Anak Zaman Sekarang Susah Lepas HP? Yuk Terapkan Pola Parenting Islami di Era Digital

Parenting Islami
Dengarkan Artikel Ini

Kegiatan offline bisa diganti dengan hal-hal seru kayak masak bareng, piknik kecil, atau main board game keluarga. Tujuannya bukan melarang, tapi ngajak anak ngerasain bahwa kebahagiaan sejati bukan dari layar.

5. Doakan dan Dukung, Bukan Bandingkan

Kadang, tanpa sadar, orang tua suka bilang “Lihat tuh anak si A, nggak kecanduan HP kayak kamu.” Padahal, perbandingan justru bikin anak ngerasa kecil dan nggak merasa dihargai. Parenting Islami menekankan kasih sayang dan doa, bukan perbandingan dan tekanan.

Setiap malam, luangkan waktu sebentar buat mendoakan anak. Doa orang tua adalah senjata paling kuat. Nggak selalu langsung kelihatan hasilnya, tapi pasti bekerja.

Baca juga: Hukuman Apa yang Pantas Bagi Pelaku Koruptor Dalam Pandangan Islam

6. Bangun Kegiatan Dunia Nyata yang Menyenangkan

Anak-anak suka dunia digital karena dunia nyata seringkali membosankan. Maka, tugas orang tua adalah membuat dunia nyata jadi lebih seru, misalnya:

  • Ajak anak ikut kegiatan sosial.
  • Libatkan mereka dalam masak atau berkebun.
  • Ajak ikut kajian anak muda yang interaktif.

Ketika mereka merasa hidup di dunia nyata juga menyenangkan, ketergantungan pada layar akan berkurang dengan sendirinya.

7. Bimbing, Bukan Menghakimi

Ingat, dunia digital juga tempat anak mencari identitas dan ekspresi diri. Jangan langsung menghakimi kalau mereka posting foto atau nonton hal tertentu. Arahkan dengan sabar. Tunjukkan bahwa menjadi Muslim di dunia digital itu bukan berarti ketinggalan zaman, tapi justru keren, karena mereka tahu batas.

Parenting Islami di era digital bukan berarti menjauh dari teknologi, tapi mengajarkan anak bagaimana hidup seimbang dengan teknologi. Islam mengajarkan wasathiyah (moderasi), dan itu berlaku juga di dunia digital.

Anak-anak kita nggak butuh larangan tanpa alasan, tapi butuh bimbingan dengan cinta. Dengan keteladanan, komunikasi, dan doa, insyaallah mereka bisa tumbuh jadi generasi yang cerdas digital tapi tetap kuat imannya.

Penulis : Vicky Vadila Muhti

Editor : Thamrin Humris dan Ainun Maghfiroh

Sumber foto: Ilustrasi


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca