Prof Joel Hayward, Sejarawan Militer yang Temukan Islam dalam Sejarah Perang

Dengarkan Artikel Ini

Saat ini, dia mengalihkan perhatiannya pada diplomasi Nabi, mengungkap wawasan tentang bagaimana pemahaman Nabi Muhammad (SAW) tentang motivasi dan keinginan manusia yang memungkinkannya untuk menavigasi tantangan diplomatik yang kompleks.

Perjalanan Profesor Hayward ke dalam Islam juga telah mengungkapkan rasa kekeluargaan yang mendalam dengan sesama Muslim, melampaui latar belakang dan status sosial ekonomi.

Dalam kata-katanya: “Itulah yang menarik dari Islam – Islam melampaui ras, melampaui etnisitas, Islam mengikat kita semua tanpa memandang latar belakang dan juga tanpa memandang status sosial ekonomi.”

Tinggal di UEA, sebuah negara yang dengan anggun merangkul modernitas sekaligus melestarikan warisan Islam, Profesor Hayward menganggapnya sebagai rumah. Pengalamannya selama satu dekade di UEA telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan, dan dia mengungkapkan rasa sayangnya yang mendalam terhadap negara ini.

Di era yang ditandai dengan perpecahan dan kesalahpahaman, kisah Profesor Joel Hayward mengingatkan masyarakat akan kekuatan transformatif pendidikan, empati, dan pengejaran pengetahuan yang tiada henti.

Kontribusinya dalam bidang sejarah dan diplomasi Islam berfungsi sebagai jembatan antar budaya, menumbuhkan rasa saling menghormati dan memahami di dunia yang semakin saling terhubung.

Profesor Joel Hayward akan tampil di atas panggung pada Konferensi Kehidupan Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 30 September 2023 di ICC di Birmingham. Acara ini bekerja sama dengan ILM UK. (syu/AP)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca