Indonesia Kembali Torehkan Prestasi Peringkat III MTQ Internasional di Iran

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia kembali menorehkan prestasi di dunia Tilawah Qur’an Internasional. Nuriah Jurian Arga, asal Kalimantan Selatan, meraih peringkat ketiga di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional ke-40 pada 15 – 21 Februari 2024 di Teheran, Iran. Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits, Rijal Ahmad Rangkuty bersyukur atas torehan prestasi Nuriah Jurian Arga. Apalagi, MTQ Internasional ke-40 di Teheran merupakan gelaran yang sangat bergengsi. “Direktorat Penerangan Agama Islam menyambut dengan bahagia, bangga atas prestasi yang diraih anak kita, Nuriah pada MTQ Internasional ke-40 di Iran. Ini adalah kabar yang menggembirakan bagi kita, karena kita tahu MTQ Internasional di Iran adalah gelaran yang sangat kompetitif dan sudah berjalan cukup lama,” terang Rijal kepada 1miliarsantri.net di Jakarta, Rabu (28/2/2024). Rijal mengatakan, untuk sampai ke negeri para mullah, Nuriah harus melalui sejumlah tahapan, mulai babak penyisihan secara daring pada September dan Desember 2023, hingga fase final yang digelar secara luring di Teheran. Rijal mengungkapkan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional memiliki penilaian dengan melihat siapa kompetitor dan kecenderungan penilaian. Menurutnya, Nuriah memiliki kriteria dan standardisasi tersebut. Selain itu, Nuriah juga pernah menjuarai ajang MTQ Nasional 2022. “Nuriah ini memiliki dua hal. Dia juara MTQ Nasional di Kalsel, juga memiliki kriteria dengan standardisasi yang tinggi,” sambung Rijal. Rijal berharap, prestasi Nuriah dapat memacu anak bangsa lainnya untuk meraih prestasi di bidang Tilawatil Qur’an. Ia juga berharap, prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan bisa ditingkatkan dengan mencetak para hafiz hafizah lainnya di kancah internasional. “Kita berharap, ke depan, anak-anak bangsa ini bisa termotivasi menggapai prestasi yang lebih dari saat ini. Kita berharap akan hadir juara-juara baru yang berasal dari penyelenggaran MTQ di Indonesia,” tutur Rijal. Dalam perhelatan MTQ Internasional ke-40 di Teheran Iran, Indonesia juga mengirimkan perwakilan untuk cabang tilawah putra, Khadar Raswadi Rasyid, utusan LPTQ DKI Jakarta. (wink) Baca juga :

Read More

Wasilah dan Keutamaan Membaca Shalawat

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita membahas ibadah dan ketakwaan, salah satu aspek yang sering kali diabaikan adalah peran penting membaca Shalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Hukum membaca Shalawat sendiri dibagi menjadi dua, menjadi bagian wajib saat salat dan menjadi amalan sunah di luar waktu salat. Menyinggung urgensi membaca Shalawat, terdapat beberapa hadis yang mengajak umat Islam untuk memperbanyak pujian kepada Nabi SAW. Salah satu sabda Rasulullah SAW yang memotivasi kita adalah, مَن صلَّى علَيَّ صَلاةً واحِدةً صلَّى اللهُ عليه عَشْرَ صَلواتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطيئاتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجاتٍ “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh dosa, dan ditinggikan baginya sepuluh derajat.” Dalam hadis lain disebutkan Nabi SAW bersabda, عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا رواه مسلم. “Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i). Kedua hadis di atas membawa makna mendalam yang mengajarkan kita betapa pentingnya mengisi hari-hari kita dengan mengucapkan Shalawat kepada Rasulullah SAW. Bukan hanya sebagai bentuk ketakwaan, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan dalam setiap langkah hidup. Semua tokoh ulama, guru ngaji senantiasa selalu mengajak bersama-sama untuk memperbanyak bacaan Shalawat kepada Rasulullah SAW, membentuk kebiasaan baik yang tidak hanya melengkapi salat kita, tetapi juga menyirami hati dan jiwa kita dengan kedamaian dan kebahagiaan. Sebuah perjalanan spiritual yang indah, mengiringi kita dalam setiap langkah hidup, dan membawa kita lebih dekat kepada sumber segala kebaikan Rasulullah SAW. Bacaan Shalawat yang Dianjurkan Terdapat banyak varian bacaan shalawat yang termaktub dalam kitab-kitab hadis. Namun, bacaan shalawat yang memiliki dasar sahih salah satunya di bawah ini: اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى الِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى الِ إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ (yat) Baca juga :

