Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?

Ancaman boikot FIFA dari Spanyol dan Portugal mengguncang dunia sepak bola. Gianni Infantino menghadapi krisis kepemimpinan setelah proposal komersialisasi Piala Dunia ditolak UEFA dan konfederasi lainnya. 1miliarsantri.net | Dunia sepak bola kembali diguncang. Boikot FIFA kini menjadi isu terbesar setelah Spanyol dan Portugal bersama negara-negara anggota UEFA mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA apabila Presiden FIFA Gianni Infantino tetap memaksakan rencana kontroversial terkait komersialisasi hak komersial Piala Dunia. Perselisihan tersebut menjadi salah satu konflik paling serius dalam sejarah hubungan FIFA dengan konfederasi-konfederasi anggotanya. Ancaman boikot FIFA muncul setelah Gianni Infantino mengusulkan pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan mengelola seluruh hak komersial turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia. Sebanyak 20 persen saham perusahaan tersebut direncanakan dijual kepada investor swasta dengan nilai mencapai sekitar US$20 miliar. FIFA beralasan langkah itu akan meningkatkan pendapatan seluruh federasi anggota, bahkan setiap asosiasi dijanjikan memperoleh dana tambahan hingga puluhan juta dolar AS. Namun, banyak pihak menilai sepak bola tidak boleh diperlakukan layaknya aset investasi yang diperjualbelikan. Spanyol dan Portugal Bersama Negara-Negara UEFA Ambil Sikap Keras Terhadap FIFA Dalam perkembangan terbaru, Spanyol dan Portugal berada di barisan negara-negara UEFA yang mendukung sikap keras terhadap FIFA. UEFA secara bulat menyatakan siap memboikot seluruh ajang FIFA apabila proposal tersebut tetap dijalankan. Menurut UEFA, keputusan Infantino diambil tanpa konsultasi memadai dengan konfederasi maupun pemangku kepentingan sepak bola dunia sehingga dinilai mengancam integritas olahraga paling populer di dunia. AFC dan CONCACAF Menolak Proposal Gianni Infantino Tidak hanya UEFA, gelombang penolakan juga datang dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), CONCACAF, hingga berbagai serikat pemain dan liga domestik. Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, secara terbuka mempertanyakan minimnya transparansi FIFA. Bahkan sejumlah petinggi internal FIFA dikabarkan mengundurkan diri setelah menilai proses penyusunan proposal dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan banyak pihak..

Read More
Erick Tohir

Tulis Ucapan Menyentuh! Presiden FIFA dan Erick Tohir Ternyata Sahabatan!

Bondowoso – 1miliarsantri.net: Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan ucapan selamat kepada Erick Thohir yang baru saja dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia. Erick resmi menduduki jabatan tersebut setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Ia menggantikan Dito Ariotedjo yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Ucapan selamat Infantino disampaikan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, pria asal Swiss itu menuliskan apresiasi atas perjalanan karier Erick yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Umum PSSI. “Ucapan selamat yang tulus kepada Erick Thohir atas penunjukannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia. Saya yakin beliau akan membawa visi dan kepemimpinan dalam peran baru ini,” tulis Gianni Infantino, Kamis (18/9/2025). Baca juga: Rekap Pertandingan BRI Super League: Banyak Kejutan Terjadi dan Persija Tergeser dari Puncak Klasemen Turun ke Posisi 2 Dukungan dari FIFA untuk Erick Thohir Infantino menilai Erick memiliki rekam jejak positif di dunia olahraga, khususnya sepak bola Indonesia. Selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Erick dinilai berhasil melakukan pembenahan di tubuh federasi, termasuk mendorong perbaikan tata kelola sepak bola nasional. “Sebagai Ketum PSSI, Erick telah melakukan pekerjaan luar biasa. Saya percaya kepemimpinannya akan semakin mendorong perkembangan olahraga di Indonesia,” lanjut Infantino. Ia juga menyebutkan harapan agar sepak bola semakin dekat dengan generasi muda di Tanah Air. Rangkap Jabatan dan Aturan FIFA Meski resmi menjadi Menpora, Erick Thohir masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023–2027. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai potensi rangkap jabatan. Menanggapi hal tersebut, Erick menegaskan akan mengikuti mekanisme FIFA. “Nanti ada proses di FIFA. Mereka yang akan menentukan status saya ke depan,” ujar Erick usai pelantikan.

Read More