Tentara Teroris Israel Masih Sandera Ibu Hamil Empat Bulan

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan pendudukan Israel terlihat masih menahan ibu hamil empat bulan yang bernama Basail Khaled Abu Hmeid dari Kota Yatta, bagian selatan pendudukan Tepi Barat. Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) menjelaskan bahwa Abu Hmeid (28 tahun) ditangkap tentara pendudukan Israel dan dibawa sebagai tahanan negara Zionis itu dari rumahnya sejak dua hari lalu agar sang suami menyerah. Suami Hmeid lantas ditahan setelah menyerahkan diri. PPS mengatakan meski suaminya, Bakr Nabil Abu Rajab telah menyerahkan diri kepada otoritas pendudukan Israel, tetapi mereka masih menyandera istrinya yang sedang hamil. Bakr Nabil Abu Rajab bekerja sebagai sopir ambulans di Bulan Sabit Merah. Saudaranya Musa, yang juga bekerja sebagai sopir di sana, ikut ditangkap pula. Menurut informasi pada Jumat (2/2/2024), pasukan pendudukan memindahkan Abu Hmeid ke Penjara Hasharon yang terkenal sebagai lokasi penganiayaan tahanan perempuan Palestina. PPS menambahkan bahwa pasukan pendudukan terus meningkatkan aksi penahanan terhadap warga Palestina, termasuk kaum perempuan. Menurut masyarakat, aksi tersebut merupakan kejahatan sekaligus menambah daftar kejahatan dan pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober. (zul) Baca juga :

Read More

Muhammadiyah dan NU Terima Penghargaan Zayed Award for Human Fraternity

Abu Dhabi — 1miliarsantri.net : Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia atau Zayed Award for Human Fraternity (ZAHF) mengumumkan penerima penghargaan untuk tahun 2024. Zayed Award menetapkan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Profesor Sir Magdi Yacoub, dan Sister Nelly Leon Correa sebagai pemenang penghargaan tersebut. Pengumuman tersebut disampaikan pada Jumat (2/2/2024) waktu Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) oleh Sekjen Muslim Elders Council/Sekjen ZAHF Hakim Mohamed Abdelsalam dan Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova. Adapun upacara penghargaan untuk para penerima tersebut akan diselenggarakan pada 5 Februari 2024 di Founder’s Memorial di Abu Dhabi. Ahli bedah jantung terkenal dunia, Sir Magdi Yacoub, asal Mesir, dan pemimpin masyarakat Chili, Sister Nelly Leon Correa, bersama dengan dua organisasi besar Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, telah dipilih oleh komite juri independen karena upaya luar biasa mereka dalam mengatasi tantangan sosial kompleks dan mempromosikan perdamaian serta solidaritas internasional dan di masyarakat akar rumput. Sekretaris Jenderal Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia, Hakim Mohamed Abdelsalam, menyatakan para penerima penghargaan tahun ini benar-benar mencerminkan nilai-nilai dari isi dokumen kemanusiaan, dan dirinya merasa terhormat dapat mengakui kontribusi luar biasa atas keempat nominasi itu. Hakim Mohamed Abdelsalam dikutip dari NU Online menerangkan, penerima nominasi adalah mercusuar harapan dalam komunitas mereka dan mempertahankan visi untuk dunia yang lebih damai. “Menjelang Hari Persaudaraan Kemanusiaan Internasional, kami memiliki tiga penerima penghargaan yang benar-benar memberikan contoh nilai-nilai Dokumen ini. Komite juri Zayed Award for Human Fraternity mendapat kehormatan untuk mengumumkan para penerima penghargaan tahun ini yang telah memperjuangkan nilai-nilai persaudaraan manusia, dan bertindak sebagai mercusuar harapan dalam komunitas mereka. Masing-masing penerima penghargaan telah menjunjung tinggi visi mulia untuk dunia yang lebih damai dan kami akan memastikan pengakuan ini membantu mempercepat upaya di bidangnya masing-masing,” terang Hakim Mohamed Abdelsalam, Minggu (4/2/2024) di Abu Dhabi. Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan lebih dari 190 juta anggota, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah diakui karena upaya kemanusiaan dan perdamaian yang tak terhingga. Melalui pendirian lembaga pendidikan, rumah sakit, dan proyek pengentasan kemiskinan, kedua organisasi ini telah meningkatkan kualitas hidup banyak orang Indonesia dan populasi rentan di seluruh dunia. Profesor Sir Magdi Yacoub, seorang ahli bedah jantung terkenal dunia, meraih penghargaan Zayed Award atas kontribusinya dalam menyediakan perawatan medis yang menyelamatkan nyawa, khususnya untuk populasi rentan. Pendiri Yayasan Jantung Magdi Yacoub di Mesir dan organisasi amal Chain of Hope di Inggris itu telah membuka pusat-pusat jantung di berbagai negara, merintis teknik bedah yang merevolusi transplantasi jantung. Penghargaan yang diterimanya termasuk Ksatria Britania, Ordo Agung Sungai Nil, dan Ordo Jasa dari Ratu Elizabeth II. Sementara itu, Sister Nelly Leon Correa yang merupakan Presiden dan Co-Founder dari Fundación Mujer Levántate (Yayasan Wanita Bangkit) berfokus pada mendukung perempuan yang dipenjara, memberikan dukungan komprehensif selama masa tahanan, dan membantu reintegrasi mereka ke dalam masyarakat. Dengan komitmen pada prinsip-prinsip persaudaraan kemanusiaan, yayasan Sister Nelly ini memberikan harapan kepada mereka yang berada di penjara dan pemulihan kepada mereka yang baru saja dibebaskan. Hampir 94 persen peserta mengikuti program tetap bebas dari hukuman dalam dua tahun setelah pembebasan. Penghargaan ini diberi nama Zayed Award untuk menghormati almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri Uni Emirat Arab, yang kemanusiaan dan dedikasinya terus diakui melalui upacara tahunan ini. Zayed Award for Human Fraternity adalah penghargaan independen dan internasional tahunan yang mengakui individu atau entitas di seluruh dunia yang memimpin dengan memberi contoh, berkolaborasi tanpa pamrih dan tanpa kenal lelah untuk menjembatani kesenjangan dan menciptakan hubungan antarmanusia yang nyata. Para penerima penghargaan menerima hadiah sebesar USD$1 juta yang diberikan oleh Komite Tinggi Persaudaraan Manusia. Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla dan Wasekjen PBNU Ahmad Ginanjar Sya’ban hadir di Abu Dhabi mewakili PBNU, sedangkan Muhammadiyah diwakili Syafiq Mughni. (dul) Baca juga :

Read More

Kemenag Targetkan 30.000 Tanah Wakaf Mendapat Sertifikat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) RI menargetkan sebanyak 30.000 tanah wakaf akan mendapat sertifikat di 2024. Target ini bertambah dari tahun sebelumnya, yaitu 25.000 tanah wakaf. Untuk mencapai target tersebut, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf akan menjaring data tanah wakaf yang akan disertifikasi melalui proses digital. Setelah itu, akan dilakukan koordinasi dengan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi dan penyiapan dokumen. “Bukti otentik itu penting. Pencatatan sertifikat itu kuat jika terjadi permasalahan dalam proses di BPN,” ungkap Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur dalam rapat daring Koordinasi Sertifikasi Wakaf Tahun 2024, Kamis (1/2/2024). Waryono menegaskan, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota perlu menyiapkan daftar dan dokumen tanah wakaf yang akan diajukan kepada BPN terkait pelaksanaan sertifikasi. Selanjutnya, Kanwil Kemenag dapat berkoordinasi dengan Kanwil BPN. “Mohon identifikasi lagi oleh Kanwil dan daerah terkait aset wakaf kita. Berupa apa, digunakan untuk apa, siapa nazirnya, dan mauquf ‘alaihnya untuk apa,” tambah Waryono. Kemenag juga akan membagi dua tahap pengajuan sertifikasi pada Februari dan Juni. Kemudian, proses penjaringan dilakukan di pertengahan tahap, diikuti koordinasi dengan pihak strategis seperti Kanwil BPN, Dewan Masjid Indonesia, Pesantren, Madrasah, Ormas Islam, dan lembaga perwakafan. Dasar hukum yang digunakan dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf ini adalah Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan Di Seluruh Indonesia, Instruksi Menteri ATR No. 1/INS/II/2018 tentang Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia, Surat Edaran Nomor 1/SE/III/2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia. “Banyak sekali masalah sosial yang bisa ditangani lewat wakaf, jika wakaf tersebut produktif. Jadi kami tekankan, wakaf tidak berhenti hanya pada dokumen dan pengamanan saja, tapi berlanjut pada produktifitas wakafnya,” imbuh Waryono. Pada 2023, Kemenag telah menyertifikasi sekitar 31.800 lokasi tanah wakaf. Salah satu faktor pendukungnya adalah partisipasi publik berbasis organisasi. (wink) Baca juga :

Read More

Terdapat 4 Kisah Perjuangan Dalam Surat Al Kahfi

Surabaya — 1miliarsantri.net : Surat Al-Kahfi terdiri atas 110 ayat. Surat ini secara umum menceritakan kisah perjuangan para pemuda yang taat dan beriman kepada Allah, namun menghadapi tantangan yang cukup karena selalu diintimidasi dan dikerja-kejar oleh pemimpin yang zalim. Akhirnya para pemuda tersebut pergi dari kampungnya dan bersembunyi di sebuah gua (al kahfi). Selain kisah pemuda gua (ashabul kahfi), banyak pula kisah lainnya dalam surat tersebut. Surat Al Kahfi ini sangat dianjurkan Rasulullah SAW untuk diamalkan umat Islam, terutama di malam atau hari Jumat. Rasulullah SAW bersabda: مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah,” (HR Ad-Darimi). Sedikitnya ada empat kisah yang terdapat dalam Surat Al Kahfi. Kelima kisah itu adalah: Surat Al Kahfi, secara khusus menceritakan tentang Kisah Pemuda yang Tertidur di dalam Gua selama 309 tahun. Disebut Al Kahfi karena surat ini menceritakan tentang kisah Ashabul Kahfi yang rela meninggalkan kampung halamannya dalam keadaan terusir demi mempertahankan agamanya. Kisah berikutnya yang terdaat dalam Surat Al Kahf adalah tentang pemilik dua kebun (Shohibul Jannatain). Kisah ini mengajarkan umat Islam untuk tidak mudah terpukau oleh harta dan tidak meninggalkan agama hanya demi urusan dunia. Kisah kedua Nabi Allah SWT ini mengajarkan pentingnya ilmu dan hidayah. Di atas langit masih ada langit. Kisah kedua nabi ini mengajarkan pula akan pentingnya kesabaran, tidak gampang buru-buru, serta tingginya ilmu Allah. Surat Al Kahfi pasda ayat ke-83 hingga menjelang akhir, menceritaan tentang kisah Dzulqarnain serta Yakjuj dan Makjuj. Kisah ini mengajarkan pentingnya amanat seorang pemimpin. Dzulqarnain adalah pemimpin yang memiliki kekuasaan sangat luas, dan ia menggunakannya untuk menegakkan keadilan dan syariat agama Allah ke seluruh dunia. Kemudian, kapankah waktu terbaik untuk membaca Surat Al-Kahfi? Berdasarkan hadits Rasulullah SAW dan pendapat para ulama, waktu terbaik membaca surat Al Kahfi adalah pada malam jumat atau di hari jumat. Surat Al Kahfi مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ سَطَعَ لَهُ نُوْرٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءَ يُضِيْءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَغُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمْعَتَيْنِ “Siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua Jumat,” (HR Ibnu Umar). Demikianlah isi kandungan Surat Al Kahfi yang menceritakan sejumlah kisah untuk dijadikan pelajaran bagi umat Islam. Serta waktu terbaik membaca dan mengamalkannya. (fkr) Baca juga :

Read More

Pemerintah Irak dan Suriah Sepakat Mengecam Serangan Amerika Serikat

Baghdad — 1miliarsantri.net : Pemerintah Irak dan Suriah telah mengecam serangan Amerika Serikat ke wilayah mereka pada Jumat (2/2/2024) malam. Pascaserangan itu, Baghdad dan Damaskus menginginkan agar pasukan Amerika Serikat segera hengkang dari negara mereka. Juru bicara pemerintah Irak, Bassem al-Awadi mengungkapkan, serangan Amerika Serikat pada Jumat malam menghantam wilayah Akashat dan Al-Qaim, termasuk wilayah di mana pasukan Irak ditempatkan. Serangan Amerika Serikat membunuh sedikitnya 16 orang, termasuk warga sipil, dan melukai 23 lainnya. Amerika Serikat mengklaim, mereka telah menjalin koordinasi dengan otoritas Irak sebelum meluncurkan serangan. Namun al-Awadi membantah hal tersebut. Dia mengatakan, klaim Washington yang menyebutnya berkoordinasi dengan Irak sebelum melakukan serangan adalah sebuah penipuan dan distorsi fakta. “Klaim (Amerika Serikat ) tidak berdasar yang dibuat untuk menyesatkan opini publik internasional dan menghindari tanggung jawab hukum. Serangan udara agresif ini akan mendorong situasi keamanan di Irak dan wilayah tersebut ke jurang yang dalam,” tambah al-Awadi. Dia mengutuk penggunaan wilayah Irak sebagai medan pertempuran untuk menyelesaikan masalah. Al-Awadi menyerukan agar pasukan koalisi anti-ekstremis internasional pimpinan Amerika Serikat di Irak segera keluar dari negara tersebut. “(Koalisi Amerika Serikat ) telah menyimpang dari tugas yang diberikan dan memberikan mandate serta membahayakan keamanan dan stabilitas di Irak,” ucapnya. Ada sekitar 2.500 tentara Amerika S yang dikerahkan di Irak dan sekitar 900 lainnya di Suriah sebagai bagian dari koalisi yang dibentuk pada 2014 untuk melawan ISIS. Sama seperti Irak, Suriah juga mengecam serangan militer Amerika Serikat ke wilayah negaranya pada Jumat malam lalu. Militer Suriah mengungkapkan, serangan yang diluncurkan Amerika Serikat pada Jumat menewaskan sejumlah warga sipil dan tentara. Terdapat pula korban luka. Serangan turut menimbulkan kerusakan signifikan pada properti publik dan pribadi. “Pendudukan sebagian wilayah Suriah oleh pasukan Amerika Serikat tidak dapat dilanjutkan,” kata militer Suriah, Sabtu, dikutip laman Al Arabiya. Militer Suriah menegaskan, mereka bertekad membebaskan seluruh wilayah di negara tersebut dari pendudukan dan terorisme. Amerika Serikat meluncurkan serangkaian serangan udara ke Irak dan Suriah pada Jumat. Serangan tersebut membidik fasilitas Korps Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds, yakni divisi operasi eksternal dari Garda Revolusi Iran, serta kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran. Itu merupakan aksi pembalasan Amerika Serikat atas terbunuhnya tiga tentara mereka dalam serangan pesawat nirawak di Yordania. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengungkapkan, serangan ke Irak dan Suriah dilakukan oleh sejumlah pesawat, termasuk pembom jarak jauh yang diluncurkan dari Amerika Serikat. Secara keseluruhan, lebih dari 85 target terhantam oleh lebih dari 125 amunisi presisi. CENTCOM mengatakan, fasilitas yang terhantam serangan Amerika Serikat meliputi pusat komando dan kendali serta pusat intelijen, tempat penyimpanan roket, rudal dan drone. Fasilitas rantai pasokan logistik serta amunisi kelompok milisi dan sponsor Garda Revolusi Iran yang memfasilitasi serangan terhadap pasukan Amerika Serikat dan koalisinya termasuk dalam target yang diserang. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengungkapkan, serangan pada Jumat lalu itu hanya awal dari respons negaranya. “Ini akan berlanjut pada waktu dan tempat yang kami pilih. Amerika Serikat tidak menginginkan konflik di Timur Tengah atau di mana pun di dunia. Namun biarlah semua orang yang ingin menyakiti kami mengetahui hal ini: Jika Anda menyakiti warga Amerika, kami akan membalasnya,” ujarnya. Pada Ahad (28/1/2024) lalu, serangan pesawat nirawak ke Tower 22 membunuh tiga tentara Amerika Serikat melukai sedikitnya 34 lainnya. Tower 22 merupakan sebuah instalasi militer terpencil di Yordania, dekat perbatasan Irak dan Suriah. Washington menuding kelompok milisi Perlawanan Islam (Islamic Resistance) yang berbasis di Irak mendalangi serangan tersebut. Perlawanan Islam, yang didukung Iran, memang mengakui bahwa mereka aktor di balik penyerangan ke Tower 22. Pada Rabu (31/1/2024) lalu, Iran mengatakan ia akan dengan tegas merespons setiap serangan yang menargetkan wilayah atau kepentingannya. Di hari yang sama, Kepala Korps Garda Revolusi Iran Hossein Salami juga menyampaikan bahwa negaranya tidak takut terlibat peperangan dan konfrontasi dengan Amerika Serikat “Belakangan ini, kami mendengar beberapa ancaman dari para pejabat Amerika, yang kepadanya kami sampaikan… kami tidak membiarkan ancaman apa pun tidak terjawab dan kami tidak menginginkan perang, namun kami tidak takut berperang,” kata Salami kepada media pemerintah Iran. (zen) Baca juga :

Read More

MUI dan Rumah Zakat Tandatangani MoU Program Pesantren Lansia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Rumah Zakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program Pesantren Lansia. Penandatanganan bertempat di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (01/02/2024). Penandatanganan tersebut sekaligus peresmian Pesantren Lansia dalam kegiatan Public Expose 2024 yang diselenggarakan Rumah Zakat. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud mewakili penandatanganan dan peresmian Pesantren Lansia. Pesantren Lansia merupakan salah satu program unggulan dari Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI pada 2024. Pada akhir Januari lalu, Rumah Zakat bersama KPRK MUI telah melaksanakan peletakan batu pertama bangunan pesantren yang berlokasi di Cipayung Jakarta Timur. “Saya ucapkan selamat kepada KPRK MUI yang terus berupaya dan berjejaring dengan banyak stakeholder. Sehingga, program ini dapat diresmikan sekaligus menjadi program unggulan,” ungkap Kiai Marsudi. Menurutnya, Pesantren Lansia hadir sebagai jawaban dari keresahan banyaknya orang tua yang terlantar dan ditinggalkan oleh anaknya. Mereka hidup terkatung-katung di jalan. Program ini juga semakin menguatkan komitmen KPRK MUI dalam isu-isu seputar keluarga. Selain meresmikan program Pesantren Lansia, Kiai Marsudi Syuhud juga diminta oleh pihak Rumah Zakat untuk meresmikan campaign terbaru mereka di 2024 yaitu “Bersama Wujudkan #ManfaatHebat”. Dalam Gelaran Public Expose 2024 ini Rumah Zakat juga memberikan penghargaan kepada MUI dalam program Kolaborasi Palestina. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen serius dari MUI dalam memberikan bantuan kepada warga Palestina. “Dalam Alquran kita diperintahkan untuk berzakat. Tak hanya sekadar membayar dan mengeluarkan sebagian harta saja. Lebih dari itu, hakikatnya perintah zakat merupakan dorongan dari Allah agar kita menjadi orang yang mampu secara, sehingga kita bisa berzakat,” pesan Kiai Marsudi. Dia menyebut, orang yang berzakat adalah orang yang mampu atau kaya. Dari sinilah semangat berzakat bukan sekadar memberi, tapi juga dorongan untuk mampu dan berdaya secara harta. Dia berharap, banyak kolaborasi dan aksi-aksi baik selanjutnya antara MUI dengan Rumah Zakat. Oleh karena itu, diharapkan program Pesantren Lansia dapat menjadi pembuka bagi kegiatan dan program lain yang bisa dikolaborasikan bersama. (rid) Baca juga :

Read More

Sebanyak 113 Ribu Jamaah Sudah Melunasi Bipih Tahap 1

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tahap I pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1445 H/2024 M telah dibuka sejak 10 Januari 2024. Adapun per 31 Januari 2024, lebih dari 113 ribu jamaah haji reguler telah melunasinya. “Bertahap, jamaah haji Indonesia melunasi biaya haji. Sekarang sudah ada 113.243 jamaah yang melakukan pelunasan,” terang Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie dalam siaran Pers nya yang dikutip Sabtu (3/2/2024). Anna menyampaikan, yang sudah melunasi terdiri atas 101.645 jamaah yang memang masuk alokasi kuota berangkat tahun ini dan 11.598 jamaah kuota cadangan. Sebelum melakulan pelunasan, mereka harus melakukan pemeriksaan untuk memenuhi syarat istithaah kesehatan. Perlu diketahui, mulai tahun ini, memenuhi syarat Istitha’ah Kesehatan menjadi salah satu persyaratan bagi jamaah yang masuk alokasi kuota keberangkatan untuk melunasi Bipih. “Sampai hari ini, tercatat ada 168.457 jamaah yang sudah periksa dan memenuhi syarat istithaah kesehatan,” jelasnya. Adapun jamaah yang sudah melakukan pemeriksaan dan memenuhi syarat istitha’ah kesehatan dapat melakukan pelunasan Bipih. Keputusan Dirjen PHU mengatur mekanisme pelunasan bagi jemaah haji reguler masuk alokasi kuota keberangkatan tahun ini, antara lain jamaah haji melakukan pembayaran Bipih pada Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih yang sama dengan setoran awal atau BPS Bipih pengganti. Kemudian, pembayaran Bipih jamaah haji adalah sebesar besaran Bipih per embarkasi dikurangi setoran awal Bipih dan virtual account dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Selanjutnya, jamaah haji yang telah melakukan pembayaran Bipih melapor ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Sebagai informasi, Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota haji. Selain itu, Indonesia juga mendapat tambahan kuota sebanyak 20.000 jamaah. Sehingga, total kuota haji Indonesia 2024 berjumlah 241.000 orang. Pelunasan Bipih 1445 H/2024 M tahap pertama dibuka dari 10 Januari – 12 Februari 2024. Tahap pertama ini diperuntukkan bagi jamaah haji masuk alokasi kuota keberangkatan pada musim haji tahun berjalan; prioritas jamaah haji reguler lanjut usia; dan jamaah haji reguler cadangan. (wink) Baca juga :

