PBB Dorong Israel Hentikan Agresi Militer

Gaza — 1miliarsantri.net : Operasi militer Israel di Gaza utara telah membuat setidaknya 400.000 warga Palestina terjebak di wilayah tersebut, kata kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Tentara Israel melancarkan serangan baru di Gaza utara pada Minggu (6/10), dengan alasan bahwa operasi itu bertujuan untuk mencegah Hamas mendapatkan kembali kekuatan di wilayah tersebut. Menurut saksi mata, tubuh-tubuh korban terlihat di jalanan di seluruh kamp pengungsi Jabalia, sementara pasukan Israel menghalangi tim medis untuk mencapai area tersebut. “Setidaknya 400.000 orang terjebak di wilayah tersebut,” kata Komisioner Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini dalam sebuah unggahan di platform X. Ia juga mengatakan bahwa perintah evakuasi Israel yang terbaru “memaksa orang-orang untuk terus melarikan diri berulang kali, terutama dari Kamp Jabalia.” “Banyak yang menolak karena mereka tahu tidak ada tempat yang aman di Gaza.” Kepala UNRWA itu memperingatkan bahwa persediaan dasar di Gaza utara hampir habis. “Kelaparan semakin meluas dan mendalam kembali. Tempat perlindungan dan layanan UNRWA terpaksa ditutup. Beberapa untuk pertama kalinya sejak perang dimulai,” katanya. Lazzarini juga memperingatkan bahwa serangan Israel mengancam pelaksanaan tahap kedua kampanye vaksinasi polio untuk anak-anak di Gaza utara. “Anak-anak seperti biasa, adalah yang pertama dan paling menderita,” katanya. “Mereka pantas mendapatkan yang lebih baik, mereka pantas mendapatkan gencatan senjata sekarang, mereka pantas mendapatkan masa depan.” Tahap pertama kampanye vaksinasi polio untuk anak-anak di seluruh Jalur Gaza berakhir pada 15 September. Israel telah melanjutkan serangannya yang brutal di Jalur Gaza sejak serangan oleh kelompok Palestina Hamas tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera. Hampir 42.000 orang telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta lebih dari 97.300 orang lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat. Serangan Israel juga telah membuat hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi di tengah blokade yang berlangsung, yang menyebabkan kekurangan parah bahan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Israel saat ini menghadapi gugatan genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di Gaza. (zul) Baca juga :

Read More

Amerika Biang Kerok Perang Gaza dan Lebanon

Jakarta — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua MUI Dr.KH. Anwar Abbas menyatakan, akibat serangan dan tindakan biadab yang dilakukan israel 42 ribu jiwa telah melayang di Gaza Palestina dan sekitar 1.200 orang lainnya di libanon. “Di Gaza palestina ada sekitar 97.303 orang dan di libanon sekitar 9.384 orang. Angka-angka ini tentu akan terus merangkak naik melihat situasi di kedua wilayah tersebut belum juga kunjung kondusif,” terang Kiai Abbas. Dijelaskan, kejadian biadab itu tentu tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan keterlibatan negara-negara sekutu israel seperti amerika serikat, inggeris dan perancis kareba tanpa bantuan keuangan dan senjata dari ketiga negara tersebut terutama Amerika, maka Israel tentu tidak akan bisa berbuat banyak. “Jadi sebenarnya yang menjadi biang kerok utama dari perang Israel Palestina tersebut selain Israel adalah Amerika sebab kalau negara paman sam itu memberhentikan bantuan keuangan dan persenjataannya ke Israel maka tentu negara zionis tersebut sudah akan kehabisan tenaga untuk menghadapi hamas dan hizbullah,” lanjutnya. Jika tanpa bantuan, katanya, Israel akan lebih memilih penyelesaian konflik yang ada secara politik bukan lagi berperang seperti sekarang ini. Oleh karena itu, imbuhnya, cara yang paling efektif untuk penyelesaian konflik Israel Palestina ini menurut Turk al-Faisal seorang pangeran senior Saudi yaitu menekan Amerika serikat supaya menghentikan bantuan senjata dan keuangan kepada Israel. Hal yang sama, katanya, juga disadari oleh Macron Presiden Perancis yang menyatakan keprihatinannya terhadap perang Israel-Palestina yang tidak kunjung usai dengan menyarankan supaya memprioritaskan penyelesaian masalah kembali melalui solusi politik dan menghentikan pengiriman senjata untuk bertempur di Gaza karena penyelesaian lewat perang tampak tidak akan menyelesaikan masalah. Harus diskui, yang namanya rakyat Palestina tidak akan pernah mengenal istilah menyerah dan itu sudah mereka perlihatkan selama 76 tahun dimana rakyat Palestina tanpa mengenal rasa takut dan lelah terus melakukan perlawanan untuk mendapatkan kembali hak-haknya. Oleh karena itu menurut Kiai Abbas, jika dunia ingin perang Israel Palestina ini berakhir maka biang kerok dari bencana kemanusiaan di kawasan tersebut yaitu Amerika, harus dihadapi dan ditekan oleh dunia internasional secara bersama-sama. “Tanpa itu maka konflik antara palestina dan israel tidak akan pernah berakhir,” pungkasnya. (yan) Baca juga :

Read More

Ini Tata Cara Sholat Berjamaah Bagi Muslimah

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam sholat, terdapat keutamaan yang berbeda antara lelaki dan perempuan sesuai dengan aturan Islam. Para ulama memiliki pandangan yang berbeda terkait hukum wanita ikut sholat berjamaah di masjid bersama laki-laki. Meski demikian, ulama sepakat melarang wanita melantunkan iqamah saat ada laki-laki dalam jamaah shalat, merujuk pada sabda Rasulullah SAW yang menyatakan, “Wanita tidak perlu adzan dan iqamat.” Namun, keabsahan hadits tersebut menjadi perdebatan di kalangan ahli hadits, karena tidak mencantumkan perawi atau derajat kekuatannya. Untuk hukum perempuan pergi ke masjid, Mazhab Hanafiyah melarang wanita muda atau perawan untuk pergi ke masjid karena dikhawatirkan dapat menimbulkan fitnah, sementara wanita tua dibolehkan. Mazhab Asy-Syafi’iyah menyatakan wanita cantik dimakruhkan pergi ke masjid, sementara yang tidak menarik seperti wanita tua diperbolehkan asalkan memenuhi syarat tertentu. Berbeda dengan itu, Mazhab Adz-Dzahiriyah lebih menganjurkan wanita ikut shalat berjamaah di masjid untuk mendapatkan pahala 27 derajat dari shalat berjamaah.”Gerakan dan bacaan shalat wanita pada dasarnya sama dengan laki-laki, kecuali jika ada dalil khusus yang mengaturnya,” tulis Ustadzah Aini Aryani L.c, dalam buku Fiqih Sholat Jamaah Wanita. Dalam hal takbiratul ihram, Mazhab Al-Hanafiyah membolehkan wanita mengangkat tangan sebatas puncaknya, sementara dalam Mazhab Al-Hanabilah terdapat dua riwayat: satu tidak menganjurkan mengangkat tangan dan melebarkan lengan, sementara riwayat lain membolehkan wanita mengangkat tangan berdasarkan contoh Ummu Darda’ dan Hafshah binti Sirin. Untuk bacaan shalat, wanita yang mengimami jamaah wanita dianjurkan mengeraskan bacaan pada shalat jahriyah, kecuali ada laki-laki non-mahram yang dapat mendengar, sesuai pendapat Mazhab Asy-Syafi’iyyah. Dalam sholat berjamaah, Islam mengatur agar wanita meninggalkan masjid lebih awal setelah selesai sholat, sementara laki-laki dianjurkan menunggu sejenak sebelum keluar. Menurut Imam az-Zuhri, Rasulullah SAW diam sejenak setelah shalat untuk memberi kesempatan jamaah wanita meninggalkan masjid lebih dahulu agar tidak terlihat oleh jamaah pria. Oleh karena itu, dalam shalat yang diikuti oleh laki-laki dan wanita, para pria disarankan untuk tetap di tempatnya sejenak, sementara wanita segera meninggalkan masjid setelah shalat selesai. Hal ini sesuai dengan hadits dari Ummu Salamah: إِنَّ النِّسَاءَ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ كُنَّ إِذَا سَلَّمَ مِنَ المَكْتُوبَةِ قُمْنَ وَثَبَتَ رَسُولُ اللَّهِ وَمَنْ صَلَّى مِنَ الرِّجَالِ مَا شَاءَ اللَّهِ فَإِذَا قَامَ رَسُولُ اللَّهِ قَامَ الرِّجَالُ “Sesungguhnya para wanita di masa Rasulullah SAW segera berdiri setelah beliau SAW melakukan salam (untuk mengakhiri) shalat fardhu. Dan Rasulullah SAW beserta orang-orang yang shalat dari kaum laki-laki melaksanakan apa yang dikehendaki Allah SWT, maka apabila Rasulullah SAW berdiri, maka berdirilah pulalah mereka.” (HR. Bukhari) Dalam sholat berjamaah, posisi barisan wanita diatur dengan tujuan menjaga kesopanan dan ketertiban. Wanita boleh bermakmum pada imam laki-laki, dengan posisinya di belakang barisan laki-laki. Menurut Mazhab Al-Hanafiyah, Asy-Syafi’iyah, dan Al-Hanabilah, jika semua makmum adalah wanita, mereka harus berada di belakang imam. Jika jamaah terdiri dari laki-laki dan wanita, makmum laki-laki berdiri di belakang imam, sementara wanita berada di belakang mereka. Dalam kasus makmum yang terdiri dari laki-laki, wanita, dan khuntsa (banci), urutan barisan dimulai dari laki-laki dewasa, diikuti anak laki-laki, banci, lalu wanita dewasa dan anak-anak perempuan. Pengaturan ini berdasarkan ajaran Nabi SAW dan bertujuan untuk menjaga kesucian dan kehormatan dalam ibadah shalat berjamaah. Hal ini juga bertujuan agar masing-masing makmum laki-laki dan wanita mendapatkan keutamaan pahala yang lebih besar di sisi Allah SWT. Nabi SAW bersabda: خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا “Sebaik-baik shaf bagi kaum laki-laki adalah yang paling depan, dan yang paling buruk bagi mereka adalah shaf yang paling akhir. Sedangkan sebaik- baik shaf bagi kaum wanita adalah yang paling akhir, dan yang paling buruk adalah shaf yang paling depan.” (HR. Muslim) Dalam shalat berjamaah, wanita dapat bertindak sebagai imam bagi jamaah wanita, dengan aturan yang berbeda tergantung pada jumlah makmum. Jika hanya ada satu makmum, maka makmum tersebut berdiri di samping kanan imam, mirip dengan tata cara shalat berjamaah dua orang laki-laki. Namun, jika imam wanita memimpin lebih dari satu makmum wanita, ia berdiri di tengah-tengah barisan paling depan, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan dari Aisyah RA dan Ummu Salamah RA. Menurut Ibnu Qudamah dari Mazhab Al-Hanabilah, posisi di tengah shaf memberikan tempat yang tertutup bagi imam wanita, meskipun shalatnya tetap sah jika ia berdiri di depan seperti imam laki-laki. (yat) Baca juga :

Read More

Pesantren Menjadi Ujung Tombak Ekonomi Syariah di Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam upaya memperkuat ekonomi berbasis syariah, Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program inovatif “Kemandirian Pesantren” yang telah menjangkau ribuan lembaga pendidikan Islam tradisional di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mendorong pesantren menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan pentingnya program ini dalam sebuah pernyataan “Kemandirian Pesantren adalah bagian dari afirmasi negara kepada pesantren yang telah berkontribusi sejak perjuangan hingga pembangunan bangsa.” Pernyataan ini disampaikan saat memberikan sambutan pada Wrap Up Forum yang menjadi rangkaian dari Religion Festival di Jakarta. Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program Kemandirian Pesantren telah memberikan manfaat kepada 3.576 pesantren di seluruh Indonesia. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pelatihan dan pendampingan, tetapi juga bantuan inkubasi bisnis yang substansial. Anggaran program ini terus meningkat dari tahun ke tahun, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan ekonomi berbasis pesantren. Menteri Agama lebih lanjut menjelaskan visi program ini: “Sejak awal mendapat amanah sebagai Menteri Agama, kami berusaha mewujudkan pesantren yang memiliki sumberdaya ekonomi kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan optimal.” Salah satu keberhasilan program ini adalah terbentuknya badan usaha milik pesantren. Seperti yang diungkapkan Menag, “Alhamdulillah, saat ini sudah terbentuk 432 badan usaha milik pesantren.” BUMP ini bergerak dalam berbagai bidang usaha, mulai dari industri pengolahan hingga ekonomi digital, membuktikan bahwa pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang dianutnya. Untuk memperkuat dampak program ini, Kementerian Agama telah menjalin kerjasama lintas sektoral dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta. Yaqut, yang akrab disapa Gus Men, menjelaskan beberapa rencana kolaborasi: “Sinergi juga dijalin dengan Bank Indonesia dalam pembangunan jejaring bisnis pesantren termasuk bisnisn digital dan program hijau. Demikian juga dengan Kementerian Parekraf dalam santri digitalpraner.” Tidak hanya itu, program ini juga memfasilitasi pesantren untuk bekerjasama dengan berbagai kementerian lainnya. Menag memaparkan, “Kita juga jajaki kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam penataan bisnis pesantren. Dengan Kementerian Ketenagakerjaan, kita harap pesantren mendapat pelatihan kerja dan dapat mengembangkan Balai Latihan Kerja Komunitas.” Yaqut menegaskan bahwa visi jangka panjang program ini mencakup berbagai sektor. “Pesantren juga akan diajak kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pengembangan budiaya ikan berkelanjutan dan sistem bioflok. Termasuk juga kerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam penyatuan ekosistem bisnis pertanian pesantren,” tandasnya. Inisiatif Kemandirian Pesantren ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi syariah di Indonesia. Dengan memberdayakan pesantren sebagai institusi yang memiliki akar kuat di masyarakat, pemerintah berharap dapat menciptakan model pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kesuksesan program ini tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan komunitas pesantren, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan. Dengan demikian, pesantren tidak lagi hanya dipandang sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pilar penting dalam strategi pembangunan ekonomi nasional. (wink) Baca juga :

Read More

Mahasiswa UM Surabaya Ciptakan Aplikasi Ajar Matematika Bagi Anak Tunagrahita

Surabaya — 1miliarsantri.net : Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Arma Hadi Wibowo, Salama Najwa Al-Ala, Azizah Rahmania dan Safira Qurotul Aini Firmansyah menciptakan aplikasi genetika untuk media belajar bagi anak tunagrahita. Ketua Tim Genetika, Arma Hadi Wibowo mengatakan, aplikasi ini sangat mudah dimainkan dalam smartphone, yang didalamnya berisi lengkap permainan tentang numerasi dan matematika yang dibutuhkan bagi anak-anak tunagrahita. “Anak tunagrahita memiliki kemampuan intelektual dan kognitif di bawah rata-rata dibandingkan anak pada umumnya. Mereka jadi sulit mengingat angka, dari persoalan tersebut akhirnya kami menciptakan aplikasi ini,” terangnya kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (12/10/2024). Menurutnya, ada enam level permainan yang bisa dimainkan untuk anak-anak tunagrahita, setiap level berisi lima angka. Selain itu, aplikasi tersebut juga disisipkan permainan agar memudahkan anak tunagrahita mengingat angka yang dipelajari. “Aplikasi ini berisi pengenalan angka 1-30, jadi dalam setiap level dalam permainan juga telah disertai audio dan gambar sehingga anak-anak tunagrahita yang belajar lebih tertarik,” imbuhnya. Syarifuddin selaku Dosen Pembimbing menjelaskan, bahwa aplikasi ini telah didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM). “Aplikasi ini telah diuji coba ke SLB Karya Bhakti Surabaya sebanyak enam kali pertemuan, hasilnya guru matematika merasa terbantu dan efektif mengajarkan anak-anak tunagrahita tentang matematika,” ujarnya. Menurut Syarif, aplikasi tersebut sudah diserahkan kepada guru SLB Karya Bhakti Surabaya untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Aplikasi ini juga telah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) “Saat ini tim Genetika sedang mempersiapkan lebih matang untuk menuju Pimnas pada pertengahan Oktober bulan ini,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Wadi Ranuna menjadi lokasi shalat Jumat pertama Rasulullah SAW

