Pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Rasulullah Gemar I’tikaf

Surabaya — 1miliarsantri.net : Salah satu ibadah yang dilakukan Rasulullah SAW terutama pada 10 hari terakhir bulan suci pada Ramadhan adalah beritikaf. Secara singkat iktikaf berarti adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah (takarub ilallah). Namun demikian menurut itikaf juga memiliki makna memutuskan diri dari kesibukan pada makhluk. Kemudian mengosongkan hati dari segala urusan dunia, dan menyibukan diri hanya kepada Allah SWT. Orang yang beritikaf berarti sedang beromantis bersama Allah SWT. Orang yang beriktikaf akan berfikir tentang apa yang Allah SWT ridhai dan berusaha mencapai keridhaan itu. Hingga dari perbuatan aktivitas- aktivitas tersebut akan menghasilkan kerinduan, menuju kerinduan hanya kepada Allah SWT. Ibadah itikaf tak hanya dikenal umat Nabi Muhammad SAW. Itikaf juga merupakan ibadah yang populer dikerjakan oleh umat-umat terdahulu. Seperti dilakukan pada masa Nabi Ibrahim. Sebagaimana firman Allah SWT: وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ Artinya: “Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat sholat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud.” (QS Al Baqarah ayat 125). Itikaf juga dilakukan oleh ibu Nabi Isa, yaini Maryam binti Imran. Ia memiliki tempat itikafnya sendiri di mihrab. Tempat itu juga dijadikan Nabi Zakaria berdoa kepada Allah SWT. Ini dapat ditemukan pada surat Ali Imran ayat 37-39 Itikaf yang benar maka akan mendekatkan diri kepada Allah. Seseorang yang itikaf akan mengintrospeksi dirinya dalam menjalin kedekatan dengan Allah SWT. Pada sisi lain, itikaf juga menjadi ibadah yang dapat memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, habluminannas. Sebab orang yang beritikaf akan mengintrospeksi diri terhadap amal-amal yang pernah dilakukannya dan merencanakan amal-amal yang akan dilakukannya. (yat) Baca juga :

Read More

Israel Usir Staf Medis Dari Rumah Sakit Al-Amal

Gaza — 1miliarsantri.net : Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan pasukan militer Israel telah mengusir staf dan pasien dari Rumah Sakit Al-Amal di Khan Younis. Menurut PCRS, pasukan Israel “memaksa tim untuk kembali ke” rumah sakit. Namun mereka mendapati gerbang rumah sakit ditutup, sehingga tidak memungkinkan bagi tim untuk masuk kembali. Mereka melakukan evakuasi paksa pada Ahad (24/3/2024) malam. “Selama upaya untuk membersihkan puing-puing dan rintangan di jalan, pasukan penjajah melepaskan tembakan ke arah dua tim yang mencoba menyingkirkan reruntuhan, yang secara langsung melukai mereka. Sampai saat ini tim masih menunggu di jalan,” ungkap lembaga swadaya masyarakat tersebut. Pada Ahad kemarin militer Israel mengumumkan serangan baru di lingkungan al-Amal. Sementara itu ahli bedah ortopedi yang bekerja di Rumah Sakit Eropa dekat Khan Younis, Husam Basheer mengatakan ia dan stafnya “mengelola dengan sumber daya yang sangat minim” di fasilitas medis tersebut karena Israel membatasi bantuan medis masuk ke Gaza. “Pada suatu hari kami ingin melakukan pemasangan plat dan sekrup, yang merupakan prosedur standar untuk fiksasi tulang, tetapi kami tidak memiliki peralatan yang tepat. Kadang-kadang kami juga kekurangan kain kasa yang merupakan persediaan dasar untuk operasi. Kami mengatasi tantangan yang kami hadapi dan mengelola dengan cara yang berbeda, tetapi staf di sini kewalahan,” tuturnya. (zul) Baca juga :

Read More

Kisah Para Dai 3T di Selat Nasik Belitung

Jakarta — 1miliarsantri.net : Para pendakwah di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) mempunyai banyak kisah selama bertugas. Salah satunya dialami Didiek Sri Mulya Ahmad, pendakwah asal Jakarta dan Qoriza Saumiddin Lubis dari Belitung Timur. “Setiba saya di sini, respons masyarakat sangat antusias. Contohnya, saya diundang untuk khutbah nikah. Itu salah satu hal yang tidak pernah saya lupakan,” ungkap Didiek. Dia mengaku, berbagai kegiatan keagamaan dijalankan bersama masyarakat, khususnya terkait pembelajaran tilawah dan qiraat Al-Qur’an. “Saya mengajarkan sekitar empat cabang MTQ. Tahfiz Qur’an, tilawah anak-anak, tilawah remaja, bahkan qiraat. Itu saya ajarkan kepada mereka. Akhirnya tiga masjid sekitar sini, kita adakan tilawah Al-Quran rutin,” terangnya. Didiek menyaksikan terdapat enam suku di Kecamatan Selat Nasik ini, yaitu Melayu, Buton, Sunda, Jawa, dan Makassar yang hidup berdampingan dengan damai. “Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Bertemu orang-orang yang satu pulau dengan beragam suku, tapi tetap memegang teguh nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan ritual-ritual keagamaan mereka semua berbeda,” tuturnya. Tidak hanya itu, ia juga sangat kagum dengan tingkat keamanan di wilayah tempat singgah nya. “Pengalaman yang sangat luar biasa itu, masyarakat sini sangat baik. Saking baiknya, kunci motor ditaruh di motor berhari-hari itu tidak apa-apa. Aman sekali,” sambungnya. Hal serupa juga disampaikan oleh pendakwah lainnya, Qoriza. Menurutnya, masyarakat sangat bersahabat dengan orang-orang yang baru datang. Qoriza menyebut, ia telah menggelar kegiatan taklim, keremajaan, konsultasi keagamaan, hingga silaturahim ke berbagai desa. “Kita memberikan taklim terhadap ibu-ibu majelis taklim, lalu kita bertemu masyarakat melakukan konsultasi keagamaan, dan juga bertemu remaja-remaja masjid untuk melaksanakan kegiatan masjid, dan kita bersilaturahim ke tiga desa untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan,” jelas Qoriza. Sementara itu, menurut Qoriza, para Dai 3T berkomitmen untuk menyusun strategi manajemen kemasjidan, agar program yang digagas para dai dapat dilanjutkan masyarakat hingga masa yang akan datang. “Strategi ke depan, kita bisa membuat manajemen kemasjidan di seluruh desa. Agar selepas program Dai 3T, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, bisa diteruskan oleh para stakeholder di kecamatan ini,” pungkasnya. (zain) Baca juga :

Read More

Berbagai Macam Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Bulan Ramadhan bulan yang sangat mulia. Pada bulan Ramadhan, kita dianjurkan meningkatkan ibadah serta memperbanyak kebaikan. Tak terkecuali di bulan Ramadhan umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak bersedekah. Bersedekah di bulan Ramadhan memiliki keagungan yang luar biasa dibandingkan di bulan-bulan yang lain. Sayyidina Anas RA meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan bersedekah pada bulan Ramadhan: عَنْ اَنَسٍ قِيْلَ يَا رَسُولَ اللهِ اَيُّ الصَّدَقَةِ اَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِى رَمَضَانَ Artinya, “Dari Anas dikatakan, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama?’ Rasul menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadhan.” (HR At-Tirmidzi). Bahkan, Rasulullah SAW sendiri sangat dermawan ketika memasuki bulan Ramadhan melebihi kedermawanan di bulan-bulan lain. Disebutkan dalam hadits riwayat Ibnu Abbas: عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَل اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ Artinya, “Dari sahabat Ibnu Abbas: Rasulullah SAW adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadhan,” (HR Al-Bukhari dan Muslim). Berangkat dari hadits ini, Imam Al-Mawardi dalam kitab Al-Hawi mengingatkan kepada kita agar bersikap dermawan kepada sesama di bulan Ramadhan. Terlebih, bulan Ramadhan merupakan bulan mulia yang mana orang Islam disibukkan dengan ibadah puasa hingga meninggalkan pekerjaannya. Sudah semestinya bagi kita untuk saling berbagi demi mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan. يختار للناس أن يكثروا من الجود والإفضال في شهر رمضان اقتداء برسول الله صلى الله عليه وسلم وبالسلف الصالح من بعده، ولأنه شهر شريف قد اشتغل الناس فيه بصومهم عن طلب مكاسبهم Artinya, “Diharapkan bagi manusia banyak berlaku dermawan dan mementingkan orang lain pada bulan Ramadhan karena mengikuti sunnah Rasulullah saw dan ulama salafus shaleh setelahnya.Karena bulan Ramadhan merupakan bulan mulia, orang-orang sibuk berpuasa hingga meninggalkan pekerjaan mereka.” (Al-Mawardi, Al-Hawi fi Fiqhhis Syafi’i, juz III, halaman 479). Terlebih, bersedekah merupakan amal kebaikan yang penuh dengan keagungan dan keutamaan. Allah swt akan memberikan pahala yang berlipat ganda pada hambanya yang bersedekah. Dalam Al-Qur’an surat Al-Hadid ayat 18 Allah swt berfirman: اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan ‎dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan ‎dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala ‎yang mulia.’’ (QS Al-Hadid: 18)‎. Selain itu, bersedekah juga dapat menghapus kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat. Dalam hadits riwayat Imam At-Tirmidzi disebutkan: وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ الْمَاءُ النَّارَ Artinya, ‎“Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana api dapat dipadamkan dengan air, begitu pula ‎shalat seseorang selepas tengah malam.” (HR At-Tirmidzi). Apalagi kita dianjurkan bersedekah memberi makanan berbuka kepada orang yang sedang berpuasa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang memberi makan buka kepada orang puasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa. مَنْ اَفْطَرَ صَائِمًا فَلَهُ اَجْرُ صَائِمٍ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ Artinya, “Siapa yang memberi makanan orang yang sedang berpuasa untuk berbuka, maka baginya pahala seperti orang puasa tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala orang puasa tersebut”. (HR At-Tirmidzi). Bulan suci Ramadhan menjadi momen yang sangat pas untuk memperbanyak bersedekah. Karena setiap amal kebaikan di bulan yang mulia ini akan dilipatgandakan melebihi bulan-bulan yang lain. Syekh Ibrahim Al-Bajuri dalam Hasyiyah Al-Bajuri menyebutkan yang artinya, “Dan kesimpulannya, maka (hendaknya) seseorang memperbanyak amal kebaikan di bulan Ramadhan karena (pahala) amal kebaikan akan dilipatgandakan dibandingkan ganjaran amal kebaikan yang dilakukan di luar bulan Ramadhan,” (Ibrahim Al-Bajuri, Hasyiyah Al-Bajuri, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 1999 M/1420 H], cetakan kedua, juz I, halaman 562). (yat) Baca juga :

Read More

Bertemu Ketum PBNU, Forjukasi Bahas Isu Strategis Terkait Wakaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Umum Forum Jurnalis Zakat dan Wakaf Indonesia (Forjukafi), Wahyu Muryadi bertemu dan silaturrahim dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Forjukafi dan Gus Yahya membahas isu strategis terkait wakaf. Gus Yahya juga memberikan masukan agar peran wakaf ditingkatkan melalui peningkatan peran Badan Wakaf Indonesia (BWI). Wahyu mengatakan, berawal dari kepedulian insan pers terhadap perkembangan wakaf di Indonesia maka dibuat suatu wadah bernama Forjukafi. Peningkatan peran wakaf di Indonesia sangat penting, karena melalui wakaf produktif bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, dikatakan Wahyu, hasil wakaf produktif jika dimanajemen dan disalurkan dengan baik bisa membantu mengentaskan kemiskinan. “Namun, literasi wakaf masyarakat harus ditingkatkan terlebih dahulu,” terang Wahyu dalam pertemuan dengan Gus Yahya di PBNU, Kamis (21/3/2024). Ketua Umum Forjukafi ini menjelaskan, wakaf bukan sekedar masjid, madrasah dan makam yang biasa dikenal sebagai 3M. Saat ini wakaf sudah berkembang sehingga ada yang disebut wakaf produktif. Menurutnya, yang perlu dikembangkan adalah wakaf produktif. Pokok wakafnya tetap aman dan terjaga, hasil atau keuntungan dari wakaf produktif itu yang bisa dibagikan ke mauquf alaih atau orang yang berhak menerima hasil wakaf itu. Bahkan hasil wakaf produktif bisa dipakai untuk membangun infrastuktur berupa fasilitas umum, misalnya Rumah Sakit (RS) untuk masyarakat dhuafa. “Sehubungan peningkatan literasi masyarakat terhadap wakaf itu yang diperjuangkan para jurnalis yang tergabung di Forjukafi, supaya potensi wakaf di Tanah Air yang sangat luar bisa semakin terserap,” ujar Wahyu. Gus Yahya menyampaikan bahwa sangat setuju literasi masyarakat terkait wakaf harus ditingkatkan. Banyak pihak yang harus terlibat mengurus persoalan wakaf. “Wakaf adalah amanah, pertanggungjawabannya ke Allah, jadi harus amanah dan profesional mengelolanya,” ujar Gus Yahya. Gus Yahya juga mendukung adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang mengurus atau mengelola wakaf yakni nadzhir. Soal peningkatan kapasitas SDM nadzhir juga didukung Forjukafi, agar potensi wakaf yang besar bisa terserap dan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh umat. Ketum Forjukafi dalam pertemuan dengan Ketum PBNU didampingi Wakil Ketua Umum (Waketum) Forjukafi, Gus Idy Muzayyad dan Riyanto Wicaksono. Sementara, Ketum PBNU didampingi Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU, KH Amin Said Husni. (rid) Baca juga :

Read More

Mendagri Singapura Sebut Status Kedubes Israel Tidak Pantas

Singapura — 1miliarsantri.net : Pemerintah Singapura telah meminta kedutaan besar Israel di negara tersebut untuk menurunkan unggahan di Facebook tentang Palestina. Unggahan itu jelas-jelas tidak dapat diterima. Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Singapura K Shanmugam seperti dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa (26/3/2024). Sebelumnya pada Ahad (24/3/2024), akun Facebook kedutaan besar Israel mengunggah status yang membandingkan antara penyebutan Israel dan Palestina di Alquran. Dalam unggahan itu dikatakan, “Israel disebutkan 43 kali di Alquran. Sebaliknya Palestina tak disebutkan sama sekali.” Setiap bukti arkeologi – peta, dokumen, koin, menghubungkan tanah Israel dengan orang-orang Yahudi sebagai penduduk asli tanah tersebut.” Status ini belakangan telah dihapus pada hari yang sama. Menteri Shanmugam mengatakan kepada wartawan bahwa ia sangat kesal mengetahui postingan tersebut. “Kementerian Dalam Negeri telah menginformasi Kementeri Luar Negeri agar memberitahukan ke kedutaan Israel bahwa status tersebut harus diturunkan sesegera mungkin,” katanya. Shanmugam menilai tulisan dengan unggahan itu jelas-jelas salah. Pertama, kata ia, status tersebut tidak sensitif dan tidak pantas. Hal ini berisiko merusak keselamatan, keamanan, dan keharmonisan di Singapura. “Kami ingin keselamatan semua mereka yang tinggal di Singapura, mayoritas ataukah minoritas, termasuk Yahudi dan Muslim,” ujarnya. Ia menekankan bahwa unggahan seperti ini dapat “menyulut ketegangan dan dapat membahayakan komunitas Yahudi di sini. “Kemarahan dari postingan tersebut berpotensi meluas ke ranah fisik.” Sementara, Kedutaan Besar Israel menyebut bahwa unggahan itu dibuat tanpa persetujuan resmi. “Kami telah mengambil langkah terhadap pihak yang membuat status tersebut.” (don) Baca juga :

Read More

PT Pelabuhan Indonesia Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Manokwari

Manokwari — 1miliarsantri.net : Sebanyak 1.000 paket sembako murah yang berisi beras, gula, dan minyak disediakan untuk masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadhan BUMN 2024 bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) / Pelindo bersama Kementerian BUMN di Manokwari, Papua Barat, sebagai upaya untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. “Safari Ramadhan di Manokwari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut 26 tahun Kementerian BUMN. Secara keseluruhan, kegiatan Safari Ramadhan digelar Kementerian BUMN bersama sejumlah perusahaan BUMN lainnya di 40 kota di seluruh Indonesia,” terang Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono dalam keterangan media, Senin, (25/3/2024). Secara terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Sesuai arahan Presiden Jokowi, pemerintah, termasuk melalui Kementerian BUMN berkepentingan memastikan ketersedian bahan pangan di tengah-tengah masyarakat dengan harga terjangkau. Hal ini dilakukan untuk merespons fenomena badai Elnino, yang menyebabkan kenaikan harga pangan di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya. Safari Ramadhan BUMN 2024 di Manokwari juga diisi dengan kegiatan bazaar, yang diikuti 15 UMKM lokal binaan Kementerian BUMN. Pada kegiatan itu dibuka pendaftaran mudik gratis kapal laut untuk 100 orang dengan rute Manokwari-Biak, dengan keberangkatan 6 April 2024. Sementara itu, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki menambahkan khusus di lingkungan Pelindo, kegiatan Safari Ramadhan dilakukan Direksi Pelindo di 14 titik atau cabang pelabuhan di seluruh Indonesia, seperti Malahayati, Banten, Bitung hingga Manokwari. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi warga setempat, di bulan suci Ramadhan ini,” pungkas Wahyu. (lum) Baca juga :

Read More

Liliek Marhaendro : Jamaah Calon Haji Diharuskan Tidak Menerima Tamu Seminggu Sebelum Pemberangkatan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan RI meminta kepada seluruh jamaah calon haji untuk memperbanyak waktu istirahat dan tidak menerima tamu selama sepekan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Kementerian Kesehatan RI Liliek Marhaendro Susilo. “Seminggu sebelum berangkat, kalau bisa jamaah haji itu sudah istirahat total,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Senin (25/3/2024). Liliek mengatakan masyarakat yang akan pergi berhaji kerap suka disibukkan dengan kegiatan walimatus safar. Diantara mereka ada yang menerima tamu bahkan hingga sehari sebelum keberangkatan. “Padahal beberapa hari sebelum hari keberangkatan merupakan waktu krusial bagi jamaah. Mereka seharusnya tengah dalam kondisi istirahat serta menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan,” imbuhnya. Namun tak jarang, masih ditemukan jamaah yang masih sibuk menyiapkan perlengkapan sehari sebelum berangkat. “Jadi mereka masih kita lihat, besok berangkat ke embarkasi, hari ini masih beres-beres koper karena belum sempat. Kemarin-kemarin tamunya datang terus. Walimatus safar harusnya jauh-jauh hari sebelum jamaah haji berangkat,” lanjutnya. Sebelumnya, Liliek Marhaendro mengimbau kepada jamaah calon haji untuk mulai olahraga ringan secara rutin jelang keberangkatan ke Tanah Suci. “Menerapkan pola hidup yang sehat. Tiap pagi jalan atau pokoknya setiap hari lah kalau bisa usahakan rutin olahraga ringan,” himbau Liliek. Liliek mengatakan ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan ketahanan fisik. Fisik para peserta calon haji akan diuji utamanya saat memasuki puncak haji hingga setelahnya. Maka dari itu, ia mendorong agar jelang keberangkatan ke Arab Saudi untuk menjaga kebugaran dengan berolahraga ringan minimal 30 menit setiap hari. Apabila biasanya melakukan aktivitas jarak dekat dengan menggunakan kendaraan. Maka sudah seharusnya dilakukan lewat jalan kaki atau bersepeda. (rid) Baca juga :

Read More

Makna Tradisi Tadarus Al Quran Saat Bulan Ramadhan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muti mengatakan, tradisi tadarus atau tadarusan perlu kita lakukan di bulan suci Ramadhan ini. Karena Ramadhan itu adalah Syahrul Quran, bulan al-qur’an. Tradisi Al Quran memiliki akar atau memiliki asal-usul yang berkaitan dengan bagaimana Rasulullah SAW dan Malaikat Jibril senantiasa Tadarus di bulan Ramadhan. Di dalam hadis yang disebutkan di dalam kitab muttafaq alaih hadis yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas disebutkan bahwa pada bulan Ramadhan Jibril selalu bertemu dengan Nabi Muhammad SAW setiap malam di bulan Ramadhan. “Jibril dan Nabi Muhammad SAW saling belajar tadarus al-qur’an . Apa yang dilakukan pada saat itu tentu Nabi Muhammad SAW membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang sudah diterima wahyunya melalui Malaikat Jibril, dan kemudian Malaikat Jibril menyimak bacaan Nabi Muhammad SAW, dan karena itu maka kemudian ini yang menjadi inspirasi atau yang menjadi akar, latar teologis mengapa kemudian umat Islam menyelenggarakan tradisi tadarus atau tadarusan di bulan Ramadhan,” terang Mu’ti kepada 1miliarsantri.net, Senin (25/3/2024). Mu’ti menegaskan bahwa dalam tadarus itu yang terpenting adalah kita tidak sekadar membaca Al-Qur’an tetapi berusaha untuk memahami, mendalami, dan menghayatinya. “Kalau kita baca di dalam al-qur’an disebutkan Afala yatadabbarun al-Qur’an Am ‘Ala Qulubin Aqfaluha tidakakkah kamu itu merenungkan al-qur’an dan kamu bisa meresapi al-qur’an itu di dalam lubuk hatimu sehingga di sini sebenarnya menghendaki pengertian bagaimana kita tadarus itu meliputi tiga proses yang pertama itu kita membacanya, kemudian kita memahaminya dan kemudian kita berusaha menelaah dengan sangat mendalam merefleksikan apa yang kita baca,” jelas Mu’ti. Mu’ti menjelaskan bahwa terdapat dua makna yang dapat diambil dari tradisi tadarusan, pertama karena Ramadan itu adalah bulan di mana Allah SWT menurunkan permulaan Al-qur’an sebagaimana disebutkan di dalam surah Al Baqarah 185. “Bulan Ramadan itu adalah bulan di mana Allah SWT menurunkan sebagian Al-qur’an, kemudian yang kedua Ramadan itu bulan Al-qur’an, maknanya kita memperbanyak membaca Al-qur’an pada malam hari, pada siang hari, bahkan sebagian ada yang memiliki niat atau komitmen untuk one day one juz,” pungkas Mu’ti. (wink) Baca juga :

Read More

Kisah Tunggul Ametung Sang Adipati Tumapel

Semarang — 1miliarsantri.net : Alkisah di negeri Tumapel hidup seorang adipati yang menyukai perempuan-perempuan cantik. Sang adipati, walau usianya tak muda lagi, menganggap perempuan cantik sebagai aset berharga. Tiap kali berjalan ke desa-desa ia selalu mencari perempuan cantik. Tak peduli siapa orang tua perempuan itu dan bagaimana kondisi hidupnya, selama sang adipati menginginkannya, perempuan itu akan diangkut ke istana kadipaten. Bahkan bila perlu dengan kekerasan. Nama adipati Tumapel itu Tunggul Ametung. Ia menjadi adipati setelah menyatakan sumpah setia pada raja Kediri; Kertajaya. Pada waktu itu Kediri adalah kerajaan terbesar di Jawa. Wilayah kekuasaannya mencangkup seluruh Jawa dan sebagian Sumatra. Kesetiaan Tunggul Ametung pada Kertajaya tiada duanya. Tiap tahun ia mengirim upeti dengan jumlah luar biasa besar. Hasil panen terbaik, barang-barang antik, dan segepok emas ia kirim ke Daha sebagai tanda kesetiaan. Tunggul Ametung memiliki reputasi baik di mata sang raja. Ia diberi kebebasan oleh raja untuk mengelola wilayahnya, tanpa batas. Semua itu berkat kesetiaannya pada Raja Kertajaya. Tunggul Ametung bukan seorang bangsawan. Tak ada darah ksatria atau brahmana dalam dirinya. Dahulu ia adalah perampok yang sudah merapok lebih dari seratus kali dan sudah membunuh orang 150 kali. Ia adalah perampok berdarah dingin. Seluruh Kediri tahu itu. Reputasinya sebagai perampok ulung sampai juga di telinga raja Kediri yang kala itu baru naik tahta, Raja Kertajaya. Bukannya membasmi gerombolan Tunggul Ametung itu, Raja Kertajaya justru memanggilnya ke istana untuk memberikan tawaran menarik. Aneh memang, namun itulah yang terjadi. “Jadi kau yang bernama Tunggul Ametung itu?” Tunggul Ametung memandang raja baru itu dengan curiga. “Tenanglah. Aku tak bermaksud menangkap atau menghukummu. Bahkan aku mengizinkanmu memasuki istanaku bersama beberapa gerombolanmu itu, bukan? Kau lihat, tak ada perajuritku di sini.” “Apa yang kau inginkan?” tanya Tunggul Ametung, “jika kau akan menghentikanku, kau melakukan hal sia-sia. Jika kau pikir aku akan menyerah tanpa perlawanan, kau keliru.” Suasana hening. Para abdi kerajaan dan pejabat istana menjadi kaget dan was-was. Sebelum ini tak pernah ada orang yang berbicara pada raja Kediri tanpa menyembah terlebih dahulu. Mereka khawatir akan terjadi kekacauan di dalam istana. “Haha, berani juga kau. Tenanglah, aku Kertajaya raja Kediri bukan orang seperti itu. Aku berbeda dengan pendahulu-pendahuluku.” Suasana semakin mencekam. Di luar istana para perajurit kerajaan tiba-tiba datang dalam jumlah besar. Mereka berhadapan dengan gerombolan Tunggul Ametung, saling tatap penuh curiga seakan-akan di mata mereka ada api yang berkobar, api kebencian yang tiba-tiba menyala. “Pernah kah kau mendengar wilayah Tumapel?” “Aku tahu tempat itu. Dulu aku merampok orang kaya di wilayah itu” “Lalu?” “Aku dikejar sampai ke perbatasan Gelang-Gelang.” “Pasukan mereka memang kuat.” “Apa yang kau inginkan?” Kesabaran Tunggul Ametung kian menipis. “Aku ingin mengajakmu bekerja sama.” “Bekerja sama? Apa maksudmu?” “Setelah kematian ayahku, wilayah Tumapel menjadi kurang ajar. Tak ada upeti yang datang. Aku dengar sang adipati tak sudi mengakuiku sebagai raja baru.” “Lalu, apa hubungannya denganku?” Kertajaya diam sejenak, lalu senyum tipis merekah di wajahnya. “Aku ingin kau dan gerombolanmu membunuh adipati Tumapel.” Tunggul Ametung kaget. “Hah? Apa untungnya bagiku?” “Setelah kau menghancurkan adipati itu, aku akan menjadikanmu adipati Tumapel yang baru. Kau dan gerombolanmu akan bergerak atas namaku.” Tunggul Ametung nampak bimbang. Ia yang semula bersikap congkak di hadapan raja, kini mulai berubah. Ia menatap rombongan yang mengawalnya. Mata orang-orang itu seakan berkata ‘ini tawaran bagus, terimalah. Aku tak mau jadi perampok selamanya!’ “Setelah aku menggulingkan adipati Tumapel, apa yang harus kulakukan selanjutnya?” “Kau hanya harus menyatakan sumpah setia padaku dan mengirim upeti tiap tahun.” “Yang benar saja! Tak ada yang tersisa padaku jika kekayaan Tumapel mengalir kepadamu!” “Tumapel adalah wilayah kaya. Hasil buminya yang terbaik di Jawa. Di sana juga ada tambang emas yang tak akan habis ditambang. Kau akan menerima jauh lebih banyak dibanding yang kau berikan padaku.” Tunggul Ametung lagi-lagi terdiam. Pikirannya mengkalkulasi untung-rugi. Jika berhasil ia akan menjadi adipati. Tapi jika gagal ia akan menjadi pesakitan. “Kenapa kau bimbang? Bukankah kau itu kuat?” Perkataan Kertajaya semakin membuat Tunggul Ametung gelisah. “Jika kau tak mau menerimanya, keluar dari istanaku sekarang juga! Tak masalah jika kau tak mau. Tapi ingat, aku akan mengerahkan seluruh pasukanku untuk membunuhmu sesaat setelah kau menyatakan menolak. Aku jamin hidupmu tak akan tenang!” Bagai gemuruh guntur di siang hari, suara Kertajaya menggetarkan seisi istana. Kebingungan semakin menggerogoti pikiran Tunggul Ametung. Ia mulai cemas. Keringat mulai membasahi tubuhnya. Suasana semakin mencekam. Di depan istana perajurit kerajaan sudah mengepung rombongan Tunggul Ametung. Tak ada satu pun yang berucap. Apakah mereka menjadi sekutu atau akan saling bunuh? Hati dan pikiran Tunggul Ametung kian bimbang. Ia harus segera memutuskan. “Baiklah,” akhirnya Tunggul Ametung bersuara, “aku menerima tawaran itu.” Senyum merekah di wajah Kertajaya, kali ini lebih lebat dari sebelumnya. Sinar terang seakan menerangi ruangan utama istana itu. Mereka yang berjaga di luar pun lega karena tak harus saling bunuh. “Sebagai awal tanda kesetiaanmu, mulai sekarang panggil aku Yang Mulia Raja Kertajaya.” Sambil menunduk Tunggul Ametung berkata “Baik, Yang Mulia Raja Kertajaya.” Tunggul Ametung segera menyesuaikan diri. Ia menyadari betul situasinya sudah berbalik. Raja Ketajaya benar-benar telah menundukkaannya. Ia sekarang mengerti seperti apa wibawa raja jawa. Tunggul Ametung sadar, jika ia menolak atau berkhianat Raja Kertajaya akan menghancurkannya tanpa ampun. Mungkin ia akan mati dipenggal dan kepalanya akan diarak keliling alun-alun Daha. Ia harus tunduk pada kemauan Raja Kertajaya demi dirinya, pasukannya, dan masa depan cerah yang dijanjikan. “Baiklah. Besok kau berangkat ke Tumapel bersama rombonganmu. Oh ya, apa kau membutuhkan sesuatu?” Tunggul Ametung yang baru menyatakan tunduk pada Kertajaya harus menyampaikan permintaannya dengan sopan dan santun. “Yang Mulia, saya butuh kuda, tombak, dan panah. Sertakan juga 100 perajurit untuk berjaga di perbatasan, siap siaga jika pasukan adipati Tumapel melarikan diri. Hanya untuk jaga-jaga.” “Apakah itu cukup?” “Sebetulnya belum cukup Yang Mulia. Saya juga butuh kuda dan beberapa puluh pemanah.” “Baiklah, akan kusiapkan semuanya. Besok pagi sebelum matahari terbit kau harus sudah berangkat. Aku akan mengirim delik sandi untuk memantau situasi.” “Terima kasih Yang Mulia.” “Dan ingat, jangan berani berkhianat padaku. Pengkhianatan akan berakhir dengan kesengsaraan, kestiaan akan menghasilkan kejayaan. Camkan itu baik-baik!” Keesokan harinya Tunggul Ametung berangkat ke Tumapel bersama gerombolannya. Ia harus berhasil dalam misi ini, bagaimana…

Read More