KH Miftachul Akhyar : Ada 3 Tingkatan Dzikir
Kiai Miftach menegaskan, manusia perlu terus meningkatkan kualitas zikirnya kepada Allah sehingga bisa menggapai maqam yang lebih tinggi. Meski tentu saja untuk naik kelas, waktu yang dibutuhkan setiap individu cenderung berbeda-beda. Sebagian lambat, lebih cepat, sebagian yang lain bisa saja stagnan.
“Zikir yang kelasnya paling tinggi adalah zikir yang tidak ingat selain Allah swt. Dan itu bisa dicapai oleh siapa saja. Kita harus punya keinginan untuk itu. Karena tidak sulit Allah menganugerahkan maqam itu kepada siapapun,” tuturnya.
Kiai Miftach menyampaikan, seseorang perlu terus berlatih untuk bisa meningkatkan kualitas zikirnya. Cara yang paling mudah sebagai latihan adalah membiasakan menyertai setiap aktivitas yang dilakoni dengan selalu berzikir. Kendati hanya dengan lisan dan hatinya belum ingat Allah.
“Jadi, berzikir bagaimanapun keadaannya harus kita lakukan. Jangan sampai lupa. Di dapur pun zikir. Kecuali tempat-tempat yang jorok, cukup hatinya saja yang zikir,” pungkasnya. (har)
- Jumat Sehat, Bersih & Berkarya, MTs dan SMP Islam Al-Huda Peringati HUT Pramuka ke-65
- MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-65
- Santri Rumah Tahfidz Opung dan Pramuka: Menempa Karakter, Mengabdi untuk Negeri
- Selamat Hari Pramuka Nasional 2026: Memantapkan Langkah Menuju Indonesia Emas 2045
- RTO/RTQ Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani: ‘Selamat Atas Diselenggarakannya SPU LPPTKA BKPRMI’


