Pondok Pesantren Didorong Miliki SOP Ramah Anak

Dengarkan Artikel Ini

“Supaya sistem pesantren ramah anak berjalan sesuai yang diharapkan maka pasti harus ada pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin untuk memastikan agar segalanya tetap kondusif. Ini pentingnya SOP,” ungkapnya.

Selain SOP, langkah yang bisa dilakukan untuk mewujudkan pesantren ramah anak yaitu dengan penguatan program pendidikan karakter, memberikan pelatihan pada seluruh asatidz dan pengurus untuk memahami psikologi anak sesuai dengan tahap usianya.

Dikatakan, tak kalah pentingnya yaitu harus menerapkan kebijakan tidak menoleransi segala bentuk kekerasan. Sebab dalam memberikan hukuman sekalipun pihak pesantren bisa memberikan hukuman yang mendidik, bukan mengarah pada fisik.

“Pentingnya peran pemerintah untuk mendukung konsep pesantren ramah anak adalah dalam hal regulasi, seperti SOP yang dibuat kementerian. Penyediaan pelatihan dan pendampingan, lalu membantu meningkatkan standar perlindungan anak di lingkungan pesantren,” beber Ning Nuvis

Lewat SOP, juga dapat diketahui bagaimana cara membangun komunikasi. Pendekatan kekeluargaan juga penting untuk kebutuhan memperhatikan tangki emosional santri.

Hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan layanan konseling secara rutin. Kemudian membangun komunikasi terbuka antara pengasuh, asatidz, pengurus, dan santri sehingga semua santri merasa memiliki ruang yang aman untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhan mereka.

Penting juga untuk mengadakan pertemuan antara pihak pesantren dan orang tua secara berkala agar orang tua memahami nilai-nilai yang ditanamkan pada anak-anak selama di pesantren.

Jika di pesantren orang tua memberikan kepercayaannya pada pesantren, maka saat di rumah orang tua juga harus mau memantau perkembangan anaknya agar kebiasaan baik yang sudah didapatkan anak-anak di pesantren tidak berhenti begitu saja.

“orang tua adalah mitra utama pesantren. Dengan itu membangun komunikasi yang baik antara pihak pesantren dan orang tua adalah suatu keharusan,” pungkasnya. (har)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca