Doa Agar Anak Cerdas: Ikhtiar Mendidik Anak dengan Ilmu, Akhlak dan Iman
Doa agar anak cerdas bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga kesehatan, ilmu, akhlak, dan kesalehan. Berikut doa dan landasan Al-Qur’an serta Hadis Sahih.
Kabupaten Bekasi – 1miliarsantri.net | Setiap orang tua tentu berharap anaknya tumbuh sehat, cerdas, berilmu, berakhlak baik dan bermanfaat bagi sesama. Harapan tersebut dapat diwujudkan melalui doa agar anak cerdas sekaligus ikhtiar nyata dalam memberikan pendidikan, teladan dan lingkungan yang baik.
Dalam gambar tersebut terdapat doa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيحًا كَامِلًا، وَعَاقِلًا حَاذِقًا، وَعَالِمًا عَامِلًا
Allahumma aj‘alhu shahihan kamilan, wa ‘aqilan hadziqan, wa ‘aliman ‘amilan.
Artinya secara umum:
“Ya Allah, jadikanlah ia sehat sempurna, berakal cerdas, serta berilmu dan mengamalkan ilmunya.”
Doa tersebut memiliki makna yang baik. Namun, perlu dicatat bahwa lafaz doa tersebut tidak perlu disebut sebagai doa yang secara khusus berasal dari hadis Nabi ﷺ, kecuali ada sumber hadis yang dapat membuktikannya. Ia dapat digunakan sebagai doa yang baik selama maknanya benar dan tidak bertentangan dengan syariat.
Al-Qur’an Mengajarkan Doa untuk Kebaikan Anak
Salah satu doa yang secara jelas terdapat dalam Al-Qur’an adalah firman Allah SWT dalam QS. Al-Furqan ayat 74:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Ayat ini menunjukkan bahwa harapan terhadap anak dalam Islam tidak berhenti pada kecerdasan atau keberhasilan duniawi. Orang tua juga memohon agar anak menjadi qurrata a’yun, penyejuk hati, sekaligus berada dalam jalan ketakwaan.
Cerdas Menurut Islam Bukan Sekadar Pintar
Al-Qur’an bahkan mengajarkan sebuah doa yang sangat singkat tetapi mendalam:
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Rabbi zidnii ‘ilmaa.
“Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”
QS. Taha: 114.
Menariknya, yang diperintahkan untuk memohon tambahan ilmu adalah Nabi Muhammad ﷺ. Ini menjadi pengingat bahwa ilmu merupakan karunia Allah yang harus terus dicari dan dikembangkan.
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