Jakarta — 1miliarsantri.net : Buku Hayatu Muhammad karya Husein Haykal mengungkapkan lokasi shalat Jumat pertama yang didirikan Rasulullah SAW. Tempat yang dimaksud adalah Wadi Ranuna. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari Masjid Quba atau 4 km dari Madinah al-Munawarah. Hanafi al-Mahlawi dalam bukunya, Al-Amakin al-Masyhurah Fi Hayati Muhammad, menerangkan isi khutbah Nabi Muhammad SAW di Wadi Ranuna kala itu sebagai berikut. “Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku memohon pertolongan, ampunan, dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah dan tidak kufur kepada-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Dia telah mengutusnya dengan petunjuk dan agama yang benar, dengan cahaya dan pelajaran, setelah lama tidak ada rasul yang diutus, minimnya ilmu, dan banyaknya kesesatan pada manusia di kala zaman menjelang akhir dan ajal kian dekat. Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah mendapatkan petunjuk. Dan, barang siapa yang bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah melampaui batas dan tersesat dengan kesesatan yang sangat jauh. Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Itulah wasiat terbaik bagi seorang Muslim. Dan, seorang Muslim hendaknya selalu ingat akhirat dan menyeru kepada ketakwaan kepada Allah. Berhati-hatilah terhadap yang diperingatkan Allah. Sebab, itulah peringatan yang tiada tandingannya. Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah yang dilaksanakan karena takut kepada-Nya, ia akan memperoleh pertolongan Allah atas segala urusan akhirat. Barangsiapa yang selalu memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, baik di kala sendiri maupun di tengah keramaian, dan ia melakukan itu tidak lain kecuali hanya mengharapkan ridha Allah, maka baginya kesuksesan di dunia dan tabungan pahala setelah mati, yaitu ketika setiap orang membutuhkan balasan atas apa yang telah dilakukannya. Dan, jika ia tidak melakukan semua itu, pastilah ia berharap agar masanya menjadi lebih panjang. ‘Dan Allah memperingatkan kamu akan siksa-Nya. dan Allah Mahasayang kepada hamba-hamba-Nya’ (QS Ali Imran [3]: 30). Dialah Zat yang benar firman-Nya, melaksanakan janji-Nya, dan semua itu tidak pernah teringkari. Allah berfirman, ‘Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah, dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku’ (QS Qaf [50]: 29). Karenanya, bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan sekarang maupun yang akan datang, dalam kerahasiaan maupun terang-terangan. ‘Sesungguhnya barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya’ (QS At-Thalaq [65]: 5). ‘Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, sungguh ia telah memperoleh kemenangan yang besar’ (QS Al-Ahzab [33]: 71). Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah menghindarkan dari kemarahan, hukuman, dan murka-Nya. Takwa kepada Allah akan membuat wajah bersinar terang, membuat Allah rida, dan meninggikan derajat. Lakukanlah dengan sepenuh kemampuan kalian, dan jangan sampai kurang di sisi Allah. Dia telah mengajarkan kepada kalian dalam kitab-Nya dan membentangkan jalan-Nya, untuk mengetahui siapa yang benar dan untuk mengetahui siapa yang dusta (QS Al-Ankabut [29]: 3). Maka, berbuat baiklah, sebagaimana Dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai Muslim (QS Al-Hajj [22]: 78). Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (QS Al-Anfal [8]: 42). Tiada daya upaya, kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah, dan beramallah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah pun akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya. Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak mampu memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasai-Nya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.” (yan) Baca juga :

Read More

Tentara IDF Bertumbangan di Perbatasan Lebanon

Gaza — 1miliarsantri.net : Lagi dan lagi markas pasukan penjajahan Israel (IDF) mengumumkan kematian prajuritnya saat mencoba memasuki wilayah Lebanon. Sejauh ini, sudah 12 terbunuh akibat upaya Hizbullah mengadang masuknya tentara Israel ke lebanon. IDF pada Kamis pagi mengumumkan bahwa Sersan. Mayor Ronny Ganizate (36), dari Batalyon 5030 Brigade Alon, terbunuh saat melawan Hizbullah di Lebanon selatan. Prajurit cadangan lainnya dari Batalyon 5030 terluka parah dalam insiden yang sama dan dibawa ke rumah sakit, tambah militer. Menurut the Times of Israel, Ganizate adalah tentara Israel ke-12 yang tewas dalam serangan darat melawan Hizbullah di Lebanon dan selama operasi di perbatasan. Israel melancarkan serangan pada tanggal 23 September yang bertujuan untuk mengusir kelompok teror tersebut dari Lebanon selatan setelah setahun melakukan serangan lintas batas yang hampir terjadi setiap hari. Media Israel juga melaporkan pada Rabu bahwa pasukan penjajahan Israel mengumumkan cederanya 38 tentara mereka dalam 24 jam di sepanjang front utara di perbatasan antara Lebanon dan Palestina yang diduduki. Di lapangan, Perlawanan Islam di Lebanon berhasil menggagalkan berbagai upaya infiltrasi pasukan pendudukan Israel di berbagai titik di Lebanon Selatan sejak Selasa dini hari. Pada Rabu pukul 19.20, koresponden Al Mayadeen di Lebanon Selatan melaporkan bahwa pejuang Perlawanan berhasil menggagalkan 14 upaya serangan pasukan pendudukan Israel. Hizbullah telah melontarkan lebih dari 3.000 roket ke wilayah utara Israel – dan dalam beberapa kasus bahkan lebih jauh lagi – sejak Israel melancarkan serangannya pada tanggal 23 September. Israel mengatakan pihaknya berusaha untuk membuat situasi aman bagi sekitar 60.000 orang yang mengungsi akibat serangan Hizbullah yang sedang berlangsung sejak Oktober 2023 untuk kembali ke rumah mereka. Militer Israel mengatakan telah membongkar infrastruktur Hizbullah di sepanjang perbatasan dan membunuh ratusan pejuang Hizbullah. Mereka juga telah melakukan serangan udara lebih jauh ke wilayah Lebanon, termasuk serangan terhadap kota pesisir dekat Sidon yang menurut Lebanon menewaskan empat orang pada hari Rabu. Namun tidak disebutkan apakah keempat orang tersebut adalah warga sipil atau kombatan. Serangan terhadap Israel utara selama setahun terakhir telah mengakibatkan kematian 28 warga sipil. Selain itu, 34 tentara dan pasukan cadangan IDF tewas dalam pertempuran lintas batas dan dalam operasi darat yang dilancarkan di Lebanon selatan pada akhir September. Dua tentara tewas dalam serangan pesawat tak berawak dari Irak, dan ada juga beberapa serangan dari Suriah, tanpa ada korban luka. Hizbullah telah menyebutkan 516 anggotanya yang dibunuh oleh Israel selama pertempuran yang sedang berlangsung, sebagian besar di Lebanon tetapi beberapa juga di Suriah. 