Read More

Hamas Sedang Pelajari Proposal Gencatan Senjata Jelang Ramadhan

Gaza — 1miliarsantri.net : Kelompok PasukanHamas sedang mempelajari proposal kerangka kerja yang diajukan oleh Israel, Amerika Serikat (AS), Qatar dan Mesir di Paris untuk gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza. Palestina belum secara resmi mengomentari proposal tersebut, yang disepakati beberapa hari lalu di ibu kota Prancis setelah perundingan yang dimediasi. Presiden AS Joe Biden telah memperkirakan penghentian pertempuran bisa terjadi dalam waktu satu pekan. Namun untuk saat ini, konflik yang telah menewaskan hampir 30 ribu orang di wilayah kantong tersebut, masih terus berlanjut, dengan pertempuran yang terus berlanjut dan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk menderita kelaparan. Proposal tersebut mencakup penghentian permusuhan yang dapat berlangsung selama enam pekan, menurut laporan Al Jazeera, Selasa (27/2/2024). Hal ini akan memungkinkan pembebasan 40 tawanan Israel yang ditahan oleh Hamas dengan imbalan 400 warga Palestina yang saat ini berada di penjara Israel. “Itu mencakup perempuan, anak-anak, pria lanjut usia, dan mereka yang mungkin menderita kondisi medis. Hal ini akan melibatkan reposisi militer Israel untuk memungkinkan lebih banyak orang bergerak bebas melalui Jalur Gaza,” kata Willem Marx dari Al Jazeera yang melaporkan dari Yerusalem Timur. “Ini termasuk penghentian pengintaian udara oleh militer Israel hingga delapan jam sehari. Hal ini merupakan sesuatu yang kami lihat dalam rangkaian pertukaran tahanan terakhir [November lalu] di mana drone dipindahkan dari wilayah di mana tahanan mungkin akan dibebaskan,” sambungnya. Reuters mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan rumah sakit dan toko roti di Gaza akan diperbaiki dan sebanyak 500 truk bantuan akan diizinkan memasuki daerah kantong tersebut setiap hari sebagai bagian dari perjanjian. Kantor berita tersebut juga melaporkan, kerangka tersebut mengusulkan pemulangan bertahap semua warga sipil Palestina yang menjadi pengungsi. Kecuali laki-laki dalam usia dinas militer, ke Jalur Gaza utara, dan reposisi pasukan Israel menjauh dari daerah padat penduduk di daerah kantong tersebut. Delegasi Israel dan Hamas dilaporkan berada di ibu kota Qatar, Doha, untuk melakukan negosiasi lebih lanjut namun terpisah. Mediator dilaporkan berharap untuk mencapai kesepakatan sebelum dimulainya bulan suci Ramadhan, yang kemungkinan akan dimulai pada 10 Maret 2024. “Ramadhan akan segera tiba dan sudah ada kesepakatan dari pihak Israel bahwa mereka juga tidak akan melakukan kegiatan selama Ramadhan, untuk memberi kita waktu untuk mengeluarkan semua sandera,” kata Biden dalam komentar yang disiarkan di TV AS pada Selasa pagi. Hamas belum memberikan komentar resmi, namun sumber dilaporkan mengatakan kepada Reuters bahwa komentar Biden tentang penghentian pertempuran adalah “terlalu dini” dan masih ada kesenjangan besar yang perlu dijembatani. (zul/AJ) Baca juga :

Read More

Menelusuri Jejak Sejarah Goa Selomangleng di Tulungagung

Tulungagung — 1miliarsantri.net : Goa Selomangleng, terletak di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menghadirkan kecantikan pahatan yang terukir di sebuah bukit di area hutan BKPH Kalidawir. Lingkungannya dikelilingi oleh perbukitan dan hutan, mencakup lahan seluas 29,5 x 26 meter dan memiliki status kepemilikan tanah perhutani. Goa Selomangleng ini terdiri dari dua bagian, dengan sisi barat memiliki dimensi panjang 360 cm, tinggi 130 cm, dan lebar 340 cm, sedangkan sisi selatan memiliki dimensi panjang 360 cm, tinggi 110 cm, dan lebar 210 cm. Menurut Bernet Kempers, goa Selomangleng diperkirakan dibuat pada abad X Masehi. Namun, pandangan lain dari Krom menyatakan bahwa goa ini berasal dari masa Majapahit, terlihat dari relief tokoh bermahkota kiritamahkuta yang diapit sepasang teratai keluar dari jamang, ciri khas Majapahit. Pendapat serupa disampaikan oleh Setyawati Sulaiman, yang menyatakan bahwa gaya pemahatan dan penataan rambut tokoh dalam goa ini dapat ditelusuri kembali ke masa awal Kerajaan Majapahit. Goa Selomangleng menjadi salah satu dari sejumlah goa di perbukitan Wajak, yang pada zaman dahulu digunakan oleh para Resi dalam kegiatan keagamaan. Para Resi cenderung memilih tempat tinggal yang jauh dari keramaian, seringkali terletak di hutan dan perbukitan. Agus Arismunandar, salah satu tokoh sejarah menyampaikan, goa Selomangleng menghubungkan goa-goa di perbukitan Wajak dengan Candi Dadi, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan para resi pada masa itu. Keberadaan Goa Selomangleng merupakan bagian yang signifikan dari warisan sejarah dan kebudayaan yang layak dijaga dan dipelajari lebih lanjut. Sementara itu, Goa Selomangleng di Tulungagung, diperkirakan dibangun pada abad ke X, berlokasi di area Gunung Wajak. Terletak di Dusun Sanggrahan Kidul, Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, letaknya yang dekat dengan pemukiman warga memudahkan aksesnya. Konon, goa ini sering digunakan untuk bertapa atau mencari tujuan tertentu. Goa Selomangleng di Tulungagung memiliki pemandangan klasik pedesaan yang damai dan sejuk, menjadikannya tujuan wisata populer. Bentuknya yang unik, seperti lubang pada batu andesit hitam dengan dua lubang di antara sisinya, menciptakan daya tarik tersendiri. Di dalamnya, terdapat hiasan ukiran atau relief yang menggambarkan tokoh-tokoh, seperti Arjuna, dan kisah-kisah dari Kakawin Arjunawiwaha. Selain goa batu yang unik, di sekitar lokasi terdapat bukit dengan pemandangan memukau. Struktur bangunan batu berbentuk kaki dan candi segi empat juga dapat ditemukan. Beberapa arca dan reruntuhan bekas bangunan kuno menambah keaslian dan keberagaman suasana, menyajikan suasana zaman Kerajaan yang dapat dijelajahi oleh pengunjung. Semua elemen ini memberikan pengalaman yang mendalam dan unik terhadap kekayaan sejarah dan kebudayaan di Tulungagung. (wan) Baca juga :

Read More

Upaya Pemerintah Memberikan Layanan Haji Ramah Kepada 45.000 Jamaah Lansia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Data Kementerian Agama mencatat pada 2024 ini, jamaah haji reguler yang masuk kategori lansia dengan usia 65 tahun ke atas berjumlah sekitar 45.000 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibanding musim haji tahun 2023 lalu yakni sebesar 30 persen dari kuota yakni 61.000 orang. Walaupun jumlah jamaah haji lansia menurun, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Hilman Latief meminta jajarannya agar kualitas haji ramah lansia tahun ini dapat ditingkatkan, terutama pada aspek program dan mitigasi risikonya. “Haji Ramah Lansia pada aspek layanan sudah cukup baik. Ini berkaca dari penyelenggaraan haji 2023. Tapi mohon diperkuat programnya,” terang Hilman Latief saat membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Program Haji Ramah Lansia dan Mitigasi Risiko Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H. Mengaca pada kebijakan 2023 lalu, ada 9 ikhtiar yang dilakukan Kemenag untuk mewujudkan Haji Ramah Lansia. Ikhtiar itu meliputi: “Kita perlu mematangkan program Haji Ramah Lansia mulai dari sebelum jamaah berangkat, saat mereka di Arab Saudi, serta saat kepulangan atau setelah berhaji,” ungkapnya. Haji Ramah Lansia menjadi perhatian dari Pemerintah seiring dengan proyeksi masa depan jamaah haji yang lansianya akan terus bertambah. Selain penguatan program, Hilman juga menyinggung mitigasi risiko dan skenario kedaruratan penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M. Menurutnya, skenario kedaruratan perlu disiapkan sejak awal, termasuk upaya mengefektifkan komunikasi dalam memitigasi semua potensi persoalan. “Kita perlu membangun akses dan relasi yang baik dangan tim Saudi, termasuk keamanan. Jika memungkinkan menghadirkan tim Kementerian Haji dalam peletihan petugas haji agar mereka bisa menjelaskan situasi dan kebijakan di Saudi. Kita upayakan menggelar training bersama di Saudi dengan tim Saudi yang akan menangani Indonesia. Sehingga terbentuk kesamaan persepsi dalam melayani jamaah haji,” pungkasnya. (wink) Baca juga :

