Ponpes Miftahul Ulum Diajari Budidaya Maggot
Budidaya maggot pun terbilang cukup mudah karena pakannya berasal dari limbah rumah tangga atau sampah organik yang mudah didapatkan. Karena itu, budidaya maggot juga mendukung program pengolahan dan pemberdayaan sampah organik di pesantren, serta diharapkan turut berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Marwan menambahkan, solusi IoT untuk budidaya maggot juga telah diterapkan di Pesantren Hidayatulloh, Depok, Jawa Barat, Ponpes Pesantren Al Idrisiyah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Ponpes KH Mas Mansur Madrasah Boarding School (MBS), Brebes, Jawa Tengah.
Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto berharap, program pemberdayaan ini bisa menjadi solusi sampah. Selain itu, katanya, diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pesantren khususnya dan masyarakat di Pamekasan umumnya.
“Program ini menjadi percontohan dan semoga bisa berjalan dengan baik. Selain menjadi solusi sampah, program ini diharapkan mempunyai nilai ekonomi,” kata Dodik.
Pengasuh PP Miftahul Ulum KH Afifurrahman menyambut baik program ini. Pihakmya berkomitmen untuk menjalankan untuk mewujudkan lingkungan pondok yang bersih dan sehat. (har)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


