Kelompok Amanah Latih Teman Tuli di Aceh Jadi Pramusaji
“Saya belum pernah menemukan teman-teman tuli yang menjadi waitres. Ini bisa menjadi suatu hal yang baik dan silakan para pengusaha cafe dan restoran bisa memberdayakan teman-teman yang sudah mendapatkan pelatihan ini,” sambungnya.
Keberadaan teman tuli di bidang pelayanan ke depan bahkan dipandang sebagai potensi yang bisa digali oleh para pengusaha. Menurutnya, karyawan disabilitas bisa menjadi keunikan tersendiri bagi tempat yang mempekerjakannya.
Selain itu, semakin sering terjadi interaksi antara masyarakat luas dengan teman tuli, semakin baik bagi keduanya untuk bersosialisasi. Sehingga, mereka tidak canggung untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadi, sebenarnya tidak ada perbedaan di antara kita. Tapi, bagaimana sekarang mereka itu harus mempunyai keberanian dan harus PD (percaya diri) berinteraksi langsung, mungkin di tempat umum. Tidak lagi merasa malu atau kekurangan,” pungkas Rahmad. (mik)
Baca juga :
- PPDB 2027/2028 MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi Resmi Dibuka, Gratis SPP Bagi Yatim Segera Daftar!
- Sejarah TNI: Dari Perjuangan Kemerdekaan 1945 hingga HUT ke-81 Tahun 2026
- Doa dan Ikhtiar Membangun Pemahaman Agama Anak Sejak Dini, Bekal Generasi Saleh
- Resmi! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Baru Gantikan Jenderal Listyo Sigit
- 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila Menggugah Kesadaran Bangsa Akan Bahaya Laten Komunis
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