Read More

Bagaimana Hukum Menangis Disaat Mengerjakan Sholat

Surabaya — 1miliarsantri.net : Kerap kita mendapati orang menangis saat shalat. Lalu, apakah menangis saat shalat diperbolehkan atau justru membatalkan shalat? Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma’arif (Buya Yahya), menjelaskan, menangis saat adalah adalah karunia dari Allah SWT. Asal tangisan tersebut tidak dibuat-buat. “Sehingga apapun yang terjadi, maka itu tidak membatalkan,” terang Buya Yahya dalam tausiahnya, dikutip Sabtu (3/2/2024). Namun ada catatan yang harus diperhatikan saat seseorang tiba-tiba menangis dalam shalat, yakni air mata tidak tertelan. Air mata yang masuk ke dalam mulut bisa membatalkan shalat. “Dengan catatan kita tidak menelan tetesan air mata, air mata ke mulut lalu kita telan, menjadi batal, batalnya karena menelan,” lanjut Buya Yahya. Buya Yahya mengatakan, seseorang yang menangis dalam shalat juga bisa menyeka air mata. Tapi, jika tidak sampai ke mulut, maka tidak perlu diusap dan tetap dibiarkan jatuh. Jika sampai ke mulut dan khawatir tertelan, maka boleh diseka asal tidak sampai tiga kali gerakan berturut-turut. “Anda usap dan cara mengusapnya pun adalah boleh berulang ulang asalkan tidak dengan tiga gerakan berturut turut, yang penting jangan 3 kali berturut-turut karena gerakan tersebut dapat membatalkan shalat,” ucap Buya Yahya. Di sisi lain, menangis saat shalat adalah sebuah tanda ketulusan. Maka, orang yang bisa mendapatkan karunia itu harus bersyukur kepada Allah SWT. Jika menangis karena mengingat dosa, maka harus ditindaklanjuti dengan memohon ampun kepada Allah. Bila ingat dosa kepada manusia, maka segera meminta maaf. Sementara, bagi orang yang sering menangis dalam shalat dan susah menyeka air mata menggunakan tissue, maka memanfaatkan sorban di leher. “Kemudian masalah tisue dan sebagainya mungkin anda susah, mungkin anda bisa pakai sorban di leher, kalau nangis lap pakai sorban, nanti jemur, karna air mata tidak najis nanti bisa dipakai lagi untuk shalat,” tutup Buya Yahya. (yat) Baca juga :

Read More

Stroller Bayi Dilarang Masuk Area Mataf

Mekah — 1miliarsantri.net : Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melarang penggunaan stroller atau kereta bayi di area mataf lantai dasar. Mataf merupakan kawasan terbuka di tengah Masjidil Haram di mana terdapat Ka’bah dan merupakan tempat untuk melakukan thawaf. Lembaga negara tersebut menetapkan lokasi yang memperbolehkan jamaah membawa stroler ke dalam Masjidil Haram di Mekkah yaitu di lantai atas mataf, area yang sama untuk pengguna kursi roda melakukan thawaf, dan mas’a, tempat jamaah melakukan sa’i antara Safa dan Marwa. Namun, dijelaskan lebih lanjut, kereta dorong bayi tidak diperbolehkan masuk ke Masjidil Haram bila terjadi kepadatan di area mataf dan mas’a. Mataf Masjidil Haram sendiri terdiri dari beberapa area yang sedang diperluas koridornya. Media lokal melaporkan total perluasan area mencapai 12.350 m², yang sanggup menampung 107.000 orang per jam. Menurut keterangan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Tawfiq Al Rabiah, jumlah jamaah umrah memecahkan rekor 13,5 juta di tahun lalu. Masjidil Haram merupakan salah satu dari dua masjid suci umat Islam yang berada di tanah Saudi. Masjid ini menjadi tujuan utama umat Islam di dunia untuk menunaikan umrah dan ibadah haji. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Arab Saudi telah memberikan sejumlah fasilitas bagi jamaah umrah, di antaranya memperpanjang masa berlaku visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari, mengizinkan pemegang visa umrah masuk melalui semua jalur baik darat, laut, maupun udara, dan berangkat dari bandara mana pun. Selain itu, Arab Saudi juga mengizinkan warganya untuk mengajukan permohonan mengundang jamaah dari luar negeri untuk berkunjung dan menjalankan umrah dan tidak mewajibkan jamaah perempuan didampingi oleh mahram. Kerajaan juga mengatakan bahwa ekspatriat yang tinggal di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk berhak mengajukan visa turis, apa pun profesinya, dan dapat menunaikan umrah. Persiapan awal untuk ibadah haji tahunan yang jatuh pada bulan Juni nanti juga sudah dilakukan di Arab Saudi, dengan harapan bisa terlaksana dengan baik dan lancar. (dul) Baca juga :

Read More

Benarkah Husni Thamrin Meninggal Setelah Disuntik Dokter yang Dikirim Polisi Belanda

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tentu masih ingat pada salah satu pahlawan Kemerdekaan kita Mohammad Husni Thamrin atau yang biasa dikenal MH Thamrin yang meninggal pada 11 Januari 1941. Menjelang Subuh, 11 Januari 1941 tersebut, Thamrin meninggal dunia. Sejak polisi menggeledah rumah Thamrin dan kemudian menetapkan Thamrin sebagai tahanan rumah, kondisi kesehatan Thamrin semakin memburuk. Tengah malam menjelang pergantian hari, dokter Kajadoe yang ditunjuk polisi Belanda memeriksa Moh Husni Thamrin lagi. Thamrin yang kondisinya semakin parah disuntik oleh dokter Kajadoe. Menurut Deetje, anak angkat Thamrin yang pada 1941 berusia 14 tahun, pihak keluarga meminta agar Thamrin diperiksa oleh dokter keluarga, dr Asikin, tetapi tak mendapat izin. Polisi mengirim dr Kajadoe untuk memeriksa Thamrin. Keluarga menyebut Asikin adalah dokter keluarga Thamrin, tetapi Bob Hering, penulis biografi Thamrin, dokter keluarga Thamrin adalah dr Kajadoe. Siapa dr Asikin, siapa dr Kajadoe? Pada 1932, Kajadoe tercatat bersama MH Thamrin, menjadi dewan pengawas kursus untuk ‘menabur dan mengembangkan patriotisme’ yang diadakan oleh Vereeniging Pergoeroean Kebangsaan Indonesia. Di dewan pengawas ini ada juga Koesoemo Oetojo, Mr Sartono, Dachlan Abdullah, dan Soepardi. Dokter Asikin tercatat duduk di dewan direksi bersama Mr Boentaran, dan O Baskara. Sebagai pengajar tercatat ada Amir Sjarifoeddin. Kursus diadakan di Gang Kenari. Kajadoe tercatat sebagai dokter swasta yang buka praktik di Gang Kwini 4A, Weltevreden (kini Jakarta Pusat). Ia cukup lama menjadi ketua Ikatan Dokter Hindia. Koran-koran tahun 1919 sudah memberitakan Kajadoe sebagai ketua Ikatan Dokter Hindia. Saat itu organisasinya masih bernama Perhimpunan Dokter Hindia di Batavia, Vereeniging van Indische Geneeskunde te Batavia. Koran-koran tahun 1926 juga memberitakan Kajadoe masih sebagai ketua Ikatan Dokter Hindia. Dalam nama Belanda sudah mulai dikenal juga sebagai Bond van Indische Artsen atau Indische Arstenbond. Saat sekolah tinggi kedokteran, Geneeskundige Hogeschool te Batavia, pada 1927 didirikan atas usulan Direktur STOVIA dokter Abdul Rivai, Kajadoe menjadi salah satu penasihat. Ia diangggap sebagai dokter yang kompeten. Tahun 1937, Ikatan Dokter Hindia berusia 25 tahun, menjadi periode terakhir (1937-1938) kepemimpinan Kajadoe di Ikatan Dokter Hindia. Pada Oktober 1937, Kajadoe mendapat penghargaan sebagai Ksatria Oranye-Nassau. Mungkin pemberian gelar inilah yang membuat masyarakat Indonesia menyebut Kajadoe sebagai dokter yang berpihak kepada Belanda. Untuk ukuran sekarang, jika Kajadoe diajukan sevagai calon pahlawan ansional, penghargaan Ksatria Oranye-Nassau ini bisa menghalangi dirinya menjadi pahlawan nasional. Kajadoe mulai memeriksa Thamrin pada 10 Januari 1941 siang. Thamrin sakit sejak 6 Januari 1941 dan malam harinya polisi menggeledah rumah Thamrin. Pada hari Jumat 10 Januari 1941 Kajadoe yang sudah biasa menangani pasien sakit malaria, mendapati Thamrin dengan panas badan tinggi dan dalam keadaan hampir tidak bisa bicara. Oleh Kajadoe, Thamrin disuntik. “Untuk menurunkan panasnya dengan memberi tahu keluarganya jika tidak membaik supaya segera menjemput dirinya,” tulis Bob Hering. Pada malam harinya, kondisi Thamrin terus memburuk. Menjelang tengah malam, disuntik lagi oleh Kajadoe. “Kemudian kepada kami dipesankan supaya jangan mengganggu tidur beliau yang sudah nyenyak. Tapi aneh, ayah makin tenang dan akhirnya menjelang Subuh tidak ada tanda bahwa beliau bernapas. Akhirnya kami mengetahui bahwa ayah sudah tidak ada lagi,” ujar Deetje kepada Merdeka, 29 April 1968, seperti dikutip Yasmine