Momen Ketika Rasulullah SAW Ingin Menyendiri Dari Istri-istri nya
Ketika Umar hendak beranjak pergi, Rasulullah SAW memberikan isyarat kepada Rabah agar mengizinkan sahabatnya itu masuk. Umar pun gembira. Setelah mengucapkan salam, dia memasuki bilik kecil itu.
Ketika Umar sudah duduk dan membuang pandang ke sekeliling tempat itu, ia tiba-tiba menangis.
“Apa yang membuatmu menangis, ya Ibnul Khathab?” tanya Rasulullah SAW dengan nada lembut.
Umar mengatakan, dirinya menangis setelah menyaksikan tikar tempat Rasulullah SAW berbaring begitu kasar, sampai-sampai meninggalkan bekas pada punggung dan dada beliau yang mulia. Selain itu, di dalam bilik sempit tersebut nyaris tak ada apa-apa kecuali segenggam gandum, kacang-kacangan, dan alas kusam.
Setelah itu, Rasulullah SAW menasihatinya. Segala yang dilihatnya itu adalah perkara duniawi. Urusan dunia adalah sementara. Umar pun kembali tenang.
“Wahai Rasulullah,” kata Umar, “Apakah yang menyebabkan tuan tersinggung adalah karena para istri itu? Kalau mereka itu tuan ceraikan, niscaya Allah mendukung engkau. Demikian juga para malaikat, Jibril dan Mikail, juga saya, Abu Bakar, dan semua orang-orang beriman. Mereka berada di pihakmu.”
Umar terus berbicara. Rasulullah SAW mendengarnya dan kemudian tersenyum. Rasulullah SAW menyatakan kepadanya, beliau tidak akan menceraikan mereka. Mendengar itu, Umar merasa gembira. Dia pun meminta izin kepada Rasulullah SAW untuk mengumumkan hal ini kepada orang-orang yang masih menunggu di luar masjid. (mif)
Baca juga :
- Hari Santri Nasional 2026: Santri Ponpes Mahabbatul Qur’an Raih Prestasi Membanggakan dalam MHQ Kota Bekasi & Tangerang Tahun 2026
- Kanwil Kementerian Haji Dan Umrah NTT: ‘Selamat Memperingati Hari Santri Nasional’
- Hari Santri Nasional 2026: Meneladani Peran Rumah Tahfidz Qur’an Opung Membina Generasi Qurani
- PPDB 2027/2028 MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi Resmi Dibuka, Gratis SPP Bagi Yatim Segera Daftar!
- Sejarah TNI: Dari Perjuangan Kemerdekaan 1945 hingga HUT ke-81 Tahun 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