94 anggota lainnya, seorang tentara Lebanon, dan puluhan warga sipil juga tewas. Sementara itu, media Israel telah mengungkapkan bahwa meskipun Israel telah berbicara selama berminggu-minggu tentang “pengurangan” sistematis kemampuan gerakan Hizbullah, namun tentara tidak berbicara tentang sejauh mana “pengurangan” kemampuan mereka sendiri selama setahun terakhir di Gaza dan dengan di utara Israel, Middle East Monitor (MEMO) melaporkan pada hari Rabu. Menulis di surat kabar ekonomi Israel Calcalist, pakar urusan militer Yuval Azoulay menjelaskan bahwa pembunuhan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah telah menempatkan Israel semakin dekat dengan perang komprehensif dengan tentara Israel yang kelelahan setelah perang terpanjang yang berkelanjutan dalam sejarahnya. Laporan Azoulay mengkonfirmasi bahwa dalam satu tahun terakhir, tentara kehilangan lebih dari 700 tentara di Gaza, dengan jumlah korban luka yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam berbagai tingkat, tulis MEMO. Korban luka sejauh ini diperkirakan berjumlah 11.000 pasukan tempur. Sedangkan menurut departemen rehabilitasi di Kementerian Pertahanan Israel, jumlah tentara yang terluka meningkat setiap bulan sekitar 1.000 orang. Ini adalah jumlah korban luka terbesar yang pernah diumumkan tentara Israel, setara dengan 12 batalyon yang dilumpuhkan. Baik pasukan reguler maupun cadangan yang akan berperang di front utara – yang dianggap lebih sulit, lebih besar, lebih kompleks dan lebih menantang – kelelahan akibat perang tanpa akhir di Gaza, kata Azoulay. Dia menuduh eselon politik di Tel Aviv bertanggung jawab atas situasi ini, karena mereka tidak mampu mengatur strategi apa pun dalam tindakan mereka di Gaza, dan jelas mengabaikan perang gesekan di utara yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, tambah laporan itu. Lebih dari 100 tentara Israel mengancam akan berhenti bertugas di militer kecuali pemerintah berupaya menjamin gencatan senjata dan pembebasan tawanan di Gaza. Permintaan ini di tengah terus berkurangnya pasukan Israel yang tewas dan terluka di Gaza dan Lebanon. Surat tersebut, yang ditandatangani oleh 130 tentara dan ditujukan kepada para menteri Kabinet Israel dan kepala staf pasukan penjajahan Israel (IDF), termasuk tentara cadangan dan wajib militer dari berbagai unit militer, seperti Korps Lapis Baja, Korps Artileri, Komando Front Dalam Negeri, angkatan udara, dan angkatan laut. Tentara Israel bekerja di pengangkut personel lapis baja (APC) di Israel utara, Senin, 30 September 2024. – (AP Photo/Leo Correa)“Sekarang jelas bahwa melanjutkan perang di Gaza tidak hanya menunda kembalinya para sandera dari penawanan tetapi juga membahayakan hidup mereka: Sandera yang terbunuh oleh serangan IDF lebih banyak daripada mereka yang diselamatkan dalam operasi militer,” bunyi surat itu, menurut laporan Haaretz pada Rabu. “Kami, yang mengabdi dan mengabdi dengan penuh dedikasi dan mempertaruhkan nyawa, dengan ini mengumumkan bahwa jika pemerintah tidak segera mengubah arah dan berupaya mencapai kesepakatan untuk memulangkan para sandera, kami tidak akan dapat terus mengabdi.” Para prajurit menambahkan, “Bagi sebagian dari kami, garis merah telah dilewati; bagi yang lain, waktunya semakin dekat: harinya semakin dekat ketika kita, dengan hati yang hancur, berhenti melapor untuk bertugas.” (zul) Baca juga :