Read More

Kemenag Siapkan Bantuan 2.000 Program Masjid Ramah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag akan menggencarkan kampanye rintisan Masjid Ramah di tahun 2024. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah program bantuan. Masjid Ramah adalah masjid (termasuk musala) yang kondisinya memenuhi kriteria dalam lima kategori ramah, baik dilihat dari sisi pola pikir (mindset), keterampilan (skillset), segenap ekosistemnya, maupun ketersediaan sarana prasarananya (toolset). Lima kategori ramah tersebut adalah Ramah Perempuan dan Anak, Ramah Difabel dan Lansia, Ramah Lingkungan, Ramah Keragaman, serta Ramah Duafa dan Musafir. Direktur Urais Binsyar Adib menargetkan program 2.000 bantuan operasional masjid/ musala untuk tahun anggaran 2024. “Kami juga sudah memberi bantuan operasional rintisan Masjid Ramah 2024 tahap pertama pada Januari lalu. Bantuan ini hanya untuk dukungan pada sisi toolset (sarana prasarana) saja. Selain tidak besar, sarana-prasarana lebih mudah dilihat sebagai evidence pengukurannya,” terang Adib kepada 1miliarsantri.net, Selasa (27/2/2024). Adib berharap, dana bantuan operasional tersebut nantinya dapat digunakan secara optimal untuk mendorong terbentuknya ekosistem masjid, dan meningkatkan derajat keberlanjutan keberagaman masjid. “Melalui program ini kita berharap revitalisasi peran masjid semakin profesional pengelolaannya, kian moderat cara pandang paham keagamaannya, ramah seluruh ekosistemnya, juga kian berdaya dan memberdayakan jemaahnya,” sambung Adib. Selain Masjid Ramah, program Urais Binsyar pada 2024, antara lain: Sekolah Penyuluh /Penghulu Agen Resolusi Konflik (SPARK), International Symposium on Innovative Masjid 2024, Digitalisasi 5.000 judul buku keagamaan Islam, serta ISLAMIFEST (Festival Keagamaan Islam yang mengenalkan keindahan Islam kepada generasi muda). “Rencana aksi pencapaian Pakta Integritas bidang Urais Binsyar tahun 2024, pertama penguatan digitalisasi buku keagamaan. Strategi yang dilakukan dengan penguatan regulasi PMA Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengesahan Standar Mutu Buku Umum Keagamaan, kemudian standardisasi sistem layanan,” paparnya. Adib mengatakan, Pakta Integritas kedua ialah percepatan revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), dan ketiga penyusunan juklak-juknis deteksi dini konflik keagamaan dan integrasi sistem pelaporan deteksi dini konflik. “Selain itu, kami juga memetakan penguatan layanan urusan agama Islam di KUA agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat seperti pengukuran arah kiblat, konsultasi syariah, pendaftaran id masjid, rekomendasi bantuan, agen resolusi konflik, serta sistem cegah dini,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Kiamat Merupakan Salah Satu Keniscayaan yang Benar-benar Akan Terjadi

Surabaya — 1miliarsantri.net : Hari kiamat merupakan peristiwa yang akan dihadapi semua umat manusia, tak terkecuali. Gambarannya pun banyak disampaikan di berbagai ayat Alquran, hadits, dan paparan ulama. Di antaranya yang dijelaskan dalam kitab Mukasyafatul Qulub al Muqarrib ila Hadhrah ‘Allam al Ghuyub karya Imam al-Ghazali. Mengutip perkataan Ibnu Abbas yang berkata,”Bumi ditambah dan dikurangi. Pepohonan, gunung-gunung, lembah-lembah, dan isinya dihilangkan. Bumi dipanjangkan seperti kerak bumi Ukazh, sebuah bumi yang seperti perak, darah tidak ditumpahkan di bumi itu, dan tidak digunakan untuk melakukan perbuatan buruk. sedangkan langitnya, matahari, bulan, dan bintang-bintangnya dihilangkan. Maka lihatlah, wahai orang miskin (miskin amal), terhadap kengerian dan kegentingan hari itu. Ketika semua makhluk berkumpul di daerah itu, bintang-bintang langit berjatuhan dari atas mereka. Matahari dan bulan lenyap. Bumi menjadi gelap karena sinarnya telah padam.” Ketika mereka berada dalam keadaan itu, tiba-tiba langit berputar di atas kepala mereka. Langit terbelah, meskipun langit itu tebal dan keras, selama 500 tahun. Para malaikat berdiri di tiap pinggir dan penjuru langit. Rasakanlah kengerian suara terbelahnya langit dengan pendengaramu. Rasakanlah ketakutan hari di mana langit terbelah, padahal langit itu keras dan kuat. Kemudian langit meleleh dan mengalir seperti perak yang dilelehkan dan bercampur warna kuning. Lalu langit menjadi seperti bunga mawar yang berminyak. Kemudian langit menjadi seperti cairan logam, dan gunung-gunung seperti bulu. Manusia bertebaran seperti belalang yang beterbangan. Mereka dalam keadaan tidak bersandal, telanjang, dan berjalan kaki. Rasulullah bersabda: يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُراةً غُرْلًا “Manusia dibangkitkan kembali dalam keadaan tidak bersandal, telanjang, dan tidak bersunat. Diriwayatkan, Saudah berkata, “Betapa buruknya, sebagian dari kita melihat sebagian kita yang lain.” Nabi menjawab, “Manusia ter-lalu sibuk untuk melakukan hal itu.” Allah berfirman: لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ “Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.” (QS Abasa ayat 37) Betapa agungnya sebuah hari, ketika aurat-aurat terbuka, tetapi meskipun demikian, perbuatan melihat dan menoleh tidak dilakukan. Bagaimana mungkin hal itu dilakukan, sedangkan mereka berjalan menggunakan perut dan wajah mereka, sehingga mereka tidak mampu untuk melihat orang lain. Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda, “Pada hari kiamat, manusia dikumpulkan di padang Mahsyar menjadi tiga golongan, yaitu kelompok yang berjalan berkendaraan, kelompok yang berjalan kaki, dan kelompok yang berjalan menggunakan wajahnya.” Seseorang bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana mereka berjalan menggunakan wajah mereka?” Rasulullah menjawab, “Dia yang menciptakan mereka berjalan menggunakan kaki, juga bisa menciptakan mereka berjalan menggunakan wajah.” Dalam tabiat manusia terdapat pengingkaran terhadap setiap sesuatu yang belum dikenalnya dengan baik. Seandainya manusia tidak pernah melihat ular yang berjalan menggunakan perutnya, seperti kilat yang menyambar, tentu dia akan mengingkari kemungkinan berjalan dengan menggunakan selain kaki. Berjalan menggunakan kaki juga dianggap mustahil bagi orang yang tidak pernah menyaksikannya. Maka, hendaklah engkau tidak mengingkari sesuatu yang berkaitan dengan keajaiban hari kiamat. Karena apa yang terjadi di hari kiamat itu berbeda terhadap analogi peristiwa di dunia. Sesungguhnya, jika engkau tidak menyaksikan keajaiban yang terjadi di dunia, lalu diberi tahu kepadamu sebelum kau menyaksikannya, maka sungguh engkau akan mengingkari hal itu, dengan pengingkaran yang tinggi. Maka hadirkanlah di dalam hatimu, tentang rupamu sendiri yang sedang berdiri, telanjang, terbuka, hina, diusir, bingung, linglung, dan menunggu takdir yang akan terjadi kepadamu, takdir kebahagiaan atau kesengsaraan. Agungkanlah peristiwa itu di dalam hatimu, karena sesungguhnya ia sangat agung. Kemudian, pikirkanlah makhluk-makhluk yang saling berdesakan dan berkumpul. Penduduk tujuh langit dan tujuh bumi-baik malaikat, jin, manusia, setan, hewan liar, hewan buas, dan burung-berdesakan hingga sampai di tempat yang telah ditentukan. Kemudian, matahari terbit di atas mereka. Panasnya berlipat ganda. Pemandangan sudah berganti dari yang biasa ke luar biasa. Kemudian matahari itu didekatkan terhadap kepala penduduk alam semesta, seperti dekatnya dua anak panah sehingga, di atas permukaan bumi tiada lagi naungan yang tersisa selain naungan Arasy Tuhan alam semesta. Yang bisa bernaung dengan Arasy hanyalah orang-orang yang dekat dengan Tuhan (mugarrabin). Jadi, di sana hanya ada makhluk yang bernaung di bawah Arasy dan ada yang menjadi korban panasnya matahari. Panasnya matahari benar-benar melelehkan. Kesusahan dan kesedihan menjadi sangat sengit. Sinarnya sangat menyilaukan. Kemudian, makhluk-makhluk saling mendorong. Sebagian dari mereka mendorong sebagian yang lain, karena desak-desakan yang sangat kuat dan kaki-kaki yang saling berbeda arah. Selain itu, keadaan mengerikan tersebut dicampur dengan rasa malu dan tersipu-sipu karena aib yang terbongkar dan diketahui ketika berada di hadapan Tuhan yang Mahamemaksa di langit. Lalu, silau matahari, panasnya napas, dan terbakarnya hati bercampur dengan api malu dan takut, sehingga keringat mengalir dari setiap akar bulu dan mengalir ke atas lapangan kiamat. Kemudian, keringat itu terus menaiki badan mereka sesuai kadar derajat mereka di sisi Allah SWT. Sebagian dari mereka, keringatnya mencapai kedua lututnya. Sebagian mereka yang lain, keringatnya mencapai kedua pinggangnya. Sebagian mereka yang lain, keringatnya mencapai cuping telinga. Sebagian mereka yang lain keringatnya hampir menenggelamkan mereka. Ibnu Umar berkata, Rasulullah bersabda, “Manusia berdiri untuk Tuhan semesta alam, hingga salah satu dari mereka tenggelam di dalam keringatnya sampai ke tengah dua kuping mereka.” Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda, “Pada hari kiamat, manusia berkeringat hingga keringat mereka mengalir ke bumi sepanjang 70 depa. Keringat itu mengekang mereka dan mencapai kedua telinganya.” Dalam hadis lain, “Mereka berdiri dan membelalakkan mata mereka ke langit selama 40 tahun. Kemudian, keringat mereka mengekang mereka, karena sangat susah.” Uqbah bin Amir berkata, Rasulullah bersabda, “Pada hari kiamat, matahari mendekati bumi sehingga manusia mengeluarkan keringat. Di antara manusia, ada orang yang keringatnya mencapai separuh betisnya. Di antara mereka, ada yang keringatnya mencapai lututnya. Di antara mereka, ada yang keringatnya mencapai pahanya. Di antara mereka, ada yang keringatnya mencapai pinggangnya. Di antara mereka, ada yang keringatnya mencapai mulutnya,” lalu beliau memberi isyarat kepada mulut beliau. “Kemudian dia dikekang dengan mulutnya. Di antara mereka ada yang keringatnya menutupi seluruh badannya.” Kemudian beliau memukulkan tangan beliau ke kepala beliau, seperti ini. Maka, pikirkanlah, wahai orang miskin, keringat penduduk padang Mahsyar dan kesusahan mereka yang sangat tinggi. Di antara mereka ada yang berteriak, “Wahai Tuhan, rahmatilah aku dari kesusahan dan penantian ini, meskipun harus ke neraka.” Meskipun mereka mengatakan demikian, mereka tidak dibiarkan berlalu tanpa menjalani hisab dan siksa. Sesungguhnya, engkau adalah salah satu dari mereka, dan engkau tidak tahu sampai mana keringatmu akan mencapai…

Read More

Banyaknya Kecaman Berbagai Pihak Tentang Narasi Pemusnahan Rakyat Palestina

Gaza — 1miliarsantri.net : Umat Muslim, Demokrat dan pengguna media sosial menyatakan ketidaksenangan mereka terhadap pernyataan Perwakilan Partai Republik Andy Ogles dari Tennessee, yang menanggapi pertanyaan seorang aktivis tentang kematian anak-anak Palestina di Gaza dengan menyatakan bahwa “kita harus membunuh mereka semua”. Dilansir dari aljazeera, yang dikutip Selasa (27/2/2024), Dewan Penasihat Muslim Amerika (AMAC) telah mengeluarkan rilis dengan tegas mengecam Ogles dan menulis bahwa pernyataannya sama saja dengan menganjurkan “pemusnahan rakyat Palestina”. Rilis tersebut juga diterbitkan mengingat adanya serangan anti-Muslim di Tennessee sejak Israel memulai pemboman dan blokade tanpa pandang bulu di Gaza pada bulan Oktober, AMAC menulis: “Retorika seperti itu tidak hanya menjijikkan tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai kita sebagai sebuah negara. Retorika seperti itulah yang terus menumbuhkan iklim politik di mana ideologi ekstremis berkembang, memberdayakan neo-Nazi untuk berparade secara terbuka di jalan-jalan dan membiarkan sentimen genosida tidak tertandingi. Hal ini tidak dapat ditoleransi lagi. Sebagai warga negara Tennessee, kami berhak mendapatkan keterwakilan yang lebih baik dari mereka yang terpilih.” Di platform media sosial yang dikenal sebagai X, kecaman yang ditujukan kepada Ogles bahkan lebih buruk lagi, dengan salah satu pengguna menulis: “Sebut nama mereka dan buat mereka malu! Sapa Andrew ‘Saya pikir kita harus membunuh mereka semua’ Ogles. Kotoran yang luar biasa ini adalah anggota kongres AS.” Pengguna lain, yang memposting sebagai Saira Rao, menulis: “Andrew Ogles, salah satu anggota Kongres, mengatakan hal ini dengan lantang. ‘Saya pikir kita harus membunuh mereka semua.’ Ia menyatakan KAMI [Amerika] bertanggung jawab atas pembunuhan semua warga Palestina [genosida]. Kongres + Biden + Seluruh Kabinet adalah PENJAHAT PERANG, Palestina akan bebas.” Sebagai informasi, Komentar Ogles merupakan tanggapan terhadap seorang aktivis pro-Palestina yang mengajukan pertanyaan saat keduanya berjalan melalui koridor di Gedung Capitol Amerika Serikat. “Saya telah melihat rekaman tubuh anak-anak yang dicabik-cabik,” kata aktivis tersebut kepada Ogles. “Itu adalah uang pembayar pajak saya yang akan membom anak-anak itu.” Ogles menjawab dengan blak-blakan: “Tahukah Anda? Jadi, menurutku kita harus membunuh mereka semua jika itu membuatmu merasa lebih baik. Hamas dan Palestina telah menyerang Israel selama 20 tahun. Sudah waktunya untuk kita membayarnya.” Akhirnya, Ogles menoleh ke arah kamera dan mengucapkan komentar terakhir sebelum pergi: “Matilah Hamas!” Perlu diketahui, menurut otoritas kesehatan Palestina, pasukan Israel telah membunuh lebih dari 12.400 anak di Gaza sejak 7 Oktober. Kemudian lebih dari 600.000 anak-anak saat ini terjebak di kota Rafah di perbatasan Mesir, dan pasukan Israel bersiap untuk menyerang. Selain itu, para pejabat organisasi amal bernama Save the Children mengatakan bahwa hampir 10 anak Palestina di Gaza setiap hari telah kehilangan satu atau kedua kaki mereka sejak Oktober. (zul/AP) Baca juga :

Read More

Aktivis Perempuan NU Beberkan 8 Tips Mencegah Anak Jadi Pelaku Perundungan

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Maraknya perundungan yang terhadap anak-anak, terutama di lingkungan Pesantren, membuat Aktivis Perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Iim Fahima Jachja angkat bicara dan memberikan 8 tips parenting atau pola asuh untuk mencegah anak agar tidak menjadi pelaku bullying (perundungan). Delapan tips tersebut dapat diterapkan orang tua di rumah, yaitu: “Pastikan orang tua jangan kalah dekat dibanding teman-teman dan sosial media (sosmed). Banyakin ngobrol, bangun situasi di mana si remaja mau berbagi cerita dari hal kecil hingga besar,” terangnya, Senin (26/2/2024). “Pastikan orang tua memiliki karakter yang dihormati oleh anak sehingga mereka mau mendengar apa kata orang tua. Jangan cuman bisa nasehatin tapi kelakuan bertentangan,” jelasnya. “Jangan nanti-nanti, nanti keburu basi dan ketumpuk isu lain,” ucap dia. 4.Rajin upgrade diriIa menjelaskan bahwa orang tua harus rajin mengupgrade diri dengan memperbanyak ilmu dan pengetahuan terkini, supaya bisa mengimbangi obrolan anak. “Jika ilmunya kurang, bantu si anak ketemu ahlinya yang kita percaya. Misal: anak mau diet ketat, dikasih tahu orang tua tentang gizi kok ndak nurut. Ketemukan dia dengan ahli nutrisi untuk memberi tahu yang benar,” jelas Iim. “Sayangnya, di era somed ini, jadi contoh saja tidak cukup, orang tua harus aktif membangun dialog,” ungkapnya. Penyebabnya, kata Iim, di era sosmed kini anak-anak perlu dibimbing untuk mengaktifkan kognitif mereka agar bisa memilah informasi yang diterima dengan benar. “Meluruskan cara pandang yang salah dan mengaktifkan kognitif anak supaya ke depan mereka bisa mikir dengan bener. Kenapa jadi contoh saja ga cukup? Kenapa harus intens membangun dialog? Karena lawan kita adalah sosmed, WA, dan lainnya, yang berkomunikasi intens dengan anak-anak hampir 24 jam,” sambung dia. “Hanya karena lingkungannya elit, bukan jaminan manusianya pasti terdidik,” urainya. “Allah yang maha memelihara semua makhluk dan yang membolak-balikkan semua hati. Doakan saja semoga Allah selalu menjaga mereka,” pesan dia. “Last but not least, di tengah dunia yang keras, tetaplah lembut. Karena anak-anak butuh rumah untuk mereka pulang, merasa aman dan tenang. Rumah itu adalah orang tuanya sendiri,” pungkasnya. (yus) Baca juga :

Read More

Menag Rencanakan KUA Dapat Layani Pernikahan Semua Agama

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Kantor Urusan Agama (KUA) selain menjadi tempat pencatatan pernikahan bagi umat muslim, juga direncanakan akan dijadikan tempat pencatatan pernikahan bagi umat non-muslim. “Kita sudah sepakat sejak awal, bahwa KUA ini akan kita jadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan bagi semua agama. KUA bisa digunakan untuk tempat pernikahan semua agama,” terang Menag Yaqut, dikutip Senin (26/2/2024). Menag mengungkapkan ini dalam Rapat Kerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam bertajuk ‘Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan’. “Sekarang ini jika kita melihat saudara-saudari kita yang non-muslim, mereka ini mencatat pernikahannya di pencatatan sipil. Padahal, itu harusnya menjadi urusan Kementerian Agama,” lanjut Menag dalam rapat yang dilangsungkan di Jakarta tersebut. Dengan mengembangkan fungsi KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan agama selain Islam, Menag berharap data-data pernikahan dan perceraian bisa lebih terintegrasi dengan baik. Lebih lanjut, Menag juga berharap aula-aula yang ada di KUA dapat dipersilakan untuk menjadi tempat ibadah sementara bagi umat non-muslim yang masih kesulitan mendirikan rumah ibadah sendiri karena faktor ekonomi, sosial, dan lain-lain. “Saya juga berharap aula-aula di KUA yang ada dapat dipersilahkan bagi saudara-saudari kita umat non-muslim yang masih kesulitan untuk memiliki rumah ibadah sendiri, baik karena tidak adanya dana untuk mendirikan rumah ibadah atau karena sebab lain. Bantu saudara-saudari kita yang non-muslim untuk bisa melaksanakan ibadah yang sebaik-baiknya. Tugas muslim sebagai mayoritas yaitu memberikan pelindungan terhadap saudara-saudari yang minoritas, bukan sebaliknya,” pesan Menag. Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan bahwa di 2024, pihaknya aka meluncurkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan lintas agama. “Tahun ini pula segera kami launching KUA sebagai pusat layanan keagamaan lintas fungsi dan lintas agama. Keluarga besar Ditjen Bimas Islam menjadikan KUA selaku UPT di bawah binaan kami untuk menjadi tempat layanan keagamaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Meskipun hanya terbentuk di 5.917 kecamatan, tetapi melayani masyarakat yang tersebar di 7.277 kecamatan,” jelasnya. Hadir dalam rapat tersebut, Inspektorat Jenderal Faisal Ali Hasyim, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Adib, serta Staf Khusus, Staf Ahli, dan Tenaga Ahli Menteri Agama. (wink) Baca juga :

Read More