Mengutamakan Menang Tapi Culas atau Kalah Secara Jujur
Sesungguhnya prilaku kebohongan dan ketidak jujuran bukan sekedar memalukan dan menjijikkan. Tapi menjadi racun yang mematikan nurani dan rasa kemanusiaan generasi bangsa.
Bahwa dengan mempertontonkan berbagai penyelewengan, kecurangan dan kebohongan, yang kemudian dibungkus dengan berbagai pembenaran yang direkayasa, menjadikan bangsa dan generasi masa depan mewarisi prilaku buruk yang berkepanjangan.
Pada akhirnya jika ini dibiarkan berlanjut, bangsa itu akan menjadi bangsa yang bercirikan, berkarakter, bahkan beridentitas kebohongan, manipulasi dan prilaku culas.
Bangsa yang akan tenggelam dalam jurang kehancurannya. Bangsa yang kerap melakukan berbagai rekayasa yang merusak, yang mengantar kepada kehancuran diri sendiri (self destruction). Namun secara terus menerus merasa benar dan mengaku melakukan kebaikan.
Prilaku seperti ini dalam bahasa Al-Qur’an menjadi bagian dari “kemunafikan” (al-Baqarah: 11-12).
(yan)
Baca juga :
- RTO/RTQ Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani: ‘Selamat Atas Diselenggarakannya SPU LPPTKA BKPRMI’
- LPPTKA BKPRMI Kabupaten Bekasi Gelar Silaturahmi Pembinaan Unit (SPU)
- Gaido Group dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara Sepakati Kolaborasi Ekonomi Syariah, Dorong Lahirnya 1 Juta Pengusaha
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