Read More

Indonesia Tantang Dominasi Thailand dan Malaysia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia semakin gencar memasuki kancah persaingan industri halal global, dengan target ambisius menjadi pemain utama di sektor pangan halal dan modest fashion. Dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan strategi Indonesia untuk unjuk gigi di panggung internasional. Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menyoroti kompetisi ketat dengan negara tetangga, terutama Thailand dan Malaysia, dalam memperebutkan posisi dominan di industri halal. “Thailand sedang gencar mempromosikan diri sebagai hub halal. Kita tidak boleh ketinggalan dalam persaingan ini,” tegas Zulhas. Untuk memperkuat posisinya, Indonesia menghadirkan 226 paviliun makanan dan minuman halal dalam TEI tahun ini, hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Agama. Langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memajukan industri halal tanah air. Selain pangan halal, Indonesia juga menargetkan sektor modest fashion yang sedang naik daun. Data dari State of the Global Islamic Economy Report 2023 menunjukkan potensi besar pasar ini, dengan proyeksi pertumbuhan dari 318 miliar dolar AS menjadi 428 miliar dolar AS pada 2027. Zulhas menekankan keunggulan Indonesia dalam industri modest fashion, “Kekayaan wastra budaya dan kreativitas tinggi menjadikan Indonesia sumber inspirasi modest fashion global.” Untuk memperkuat posisi ini, Jakarta Muslim Fashion Week diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara TEI. Upaya Indonesia ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia pada tahun 2024. “Kami bertekad mendeklarasikan Indonesia sebagai pusat modest fashion global melalui Jakarta Muslim Fashion Week 2024,” ujar Zulhas. Antusiasme terhadap inisiatif Indonesia terlihat dari jumlah pembeli internasional yang hadir di TEI. Pada hari pembukaan saja, tercatat sekitar 7.000 buyer dari mancanegara, dengan ekspektasi mencapai 30.000 pengunjung hingga akhir pameran. Dengan strategi komprehensif ini, Indonesia optimis dapat bersaing dan bahkan unggul dalam industri halal global, menantang dominasi negara-negara tetangga yang sudah lebih dulu mapan di sektor ini. (wink) Baca juga :

Read More

Jakarta Muslim Fashion Week, Tumpuan Modest Fashion Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 disebut sebagai salah satu event modest fashion yang akan menjadi tumpuan modest fashion Indonesia menuju global. Hal tersebut disampaikan Advisory Board Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma. Tak hanya itu, Ali menilai tren mode fesyen Indonesia sudah mampu mengikuti konsep dunia yaitu sustainability. “Yang mana Indonesia bisa jadi gudangnya konsep sustainable fesyen. Jadi modest fesyen Indonesia harus mengangkat sustainable fesyen, juga bisa bersaing di kancah dunia dan menjadi tuan rumah atau menguasai pasar di Indonesia,” terang Ali kepada media. Ia pun berharap ke depannya tidak akan ada kesenjangan antara fesyen global dengan modest fesyen Indonesia. Pesan Ali untuk para pecinta fesyen, “Temukan kekayaan modest fesyen Indo hanya di JMFW 2025.” Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 telah resmi dibuka kemarin. Event tahunan ini berlangsung pada 9-12 Oktober 2024 ini diselenggarakan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten. (Iin) Baca juga :

Read More

Mencari Keadilan ke Pengadilan, Dapatkah Keadilan?

Surabaya — 1miliarsantri.net : Seorang laki-laki di Banyuwangi dijebloskan ke penjara gara-gara mencuri tiga ekor ayam milik tetangganya. Oleh pengadilan di bulan november 2023 yang bersangkutan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara. Di Jembrana Pengadilan Negeri Negara telah mengadili seorang oknum polisi yang bertugas di satuan polres Jembrana. karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dua ekor sapi milik warga di desa Berangbang, sang polisi telah dijatuhi hukuman oleh hakim 4 bulan penjara. Pada bulan juli 2024 majelis hakim juga telah mengadili kasus korupsi pembangunan jalan Tol jakarta-cikampek dua (tol layang MBZ). Oleh hakim dari 4 orang terdakwa, ada yang dijatuhi hukuman 3 tahun dan 4 tahun penjara. Dari tiga kasus ini kita melihat masing-masing hakim sudah melaksanakan tugasnya dengan mengadili dan menjatuhkan hukuman terhadap masing-masing pelaku tindak pidana tersebut. Tetapi yang menjadi pertanyaan kenapa semakin besar nilai material dari tindak pidana yang dilakukannya hukumannya tampak semakin tidak sebanding atau semakin ringan. Dalam kasus pencurian tiga ekor ayam yang nilainya mungkin hanya sekitar Rp.150 ribu hukumannya 10 bulan penjara. Dalam pencurian 2 ekor sapi yang nilainya sekitar Rp.50 juta hukumannya hanya 4 bulan penjara. Dalam kasus korupsi Tol Layang MBZ kerugian negara sekitar Rp 510 milyar dengan pelaku 4 orang atau rata-rata Rp.127,5 Milyar/orang, hukumannya perorang hanya antara 3 dan 4 tahun penjara. Dari tiga kasus ini terlihat, semakin besar nilai yang dia curi atau korup tampak semakin lebih ringan hukumannya. Apalagi kalau kita coba bandingkan dengan kasus penyerobotan lahan negara untuk perkebunan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Riau yang digarap oleh sebuah perusahaan sejak tahun 2003-2022 dimana kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp104,1 triliun yang terdiri dari kerugian keuangan negara senilai Rp 4,9 triliun dan kerugian perekonomian negara sebanyak Rp 99,2 triliun. Oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pemilik perusahaan tersebut tahun 2022 telah divonis pidana penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsidair 6 bulan kurungan serta pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 2,2 triliun dan pembayaran kerugian perekonomian negara sebesar Rp 39 triliun. Dari kasus-kasus di atas muncul pertanyaan apakah dunia peradilan kita sudah bisa berbuat adil terhadap para pelaku tindak pidana tersebut? Para ahli hukum tentu akan berbeda pendapat dalam melihatnya. Tetapi ada kata-kata Bismar Siregar seorang hakim agung (almarhum) yang menarik untuk diperhatikan dimana beliau menyatakan bahwa saya dalam menjatuhkan hukuman selain memperhatikan hal-hal yang seharusnya diperhatikan oleh seorang hakim saya juga kata beliau mempergunakan rasa keadilan (bukan rasa kasihan) dalam menjatuhkan vonis. Jika kata-kata Bismar Siregar ini kita jadikan sebagai tolok ukur dalam menilai dunia peradilan kita saat ini, apakah dunia peradilan kita sudah bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya? Silahkan masing-masing kita untuk menilai dan menjawabnya. (yan) Baca juga :

Read More