KH Miftachul Akhyar : Ada 3 Tingkatan Dzikir

Dengarkan Artikel Ini

Kiai Miftach menegaskan, manusia perlu terus meningkatkan kualitas zikirnya kepada Allah sehingga bisa menggapai maqam yang lebih tinggi. Meski tentu saja untuk naik kelas, waktu yang dibutuhkan setiap individu cenderung berbeda-beda. Sebagian lambat, lebih cepat, sebagian yang lain bisa saja stagnan.

“Zikir yang kelasnya paling tinggi adalah zikir yang tidak ingat selain Allah swt. Dan itu bisa dicapai oleh siapa saja. Kita harus punya keinginan untuk itu. Karena tidak sulit Allah menganugerahkan maqam itu kepada siapapun,” tuturnya.

Kiai Miftach menyampaikan, seseorang perlu terus berlatih untuk bisa meningkatkan kualitas zikirnya. Cara yang paling mudah sebagai latihan adalah membiasakan menyertai setiap aktivitas yang dilakoni dengan selalu berzikir. Kendati hanya dengan lisan dan hatinya belum ingat Allah.

“Jadi, berzikir bagaimanapun keadaannya harus kita lakukan. Jangan sampai lupa. Di dapur pun zikir. Kecuali tempat-tempat yang jorok, cukup hatinya saja yang zikir,” pungkasnya. (har)


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca