Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
Media internasional seperti Reuters, Associated Press (AP), dan The Guardian melaporkan bahwa tekanan besar tersebut akhirnya memaksa Gianni Infantino membatalkan rencana penjualan saham perusahaan komersial FIFA. Keputusan itu diambil setelah ancaman boikot semakin meluas dan berpotensi mengganggu pelaksanaan berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia Wanita 2027 serta persiapan menuju Piala Dunia 2030.
Posisi Politik Gianni Infantino Menjelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
Situasi ini juga memperburuk posisi politik Gianni Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027. Selama ini ia dianggap hampir tanpa lawan, namun krisis terbaru memunculkan spekulasi mengenai munculnya kandidat alternatif. Beberapa pengamat menyebut peristiwa ini sebagai tantangan terbesar terhadap kepemimpinan Infantino sejak menggantikan Sepp Blatter pada 2016.
Sebelumnya, Presiden La Liga Javier Tebas juga melontarkan kritik keras terhadap Infantino. Ia menuduh FIFA terlalu mengutamakan ekspansi turnamen dan kepentingan bisnis hingga mengorbankan kompetisi domestik. Tebas bahkan secara terbuka meminta Infantino mundur dari jabatannya karena dianggap telah “merusak industri sepak bola”.
Boikot FIFA Bukan Sekedar Ancaman Politik
Apabila hubungan antara FIFA dan UEFA gagal dipulihkan, dunia sepak bola berpotensi menghadapi perubahan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Boikot FIFA bukan lagi sekadar ancaman politik, tetapi menjadi peringatan bahwa tata kelola sepak bola global harus mengedepankan transparansi, konsultasi, dan kepentingan olahraga di atas kepentingan bisnis.
Kini, seluruh mata tertuju kepada Gianni Infantino: apakah ia mampu memulihkan kepercayaan dunia sepak bola, atau justru krisis ini menjadi awal berakhirnya dominasinya di kursi Presiden FIFA.***
Penulis dan Editor: Thamrin Humris
Foto ilustrasi istimewa
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


