hal-hal yang hina dan menjauhi hal-hal yang utama,” tutup Syekh Izzuddin. (yat) Baca juga :

Read More

Gus Kikin Cucu Mbah Hasyim Asy’ari Ditunjuk Menjadi Ketua PWNU Jawa Timur

Surabaya — 1miliarsantri.net : Teka teki siapa pengganti KH Marzuki Mustamar terjawab sudah. KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari ini ditunjuk sebagai Ketua PWNU Jawa Timur. Gus Kikin, akan menjabat hingga diselenggarakannya Musyawarah Wilayah NU Jawa Timur Maret 2024 mendatang. Penetapan ini setelah PBNU menggelar rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah. “Alhamdulillah rapat gabungan siang tadi bulat menetapkan Gus Kikin menjadi Pj Ketua PWNU Jatim menggantikan KH Marzuki Mustamar,” kata Sekjen PBNU Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Jumat (12/1/2023). KH Marzuki Mustamar sendiri sebenarnya telah habis masa jabatannya sejak September 2023 yang kemudian mendapatkan SK perpanjangan sementara. Rapat gabungan yang dipimpin langsung Rais Aam KH Miftachul Ahyar juga dihadiri Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf serta jajaran Syuriah dan Tanfidziyah ini bulat menerima pemberhentian KH Marzuki dan pengangkatan Gus Kikin. “Terkait alasan pemberhentian KH Marzuki sekali lagi saya tegaskan ini masalah internal dan telah dianggap memenuhi syarat untuk pemberhentian. Jangan paksa kami membuka alasannya ke publik,” terang Gus Ipul. Pemberhentian KH Marzuki juga merupakan usulan dari Rais Syuriah PWNU Jawa Timur yang ditandatangani langsung oleh KH Anwar Mansyur. Ketua PWNU diberhentikan sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Di Jawa Timur, KH Ali Maschan Moesa juga pernah diberhentikan dari jabatan Ketua PWNU. Namun saat itu KH Ali Maskan menerima dan bahkan hingga saat ini masih aktif di jajaran Syuriah PWNU Jawa Timur. (har) Baca juga :

Read More

Mengapa Mazhab Syafii Dominan di Dunia Islam, Terutama di Wilayah Asia

Surabaya — 1miliarsantri.net : Indonesia dikenal sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Dan sebagian besar umat Islam di Indonesia, ternyata menganut Mazhab Syafii dalam berfikih. Mengapa demikian? Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Ma’ruf Khozin mengungkap alasan mazhab Imam Syafi’i lebih dominan di dunia Islam, termasuk Indonesia. Ungkapan itu disampaikan KH Ma’ruf Khozin usai mendapatkan sebuah pertanyaan dari salah satu mahasantri dalam acara Daurah Aswaja di Pondok Darussalam Kencong, Pare-Kediri, Jawa Timur, Jumat (12/1/2024). Kiai Ma’ruf Khozin menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan bahwa secara geografis, Mazhab Imam Syafi’i disebarkan ke wilayah Asia khususnya Indonesia. “Dan karena Indonesia jumlah Muslimnya terbesar di dunia, tentu secara rasional menunjukkan bahwa Mazhab Syafi’i memang menjadi satu yang terbesar,” urainya. Kiai Ma’ruf Khozin menyampaikan, terlepas dari penyebaran Mazhab Imam Syafi’i ke Asia dan Indonesia, yang menyebabkan mazhab tersebut lebih dominan dibanding mazhab lainnya di dunia Islam juga telah diprediksi oleh sebuah riwayat. Kiai Ma’ruf Khozin menambahkan, riwayat tersebut menyampaikan bahwa salah satu suku Quraisy keilmuannya akan memenuhi isi dunia. “Menurut Imam Ahmad sosok tersebut tidak lain adalah Imam Syafi’i,” ungkapnya. Hal ini berdasarkan dalam suatu riwayat Siyar A’lam Al-Nubala’, 10/271, sebagaimana berikut: ﻗﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﺣﻨﺒﻞ: ﺇﺫا ﺳﺌﻠﺖ ﻋﻦ ﻣﺴﺄﻟﺔ ﻻ ﺃﻋﺮﻑ ﻓﻴﻬﺎ ﺧﺒﺮا ﻗﻠﺖ ﻓﻴﻬﺎ ﺑﻘﻮﻝ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ؛ ﻷﻧﻪ ﺇﻣﺎﻡ ﻗﺮﺷﻲ ﻭﻗﺪ ﺭﻭﻯ ﻋﻦ اﻟﻨﺒﻲ: -ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ- ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ: “ﻋﺎﻟﻢ ﻗﺮﻳﺶ ﻳﻤﻸ اﻷﺭﺽ ﻋﻠﻤﺎ”. Ahmad bin Hambal berkata “Jika saya ditanya tentang suatu masalah yang tidak saya ketahui tentang hadisnya, maka saya fatwakan dengan fatwa Syafi’i. Sebab beliau adalah seorang Imam dari suku Quraisy. Dan sungguh telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wasallam “Akan ada satu orang alim dari suku Quraisy yang memenuhi bumi ini dengan ilmunya.” (yat) Baca juga :

Read More