Zaki Shahab. Kepemimpinan Kajadoe di Ikatan Dokter Hindia ia akhiri pada 1938. Kongres Ikatan Dokter Hindia pada 24-25 Desember 1938 di Semarang mengubah nama Ikatan Dokter Hindia (Indische Artsenbond) menjadi Ikatan Dokter Indonesia (Bond van Indonesische Geneeskundigen). Kajadoe mengakhiri masa kepemimpinannya yang panjang di kongres ini. Saat mengikuti pemilihan anggota Volksraad pada 1934 –wakil dari Sarekat Ambon, Kajadoe mengumpulkan 619 suara di Batavia. Jumlah paling banyak untuk kandidat pribumi. Capaian itu disebut Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indie edisi 3 Juli 1934, sebagai ‘’bukti popularitas dokter Maluku ini”. Jika sekarang ini ada yang menganggap ia sebagai dokter yang tidak kompeten, cukup aneh rasanya jika ia bisa menjadi ketua ikatan dokter bertahun-tahun dan bisa mengumpulkan banyak suara untuk menjadi anggota Volksraad. Di pemilihan tahun 1934 untuk Volksraad periode 1935-1939, pemilih pribumi yang mencoblos ada 952 dari total 2.245 pemilih pribumi di Batavia. Saat itu, Thamrin terancam pencalonannya. Thamrin disebut Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indie sebagai sosok yang tidak disukai karena kevokalannya di Volksraad. Bob Hering menulis, Gubernur Jenderal de Jonge tak menginginkan perkembangan Volksraad menguntungkan bagi Indonesia (Hindia). Untuk pemilihan tahun 1934 ini, nama Thamrin masuk daftar pemilihan di Jawa Barat. Daerah Pemilihan I (Jawa Barat) mendapat jatah tiga kursi di Volksraad. Dua kandidat sudah aman posisinya, yaitu Wiranatakusuma dan Oto Iskandar Dinata. Untuk dapat masuk lagi Volksraad, Thamrin harus memperebutkan kursi ketiga bersama kandidat lainnya. Maka, Kajadoe pun –bersama Mr Koentjoro– membentuk ‘’Komite Thamrin’’ untuk pemenangan Thamrin. Koran Pemandangan yang dipimpin Saeroen –Tabrani baru bergabung di Pemandangan pada 1936– dan Bintang Timoer –yang dipimpin Paraha Harahap– ikut mendukung Thamrin. “Dr Kajadoe menyatakan dirinya bersedia untuk mundur demi Thamrin ‘jika susunan daftar itu akan menyebabkan kesulitan’,’’ tulis Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indie edisi 9 Mei 1934. Yang dimaksud tentu saja ‘menyebabkan kesulitan bagi Thamrin’. “Kita harap supaya Pasoendan dan beberapa partai kecil yang tidak dapat membawa kandidatnya lebih jauh ke tengah, memberikan suaranya kepada Tuan Thamrin, sebab sangatlah kurang pantas jika seorang Voorzitter Nationale Fractie itu … mesti mendapat benuman dari Pemerintah Tinggi!” tulis Bintang Timoer, 20 November 1934. Lewat Komite Thamrin, Kajadoe fokus pada propaganda pemenangan Thamrin dengan menyebarkan brosur ke berbagai daerah. Brosur itu menegaskan bahwa Thamrin adalah seorang nasionalis dan pemimpin. Di Jawa Barat, cukup dengan mendapat 135 suara saja Thamrin bisa lolos ke Volksraad. Kajadoe sudah menjadi kolega Thamrin sejak awal 1920-an. Kajadoe –seperti dikutip Overzicht van de Inlandsche en Maleisisch-Chineesche Pers edisi Nomor 35, 15 Januari 1920– adalah sosok yang dianggap kompeten mewakili orang-orang Ambon duduk di Volksraad pada awal 1920-an itu. Thamrin menjadi anggota Volksraad pada tahunn 1927, sebelumnya menjadi anggota Gemeenteraad van Batavia sejak tahun 1919. Di buku Mohammad Hoesni Thamrin, Bob Hering memberi catatan bahwa laporan HJ Levelt dan HJA Vermijs kepada Jaksa Agung mengenai kasus Thamrin hanya berdasarkan kabar angin dan laporan berat sebelah dari aparat spion pribumi ARD. Vermijs adalah wakil kepala ARD yang ikut menggeledah rumah Thamrin. Levelt adalah Wakil Pemerintah untuk Urusan Umum di Volksraad (Regeerings Gemachtide voor Algemeene Zaken, RGAZ) dan Vermijs adalah Wakil…

Read More